cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika
ISSN : 20862407     EISSN : 2549886X     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika (JP2F), with a registered number ISSN 2086-2407 (Print), ISSN 2549-886X (online) is a scientific journal published by the Physics Education Study Program Universitas PGRI Semarang. The purpose of the publication of this journal is to disseminate conceptual thoughts or ideas and learning Physics research results that have been achieved, both at school and in college.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2017): APRIL 2017" : 10 Documents clear
Visualisasi Termal Permukaan Tangan Manusia sebagai Alternatif Bahan Ajar Fisika Medis Risti Suryantari; Flaviana Flaviana
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 8, No 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v8i1.1396

Abstract

Salah satu kemampuan dasar yang harus dikuasai di bidang fisika medis adalah topik fisika termal. Dalam bidang medis dikenal metode termografi, yaitu salah satu metode diagnosa penyakit yang didasarkan pada perbedaan temperatur antar jaringan tubuh manusia dalam bentuk citra. Perkembangan teknik termografi selain dengan menggunakan kamera termal, adalah dengan menggunakan lembaran Thermochromic Liquid Crystal (TLC). TLC memiliki respon terhadap perubahan temperatur permukaan yang ditunjukkan dengan perubahan warna sehingga TLC dapat digunakan untuk memvisualisasikan permukaan tangan manusia berdasarkan distribusi temperatur pada setiap bagian permukaan tangan. Hasil visualisasi ini dapat menjadi contoh konkret bahwa temperatur permukaan tubuh manusia tidaklah merata, serta bagaimana temperatur permukaan tangan berubah akibat faktor eksternal seperti temperatur ruang. Secara kuantitatif perbedaan temperatur permukaan tangan dapat ditunjukkan dengan parameter nilai hue dari citra HSV dengan menerapkan teknik pengolahan citra, dimana nilai mean hue meningkat seiring dengan meningkatnya temperatur.  Selain itu diperoleh pula nilai temperatur rata-rata permukaan tangan subyek dalam kondisi sehat, pada temperatur ruang 18°C, yang berada dalam ruangan selama 10 menit, adalah pada rentang 25°C - 28°C. Hasil ini dapat dimanfaatkan sebagai alternatif bahan ajar dalam bidang fisika medis, khusunya yang berhubungan dengan fisika termal.
Konsistensi Konsepsi Siswa Melalui Penerapan Model Interactive Lecture Demonstration Pada Materi Gelombang Mekanik Iis Nawati; Duden Saepuzaman; Andi Suhandi
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 8, No 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v8i1.1334

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Konsistensi Konsepsi Siswa Melalui Penerapan Model Interactive Lecture Demonstration Pada Materi Gelombang Mekanik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang konsistensi konsepsi siswa sebagai efek dari penerapan model Interactive Lecture Demonstration dalam materi gelombang mekanik. Penelitian ini menggunakan metode pre experimental dengan one group posttest design. Dengan populasi kelas XII pada salah satu SMA di kota Cimahi, Jawa Barat. Sedangkan sampelnya yaitu satu kelas yang dipilih secara acak kelas dari  enam kelas yang ada  di sekolah tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian tes konsepsi yang berbentuk three-tier test serta lembar keterlaksanaan model Interactive Lecture Demonstration. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsistensi konsepsi siswa untuk konsep  faktor-faktor yang mempengaruhi cepat rambat gelombang sebesar 0,48 dengan kategori tidak konsisten, konsep tentang periode gelombang berjalan sebesar 1,16 dengan kategori tidak konsisten, konsep frekuensi gelombang berjalan sebesar 0,84 dengan kategori tidak konsisten, konsep frekuensi pada gelombang stasioner sebesar 1,28 dengan kategori cukup konsisten dan konsep panjang gelombang pada gelombang stasioneri sebesar 0,76 dengan kategori tidak konsisten
Kendala-Kendala Pembelajaran Multi Representasi Berbasis Investigation Dalam Pembelejaran Fisika Joko Siswanto; Endang Susantini; Budi Jatmiko
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 8, No 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v8i1.1335

Abstract

Kami telah mendesain model pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan representasi dan pemecahan masalah fisika. Model pembelajaran tersebut disebut Investigation Based Multiple Representation (IBMR). Model pembelajaran IBMR memiliki sintaks orientasi, investigasi, multi representasi, implementasi, dan komunikasi. Makalah ini memaparkan kendala-kendala model pembelajaran IBMR. Uji coba dilaksanakan pada perkuliahan fisika dasar di mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas PGRI Semarang. Pada saat pembelajaran berlangsung, dilakukan observasi kendala-kendala setiap fase model pembelajaran IBMR. Kendala yang ditemukan antara lain kemampuan penggunaan alat dan merangkai alat percobaan
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Melalui Penerapan Model Project Based Learning Bella Mirdza Mutia Dewi; Nur Khoiri; Ummi Kaltsum
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 8, No 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v8i1.1331

