cover
Contact Name
DWI PRASETIYAWATI DIYAH HARIYANTI
Contact Email
duik_pdh@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
paudiapgpaud@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
ISSN : 20891431     EISSN : 25984047     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
PAUDIA is scientific journal about early childhood education; it hereby states that the publication of the articles is true research outcomes and it is scientifically. PAUDIA is a scientific journal about early childhood education. It belongs to PG PAUD Program of Science Education Faculty in Semarang PGRI University. It publishes twice a year; it is on July and October. This journal is research outcomes which are talking about early childhood educatio
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2016)" : 10 Documents clear
ANALISIS PERANAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN KEDISIPLINAN PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN DI PAUD RUMAH KITA SEMARANG Alim Sri Mardiani; Purwadi Purwadi
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v5i2.1183

Abstract

Tujuan yang diharapkan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peranan guru dalam mengembangkan kedisiplinan pada anak usia 3-4 tahun di PAUD Rumah Kita Semarang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di PAUD Rumah Kita Semarang. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 Kepala Sekolah, 1 Guru dan 4 siswa Play Group. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian pada analisis peranan guru dalam mengembangkan kedisiplinan pada anak usia 3-4 tahun di PAUD Rumah Kita Semarang adalah guru memiliki peranan dalam mengembangkan kedisiplinan pada anak. Guru harus menjadi role model bagi anak dan konsisten dalam menerapkan aturan. Penerapan kedisiplinan dilakukan dengan pembiasaan serta pola asuh orang tua yang berpengaruh dalam perkembangan kedisiplinan anak. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah guru harus dapat menerapkan perananannya dalam mengembangkan kedisiplinan pada anak secara konsisten dan tegas.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI METODE CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI RA MASYITHOH BANYUPUTIH TAHUN AJARAN 2016/2017 Nafis Yunalia; Ratna Wahyu Pusari
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v5i2.1184

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berbicara melalui metode contextual teaching and learning pada anak usia 4-5 tahun di RA Masyithoh Banyuputih tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini dilaksanakan pada semester 1 selama 2 minggu di RA Masyithoh Banyuputih Kabupaten Batang. Subyek penelitian adalah anak usia 4-5 tahun yang berjumlah 12 anak yang terdiri atas 5 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Prosedur penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu 1) membuat perencanaan, 2) melakukan tindakan, 3) mengadakan pengamatan terhadap tindakan, 4) merefleksi hasil pengamatan tindakan, setiap siklus dilaksanakan 3 kali pertemuan dalam satu minggu. Data yang telah dikumpulkan dalam penelitian tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik diskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berbicara anak usia 4-5 tahun dapat ditingkatkan melalui metode contextual teaching and learning. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya keterampilan berbicara anak dalam setiap kali pertemuan baik dalam siklus I maupun siklus II. Pada awal tindakan terdapat 5 anak dengan keterampilan berbicara dengan penilaian cukup sedangkan pada akhir tindakan 11 anak dapat meningkatkan keterampilan berbicara dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa keterampilan berbicara pada anak usia 4-5 tahun di RA Masyithoh Banyuputih Kabupaten Batang semester I Tahun Pelajaran 2016/2017 dapat ditingkatkan melalui metode contextual teaching and learning.
ANALISIS NILAI KARAKTER DALAM PERMAINAN TRADISIONAL KUCING TIKUS (Studi Deskriptif Analisis di Kelompok A TK IT Harapan Bunda Semarang) Clara Tesaloka; Muniroh Munawar
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v5i2.1650

