cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
BIOMA
ISSN : 20865481     EISSN : 25499890     DOI : 10.26877
Arjuna Subject : -
Articles 246 Documents
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN KETERAMPILAN PROSES DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN KEPENDUDUKAN DAN LINGKUNGAN HIDUP (PKLH) Irnin Agustina Dwi Astuti; Deni Nasir Ahmad
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 6, No 2 (2017): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v6i2.1537

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran keterampilan proses dengan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis. Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH) merupakan sebuah proses yang bertujuan dalam membangun populasi dunia yang berkesadaran dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan secara keseluruhan dari berbagai problem yang terkait dengannya dan merupakan salah satu mata kuliah di Universitas Indraprasta PGRI. Secara umum mahasiswa hanya memahami secara konsep saja mengenai lingkungan hidup tetapi masih kurang dalam konkret atau nyata. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Fisika semester 6 dengan sampel peserta didik kelas R6A sebagai kelas eksperimen dan kelas R6B sebagai kelas kontrol. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimen dengan teknik analisis menggunakan uji t. Kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran PBI, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran studi kasus. 1.    Terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa dengan Pendekatan Pembelajaran Keterampilan Proses dengan metode atau model Problem Based Instruction (PBI) pada mata kuliah Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH); 2) Terjadi peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dengan metode Pemberian Tugas Studi Kasus pada mata kuliah Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH); dan 3) Terjadi perbedaan hasil pembelajaran dimana metode atau model pembelajaran Problem Based Instruction lebih tinggi atau lebih baik dari pada metode pembelajaran Pemberian Tugas Studi Kasus pada mata kuliah Pendidikan Kependudukan dan LingkunganHidup (PKLH).
THE USE OF Cymbopogon nardus AS Aedes aegypti LARVASIDA Endah Rita S.D.; Dewi Ratna Ningtyas
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 1, No 1, April (2011): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v1i1, April.79

Abstract

ABSTRACT Control of mosquitoes as vectors of disease is generally performed using synthetic pesticides, with all its negative impacts. So it takes an effort to obtain alternative materials which are more environmentally friendly but also effective in controlling insects that is botanical pesticides. This study aims at: 1) determining the correct dosage of ?é?áleaves extracts and stem of citronella as a botanical pesticide exterminator of?é?á Aedes aegypti mosquito larvae; ?é?á2) determining LD50 extracts of leaves and stems of citronella and safe limits for non target organisms. This research was done in Salatiga B2P2VRP Laboratory and the Laboratory of Organic Chemistry, Department of Chemistry, Faculty of Science, University of Diponegoro. The method used is a bioassay (biological assay) , i.e. acute toxicity testing of chemicals using the or-ganism as a test animal. Subjects were Aedes aegypti three sub stadium (instar) as test target animals, and Goldfish (Carassius auratus) as test animals are not the target. Data obtained from test animals actually target and non target animals were analyzed and interpreted by a simple linear regression analysis. The result showed?é?á that ?é?áLD100 Aedes aegypti larvae mortality was ?é?á24575 ppm, and the LD50 is amounted to 35000 ppm, then the safe limit for other non target organism (environment) is 3500 ppm. The conclusion is that citronella (Cymbopogon nardus) can be used as a botanical pesticide with a safe margin for other organisms is 3500 ppm. Key words: Cymbopogon nardus, larvasida, Aedes aegypti, LD50, Carassius auratus.
THE STUDY OF INVERTEBRATE ZOOLOGY BASED DARTs THROUGH LESSON STUDY AS AN EFFORT IN BUILDING THE BIOLOGY STUDENTS?óÔé¼Ôäó CRITICAL THINKING Eny Hartadiyati W. H.; Maria Ulfah; Praptining Rahayy
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 2, No 1, April (2013): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v2i1, April.406

