cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Bangunan
ISSN : 08522480     EISSN : 26210959     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Bangunan terbit minimal 1 (satu) kali setahun berisi gagasan konseptual, kajian teori, praktik, penelitian, dan pengajaran dalam bidang Teknik Bangunan.
Arjuna Subject : -
Articles 129 Documents
KAJIAN FASILITAS JALUR PEDESTRIAN DI KAWASAN KAJOETANGAN KOTA MALANG Agung Novemdra, Nanang; Rahardjo, Boedi; Rahayuningsih, Titi
BANGUNAN Vol 29, No 2 (2024): BANGUNAN EDISI OKTOBER
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v29i22024p100-113

Abstract

Jalur pedestrian merupakan suatu media yang menunjang pergerakan manusia dari satu tempat ke tempat lain dengan berjalan kaki. Fasilitas ini diharapkan dapat memberikan kemudahan, kenyamanan, dan keamanan bagi pejalan kaki.Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan karakteristik pejalan kaki di Kawasan Kajoetangan Kota Malang, (2) mendeskripsikan kelengkapan fasilitas jalur pedestrian di Kawasan Kajoetangan Kota Malang, (3) menganalisis persepsi pengunjung terkait fasilitas jalur pedestrian di Kawasan Kajoetngan Kota Malang, (4) menganalisis tingkat pelayanan fasilitas jalur pedestrian di Kawasan Kajoetangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode pengumpulan data menggunakan survey dan angket. Data yang diperoleh dari hasil observasi, teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan bantuan Software Microsoft Excell untuk mendapatkan informasi data berupa persentase, proporsi, dan rasio. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) karakteristik pejalan kaki terbanyak adalah perempuan dengan persentase 51%, berumur 19 – 40 tahun dengan persentase 47%, tingkat Pendidikan mayoritas SMA – sederajat dengan persentase 43%, jenis pekerjaan mayoritas pelajar/mahasiswa dengan persentase 53%, dan penghasilan kurang dari Rp 3.200.000 dengan persentase 78%. Maksud dan tujuan pejalan kaki adalah berbelanja dengan persentase 38%. (2) Kelengkapan fasilitas jalur pedestrian di Kawasan Kajoetangan Kota Malang pada segmen 1 memiliki lebar 2,4 pada sebelah Timur, 3 m pada sisi Barat, segmen 2 lebar 5 m, dan segmen 3 sebesar 5 m. Jenis penutup trotoar adalah resin bound paving, fasilitas pada trotoar Kajoetangan di beberapa titik perlu perbaikan seperti tempat duduk dan fasilitas peneduh. (3) Berdasarkan persepsi pengunjung dapat disimpulkan fasilitas jalur pedestrian di Kawasan Kajoetangan Kota Malang adalah baik tetapi perlu perbaikan di beberapa titik. (4) Tingkat pelayanan fasilitas jalur pedestrian di dapat arus terbesar pada hari Sabtu yaitu 2,03 ped/m/mnt. Kecepatan terbesar pejalan kaki pada hari Selasa sebesar 80,19 m/mnt. Kepadatan tertinggi pada hari Minggu sebesar 0,059 ped/m², Ruang berjalan terbesar pada hari Selasa sebesar 194m²/ped. Fasilitas jalur pedestrian di Kawasan Kajoetangan mempunyai tingkat pelayanan A berdasarkan kecepatan, sedangkan berdasarkan arus dan ruang adalah A.
PEMODELAN KEBUTUHAN RUANG PARKIR TEMPAT IBADAH (Studi Kasus: Masjid di Sekitar Kampus Kota Malang) Adi Saputra, Fuad; Pranoto, Pranoto; Bambang Revantoro, Nemesius
BANGUNAN Vol 29, No 2 (2024): BANGUNAN EDISI OKTOBER
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v29i22024p131-142

