cover
Contact Name
DWI PRASETIYAWATI DIYAH HARIYANTI
Contact Email
duik_pdh@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
paudiapgpaud@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
ISSN : 20891431     EISSN : 25984047     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
PAUDIA is scientific journal about early childhood education; it hereby states that the publication of the articles is true research outcomes and it is scientifically. PAUDIA is a scientific journal about early childhood education. It belongs to PG PAUD Program of Science Education Faculty in Semarang PGRI University. It publishes twice a year; it is on July and October. This journal is research outcomes which are talking about early childhood educatio
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2018)" : 10 Documents clear
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK MELALUI METODE BERCERITA DENGAN MEDIA BONEKA TANGAN PADA KELOMPOK B DI RA AL MUTA’ALLIMIN METESEH TAHUN AJARAN 2017/2018 Suwartiningsih Suwartiningsih; Purwadi Purwadi; Ratna Wahyu Pusari
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v7i2.3268

Abstract

Masalah dalam penelitian ini tentang upaya meningkatkan kemampuan berbahasa anak melalui metode bercerita dengan media boneka tangan kelompok B RA AL-Muta’allimin Meteseh Tahun Ajaran 2017/2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuanberbahasa anak melalui metode bercerita dengan media boneka tangan.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dan pengumpulan databerupa perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan di RA Al Muta’allimin Meteseh.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkanbahwa kemampuan berbahasa anak dapat ditingkatkan melalui metode bercerita dengan media boneka tangan. Kata kunci : kemampuan berbahasa, metode bercerita, media boneka tangan. Abstract The problems of the research are effort of improving ability childrens’ languange through story telling with puppet’s hand in group of RA Al-Muta’allimin Meteseh in the academic year 2017/2018. The objectives of the research is to find out  ability children language through story telling with puppet hand media. The kind of this research was action research. The setting of the research was RA Al Muta’allimin Meteseh, the conclusion of the research was the ability of children language can improve by story telling with hand puppet’s media.  Key words : language’s ability, story telling method, hand puppet’s media 
PENGARUH METODE BERMAIN PERAN TERHADAP PERILAKU AGRESIF PADA ANAK TK DI TAMAN KANAK-KANAK KRISTEN TRITUNGGAL SEMARANG TAHUN AJARAN 2018/2019 Agnisella Kezia Sumbogo; Purwadi Purwadi; Anita Chandra Dewi Sagala
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v7i2.3263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh metode bermain peran terhadap perilaku agresif pada anak TK di Taman Kanak-Kanak Kristen Tritunggal Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam metode quasi experimental design dengan desain the non ekuivalen, pretest-posttes design. Penelitian ini menggunakan teknik sampling simple random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan dokumentasi. Penggunaan metode bermain peran memiliki pengaruh yang signifikan dalam menurunkan perilaku agresif anak kelas TK B TK Kristen Tritunggal Semarang, dengan pelaksanaan kegiatan pembelajaran berdasarkan empat indicator perilaku agresif anak. Hal ini terbukti dengan hasil analisis pengaruh menggunakan perhitungan uji t yang dilakukan selama proses penelitian, diperoleh thitung = 31,4029 > ttabel = 1,701 dengan rata-rata terhadap perilaku agresif pada anak memberikan pengaruh positif, yaitu terjadi penurunan terhadap perilaku agresif anak.Kata kunci : Metode Bermain Peran, Perilaku Agresif AbstrackThis study aims to identify the effect of role playing methods on aggressive behavior in kindergarten children in the Trinitarian Christian Kindergarten Semarang. This type of research is quantitative research in quasi-experimental design method with the non-equivalent design, pretest-posttes design. This research uses simple random sampling technique. Data collection techniques in this study use observation and documentation. The use of role playing method has a significant influence in reducing the aggressive behavior of kindergarten children in Trinitarian Christian Kindergarten Semarang class, with the implementation of learning activities based on four indicators of children's aggressive behavior. This is evidenced by the results of the analysis of the influence using the calculation of the t test conducted during the research process, obtained t count = 31.4029> t table = 1.701 with an average of aggressive behavior in children has a positive influence, namely a decrease in aggressive behavior of children.Keywords: Role Playing Method, Aggressive Behavior
ANALISIS KEMANDIRIAN DALAM KEGIATAN SENI TARI USI 5-6 TAHUN DI TK SANTA THERESIA UNGARAN Magdalena Isti Sriwati; Ratna Wahyu Pusari
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v7i2.3269

