cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Bangunan
ISSN : 08522480     EISSN : 26210959     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Bangunan terbit minimal 1 (satu) kali setahun berisi gagasan konseptual, kajian teori, praktik, penelitian, dan pengajaran dalam bidang Teknik Bangunan.
Arjuna Subject : -
Articles 129 Documents
PELATIHAN K3 BAGI PARA PEKERJA BANGUNAN DALAM PENGGUNAAN ALAT KERJA MESIN PADA PROYEK KONSTRUKSI Made Wena; Sugiyanto Sugiyanto; Priyono Priyono; Fadila Fitria Wulandari
BANGUNAN Vol 28, No 1 (2023): In-Press Maret 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v28i12023p30

Abstract

Berdasarkan hasil wawancara dengan kordinator pekerja bangunan wilayah Karangbesuki  dan kordinator wilayah Sumbersari  bahwa para pekerja bangunan di wilayahnya sama sekali tidak pernah dilatih tentang K3, lebih-lebih K3 dalam penggunaan alat kerja mesin konstruksi.   Pengenalan K3 hanya diberikan sepintas oleh mandor atau oleh pekerja senior saat akan menggunakan alat-alat kerja mesin. Dengan kondisi pemahaman dan ketrampilan K3 yang rendah maka tidak mengherankan sering terjadi kecelakaan kerja saat menggunakan alat kerja mesin.  Berpijak pada paparan analisis situasi di atas, dapat disimpulkan bahwa para pekerja  bangunan di Wilayah sekitar kampus I UM  belum memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam penerapan K3 pada penggunaaan alat kerja mesin pada proyek Konruksi.  Dengan demikian masalah pokok kegiatan ini dirumuskan sebagai berikut:  Para pekerja bangunan  bangunan di Wilayah Malang memerlukan pembinaan  pengetahuan dan ketrampilan tentang  penerapan K3 pada penggunaaan alat kerja mesin pada proyek Konstruksi. Untuk memecahkan masalah rendahnya/kurangnya pengetahuan dan ketrampilan para pekerja bangunan terkahap K3 penggunaaan alat-alat mesin pada proyek konstruksi dengan beberapa solusi sebagai berikut: (l)  Pelatihan dan(2)  pendampingan lapapangan. Pada akhir kegiatan peserta diharapkan memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam penerapan K3 dalam penggunaaan alat-alat mesin pada proyek konstruksi. Berdasarkan hasil evaluasi persepsi peserta terhadap indikator kesesuain/relevansi  materi pelatihan dengan kebutuhan peserta, ketekunan peserta mengikuti pelatihan, kualitas materi pelatihan dan  kompetensi fasilitator, termasuk kategori  baik.  Pada sisi lain telah terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta secara signifikan terhadap manajemen risiko, hal ini nampak dari kemampuan peserta dalam membuat rancangan implementasi manajemen risiko proyek konstruksi.
PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK PEMBELAJARAN ESTIMASI BIAYA KONSTRUKSI KELAS XI TEKNIK KONSTRUKSI PERUMAHAN SMK NEGERI 1 SINGOSARI KABUPATEN MALANG Priyono Priyono; M. Musthofa Al Ansyorie; Fariski Ismail Hasan
BANGUNAN Vol 28, No 1 (2023): BANGUNAN EDISI MARET
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v28i12023p%p