Abstract

Masalah parkir di Kota Malang kini telah tumbuh menjadi isu yang serius, terbatasnya lahan pada pusat kegiatan tempat ibadah menjadi masalah yang secara tidak langsung berdampak pada ketersediaan lahan parkir. Sebagian besar Masjid yang berada di sekitar kampus Kota Malang tidak mampu menampung jumlah kendaraan yang parkir, sehingga banyak kendaraan yang parkir di bahu jalan (on street parking). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik pengguna parkir dan karakteristik parkir, serta memodelkan kebutuhan parkir pada Masjid di sekitar Kampus Kota Malang. Dalam penelitian ini dilakukan analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif untuk karakteristik pengguna parkir dan karakteristik parkir, kemudian dilakukan analisis regresi untuk pemodelan kebutuhan parkir. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik pengguna parkir Masjid di Kota Malang didominasi pada usia 17-25 tahun, jenis kelamin laki-laki, jenis pekerjaan pelajar/mahasiswa, jarak tempat tinggal 1–5 km, dan waktu berkunjung pada pukul 11.01–12.00 WIB dengan berjalan kaki. Karakteristik parkir Masjid di Kota Malang untuk rata-rata volume parkir Masjid adalah 146 kendaraan sepeda motor dan 28 kendaraan mobil, akumulasi parkir tertinggi terjadi pada jam puncak 11.55 - 12.00 WIB dengan jumlah 303 kendaraan sepeda motor dan 64 kendaraan mobil, durasi parkir sepeda motor dan mobil pada rentang waktu 31-45 menit, dan indeks parkir rata-rata motor sebesar 285,83 persen dan mobil sebesar 439 persen atau >100 persen yang artinya bahwa tempat parkir tersebut mengalami masalah. Model kebutuhan parkir untuk sepeda motor variabel berpengaruh jumlah jamaah (X2) menghasilkan persamaan Y = 23,538 + 0,500 X2 - 0,001 X22 dan nilai R Square = 0,973. Untuk model mobil variabel yang berpengaruh jumlah jamaah (X2) menghasilkan persamaan Y = 1,034 X20,813 dan nilai R Square = 0,922.
HUBUNGAN GAYA MENGAJAR GURU DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMK NEGERI 1 SINGOSARI Kharismawati, Cindy; Eka Winahyo, Antelas
BANGUNAN Vol 29, No 2 (2024): BANGUNAN EDISI OKTOBER
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v29i22024p114-122

Abstract

Gaya mengajar guru dalam pembelajaran praktik harus di perhatikan karena memiliki karakterisik berbeda dengan penmbelajaran teoritis. Beberapa guru jurusan SMKN 1 Singosari guru mengungkapkan bahwa telah menerapkan gaya mengajar yang disesuaikan dengan capaian belajar siswa, namun siswa masih kurang termotivasi dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Didukung dengan hasil uji observasi awal dapat disimpulkan bahwa siswa termotivasi sebesar 40,9% atau sebanyak 37 siswa, dan 59,1% atau 53 siswa masih kurang semangat dan kurang tertarik dalam mengikuti pembelajaran di kelas. Namun belum diketahui secara pasti tingkat motivasi belajar dalam pembelajaran praktik. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi ada atau tidaknya hubungan gaya mengajar guru dan motivasi belajar siswa di SMK Negeri 1 Singosari khususnya pada pembelajaran praktik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Penelitian ini menggunakan sampel dari siswa SMK Negeri 1 Singosari jurusan bangunan meliputi DPIB, TKP, dan Geomatika, dengan total responden sejumlah 245 siswa. Penentuan pengambilan jumlah sampel menggunakan rumus dari slovin. sedagkan pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling berupa Proportional stratified random sampling. Data diperoleh dengan menggunakan angket berupa kuisioner yang telah di uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji ststisik deskriptif dan uji korelasi pearson, uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas dan linieritas. Semua uji yang dilakukan menggunakan software SPSS 23 dan bantuan Microsoft Excel. Hasil pengujian menunjukkan gaya mengajar teknologis tergolong dalam kategori tinggi (31%), gaya mengajar interaksional dalam kategori tinggi (37%), motivasi belajar intrinsik dalam kategori tinggi (40%), dan motivasi ekstrinsik dalam kategori tinggi (46%). Nilai Koefisien korelasi pada variabel gaya mengajar guru dan motivasi belajar siswa sebesar 0,603 artinya memiliki hubungan positif secara signifikan termasuk dalam kategori kuat.
KAJIAN PENILAIAN KINERJA DAN ALTERNATIF PEMELIHARAAN SUNGAI WELANG LAMA KABUPATEN PASURUAN Anny Wafiyah, Neda; Syarifah, Namiratus; Nova Ramadhan, Felix; Sholikhah, Nafi'atus; Arif, Imroni; Badruz Zaman, M Khanif; Ayu Kusuma Dewi, Vita
BANGUNAN Vol 29, No 2 (2024): BANGUNAN EDISI OKTOBER
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v29i22024p143-152