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah banyak dijumpai di TK Santa Theresia Ungaran terdapat beberapa anak yang pada saat melakukan kegiatan tari, tampak berbagai reaksi anak yang berbeda-beda salahsatunya seperti kurangnya percaya diri pada anak.Fokus dalam penelitian ini adalah kemandirian dalam kegiatan seni tari pada usia 5-6 tahun di TK Santa Theresia Ungaran dengan tujuan untuk menganalisa kemandirian dalam kegiatan seni tari usia 5–6 tahun di TK Santa TheresiaUngaran. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah sesuai dengan kondisi di lapangan tanpa adanya manipulasi dari peneliti. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menganalisa tentang Kemandirian dalam kegiatan seni tari di TK Santa Theresia Ungaran. Penelitian ini membahas mengenai aspek kemandirian dalam kegiatan seni tari yang meliputi aspek emosi, intelektual dan sosial.Hasil penelitian menunjukan bahwa kemandirian dapat diterapkan dalam kegiatan seni tari. Kemampuan kemandirian dapat dimunculkan dalam beberapa aspek yaitu aspek emosi, intelektual dan sosial dimana anak sudah mampu menunjukan rasa percaya dirinya, tidak tergantung kepada orang tua maupun kepada guru pada saat mengikuti kegiatan tari. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang disampaikan adalah kepada siswa dan guru bahwa kemandirian juga dapat di terapkan dalam kegiatan tari, yang diharapkan siswa mampu bersikap mandiri dalam segala aktifitasnya, khususnya dalam kegiatan seni tari.Kata kunci : Kemandirian. Tari ABSTRACTThe background that led to this research was that there were many children in Santa Theresia Ungaran kindergarten, there were several children who when doing dance activities, showed various reactions of different children, one of them was a lack of confidence in children.The focus of this research is the independence in dance activities at the age of 5-6 years in Santa Theresia Ungaran kindergarten with the aim of analyzing the independence in art activities from the age of 5-6 years in Santa Theresia Ungaran kindergarten.This study uses qualitative research. Qualitative research is a research method used to examine the condition of natural objects in accordance with the conditions in the field without manipulation by the researcher. Data collection methods in this study are by observation, interview, and documentation. This study analyzes the independence of dance activities at Santa Theresia Ungaran Kindergarten. This study discusses the aspects of independence in dance activities that cover emotional, intellectual and social aspects.Research results show that independence can be applied to dance activities. Independence skills can be raised in several aspects, namely emotional, intellectual and social aspects where the child is able to show his self-confidence, not dependent on parents or teachers when attending dance activities. Based on the results of this study the suggestions submitted are to students and teachers that independence can also be applied in dance activities, which students are expected to be able to be independent in all their activities, especially in dance activities.Keywords: Independence. Dance
PENGARUH BERMAIN PERAN TERHADAP KEMAMPUAN MATEMATIKA AWAL ANAK di Usia 4-5 tahun RA IT AL-FIRDAUS GUBUG TAHUN AJARAN 2017/2018 Aidi Muthoharoh Nur; Muniroh Munawar; Ismatul Khasanah
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v7i2.3264