Abstract

Permainan trdisional jawa banyak yang mengandung nilai-nilai karakter. Namun pada saat ini `permainan tradisional tersebut semakin tergantikan oleh permainan digital seperti playstation, game online atau permainan yang terdapat diHP sehingga mempengaruhi karakter anak. Oleh karena itu, dalam penelitian ini peneliti ingin menggali dan mendeskripsikan nilai-nilai karakter dari permainan tradisional salah satunya permainan kucing tikus sehingga, pada akhirnya dapat melestarikan permainan tradisional yang bermanfaat untuk menumbuhkan karakter anak. Fokus dalam penelitian ini adalah analisis nilai-nilai karakter yang terdapat dalam permainan tradisional kucing tikus dengan tujuan untuk mendiskripsikan nilai karakter pada permainan tradisional kucing tikus. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik keabsahan data menggunakan trianggulasi. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, seleksi data, menyajikan data dan penarikan kesimpualan. Hasil penellitian menunjukkan ada beberapa nilai-nilai karakter yang terintegrasi dalam permainan tradisional kucing tikus yaitu nilai religius, nilai rasa ingin tahu, nilai jujur, nilai tanggungjawab, nilai kerja keras, nilai peduli sosial, nilai cinta damai dan nilai disiplin. Saran yang peneliti berikan sebaiknya orang tua mengajarkan permainan tradisional. Bagi guru memberikan pendidikan karakter kepada siswa saat pembelajaran maupun diluar pembelajara. Bagi sekolah menyediakan fasilitas yang mendukung untuk melakukan permainan tradisional.Kata Kunci: Permainan tradisional kucing tikus, nilai karakter
PENGEMBANGAN MEDIA KOCERIN (KOTAK CERDAS INTERAKTIF) DALAM PEMBELAJARAN DASAR-DASAR SAINS PADA JENJANG PAUD Eem Kurniasih; Lusi Rachmiazasi Masduki; Dwi Ampuni Agustina
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v5i2.1185

Abstract

Dalam pembelajaran dasar-dasar sains di PAUD selama ini belum menggunakan media berbasis komputer, terutama TK PGRI 73 dan TK PGRI 35 Pedurungan Semarang, oleh karena itu guru perlu mencari media yang sesuai dalm menumbuhkan motorik kasar dan motorik halusnya melalui kegiatan bermain. salah satu media terbarukan adalah media kocerin (kotak cerdas interaktif) yang dapat memotivasi siswa untuk lebih memahami suatu masalah dalam bentuk permainan yang diajukan dan dapat menimbulkan imajinasi dan mempersiapkan stimulus berpikir kreatif, salah satu materinya adalah mengenal alam sekitar, yang selama ini guru masih lemah dalam mempersiapkan media interaktifnya. Penelitian R & D ini bertujuan untuk mengembangkan media Kocerin bagi siswa TK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk kocerin telah divalidasi oleh 2 orang validator dari UNISSULA dan UPGRIS Semarang dengan rata-rata validasinya 90,5 dan 94,5 artinya produk kocerin layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran di Taman Kanak-kanak, telah diterapkan di TK PGRI 73 dan TK PGRI 35 Pedurungan Semarang, kemudian respon anak-anak sangat antusias dalam mengikuti pembelajaran dengan media kocerin di TK PGRI 73 dan TK PGRI 35 Pedurungan
PERMAINAN EDUKATIF KABATHOK DI KB HAPPY HOLY KIDS SOETA SEMARANGTAHUN PELAJARAN 2016/2017 Yedida Ayu Dhomanita; Dwi Prasetiyawati Diyah Hariyanti
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v5i2.1180

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa aspek perkembangan sosial emosional yang diharapkan dicapai anak dalam rentang usia 0 sampai 6 tahun meliputi kesadaran diri, rasa tanggung jawab dan perilaku prososial. Permasalahan yang terjadi pada anak usia 3- 4 tahun KB Happy Holy Kids Soeta Semarang tahun pelajaran 2016/2017 adalah kurangnya rasa percaya diri anak untuk berinteraksi dengan guru dan teman. Minimnya keberanian anak untuk tampil di depan kelas karena terbiasa ditunggu orang tua di dalam kelas.Kurangnya kerjasama anak dengan teman sebaya dalam melakukan kegiatan karena kebanyakan anak masih mengedepankan sikap egosentris dan merasa minder.Seringnya anak untuk memilih-milih teman dalam bergaul.Kurangnya ketertarikan anak dengan Alat Permainan Edukatif yang dilakukan teman.Anak lebih suka melakukan permainan yang terbuat dari bahan modern. Permasalahan yang diungkap dalam penelitian ini adalah bagaimanakah peningkatan sosial anak melalui bermain Alat Permainan Edukatif Kabathok untuk anak usia 3- 4 tahun KB Happy Holy Kids Soeta Semarang tahun pelajaran 2016/2017? Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan sosial anak melalui bermainAlat Permainan Edukatif Kabathok untuk anak usia 3- 4 tahun KB Happy Holy Kids Soeta Semarang tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah anak pada kelompok KB yang berjumlah 16 anak terdiri dari 6 anak laki-laki dan 10 anak perempuan tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, dimana tiap siklus terdiri atas empat tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi dan tahap refleksi. Peningkatan kemampuan sosial anak melalui bermain Alat Permainan Edukatif Kabathok untuk anak usia 3- 4 tahun KB Happy Holy Kids Soeta Semarang tahun pelajaran 2016/2017 pada penelitian ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan persentase pada siklus I yaitu 37,5% dalam kategori baik dan karena ada penyempurnaan dari beberapa kekurangan siklus I pada siklus II meningkat menjadi 75% dalam kategori baik. Berdasarkan penelitian yang suah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa dengan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan melalui Kabathok dapat meningkatkan sosial anak. Saran dari hasil penelitian ini adalah Guru dapat menerapkan media bermain Kabathok pada kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan aktifitas belajar anak sehingga aspek perkembangan belajar anak dapat ditingkatkan.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KESEIMBANGAN MELALUI PERMAINAN SIMPAI PADA KELOMPOK A TK NASIONAL PAKARTI LUHUR SEMARANG TAHUN AJARAN 2016/2017 Mila Setianingrum; Ismatul Khasanah
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v5i2.1186