Abstract

Banjir karena luapan air sungai merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada sebagian besar wilayah Indonesia saat musim penghujan. Salah satu sungai yang memiliki potensi banjir cukup tinggi yaitu Sungai Welang Lama yang terletak pada Kabupaten Pasuruan. Sungai Welang Lama kerap dilanda banjir pada setiap tahunnya karena intensitas hujan yang tinggi dan buruknya sistem drainase. Selain itu, karakter Sungai Welang Lama berbelok-belok (meander) dan morfologi sungai serta kondisi DAS membuat sungai melebar pada bagian hulu. Penilaian kinerja fisik sungai merupakan salah satu cara untuk menyelamatkan fungsi sungai dan kondisi sungai agar sungai dapat berfungsi dengan semestinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penilaian kinerja Sungai Welang Lama dan diharapkan dapat mengembalikan kinerja kondisi fisik serta fungsi dari infrastruktur bangunan air ataupun lingkungan sekitar sungai welang lama. Pengumpulan data pada penelitian ini mencakup studi pustaka, observasi lapangan secara langsung untuk mel
EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL MENGGUNAKAN PROGRAM SIDRA INTERSECTION 8.0 (Studi Kasus: Simpang Tlogomas Malang) Khresna Madani, Mohamad Fahrizal; Supriyanto, Bambang
BANGUNAN Vol 29, No 2 (2024): BANGUNAN EDISI OKTOBER
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v29i22024p71-81

Abstract

Persimpangan merupakan bagian penting dalam sistem transportasi perkotaan, termasuk Simpang Tlogomas pada Jembatan Tunggulmas di Kota Malang yang sering mengalami volume arus lalu lintas yang padat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja simpang, mengidentifikasi alternatif solusi yang tepat, dan memprediksi kinerja solusi alternatif untuk lima tahun ke depan menggunakan Sidra Intersection 8.0. PKJI 2023 digunakan sebagai pedoman untuk menganalisis kondisi eksisting simpang Tlogomas. Hasil penelitian (1) Analisis kinerja simpang Tlogomas saat ini menunjukkan bahwa pada hari Selasa, 21 Mei 2024, pada jam puncak, tercatat derajat kejenuhan tertinggi mencapai 2,161. Hal ini menghasilkan tundaan rata-rata simpang sebesar 70,9 det/SMP, yang masuk dalam kategori tingkat pelayanan E (buruk). Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis untuk mencari alternatif solusi menggunakan Sidra Intersection 8.0. (2) Alternatif solusi terbaik yang dapat diterapkan melibatkan pelarangan belok kanan pada pendekat utara, serta perubahan dari 3 fase menjadi 2 fase. Implementasi solusi ini menghasilkan tingkat pelayanan B (baik) dengan nilai tundaan rata-rata simpang sebesar 17,5 det/SMP. (3) Analisis perkiraan kinerja alternatif solusi untuk lima tahun ke depan menggunakan fitur Design Life Analysis pada Sidra Intersection 8.0 mengindikasikan bahwa kinerja simpang Tlogomas cenderung mengalami penurunan. Pada tahun 2029, perkiraan menunjukkan tingkat pelayanan simpang turun menjadi C (sedang), dengan nilai tundaan rata-rata simpang mencapai 30,5 det/SMP.
ANALISIS PENGARUH SUDUT KABEL PENGGANTUNG RADIAL TERHADAP KINERJA STRUKTURAL PADA JEMBATAN PELENGKUNG TERIKAT BAJA NETWORK DENGAN INKLINASI Tamami, Fajar; Salman Alfarisi, Mohammad; Syarif Abdullah, Daffa; Nindyawati, Nindyawati
BANGUNAN Vol 28, No 2 (2023): BANGUNAN EDISI OKTOBER
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v28i22023p153-160

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh sudut kabel penggantung radial terhadap kinerja struktural pada jembatan pelengkung terikat baja dengan inklinasi ke dalam sebesar 5 derajat. Studi dilakukan menggunakan metode elemen hingga (FEM) dengan perangkat lunak SAP2000 v.25. Parameter utama yang dianalisis adalah sudut penggantung relatif terhadap pelengkung, dengan tujuan mengoptimalkan distribusi gaya aksial, lendutan maksimum, dan berat total struktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konfigurasi dengan sudut penggantung 74 menghasilkan kombinasi optimal antara berat struktur yang paling ringan sebesar 1464,71 ton dan lendutan minimum 34,41 mm. Peningkatan jumlah penggantung secara umum meningkatkan efisiensi kinerja struktural, yang dinilai menggunakan formula Performance. Nilai kinerja tertinggi sebesar 1 tercapai pada konfigurasi ini, mencerminkan distribusi beban yang lebih merata. Konfigurasi ini direkomendasikan untuk diterapkan pada desain jembatan pelengkung terikat guna mencapai efisiensi material dan kinerja yang maksimal. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi efek variasi pembebanan dan material pada konfigurasi hanger yang berbeda.
ANALISIS PENGARUH SUDUT KABEL PENGGANTUNG RADIAL TERHADAP KINERJA STRUKTURAL PADA JEMBATAN PELENGKUNG TERIKAT BAJA NETWORK DENGAN INKLINASI Tamami, Fajar; Salman Alfarisi, Mohammad; Syarif Abdullah, Daffa; Nindyawati, Nindyawati
BANGUNAN Vol 29, No 2 (2024): BANGUNAN EDISI OKTOBER
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v29i22024p153-160