Abstract

hasil matematika menunjukkan hasil yang kurang memuaskan karena anak tidak terlibat secara langsung dan kurang minat untuk belajar matematika. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh bermain peran terhadap kemampuan matematika awal anak. Hasil perhitungan menunjukkan uji-t untuk uji satu pihak dengan taraf kesalahan 5%, maka harga t tabel = 1,761. Maka dapat dilihat t hitung =23.784 lebih besar dari pada t tabel = 1,761. Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. bahwa terdapat pengaruh bermain peran terhadap kemampuan matematika awal di RA IT Al-firdaus. penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah supaya bermain peran dengan matematika awal anak dapat digunakan sebagai salah satu alternatif guru dalam kegiatan belajar mengajar.Kata kunci : bermain peran, matematika awal.Abstract               The encouraging background of this research is that the results of mathematics show unsatisfactory results because the child is not directly involved and is less interested in learning mathematics. The purpose of this research is to know the influence of role play on the early mathematics ability of the child. The calculation results show t-test for one-party test with 5% error rate, then price t table = 1.761. Then can be seen t arithmetic = 23.784 is greater than t table = 1.761. Thus Ho is rejected and Ha accepted. that there is an influence of role play on early mathematical abilities in RA IT Al-paradise. the suggestion that can be submitted is that to play the role with the early mathematics of children can be used as an alternative teacher in teaching and learning activities.
PEMBELAJARAN MATEMATIKA PERMULAAN MELALUIKEWIRAUSAHAAN PADA AKTIFITAS BERCOCOK TANAM PADA ANAK USIA DINI (Studi Kualitatif di KB-TK Islam Sabilina) Oktarina Dwi Handayani
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v7i2.3270

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pembelajaran matematika permulaan pada anak usia 3-6 tahun melalui kegiatan kewirausahaan dengan bercocok tanam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dimana peneliti mendeskripsikan setiap hasil temuannya di lapangan dengan kata kata. Melalui kegiatan penelitian ini didapatkan hasil bahwa pembelajaran matematika permulaan melalui kewirausahaan dengan aktifitas bercocok tanam menstimulasi konsep matematika permulaan pada anak 3-6 tahun yaitu konsep angka dan operasinya, pengukuran, pengelompokan, geometri dan ruang, serta waktu. Hal ini sejalan dengan salah satu prinsip dalam pembelajaran anak usia dini bahwa kegiatan pembelajaran dilakukan melalui bermain serta aplikasi dari kegiatan keseharian anak sehingga anak mampu membangun pengetahuannya sendiri melalui aktifitas bermain yang dilakukannya.Kata kunci: Anak Usia Dini, Bercocok Tanam, Kewirausahaan, Matematika Permulaan
PENGARUH METODE BERCERITA DONGENG SIKANCIL TERHADAP PENGUASAAN KOSAKATA PADA ANAK KELOMPOK B DI RA AZ-ZAHRO KECAMATAN MRANGGEN KABUBATEN DEMAK TAHUN 2018/2019 Tuti Alawiyah; M. Kristanto; Dian Ayu Zahraini
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v7i2.3265