Abstract

Activity lesson study is one means for faculty to enhance professionalism in the learning activities. Through lesson study activity which consists of three stages: plan, do and see, teachers can enhance learning systematically, and can build pedagogical knowledge. This study aims to develop an invertebrate zoology course in learning biology using model based learning DARTs (Directed Activities Related to Texts), or activities which are directed to read the text or reading. Through learning-based invertebrate zoology DARTs expected to increase students' critical thinking skills and create effective learning.Learning-based invertebrate zoology Darts begins by compiling Student Worksheet together with lesson study teams, then the Student Worksheet to classroom study tested twice.The model of Invertebrate zoology learning best on DARTs through Lesson Study can helped teacher to develop Students work sheet. This can be seen in the increase in observations of students is increasing. Critical thinking skills can help students to understand the material presented so that invertebrate zoology student understanding can be fully or thoroughly.Keywords: Learning Development Invertebrate Zoology, DARTs (Directed Activities Related to Texts), Lesson Study.
PEMBELAJARAN BERBASIS BIOEDUTAINMENT PADA MATA KULIAH PENGETAHUAN LINGKUNGAN Atip Nurwahyunani .; Filia Prima Artharina
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 3, No 2, Oktober (2014): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v3i2, Oktober.644

Abstract

ENVIRONMENTAL SCIENCE COURSES BASED ON BIOEDUTAINMENT ?é?á ABSTRACT The environment science courses at Biology Education Department used for graduation purposes. ?é?áMeanwhile, affective and psychomotor aspects still lacking on the learning outcomes of environment science. Bioedutainment as innovative learning strategies solution needed ?é?áfor it. This research used One-Shot Case Study design. The results were obtained from the average value of the activities students sheets and post test. Classical outcomes percentage got 93% in E class, 95% at B class, and 100% for A class. The number of students which did not complete were 5 students. Learning activity percentage got medium and high categories at first and second meeting, consist of 87.5% and 92.5% for E class, 82.5% and 85% at B class, and 94.8% and 92.3% in A class. In addition, the lecturer performance percentage got 80% at the first meeting and 100% at the second meeting. The appreciate of students for this learning got 85.7%. The patner lecturer interested in bioedutainment strategies. In conclusion, the learning outcomes of bioedutainment strategies for environtment science had the success criteria. ?é?á Keywords : bioedutainment, environment science courses. ?é?á ABSTRAK Pembelajaran pengetahuan lingkungan saat ini masih dianggap mahasiswa sebagai pemenuhan tuntutan dalam sistem kredit semester yang harus ditempuh di prodi pendidikan biologi untuk tujuan kelulusan. Sedangkan segi afektif dan psikomotor masih sangat kurang dicapai pada hasil pembelajaran. Untuk itu perlu dilakukan inovasi strategi pembelajaran. Salah satunya dengan strategi pembelajaran berbasis bioedutainment. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan The One-Shot Case Study. Hasil penelitian diperoleh dari rata-rata nilai LKM dan post test dengan menerapkan strategi bioedutainment, pada kelas II E ketuntasan klasikal sebesar 93%, pada kelas II B dengan ketuntasan klasikal sebesar 95% sedangkan pada kelas II A dengan ketuntasan klasikal sebesar 100%. Jumlah mahasiswa yang tidak tuntas sebanyak 5 mahasiswa. Prosentase keaktifan mahasiswa memperoleh hasil pada kategori sedang dan tinggi pada pertemuan pertama dan kedua yakni; kelas II E sebesar 87,5% dan 92,5%, pada kelas II B sebesar 82,5% dan 85%, dan pada kelas II A sebesar 94,8% dan 92,3%. Prosentas indikator kineja dosen mencapai 80% pada pertemuan pertama dan mencapai 100% pada pertemuan kedua. Mahasiswa yang menyatakan senang dan tertarik dengan pembelajaran yang dilakukan pada ketiga kelas mencapai 85,7%. Dosen mitra menyatakan terkesan dan tertarik dengan pembelajaran menggunakan strategi bioedutainment. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar mahasiswa telah memenuhi kriteria indikator keberhasilan pembelajaran dan mahasiswa menjadi aktif dalam proses pembelajaran materi pengelolaan lingkungan yang diterapkan dengan menggunakan strategi pembelajaran berbasis bioedutainment. ?é?á Kata Kunci: bioedutainment, pengelolaan lingkungan.
KARAKTERISTIK KETEBALAN EDIBLE FILM BERBAHAN DASAR BIOSELULOSA NATA DE SIWALAN DENGAN PENAMBAHAN GLISEROL Aufa Salsabila; Maria Ulfah
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 6, No 1 (2017): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v6i1.1469

