cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sejarah dan Budaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 244 Documents
Gemeente Kediri: Dinamika Kota Kediri Masa Hindia Belanda Hingga Penjajahan Jepang 1906-1945, oleh Saichurrohman dan Wiretno Imam Basthomi
Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 19, No 2 (2025): Tema Alternatif dalam Historiografi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um020v19i22025p275-277

Abstract

This book by M. Saichrrohman and Wiretno has the original title in Indonesian, namely "Gemeente Kediri: Dinamika Kota Kediri Masa Hindia Belanda Hingga Penjajahan Jepang 1906-1945". The initial manuscript of this book originated from two separate thesis manuscripts written by both authors during their studies in the History Study Program at Airlangga University's Faculty of Cultural Sciences in Surabaya. The two manuscripts examine the city of Kediri with interrelated temporal boundaries, making it easy to publish this work as a cohesive book. This book is the first comprehensive work to discuss the history of the city of Kediri. This book can serve as a starting point for research on the history of the city of Kediri, covering other themes such as politics, economics, and culture.
Kemungkinan lain yang mewujud: Sebuah refleksi atas upaya menciptakan ekosistem akademik melalui jurnal ilmiah Tim Editor
Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 19, No 2 (2025): Tema Alternatif dalam Historiografi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um020v19i22025p156-160

Abstract

Sejarah Indonesia menunjukkan sejumlah momen dimana publikasi tekstual menjadi ujung tombak perubahan. Mulai dari pamflet anti-kolonial, (auto)biografi, opini media massa, maupun polemik terbuka; semuanya menunjukkan bahwa publikasi adalah proses dialog di mana pengetahuan berbenturan, berkolaborasi, atau melahirkan keingintahuan baru. Sayangnya, di masa kini, kita semakin dihadapkan pada kenyataan bahwa publikasi tidak lagi semata-mata didorong oleh kesetiaan pada pengetahuan, tetapi pada faktor artifisial lainnya. Istilah publikasi akademik membuat kita semakin bertanya-tanya, apakah arti ‘akademik’ itu, sejak ranah akademik itu sendiri menjadi sangat bergantung pada kapital yang diterjemahkan menjadi ranking, kum dosen, pemeringkatan, dan akreditasi. Alih-alih menciptakan polemik atau dialog melalui publikasi ilmiah, para akademisi semakin terobsesi dengan peringkat yang dapat dicapai melalui publikasi tersebut. Publikasi menjadi ruang individualis yang membuat kita semakin jauh dari kesadaran bahwa pengetahuan adalah proses interaksi, dialog, dan pergesekan, bukan proses kontemplasi di ruang hampa ala Newton yang tercerahkan ketika melihat apel jatuh dari pohonnya lalu menemukan teori gravitasi. Dengan demikian, pengetahuan akademik kehilangan basis kolektif, pergerakan, dan transformasi yang semula diperjuangkan dalam sejarah Indonesia.
De vlinders van Boven-Digoel – Kupu-kupu Boven Digoel: Kumpulan Pergulatan Hidup Manusia di Pinggiran Kolonialisme, oleh Alicia Schrikker Ronal Ridhoi
Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 19, No 2 (2025): Tema Alternatif dalam Historiografi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um020v19i22025p278-280

Abstract

Tidak mudah untuk menemukan gambaran kehidupan sehari-hari di Indonesia masa kolonial. Lebih mudah mencari peristiwa besar, penting, dan spektakuler yang tercatat dalam tumpukan arsip kolonial yang sudah menguning.
Sejarah tanah longsor di Kecamatan Pujon dan upaya mitigasinya, 2010-2023 Restu Amaliyatul Khoir; Ismail Lutfi
Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 19, No 2 (2025): Tema Alternatif dalam Historiografi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um020v19i22025p192-206

Abstract

Pujon tercatat sebagai salah satu Kecamatan di Kabupaten Malang dengan angka terjadinya bencana tanah longsor yang cukup tinggi. Bencana tanah longsor tersebut tentunya menimbulkan dampak, yang tentunya dirasakah oleh masyarakat setempat. Untuk mencegah serta meminimalisir dampak yang dihasilkan maka butuh dilakukan upaya mitigasi. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang terdiri dari lima langkah, yiatu pemilihan topik, heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas bencana longsor di Kecamatan Pujon mulai meningkat sejak tahun 2014, dan sejak tahun 2020 mulai meningkat tajam. Dari terjadinya bencana tersebut tentunya memberikan dampak. Seperti rusaknya infrastruktur, kerugian material, hingga menelan korban jiwa. Maka dibutuhkan upaya mitigasi berupa membangun dinding penahan tanah, reboisasi, membuat peta rawan bencana, dan melakukan sosialisasi.