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah banyak dijumpai pada anak usia 5-6 tahun masih sulit untuk menggungkapkan perasaan, pendapat dengan kata, masih menirukan perkataan guru ketika bercerita belum bisa mengutarakan sendiri apa yang ingin di ceritakan,anak belum mengerti makna dari kata yang ia dengar, masih bingung dalam penggunaan kata ganti, kata kerja maupun kata sifat di RA AZ Zahro.            Jenis penelitian ini adalah penelitian Eksperimen dalam bentuk Quasi  Experimental Design dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalahseluruh anak kelompok B. Sampel yang diambil adalah kelompok  B1 dengan berjumlah 15 anak dan  B2 berjumlah 15 anak. Dengan menggunakan teknik Non Probability Sampling bebentuk sampling jenuh. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara,  observasi, dan dokumentasi.            Perlakuan yang di berikan kepada kelas eksperiment yaitu bercerita dongeng si kancil dengan menggunakan wayang dan perlakun yang di berikan di kelompok kontrol yaitu dengan metode bercakap-cakap. Hasil perhitungan rata-rata data akhir  pada kelas eksperimen sebesar 23,87 pada kelas kontrol sebesar 21,67 sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi dari pada kelas kontrol.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji t di ketahui thitung lebih dari ttabel (6,382>2,145).Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak. Dengan kata lain terdapat pengaruh yang signifikan metode bercerita dongeng si kancil terhadap tingkat penguasaan kosakata kelompok B di RA AZ Zahro Mranggen Demak.Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat di sampaikan adalah metode bercerita dongeng si kancil dapat digunakan sebagai salah satu metode untuk meningkatkan penguasaan kosakata anak.Kata kunci : Anak usia 5-6 tahun, kosakata, bercerita   ABSTRACT             The background that drives this research is that it is often found in children aged 5-6 years it is still difficult to express feelings, opinions with words, still mimicking the words of the teacher when telling stories can not express themselves what they want to tell, children do not understand the meaning of the words hear, still confused in using pronouns, verbs and adjectives in RA AZ Zahro.            This type of research is Experimental research in the form of Quasi Experimental Design with the research design of Nonequivalent Control Group Design. The study population was all children in group B. The sample taken was group B1 with a total of 15 children and B2 with 15 children. By using a Non Probability technique Sampling a form of saturated sampling. The data in this study were obtained through interviews, observation, and documentation.             The treatment given to the experimental class isstories telling of the deer of the deer by using puppets and animals which are given in the control group, namely the method of conversation. The results of the average calculation of the final data in the experimental class amounted to 23.87 in the control class of 21.67 so it can be concluded that the average experimental class is higher than the control class.            The results of the study show that the t test is known as tcount more than t table (6.382> 2.145). From these results it can be concluded that H0 is rejected. In other words there is a significant effect of the method of telling the deer tale to the level of mastery of the vocabulary of group B in RA AZ Zahro Mranggen Demak.Based on the results of this study, the suggestion that can be conveyed is that the method of telling the deer fairy tale can be used as a method to improve the mastery of children's vocabulary.Keyword :Children aged 5-6 years,vocabulary,stories  telling 
ANALISIS PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT(PHBS) TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK ANAK USIA DINI DI POS PAUD AL MASYITHOH PLAMONGANSARI Indah Sulasmi; Anita Chandra Dewi. S; Mila Karmila
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v7i2.3271

Abstract

Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) adalah salah satu perwujudan dalam budaya perorangan  keluarga, masyarakat yang berorientasi sehat, bertujuan untuk meningkatkan, memelihara, dan melindungi kesehatanya baik fisik, mental, spiritual, maupaun sosial. Kemampuan motorik adalah perkembangan pengendalian gerak jasmani melalui kegiatan pusat syaraf, urat syaraf dan otot yang terorganisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendriskripsikan dan mengkaji lebih dalam tentang perilaku hidup bersih dan sehat terhadap kemampuan motorik anak di Pos PAUD Al Masyithoh  Plamongansari. Penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Tempat yang menjadi objek penelitian ini adalah Pos PAUD Al Masyithoh. Hasil penelitian menunjukan bahwa perilaku hidup bersih dan sehat  anak di Pos PAUD AL Masyithoh dilakukan melalui diantaranya yaitu dapat mengoleskan pasta gigi, mencuci tangan  dengan  sabun, mengikuti senam sederhana, menggosok gigi tanpa bantuan orang dewasa. Sedangkan kegiatan motorik yang dilakukan oleh guru diantarannya  berlari dengan membawa benda ringan (bola) masih perlu bantuan dalam melakukannya.Kata Kunci : PHBS, kemampuan motorik, Anak Usia Dini ABSTRACTClean and Healthy Life Behavior (PHBS) is one of the manifestations in individual family culture, a healthy oriented society, aimed at improving, maintaining, and protecting its health both physically, mentally, spiritually, as well as socially. Motor skills are the development of physical movement control through organized activities of nerve centers, nerves and muscles. The purpose of this study is to describe and examine more deeply about the behavior of clean and healthy living towards the motoric abilities of children at Al Masyithoh Plamongansari PAUD Post. The research used by researchers is qualitative research. The method used in this research is descriptive qualitative method. The place that became the object of this research was the Al Masyithoh PAUD Post . The results showed that the clean and healthy behavior of children at the AL Masyithoh PAUD Post was carried out through among others being able to apply toothpaste, wash hands with soap, take simple exercise, brush teeth without the help of adults. Whereas motoric activities carried out by the teacher between them run with light objects (balls) still need help in doing so.Keywords: PHBS, motor skills, Early Childhood
ANALISIS KOMUNIKASI ORANGTUA DAN ANAK DALAM MEMBANGUN SIKAP PERCAYA DIRI ANAK USIA 3-4 TAHUN Studi Diskriptif Pada Anak Usia Dini Di POS PAUD Kartini Semarang Septi Vera Ariyanti; Dwi Prasetiyawati D.H.; Ismatul Khasanah
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v7i2.3266