Abstract

Industri saat ini di dominasi bahan pengemas berbahan dasar plastik, sehingga mengakibatkan meningkatnya limbah plastik dan menyebabkan polusi lingkungan, mahal dalam daur ulang dan tercemarnya bahan pangan yang dikemas karena adanya zat-zat tertentu yang termigrasi kedalam bahan pangan tersebut. Edible film merupakan lapisan tipis dan transparan yang terbuat dari bahan yang dapat dimakan dan dapat langsung sekalian dimakan beserta produk pangannya. Salah satu bahan baku edible film adalah bioselulosa nata de siwalan, penambahan plasticizer gliserol digunakan untuk meningkatkan karakteristik edible film. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi gliserol yang paling tepat untuk mendapatkan karakteristik ketebalan edible film berbahan dasar bioselulosa nata de siwalan. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan dan empat ulangan dengan penambahan gliserol 0%, 10%, 20%, 30%. Nilai ketebalan edible film yang dihasilkan dari keempat perlakuan berkisar 0 – 0,048 mm. Data analisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan uji Duncan dengan selang kepercayaan 1%, pemilihan perlakuan yang paling tepat adalah edible film dengan konsentrasi gliserol 30%.
BIOMONITORING PENCEMARAN SUNGAI SILUGONGGO KECAMATAN JUWANA BERDASARKAN KANDUNGAN LOGAM BERAT (Pb) PADA IKAN LUNDU Lilik Chauro Aina; Endah Rita S.D.; Fibria Kaswinarni
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 5, No 2 (2016): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v5i2.1498

Abstract

Biomonitoring adalah pemanfaatan organisme untuk memonitor dan menilai/ mendeteksi kondisi suatu lingkungan. Sungai Silugonggo merupakan sungai terbesar di Kecamatan Juwana, yang berfungsi sebagai tempat bersandarnya kapal, MCK, TPI, serta industri yang berpotensi membuang limbah mengandung Pb yang berpengaruh pada kondisi fisik kimia dan organisme yang berada di sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik kimia dan kandungan logam berat timbal (Pb) pada ikan Lundu (Mystus nigriceps) di perairan Sungai Silugonggo Kecamatan Juwana. Penelitian ini menggunakan metode survey. Pengambilan sampel air dan ikan dilakukan pada 3 stasiun, yaitu stasiun pertama Desa Doropayung, stasiun kedua Desa Kauman, dan stasiun ketiga Desa Bajomulyo. Pengambilan sampel dilakukan secara random dengan jarak 100 meter antar titik. Parameter yang diukur meliputi sifat fisik (suhu, kecepatan arus, kecerahan air, kedalaman sungai), sifat kimia (pH, COD, BOD, DO), kandungan logam Pb pada air dan Ikan Lundu. Kondisi Fisik dan Kimia didapatkan hasil antara lain: suhu air Sungai Siugonggo berkisar 280C-29,330C dengan baku mutu deviasi 3COD berkisar 11,3-17,40 ppm dengan baku mutu 25ppm, BOD berkisar 3,68-5,22ppm dengan baku mutu 3ppm. Pengujian Logam Berat Timbal (Pb) pada air dan Ikan Lundu dilakukan di laboratorium Universitas Diponegoro Semarang. Hasil uji kandungan logam timbal (Pb) pada air adalah 0,026-0,056ppm, hasil tersebut melampaui baku mutu air PPRI No.82 Tahun 2001 kelas II yaitu 0,003ppm. Hasil uji kandungan logam timbal (Pb) pada Ikan Lundu 0,497-0,725, hasil tersebut masih dibawah baku mutu BPOM Nomor 03725/B/SK/VII/89 yaitu 2,0ppm.Kata kunci : Biomonitoring, Sifat Fisik Kimia, Logam Timbal (Pb), Ikan
MORPHOLOGICAL ANATOMICAL CHARACTERIZATION AMONG Scleroderma spp. ECTOMYCORHIZAL FUNGI ASSOCIATED WITH Gnetum gnemon L. AT PACITAN REGENCY Nur Hayati
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 2, No 1, April (2013): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v2i1, April.397