Abstract

Telah dilakukan Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hasil penerapan model project based learning terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah pada konsep Gravitasi menurut Newton. Penelitian ini dilakukan di MA Negeri Babakan Lebaksiu Tegal tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas XI IPA MA Negeri Babakan Lebaksiu Tegal. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik simple random sampling dengan mengambil 2 kelas secara acak, kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen yang mendapat pembelajaran dengan model project based learning sedangkan kelas XI IPA 4 sebagai kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah fisika siswa kelas XI, dapat dilihat dari uji hipotesis satu pihak antara kelas eksperimen yang mendapat pembelajaran dengan menggunakan model project based learning dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional diperoleh thitung > ttabel, yaitu 3,68 > 1,57 hal itu dapat disimpulkan Ha = diterima dan H0 = ditolak sehingga hasil nilai kemampuan pemecahan masalah siswa yang menggunakan model project based learning pada kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol yang tidak diterapkan model project based learning.
Pengembangan LKS Gerak Harmonic Sederhana dengan Media Virtual Laboratory Berbasis Problem Based Instruction Nusa Suindrata Aji; Widodo Widodo
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 8, No 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v8i1.1336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan efektivitas LKS yang menggunakan media virtual laboratory dengan model pembelajaran berbasis problem based instruction ditinjau dari aspek motivasi belajar siswa. Model penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Validasi LKS dilakukan oleh dosen fisika UAD dan guru fisika SMA Negeri 2 Bantul mengggunakan instrumen lembar validasi. Kelayakan LKS yang dikembangkan dinilai berdasarkan hasil validasi. Asesment efektivitas LKS didasarkan pada respon siswa menggunakan angket motivasi ARCS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS sangat layak dan efektif dalam memotivasi belajar siswa. Produk penelitian berupa LKS dengan media virtual laboratory berbasis problem based instruction ini diharapkan dapat mengoptimalkan pemahaman materi fisika.
Analisis Buku Ajar Termodinamika dengan Konsep Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) untuk Penguatan Kompetensi Belajar Mahasiswa Choirul Huda; Dwi Sulisworo; Moh Toifur
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 8, No 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v8i1.1330

Abstract

Telah dilakukan studi analisis content buku ajar termodinamika dengan tujuan untuk mengetahui kebutuhan penggunaan modul berbasis Technological Pedagogical And Content Knowledge (TPACK) pada mata kuliah termodinamika. TPACK merupakan pengetahuan yang menggabungkan hubungan antara teknologi, pedagogik, dan konten secara sinergis. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini untuk menganalisis isi dari buku-buku referensi yang digunakan dalam pembelajaran. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan angket. Hasil analisis kandungan TPACK pada buku ajar I, buku ajar II, buku ajar III masing-masing didapatkan prosentase sebesar 15,38%, 20%, dan 28,57%. Hasil angket responden 23 mahasiswa pendidikan fisika menyatakan bahwa 87% mahasiswa menyatakan perlunya dikembangkan modul termodinamika berbasis TPACK yang mendukung pemahaman konsep.
Pengaruh Metode SDEP (Simulasi, Demonstrasi, Eksperimen, Presentasi) dan Kemampuan Awal Siswa Terhadap Hasil Belajar Fisika Semiono Raharjo
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 8, No 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v8i1.1337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode SDEP dan kemampuan awal siswa terhadap hasil belajar Fisika aspek kognitif pada topik Pengukuran, mengetahui perbedaan peningkatan hasil belajar Fisika aspek kognitif pada topik Pengukuran antara kelas yang diberikan metode SDEP dengan metode ceramah. Populasi penelitian meliputi kelas X SMAN 1 Piyungan dengan jumlah 160 siswa. Sampel penelitian meliputi kelas XA sebagai kelas eksperimen dan kelas XC sebagai kelas kontrol masing-masing berjumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dengan instrumen soal pretest dan posttest. Teknik analisis data menggunakan uji anacova dan N-Gain. Hasil analisis dengan uji anacova diperoleh nilai p = 0,004 untuk metode SDEP dan p = 0,000 untuk kemampuan awal dan semua variabel secara simultan. Analisis N-Gain diperoleh g = 0,7 (kriteria tinggi) untuk kelas eksperimen dan g = 0,5 (kriteria sedang) untuk kelas kontrol. Karena nilai p < 0,005 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode SDEP dan kemampuan awal siswa terhadap hasil belajar Fisika aspek kognitif pada topik Pengukuran, metode SDEP dapat meningkatkan hasil belajar Fisika aspek kognitif pada topik Pengukuran, terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar Fisika aspek kognitif pada topik Pengukuran antara kelas yang diberikan metode SDEP dengan metode ceramah.
Pengembangan Pembelajaran Berbasis Saintifik pada Materi Dinamika Rotasi dan Kesetimbangan Benda Tegar untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Komunikasi Verbal Siswa SMA Dhimas Nur Setyawan; Sarwanto Sarwanto; Nonoh Siti Aminah
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 8, No 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v8i1.1332