Abstract

Abstrak:Dalam proses pembelajaran, terjadi komunikasi antara guru dan siswa. Guru berperan sebagai pengirim informasi sedangkan siswa berperan sebagai penerima informasi. Proses ini akan berhasil dengan baik jika antara keduanya berjalan dengan lancar, dimana guru mampu menyampaikan informasi dengan baik kepada siswa dan siswa mempunyai kemampuan menerima informasi tersebut dengan baik pula. Untuk menyempurnakan komunikasi antara pemberi dan penerima informasi agar tercipta komunikasi yang efektif diperlukan alat komunikasi atau media. Penggunaan multimedia dalam lingkungan belajar mengajar dapat mendukung perkembangan siswa sebagai pemikir kritis, belajar dengan cepat, dapat memecah masalah, cocok untuk pencarian informasi dan bahkan lebih memotivasi proses belajar mereka. Kurangnya media pembelajaran dapat menyebabkan lingkungan belajar yang buruk. Penerapan modul elektronik ini akan diterapkan penggunaannya terhadap siswa kelas XI Jurusan Teknik Konstruksi Perumahan SMKN 1 Singosari. Tahapan pelaksanaan yang dilakukan yaitu persiapan perencanaan penelitian dan analisis data penelitian dengan metode penelitian dan pengembangan untuk menguji keefektifitasan produk tersebut. Tahap pelaksanaan yaitu pembuatan desain modul elektronik pembelajaran Estimasi Biaya Konstruksi dengan QR Code serta link web video pembelajaran ke Youtube. Tahap akhir yaitu berupa evaluasi dan revisi produk setelah produk diujikan pada Ahli Materi, Ahli Media dan siswa kelas XI Teknik Konstruksi Perumahan SMKN 1 Singosari. Hasil dari kegiatan penelitian ini yaitu berupa produk modul elektronik Pembelajaran Estimasi Biaya Konstruksi Kelas XI Teknik Konstruksi Perumahan SMKN 1 Singosari.Kata-kata kunci: Media Pembelajaran, Modul Elektronik, Estimasi Biaya KonstruksiAbstract: In the learning process, communication occurs between teachers and students. Teachers act as senders of information while students act as recipients of information. This process will work well if the two run smoothly, where the teacher is able to convey information well to students and students have the ability to receive the information well as well. To improve communication between the giver and recipient of information in order to create effective communication, communication tools or media are needed. The use of multimedia in a teaching and learning environment can support the development of students as critical thinkers, learn quickly, can solve problems, are suitable for information seeking and even motivate their learning process. Lack of learning media can lead to a bad learning environment. The application of this electronic module will be applied to class XI students of the Department of Housing Construction Engineering at SMKN 1 Singosari. The stages of implementation are the preparation of research planning and analysis of research data with research and development methods to test the effectiveness of the product. The implementation stage is the design of an electronic learning module for Construction Cost Estimation with a QR Code and a web link for a learning video to Youtube. The final stage is in the form of product evaluation and revision after the product is tested on Material Experts, Media Experts and class XI students of Housing Construction Engineering at SMKN 1 Singosari. The results of this research activity are in the form of an electronic module product for Class XI Construction Cost Estimation Learning Engineering Housing Construction at SMKN 1 Singosari.Keywords: Learning Media, Electronic Module, Construction Cost Estimation
PENYUNTING penyunting penyunting
BANGUNAN Vol 28, No 1 (2023): BANGUNAN EDISI MARET
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v28i12023p%p

Abstract

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH BERBASIS MOBILE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA Made Wena; Sutrisno Sutrisno; R. Machmud Sugandi; Sugiyanto Sugiyanto
BANGUNAN Vol 28, No 1 (2023): BANGUNAN EDISI MARET
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v28i12023p%p

Abstract

Abstrak:tujuan penelitian ini adalah: mengetahui perbedaan hasil belajar antara mahasiswa yang belajar dengan model pembelajaran pemecahan masalah berbasis mobile learning dibandingkan mahasiswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian ekpsperimen. Kelompok sampel yang mengalami perlakukan disebut disebut kelompok eksperimen, sedang kelompok sampel yang tidak mengalami perlakuan disebut kelompok kontrol. Untuk menguji hipotesis yang diajukan digunakan teknik uji t test. Berdasarkan hasil analisis data dapat disipulkan bahwa tidak ada perbedaan hasil belajar disebabkan oleh pembelajaran dengan mengunakan metode pemecahan masalah berbasis mobile learning dengan kelompok yang diajar menggunakan metode pembelajaran pemecahan masalah tanpa mobile learning. Pada sisi lain ada perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok mahasiswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi dengan kelompok mahasiswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah.Kata-kata kunci: Pemecahan Masalah, Mobile Learning, Hasil BelajarAbstract: The purpose of this study is to determine the difference in learning outcomes between students who study using a mobile learning-based problem-solving learning model compared to students who study using conventional learning models. This research is an experimental research. The sample group that underwent treatment was called the experimental group, while the sample group that did not experience treatment was called the control group. To test the proposed hypothesis, the t test technique was used. Based on the results of data analysis, it can be concluded that there is no difference in learning outcomes caused by learning using mobile learning-based problem-solving methods with groups taught using problem-solving learning methods without mobile learning. On the other hand, there are significant differences in learning outcomes between groups of students who have high achievement motivation and groups of students who have low achievement motivation.Keywords: Problem Solving, Mobile Learning, Learning Outcomes
EVALUASI KINERJA PEMELIHARAAN JALAN KEBUPATEN MENGGUNAKAN METODE IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS Henri Siswanto
BANGUNAN Vol 28, No 1 (2023): BANGUNAN EDISI MARET
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v28i12023p%p