Abstract

Joint fir (Gnetum gnemon L.) is one of forestation plant on Java is associated with ectomycorrhizal fungi such as Scleroderma spp. In mutualistic symbiosis. Scleroderma associated with joint fir is commonly called jamur so or jamur melinjo by Javanesse people. Research on Scleroderma fungi characterization and classification in Indonesia, especially in Java is very limitted. The sample of characterization were collected from Pacitan Regency, East Java Province. Characterization of Scleroderma spp. were used macroskopic and microscopic characters from fruiting bodies, spores and infected roots of joint fir. There are three morfological character types of Scleroderma fungi associated with jont fir from Pacitan Regency.Key words: morphological characters, ectomycorhizal fungi, Scleroderma spp., Gnetum gnemon L.
PENURUNAN KONSENTRASI LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) DAN PERTUMBUHAN MIKROALGA Chlorella vulgaris PADA MEDIA KULTUR Puput Widiyani -; Endah Rita Sulistya Dewi
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 3, No 2, Oktober (2014): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v3i2, Oktober.640

Abstract

DECREASE IN THE CONCENTRATION OF HEAVY METAL CADMIUM (Cd) AND MICROALGAE chlorella vulgaris GROWTH ON CULTURE MEDIA ABSTRACT The objectives of this study is to determine the decrease in heavy metal concentrations of Cd in the culture media and to determine the effect of Cd concentration on the growth of Chlorella vulgaris. This study used a completely randomized design with four treatments and three repititions. This treatment includes, K treatment (control), treatment Cd 1 (cadmium concentration addition 1 mg / L), treatment Cd 3 (cadmium concentration addition 3 mg / L) and treatment Cd 5 (cadmium concentration addition 5 mg / L). Each sample was analyzed by AAS. Data were analyzed by using analysis of variance that was continued by Duncan's test. The results of the analysis of metal concentrations decrease of Cd in the culture medium is Cd 5 (0.4494 mg / l), Cd 3 (0.4008 mg / l), Cd 1 (0.2658 mg / l), and K (0.1162 mg / l). The analysis result of F value of variance showed that Chlorella vulgaris gave highly significant effect in decreasing the concentration of Cd. Whereas the result of the growth of Chlorella vulgaris during culture is Cd 3 (1015.97 cells / ml), Cd 1 (769.70 cells / ml), Cd 5 (719.55 cells / ml), and K (668.21 cells / ml ). The result of analysis variance showed that the various concentrations of Cd gave significant effect on the growth of Chlorella vulgaris. The conclusion is that Chlorella vulgaris have ability as bioremediator cadmium with different concentrations, this is indicated by the reduced content of Cd in the culture medium. The ability of metal Cd can substitute Zn function in synthesizing enzyme carbonic anhydrase that causes maximal growing. ?é?á Keywords: Decreased concentration, cell growth, cadmium (Cd), Chlorella vulgaris ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan konsentrasi logam berat Cd pada media kultur dan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi Cd terhadap pertumbuhan Chlorella vulgaris. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali pengulangan. Perlakuan ini meliputi, perlakuan K (kontrol), perlakuan Cd 1 (penambahan konsentrasi kadmium 1 mg/L), perlakuan Cd 3 (penambahan konsentrasi kadmium 3 mg/L) dan perlakuan Cd 5 (penambahan konsentrasi kadmium 5 mg/L). Masing-masing sampel dianalisa dengan AAS. Analisa data menggunakan analisis variansi yang dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil analisis penurunan konsentrasi logam Cd pada media kultur adalah Cd 5 (0,4494 mg/l), Cd 3 (0,4008 mg/l), Cd 1 (0,2658 mg/l), dan K (0,1162 mg/l). Hasil analisis varians F hitung menunjukkan bahwa Chlorella vulgaris memberikan pengaruh berbeda sangat nyata terhadap penurunan konsentrasi logam Cd. Sedangkan hasil pertumbuhan Chlorella vulgaris selama kultur adalah Cd 3 (1015,97 sel/ml), Cd 1 (769,70 sel/ml), Cd 5 (719,55 sel/ml), dan K (668,21 sel/ml). Hasil analisis varians menunjukkan bahwa berbagai konsentrasi logam Cd memberikan pengaruh berbeda nyata (signifikan) terhadap pertumbuhan Chlorella vulgaris. Kesimpulannya ialah Chlorella vulgaris memiliki kemampuan sebagai bioremediator kadmium dengan konsentrasi yang berbeda, hal ini ditunjukkan dengan berkurangnya kandungan Cd dalam media kultur. Kemampuan logam Cd dapat menggantikan fungsi Zn dalam mensintesis enzim karbonik anhidrase yang menyebabkan pertumbuhan semakin maksimal. ?é?á Kata?é?á kunci : Penurunan konsentrasi, pertumbuhan sel, kadmium (Cd), Chlorella vulgaris
MENUMBUHKAN SIKAP RAMAH LINGKUNGAN MAHASISWA MELALUI PEMBELAJARAN PENGETAHUAN LINGKUNGAN BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH Atip Nurwahyunani
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 4, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v4i1, April.946