Abstract

Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan keseimbngan anak. Hal ini disebabkan karena keterampilan dan keseimbangan anak pada saat melakukan gerakan fisik motorik belum stabil, anak juga belum mampu mempertahankan posisi tubuh tertentu untuk tidak bergoyang atau roboh. Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana upaya meningkatkan keseimbangan anak usia dini melalui kegiatan bermain simpai. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keseimbangan anak melalui permainan simpai di TK Nasional Pakarti Luhur SemarangTahun Ajaran 2016/2017. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan oleh peneliti sebagai fasilitator. Subjek penelitian adalah siswa umur 4-5 tahun yang berjumlah 18 anak dengan 10 laki-laki dan 8 perempuan. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui dokumentasi, observasi. Data penelitian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian melalui metode permainan lompat simpai pada kondisi awal hanya terlihat pada kriteria cukup sejumlah 5 anak (27,78%), kriteria kurang sejumlah 10 anak (55,56%), dan kriteria baik sejumlah 3 anak (16,67%). Setelah dilakukan pada siklus I hasilnya pada kemampuan keseimbangan melalui permainan lompat simpai yang dapat dilihat untuk kriteria baik sejumlah 11 anak (61,11%) kriteria cukup ada 4 anak (22,22%), dan untuk kriteria kurang berjumlah 3 anak (16,67%). Pada siklus II berkembang sangat baik dapat dilihat kriteria baik sejumlah 15 anak (83,33%) kriteria cukup sejumlah 2 anak (11,11%) dan kriteria kurang sejumlah 1 anak (5,56%). Penelitian tindakan kelas ini menyimpulkan bahwa permainan lompat simpai dapat meningkatkan kemampuan keseimbangan anak.
ANALISIS NILAI MORAL KISAH TELADAN DALAM MAJALAH TAWAKAL DI RA MANDA NGALIYAN SEMARANG SEMESTER GASAL TAHUN AJARAN 2016/2017 Soraya Rosna Samta; Mila Karmila
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v5i2.1649

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral kisah teladan dalam majalah tawakal. Peneliti berharap penelitian ini memberikan pembelajaran moral bagi anak-anak, terutama anak usia dini. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivime, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah. Metode pengumpulan data, menggunakan wawancara, simak catat dan dokumentasi. Tekhnik keabsahan data trianggulasi. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, seleksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat banyak nilai moral yang terkandung di kisah teladan dalam majalah tawakal. Nilai moral tersebut diantaranya nilai moral positif seperti: tanggung jawab, tolong menolong, peduli, sabar, keberanian, dan kebijaksanaan serta nilai moral yang negatif: kejam dan berprasangka buruk. Saran yang peneliti berikan sebaiknya orang tua memberikan tauladan moral yang baik kepada anaknya. Bagi guru menerapkan dan memberi contoh nilai-nilai moral melalui berbagai media yang bervariasi. Bagi PD IGRA sebaiknya menuliskan sebuah kisah teladan dalam majalah tawakal lebih menarik bergambar dan berwarna.Kata kunci: nilai moral, kisah teladan
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF DENGAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK PADA MATA KULIAH DASAR-DASAR MATEMATIKA DAN SAINS Ismartoyo Ismartoyo; Yuli haryati; Nurmawati Nurmawati
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v5i2.1187