Abstract

Abstrak:Tingkat kerusakan jalan Kabupaten adalah tertinggi diantara jalan Kota, jalan Provinsi, dan jalan Nasional. Variabel-variabel apa yang menyebabkan kondisi tersebut perlu diketahui, sehingga dapat diidentifikasi langkah-langkah penyelesaiannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kinerja pemeliharaan jalan Kabupaten dengan metode importance performance analysis (IPA). Metode IPA dilakukan dengan pengumpulan data secara kuesioner terhadap responden. Respondennya adalah stakeholder pada pemegang otoritas pemeliharaan jalan di lima Kabupaten yang tersebar di Jawa Timur dan Jawa Barat. Pendekatan item yang dipakai adalah perspektif balance scorecard. Terdapat empat perspektif yaitu perpektif stakeholder, perspektif keuangan, perspektif bisnis internal dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran. Dengan metode IPA dapat diukur tingkat kepentingan, tingkat kinerja dan kesesuaian dintara keduanya. Selanjutnya dilakukan perhitungan gap analysis untuk mengetahui tingkat kinerjanya. Item dengan tingkat kinerja rendah dapat dipergunakan sebagai pijakan pembenahan menejemen pemeliharaan jalan ke depan sedangkan item dengan kinerja tinggi dapat dipertahannya atau ditingkatkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perspektif stakeholder mempunyai tingkat kesesuaian sebesar 86,45%, tingkat kesesuaian tertinggi terdapat pada atribut pentingnya program pemeliharaan sebagai program unggulan. Ditinjau dari perspektif keuangan, tingkat kesesuaiannnya adalah sebesar 71,99% dengant ingat kesesuaian terendah adalah atribut kecukupan dana untuk pemeliharaan secara menyeluruh. Tingkat kesesuaian perspektif bisnis internal sebesar 79,15%, dengan tingkat kesesuaian tertinggi pada atribut kemampuan manager proyek dalam mengendalikan pelaksanaan pekerjaan. Sedangkan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran mempunyai tingkat kesesuaian sebesar 74,61%, dengan tingkat kesesuaian terendah pada atribut perencanaan pelatihan pegawai.Kata-kata kunci: kinerja pemeliharaan jalan, jalan Kabupaten, important performance analysisAbstract: The level of damage to Regency roads is the highest among City roads, Provincial roads and National roads. What variables cause these conditions need to be known, so that the steps for solving them can be identified. The purpose of this study was to describe the performance of district road maintenance using the importance performance analysis (IPA) method. The IPA method is carried out by collecting data by means of a questionnaire to the respondents. Respondents are stakeholders in road maintenance authority holders in five regencies spread across East Java and West Java. The item approach used is the balanced scorecard perspective. There are four perspectives, namely stakeholder perspective, financial perspective, internal business perspective and growth and learning perspective. With the IPA method can be measured the level of importance, level of performance and suitability between the two. Furthermore, the calculation of gap analysis is carried out to determine the level of performance. Items with a low level of performance can be used as a basis for improving future road maintenance management, while items with high performance can be maintained or improved. The results of this study indicate that the stakeholder perspective has a suitability level of 86.45%, the highest level of conformity is found in the attribute of the importance of the maintenance program as a flagship program. From a financial perspective, the suitability level is 71.99%, remembering that the lowest suitability is the attribute of adequacy of funds for overall maintenance. The suitability level of the internal business perspective is 79.15%, with the highest suitability level on the attribute of the project manager’s ability to control the implementation of work. While the growth and learning perspective has a suitability level of 74.61%, with the lowest suitability level on the attributes of employee training planning.Keywords: road maintenance performance, regency road, important performance analysis
RETRACTED: PERBANDINGAN MODEL UNSTEADY DAN STEADY FLOW ALIRAN BANJIR SUNGAI WAY LAALA SEBAGAI DASAR SOLUSI PENANGANAN PASCA BENCANA Idfi, Gilang; Setyawan, Eko; Suwarno, Eko; Al Ansyorie, M. Musthofa
BANGUNAN Vol 28, No 1 (2023): BANGUNAN EDISI MARET
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v28i12023p%p