Abstract

Environmental education was one?óÔé¼Ôäós the important factor to successedin Environmental management, it?óÔé¼Ôäós also important material humanresources to carried out sustainable development. Scientific Approachwas used in scientific methods teaching and learning. This approachwas expected to made students thought scientific, logic, critical, andobjective. The purpose of this research was created an innovativelearning through Scientific Approach. The subject for this researchwas class 2C, D, and E, of Biology Departement, PGRI SemarangUniversity. It?óÔé¼Ôäós used independent variable and it?óÔé¼Ôäós also used researchand development (R&D) with modifications. Analyzed data used amixed-method descriptive quantitative and qualitative. The analysisshowed that all variants had same P valued 0.885> 0,05 so H0accepted. H0 means the receipt of a third variant equal orhomogeneous. ANOVA results obtained F count 9.690 compared withFtable with 95% (5% error rate) on the DF1 (number of variable-1) = 2,and DF2 (n-3) or 117-3 = 114, results obtained Ftabel amounted to3.076. Fhitung value> Ftable (9.690> 3.076), then H0 is rejected. It couldbe concluded, there were difference test scores in first class, secondclass and third class.Keywords: environtment education, scientific approach, eco-friendlyattitude
APLIKASI PAKAN KAYA NUTRISI DENGAN SUPLEMENTASI DAGING IKAN GABUS (Channa striata) DAN PERANNYA DALAM PERBAIKAN STRUKTUR DUODENUM: KAJIAN IN VIVO PADA TIKUS WISTAR YANG DIBERI PERLAKUAN STRES Sunarno Sunarno; Rudy Juandi Goeltoem; Siti Muflichatun Mardiati
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 5, No 1 (2016): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v5i1.1493

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran histologis duodenum,yang meliputi diameter, panjang vili, dan tebal lapisan mukosa setelahpemberian pakan dengan suplementasi daging ikan gabus pada tikus Wistardari waktu pasca stres. Perlakuan pada penelitian ini terdiri atas P0: kontrol,hewan uji yang dikondisikan stres 6 hari yang diikuti pemberian pakan tanpasuplementasi daging ikan gabus; P1, P2, P3, dan P4 adalah hewan uji yangdikondisikan stres selama 6 hari dan diberi pakan dengan suplementasi dagingikan gabus selama 14 hari, berturut-turut 5%, 10%, 15%, dan 20% dari waktupasca stres. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Parameter yang diukur pada penelitian ini adalah diameter, panjang vili, danketebalan lapisan mukosa duodenum usus halus. Data yang diperolehdianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkandengan uji Duncan dengan taraf signifikansi 95%. Kesimpulan dari penelitian iniadalah bahwa pemberian pakan dengan suplementasi daging ikan gabus dengankonsentrasi 15% memberi pengaruh pada peningkatan diameter, panjang vili, danketebalan lapisan mukosa duodenum, berturut-turut 2520 μm, 576,34 μm, dan 506μm, masing-masing lebih tinggi 23,43%, 46,37%, dan 45,26% dibanding kontrol.Kata kunci: daging ikan gabus, diameter vili, panjang vili, ketebalan lapisanmukosa duodenum dan suplemen