Abstract

Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, Metode pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik keabsahan data menggunakan trianggulasi. Teknik analisis data menggunakan model Spradley (analisis domain, taksonomi, komponensial, dan analisis tema kultural). Fokus penelitian ini adalah analisis pola komunikasi orangtua dalam membangun sikap percaya diri anak. Kebutuhan komunikasi merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi kehidupan anak. Komunikasi pertama anak adalah dengan orangtua. Pentingnya komunikasi sama pentingnya dengan percaya diri anak. percaya diri ibarat tumbuhan, jika tunas-tunas percaya diri anak dirawat, diasuh dengan kasih sayang dan cinta, maka tunas-tunas tersebut akan tumbuh dan berkembang. Berdasarkan penelitian di POS PAUD Kartini dari 25 sampel diperoleh perbandingan 72% orangtua menerapkan pola komunikasi demokratis, 24% orangtua menerapkan pola komunikasi permisif dan 28% orangtua menerapkan pola komunikasi otoriter. Anak yang memiliki percaya diri sesuai dengan tahap perkembangan usia adalah orangtua yang menerapkan pola komunikasi demokratis. orangtua yang menerapkan pola komunikasi permisisf dan otoriter percaya diri anak masih perlu bimbingan.  Kata Kunci: Percaya diri, Komunikasi orangtuaABSTRACTThis research uses qualitative research based on postpositivism philosophy, data collection method using observation, documentation and interview. The technique of data validity uses triangulation. Data analysis techniques use the Spradley model (domain analysis, taxonomy, component, and cultural theme analysis). The focus of this study is the analysis of parenting communication patterns in building children's confidence. Communication needs is a very important need for the child's life. The child's first communication is with parents. The importance of communication is as important as the child's confidence. confident as a plant, if the confident child buds are treated, raised with love and love, then the buds will grow and develop. Based on research in POS PAUD Kartini from 25 samples obtained comparison of 72% of parents apply democratic communication pattern, 24% of parents apply permissive communication pattern and 28% of parents apply authoritarian communication pattern. Children who have confidence in accordance with the stage of development of age are parents who apply the pattern of democratic communication. parents who apply the permissive and authoritarian communication patterns confident the child still needs guidance.
UPAYA MENINGKATKAN KECERDASAN MUSIKAL ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN ALAT MUSIK TRADISIONAL ANGKLUNG PADA ANAK KELOMPOK B RA KARAKTER SEMARANG Sri Handayani; Purwadi .; Dwi Prasetiyawati D.H.
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v7i2.3272