Abstract

Kami, tim editorial Jurnal Bangunan, mengumumkan penarikan artikel berjudul "PERBANDINGAN MODEL UNSTEADY DAN STEADY FLOW ALIRAN BANJIR SUNGAI WAY LAALA SEBAGAI DASAR SOLUSI PENANGANAN PASCA BENCANA" yang diterbitkan pada Vol. 28, No. 1, 2023, berdasarkan permintaan penulis, Gilang Idfi. Penarikan ini dilakukan karena penulis menemukan kesalahan signifikan dalam pengumpulan data yang mempengaruhi keakuratan hasil penelitian. Demi menjaga integritas akademik dan kualitas penelitian, penulis memutuskan untuk menarik artikel ini, melakukan revisi yang diperlukan, dan mengajukan kembali artikel yang sudah diperbaiki. Kami mendukung keputusan ini dan berkomitmen untuk memberikan kesempatan kepada penulis untuk mengajukan kembali artikel mereka setelah perbaikan dilakukan.Dokumen dan isinya di hapus dari Jurnal Bangunan dan menghapus semua referensi yang terkait dengan artikel ini.
PENERAPAN STANDAR NEW NORMAL PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA MALANG Bambang Djatmiko; Nemesius Bambang Revantoro; Edi Santoso; M. Aris Ichwanto
BANGUNAN Vol 28, No 1 (2023): BANGUNAN EDISI MARET
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v28i12023p%p

Abstract

Abstrak:Akibat pandemi covid 19 pelaksanaan proyek konstruksi mengalami keterlambatan. Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan sejauh mana para pelaksana konstruksi yang melanjutkan pekerjaanya dengan menerapkan standar new normal di Kota Malang. Sejauh penelusuran penelitian jenis ini belum pernah dilakukan. Populasi dan sampel purposive [10] tenaga kerja proyek, yaitu: 1) Bangunan gedung 30 orang dan 3) Bangunan perumahan 30 orang. Jika penelitian ini berhasil, maka bisa dipakai rujukan pemerintah daerah maupun owner untuk bahan pertimbangan pengambilan keputusan serta penelitian lebih lanjut. Kesimpulan:(1) Penerapan new standar normal covid 19 pada lingkungan proyek konstruksi bangunan gedung akumulasi rerata sebesar 89,00 % katergori bahaya terhadap penyebaran covid 19, (2) Penerapan new standar normal covid 19 pada lingkungan proyek perumahan kumulasi sebesar 61,73 %, katergori bahaya terhadap penyebaran covid 19 dan (3) Terdapat perbedaan yang signifikan penerapan standar normal new covid 19 pada proyek konstruksi bangunan gedung dengan lingkungan proyek perumahan dan sama- sama berbahaya terhadap penularan covid 19.Kata-kata kunci: penerapan, standar, new normal, proyek konstruksi dan perumahanAbstract: Due to the covid 19 pandemic, the implementation of construction projects has been delayed. This study aims to describe the extent to which construction workers continue their work by implementing new normal standards in Malang City. So far, research of this type has never been carried out. Population and purposive sample [10] project workforce, namely: 1) 30 people in buildings and 3) 30 people in residential buildings. If this research is successful, it can be used as a reference for the local government and the owner for consideration in decision making and further research. Conclusion: (1) The application of the new normal covid 19 standard in the building construction project environment accumulated an average of 89.00% in the hazard category for the spread of covid 19, (2) The application of the new normal covid 19 standard in the cumulative housing project environment was 61.73% , the hazard category for the spread of covid 19 and (3) There is a significant difference in the application of the new normal covid 19 standards in building construction projects with residential project environments and are equally dangerous to transmission of covid 19.Keywords: application, standards, new normal, construction and housing projects
INOVASI WATERPROOFING COATING CEMENT BASED DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH STYROFOAM Jati, Ninggar Syifa Nur; Salsabila, Ranatri Diani; Susanti, Riza; Hartono, Hartono
BANGUNAN Vol 28, No 2 (2023): BANGUNAN EDISI OKTOBER
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v28i22023p1-10