Abstract

Berdasarkan observasi di pokjar SMPN 39 dan pokjar terang bangsa Semarang tahun 2015 menunjukkan bahwa proses pembelajaran mata kuliah dasar-dasar matematika dan sains S-1 PGPAUD belum menggunakan pendekatan matematika realistik dengan dikaitkan dengan contoh-contoh konkret di kehidupan nyata. Sehingga mahasiswa kurang faham aplikasi dari materi kuliah tersebut dalam kehidupan nyata, kemudian belum dimaksimalkannya media berbasis komputer dalam proses pembelajaran, oleh karena itu perlu dilakukan penelitian yang berkaitan dengan masalah tersebut. Dengan rumusan masalah bagaimana mengembangkan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada mata kuliah dasar-dasar matematika dan sains yang valid. Dari hasil penelitian ini telah dihasilkan suplemen materi meliputi 6 buah bab dengan software lectora yang telah divalidasi oleh ahli materi dan media dari UNISSULA dan UPGRIS dengan skor rata-rata 88,5 dan 92,5 yang termasuk kategori sangat layak untuk digunakan dalam proses tutorial..
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL JAMURAN PADA ANAK KELOMPOK BERMAIN DI PAUD TAMAN BELIA CANDI TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Desti Hartiwi; Dian Ayu Zahraini
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v5i2.1182

Abstract

Anak kelompok Bermain PAUD Taman Belia Candi Semarang, sebagian besar dalam kemampuan berbicaranya kurang maksimal. Hal itu bisa terlihat dengan ucapan yang belum tepat dan tidak jelas sehingga dalam berkomunikasi sulit dipahami oleh orang lain atau temannya, anak pasif ketika ditanya oleh guru maupun orang lain, sehingga kesulitan mengikuti instruksi sederhana, kurang percaya diri dalam mengungkapkan ide dan merespon cerita yang didengar, untuk meningkatkan kemampuan berbicara pada Anak Kelompok Bermain PAUD Taman Belia Candi, alternatif yang digunakan adalah menggunakan permainan tradisional Jamuran. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tujuan Penelitian Tindakan Kelas ini adalah untuk meningkatan kemampuan berbicara melalui permainan tradisional jamuran pada Kelompok Bermain di PAUD Taman Belia Candi tahun pelajaran 2015/2016. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang terlihat dari lembar observasi serta grafik yang terdapat dalam bab IV. Dari hasil penelitian siklus I dan hasil penelitian siklus II menunjukkan peningkatan pada persentase serta ketuntasan. Kesimpulan Penelitian Tindakan Kelas ini adalah bahwa penerapan permainan tradisional Jamuran dapat meningkatkan kemampuan berbicara anak kelompok Bermain PAUD Taman Belia Candi Semarang.
IMPLEMENTASI SUPERVISI KLINIS MENUJU PROFESIONALITAS GURU Maryadi Maryadi
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v5i2.1188

Abstract

Dalam pembelajaran seorang guru tidak hanya menggunakan satu metode saja, sebab secara kenyataan mesti menggunakan berbagai metode agar siswa mudah menerima materi yang disampaikannya yang akhirnya siswa dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Lebih-lebih seorang guru matematika, konon mata pelajaran matematika dipredikati mata pelajaran yang ditakuti sebagai momok bagi siswa. Oleh karena itu guru dituntut selalu meningkatkan keterampilan mengajar, dan meningkatkan kompetensinya baik melalui studi lanjut, work shop, seminar, maupun belajar dari pengalaman.

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2024): Juli 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 12, No 2 (2023): Desember 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din Vol 12, No 1 (2023): Juli 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 11, No 2 (2022): Desember 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din Vol 11, No 1 (2022): Juli 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 10, No 2 (2021): Desember 2021: PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 1 (2021): Juli 2021 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 9, No 2 (2020): Desember 2020 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2020): Juli 2020 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 8, No 2 (2019): Desember 2019 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 1 (2019): Juli 2019 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 7, No 2 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol 5, No 2 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol 4, No 1 (2015): volume.4 No. 1 Juli (2015) Vol 4, No 2 Oktober (2015): PAUDIA Vol 4, No 1 Oktober (2015): PAUDIA Vol 3, No 2 Oktober (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol 3, No 1 Oktober (2014) Vol 2, No 2 (2013): PAUDIA Vol 2 No 2 Oktober 2013 Vol 2, No 1 mei (2013): PAUDIA Vol 2, No 1 mei (2013): PAUDIA Vol 1, No 1 (2011) Vol 1, No 1 (2011) More Issue