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya kecerdasan musikal pada anak kelompok B RA Karakter Semarang.Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya variasi kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan kecerdasan musikal anak.Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) anak belum mampu disiplin saat bermain angklung, 2) masih banyak anak yang cenderung bermain angklung sendiri, 3) anak yang belum mampu mengingat nada, 4) kurangnya kemampuan anak dalam mengkoordinasi mata, tangan dan telinga saat bermain angklung.Hal ini berdasarkan pengamatan yang dilakukanpada saat guru menunjuk angka di papan tulis anak menggerakan angklungnya masih dengan sesuka hati dan terlihat saat anak selesai bermain angklung masih banyak yang belum mengembalikkan angklung pada tempatnya.Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini untuk meningkatkan kecerdasan musikal anak melalui permaianan alat musik tradisional angklung pada anak kelompok B RA Karakter Semarang.Metode penelitian dilakukan dengan tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B1 di RA Karakter Semarang yang berjumlah 13 anak, terdiri dari 4 anak laki-laki dan 9 anak perempuan tahun ajaran 2018/2019. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi dan dokumentasi.Hasil pengamatan kecerdasan musikal anak melalui permainan alat musik tradisional angklung yang diperoleh dari awal penelitian adalah 15,38% (2 anak) dengan kategori baik, kemudian peneliti memberikan siklus I kepada anak kelompok B1 untuk meningkatkan kecerdasan musikal. Siklus I mengalami peningkatan mencapai 46,15% (6 anak) dengan kategori baik, karena belum berhasil maka diberikanlah siklus II. Siklus kedua ini memberikan kenaikan sebesar 92,30% (12 anak) dengan kategori baik dan dapat dikatakan penelitian ini berhasil 92,30% sehingga tidak perlu melanjutkan siklus II.Permainan alat musik tradisional angklung mampu meningkatkan kecerdasan musikal anak, karena melalui bermain angklung anak lebih kreatif dan inovatif dalam menikmati musik, anak juga lebih peka tehadap musik mampu mengingat irama, nada dan harmoni.Kesimpulannya bahwa upaya meningkatkan kecerdasan musikal anak melalui permainan alat musik tradisional angklung berhasil dilakukan.Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah supaya kegiatan bermain alat musik tradisional angklung dapat digunakan sebagai salah satu variasi kegiatan pembelajaran bagi guru untuk meningkatkan kecerdasan musikal pada anak. ABSTRACTThe background that led to this study was the low musical intelligence in children in group B RA Semarang characters. This was caused by a lack of variation in activities related to the improvement of children's musical intelligence.The problems in this study are 1) children have not been able to discipline when playing angklung, 2) there are still many children who tend to play angklung themselves, 3) children who have not been able to remember the tone, 4) lack of children's ability to coordinate eyes, hands and ears when playing angklung .This is based on observations made when the teacher points to the number on the board the child moves the angklung still at will and looks when the child finishes playing angklung there are still many who have not returned the angklung in place. The aim to be achieved in this study is to improve children's musical intelligence through game of traditional angklung musical instrument in children group B RA Semarang character.The research method is carried out by class action. The subjects of this study were children of group B1 in the Semarang Character RA totaling 13 children, consisting of 4 boys and 9 daughters in the 2018/2019 school year. The data in this study were obtained through observation and documentation.The results of observations of children's musical intelligence through traditional angklung musical instruments obtained from the beginning of the study were 15.38% (2 children) with good categories, then the researchers gave cycle I to children of group B1 to improve musical intelligence. Cycle I experienced an increase of 46.15% (6 children) with a good category, because it has not succeeded then given cycle II. This second cycle gives an increase of 92.30% (12 children) in a good category and it can be said that this study was successful at 92.30% so that there was no need to continue the second cycle. Traditional angklung musical instrument games can improve children's musical intelligence, because through playing angklung children are more creative and innovative in enjoying music, children are also more sensitive to music being able to remember rhythm, tone and harmony. The conclusion is that efforts to improve children's musical intelligence through traditional angklung musical instruments are successfully carried out.Based on the results of this study the suggestions that can be conveyed are so that the activities of playing traditional angklung musical instruments can be used as a variation of learning activities for teachers to improve musical intelligence in children. 
PENGARUH METODE GLENN DOMAN TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADAUSIA 5-6 TAHUN DI TK MARANATHA 01 SEMARANG Heni Lis Setya Rini; Anita Chandra Dewi. S; Muniroh Munawar Munawar
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v7i2.3267