Abstract

Hasil daya serap UN 2015 pada materi dinamika rotasi dan kesetimbangan benda tegar di Kota Magelang 65,08 masih rendah dibandingkan dengan daya serap tingkat Provinsi Jawa Tengah 67,13 maupun tingkat nasional 65,24, sehingga perlu dilakukan pembelajaran berbasis saitifik. Penelitian ini yang bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan karakteristik pembelajaran berbasis saintifik; (2) mendeskripsikan kelayakan pembelajaran berbasis saintifik; (3) menganalisis efektivitas penggunaan pembelajaran berbasis saintifik dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan komunikasi verbal siswa. Pengembangan modul fisika berbasis saintifik dilakukan dengan penelitian Research and Development (R&D) menggunakan model Borg and Gall yang disederhanakan Tim Puslitjaknov [1] terdiri dari 5 tahap utama yaitu analisis pembelajaran, mengembangkan draft awal, validasi pembelajaran dan revisi, uji coba skala kecil dan revisi, uji coba skala besar dan revisi, dan diseminasi. Produk pembelajaran dikemas dalam bentuk modul. Modul fisika berbasis saintifik dinilai oleh: ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa; dua praktisi guru fisika SMA; dan dua teman sejawat serta respon siswa. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, kualitatif, dan N-Gain. Hasil penelitian dan pengembangan disimpulkan bahwa: 1) pembelajaran berbasis saintifik yang dikembangkan pada materi dinamika rotasi dan kesetimbangan benda tegar, menggunakan langkah menyajikan paparan masalah, menanya, berhipotesis, mengukur, menganalisis, menyimpulkan, mengomunikasikan. Selain itu, terdapat tugas bercerita mencari fenomena sesuai materi, soal latihan, dan soal evaluasi; 2) pembelajaran berbasis saintifik yang dikembangkan telah layak digunakan dengan kategori kelayakan sangat baik/sangat layak ditinjau dari kelayakan materi, media, dan bahasa; 3) pembelajaran berbasis saintifik pada materi dinamika rotasi dan kesetimbangan benda tegar efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan komunikasi verbal siswa salah satu SMA di Kota Magelang. Peningkatan kemampuan berpikir kritis dengan N-gain score rata-rata 0,50 berkategori sedang pada kelas eksperimen dan 0,46 berkategori sedang pada kelas kontrol. Kemampuan komunikasi verbal pada kelas eksperimen mengalami peningkatan pada setiap pertemuan dengan N-Gain score rata-rata 0,37 pada kategori sedang.
Penerapan Scientific Approach dalam Upaya Melatihkan Literasi Saintifik dalam Domain Kompetensi dan Domain Pengetahuan Siswa SMP pada Topik Kalor Widi Ilhami Novili; Setiya Utari; Duden Saepuzaman; Saeful Karim
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 8, No 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v8i1.1338

Abstract

Literasi Saintifik (LS) adalah suatu kemampuan seseorang dalam menggunakan pengetahuan ilmiahnya, tidak hanya memahami konsep tetapi juga dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari ataupun dalam mengambil suatu keputusan. LS itu sangat penting, sehingga negara-negara maju pun telah menjadikan LS sebagai program negara untuk mendongkrak kemampuan siswa dalam bidang sains. Negara Indonesia pun ikut serta dalam mengedepankan LS ini. Namun diketahui bahwa LS siswa Indonesia masih rendah. Terdapat indikasi bahwa pembelajaran sains yang dilakukan di kelas belum optimaldalammemfasilitasi siswa dalam melatihkan LS. Penelitian quasy-eksperimen dengan desain one group pretest and posttest dilakukan untuk mengetahui hasil LS setelah diterapkan scientific approach pada topik kalor. Penelitian dilakukan di salah satu SMPN di Kota Bandung dengan jumlah sampel 32 siswa melalui random sampling yaitu pengundian terhadap kelas. Instrumen yang digunakan sebanyak 20 soal berupa uraian (reliabilitas 0,83 dan validitas dari 0,38 – 0,71) . Hasil analisis gain ternormalisasi menunjukkan bahwa domain kompetensi dan domain pengetahuan mengalami peningkatan dalam kategori sedang
Penerapan Strategi Pembelajaran Index Card Match untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada materi termodinamika Ahmad Fadhil Bima; Widodo Widodo
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 8, No 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v8i1.1333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran Index Card Match terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada materi termodinamika. Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimen design dengan model penelitian one group pretest posttest. Sampel penelitian adalah kelas XI Keperawatan 3. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian mengggunakan instrumen tes berupa essay. Analisis data menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diterapkannya strategi pembelajaran Index Card Match dimana tobservasi lebih besar dari ttabel yakni 2,060<10,050>2,787. Besarnya peningkatan hasil belajar sebelum dan setelah diterapkannya strategi pembelajaran Index Card Match adalah 7,69% menjadi 84,62%.

Page 1 of 1 | Total Record : 10