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh sudut kabel penggantung radial terhadap kinerja struktural pada jembatan pelengkung terikat baja dengan inklinasi ke dalam sebesar 5 derajat. Studi dilakukan menggunakan metode elemen hingga (FEM) dengan perangkat lunak SAP2000 v.25. Parameter utama yang dianalisis adalah sudut penggantung relatif terhadap pelengkung, dengan tujuan mengoptimalkan distribusi gaya aksial, lendutan maksimum, dan berat total struktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konfigurasi dengan sudut penggantung 74 menghasilkan kombinasi optimal antara berat struktur yang paling ringan sebesar 1464,71 ton dan lendutan minimum 34,41 mm. Peningkatan jumlah penggantung secara umum meningkatkan efisiensi kinerja struktural, yang dinilai menggunakan formula Performance. Nilai kinerja tertinggi sebesar 1 tercapai pada konfigurasi ini, mencerminkan distribusi beban yang lebih merata. Konfigurasi ini direkomendasikan untuk diterapkan pada desain jembatan pelengkung terikat guna mencapai efisiensi material dan kinerja yang maksimal. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi efek variasi pembebanan dan material pada konfigurasi hanger yang berbeda.
ANALISIS PENGARUH SUDUT KABEL PENGGANTUNG RADIAL TERHADAP KINERJA STRUKTURAL PADA JEMBATAN PELENGKUNG TERIKAT BAJA NETWORK DENGAN INKLINASI Tamami, Fajar; Salman Alfarisi, Mohammad; Syarif Abdullah, Daffa; Nindyawati, Nindyawati
BANGUNAN Vol 28, No 2 (2023): BANGUNAN EDISI OKTOBER
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v28i22023p131-138

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh sudut kabel penggantung radial terhadap kinerja struktural pada jembatan pelengkung terikat baja dengan inklinasi ke dalam sebesar 5 derajat. Studi dilakukan menggunakan metode elemen hingga (FEM) dengan perangkat lunak SAP2000 v.25. Parameter utama yang dianalisis adalah sudut penggantung relatif terhadap pelengkung, dengan tujuan mengoptimalkan distribusi gaya aksial, lendutan maksimum, dan berat total struktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konfigurasi dengan sudut penggantung 74 menghasilkan kombinasi optimal antara berat struktur yang paling ringan sebesar 1464,71 ton dan lendutan minimum 34,41 mm. Peningkatan jumlah penggantung secara umum meningkatkan efisiensi kinerja struktural, yang dinilai menggunakan formula Performance. Nilai kinerja tertinggi sebesar 1 tercapai pada konfigurasi ini, mencerminkan distribusi beban yang lebih merata. Konfigurasi ini direkomendasikan untuk diterapkan pada desain jembatan pelengkung terikat guna mencapai efisiensi material dan kinerja yang maksimal. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi efek variasi pembebanan dan material pada konfigurasi hanger yang berbeda.
Perencanaan Manajemen Konstruksi Pembangunan Bandar Udara XYZ Di Provinsi Sulawesi Utara Rondonuwu, Yosua G. C.; Kandiyoh, Geertje E.; Peginusa, Stefani Switly
BANGUNAN Vol 30, No 1 (2025): BANGUNAN EDISI MARET
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v30i12025p1-8

Abstract

Proyek Bandar Udara XYZ yang berlokasi di Provinsi Sulawesi Utara, yang mengalami deviasi keterlambatan yang tinggi dalam pelaksanaannya dikarenakan beberapa kali terjadi perubahan perencanaan struktur yang mengakibatkan volume pekerjaan bertambah dan harus disesuaikan kembali serta keterlambatan yang terjadi akibat material yang berada diluar daerah Provinsi Sulawesi Utara dan beberapa kendala dilapangan dalam metode pelaksanaannya . Tujuan dari penelitian ini yaitu menghitung kembali Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan menggunakan Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) yang terbaru sesuai Permen PUPR No 8 tahun 2023 serta menggunakan Harga Upah dan Bahan Tahun 2024 Provinsi Sulawesi Utara. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data yang diperoleh dari observasi lapangan yang dilakukan sebelumnya, data penyesuaian AHSP Permen PUPR tahun 2023 dan data yang diterbitkan oleh kontraktor pelaksana serta konsultan perencana Berdasarkan perhitungan ulang Rencana Anggaran Biaya diperoleh hasil hitungan Rencana Anggaran Biaya tersebut sebesar Rp17.616.460.311,19.-. Perbedaan yang paling signifikan terdapat pada pekerjaan struktur dimana memiliki kenaikan sebesar 199,96 %. Namun terdapat juga penurunan jumalah harga yang terjadi sebesar -13,52% pada pekerjaan lantai.

Page 13 of 13 | Total Record : 129