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah banyak dijumpai pada anak usia 5-6 tahun seperti banyaknya anak usia 5-6 tahun masih kesulitan dalam mengenal kata sehingga perkembangan kemampuan membaca permulaan pada anak masih belum dicapai secara optimal, kurangnya stimulasi untuk mengenal kata akan dapat menyebabkan gangguan bahasa pada bicara anak, masih minimnya metode pembelajaran yang digunakan dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan, kegiatan membaca dilakukan dengan menghubungkan garis putus-putus yang membentuk pola satu huruf menjadi rangkaian kata dengan menggunakan lembar kerja anak.Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana pengaruh penggunaan media Glenn Doman terhadap kemampuan membaca permulaan pada anak usia 5-6 tahun. TK Maranatha 01 Semarang tahun 2016/2017. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Glenn Doman terhadap kemampuan membaca permulaan pada usia 5-6 tahun di TK Maranatha 01 Semarang tahun Ajaran 2016/2017.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk Quasi Experimental Design dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design.Populasi penelitian adalah kelompok TK B Maranatha 01 Semarang tahun 2016/2017. Sampel yang diambil adalah dua kelompok B TK Maranatha 01 Semarang yang berjumlah 32 anak kelompok B Imanuel dan Nathanael dengan menggunakan teknik Non Probability Sampling berbentuk Purposive Sampling. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, observasi, angket dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji t diketahui thitung lehih dari ttabel(0,20039171> 1,701). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak. Dengan kata lain terdapat penggaruh penggunaan media Glenn Doman terhadap kemampuan membaca permulaan pada usia 5-6 TK Maranatha 01 Semarang.Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah media Glenn Doman dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk membantu anak dalam membaca permulaan. Abstrak               The encouraging background of this research is found in children aged 5-6 years as the number of children aged 5-6 years is still difficult to recognize the word so that the development of early reading ability in children is still not achieved optimally, the lack of stimulation to recognize the word will be able to cause language impairment in children's speech, the lack of learning method used in improving the ability to read the beginning, reading activity is done by connecting dashed lines that form the pattern of one letter into a series of words using the child's work sheet.               The problems in this research is how the influence of Glenn Doman media usage on early reading ability in children aged 5-6 years. TK Maranatha 01 Semarang in 2016/2017. The objective to be achieved in this research is to know the influence of Glenn Doman media usage on early reading ability at age 5-6 years in kindergarten Maranatha 01 Semarang academic year 2016/2017.               This type of research is quantitative research in the form of Quasi Experimental Design with Noquivalent Control Group Design research design. The study population is group TK B Maranatha 01 Semarang in 2016/2017. The samples taken were two groups of B TK Maranatha 01 Semarang which consisted of 32 children of group B Imanuel and Nathanael using Non Probability Sampling technique in the form of Purposive Sampling. Data in this study were obtained through interviews, observation, questionnaires and documentation.               The result of the research shows that t test is known thitung lehih from ttable (0,20039171> 1,701). From these results it can be concluded that H0 is rejected. In other words there is the influence of the use of Glenn Doman media to the ability to read the beginning at the age of 5-6 kindergarten Maranatha 01 Semarang.Based on the results of this study suggestions that can be delivered is Glenn Doman media can be used as a medium of learning to help children in reading the beginning.

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2024): Juli 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 12, No 2 (2023): Desember 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din Vol 12, No 1 (2023): Juli 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 11, No 2 (2022): Desember 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din Vol 11, No 1 (2022): Juli 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 10, No 2 (2021): Desember 2021: PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 1 (2021): Juli 2021 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 9, No 2 (2020): Desember 2020 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2020): Juli 2020 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 8, No 2 (2019): Desember 2019 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 1 (2019): Juli 2019 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 7, No 2 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol 5, No 2 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol 4, No 1 (2015): volume.4 No. 1 Juli (2015) Vol 4, No 2 Oktober (2015): PAUDIA Vol 4, No 1 Oktober (2015): PAUDIA Vol 3, No 2 Oktober (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol 3, No 1 Oktober (2014) Vol 2, No 2 (2013): PAUDIA Vol 2 No 2 Oktober 2013 Vol 2, No 1 mei (2013): PAUDIA Vol 2, No 1 mei (2013): PAUDIA Vol 1, No 1 (2011) Vol 1, No 1 (2011) More Issue