Abstract

One of them is the porous structure, which triggers the loss of construction strength and causes the building structure to become brittle, so that a leak-proof or waterproof coating is needed to prevent water from penetrating into the building structure. In the market, waterproofing prices are relatively high, starting at one hundred thousand per kilogram, so waterproofing innovations are needed at affordable prices. The purpose of this research is to create a method for implementing and testing waterproofing coatings derived from a mixture of Styrofoam and additives, identify technical and physical data for waterproofing mixtures derived from test results, and analyze the best type of mixture of Styrofoam and additives for waterproofing. This study used styrofoam waste dissolved in thinner, which has the final property of water resistance, with added waterglass as an adhesive and shell waste and fly ash as cementitious solid additives. The research method used was experimental, with four variations of waterproofing mixtures using fly ash and clam shells added. Tests carried out based on SNI 8665:2018 in-packaging test, ASTM D1640 Touch dry and hard dry time test, ASTM D3359 pull-off adhesion test, SNI 0096:2007 Water permeability test, ASTM D471 water absorption test, ASTM D4798 Weather resistance test, and SNI 8665:2018 Spreadability test The results showed that of the 4 mixed variants, the optimum mixture was obtained in variation C with a ratio of 4:1:5 for dissolved styrofoam, waterglass, and dense fly ash added material. This mixture meets all the test criteria at a more affordable price than on the market. So by utilizing this waste for waterproofing, it is hoped that it can reduce Styrofoam waste, which is difficult to decompose and abundant in Indonesia, and meet the needs of the waterproofing market.
SISTEM DETEKTOR KERETAKAN SUATU BANGUNAN AKIBAT GEMPA DENGAN MENGGUNAKAN VIBRATION SENSOR Fadhila, Khalvin Ilham; Rofiq, Subekti Ainur; Setiabudi, Bambang; Susanti, Riza
BANGUNAN Vol 28, No 2 (2023): BANGUNAN EDISI OKTOBER
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v28i22023p11-24

Abstract

Indonesia merupakan negara yang sangat rawan terhadap gempa bumi karena posisinya yang terletak pada dua samudera, tiga lempeng dunia, serta ring of fire. Di Indonesia saat ini sistem peringatan dini yaitu seismograf hanya mampu dipasang di tempat tertentu seperti pegunungan dan pantai. Oleh karena itu, persyaratan tersebut membuat sistem pendeteksi gempa bumi tidak dapat digunakan di daerah kota besar sehingga perlu adanya inovasi berupa sistem detektor keretakan bangunan akibat gempa bumi dengan menggunakan vibration sensor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan vibration sensor serta pengaruhnya dalam meminimalisir korban jiwa dan mengetahui kerusakan yang terjadi. Untuk membuat sistem detektor keretakan bangunan menggunakan vibration sensor melalui beberapa tahap yaitu (1) survey dan analisa kebutuhan (2) pembuatan alat (3) pengujian. Mekanisme sistem kerja alat ini adalah ketika data masuk akan diuji dua sistem dengan waktu yang telah ditetapkan pada software IDE Arduino dimulai dari prototipe berupa dinding yang dipukul hingga terjadi retakan. Pada sistem pertama getaran yang dihasilkan akan ditangkap dan diolah  oleh NodeMCU ESP8266 sehingga akan menghidupkan buzzer dan LED sebagai indikator kerusakan. Pada sistem kedua getaran akan ditangkap NodeMCU ESP8266 dan ditransmisikan menuju PC dengan platform ThingSpeak berupa nilai getaran secara visual. Dari hasil penelitian ini diharapkan sistem detektor keretakan bangunan akibat gempa bumi dengan menggunakan vibration sensor mampu berjalan dengan baik sesuai yang dirancang dan dapat diaplikasikan di kota-kota besar untuk meminimalisir korban akibat bencana dan mengetahui besaran nilai getaran yang terjadi.Kata kunci: vibration sensor, gempa bumi, NodeMCU ESP8266
STUDI EKSPERIMENTAL KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH THIN BED MORTAR DENGAN PENAMBAHAN ZAT ADITIF BERBASIS POLYVINYL ACETATE Ramdani, Muhammad Adzin Rifqi; Pratama, M. Mirza Abdillah; Dewi, Cynthia Permata
BANGUNAN Vol 28, No 2 (2023): BANGUNAN EDISI OKTOBER
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v28i22023p25-36

Abstract

Bata ringan atau Autoclaved Aerated Concrete (AAC) merupakan bahan material pengisi dinding yang saat ini sering digunakan. Pemilihan bata ringan sebagai penyusun dinding bangunan karena memiliki bentuk yang seragam, beratnya yang ringan, dan dapat mempercepat kinerja pekerjaan dinding. Pemasangan bata ringan pada umumnya menggunakan mortar dengan lapisan tipis atau dapat disebut sebagai thin bed mortar. Meskipun dinding bukan termasuk bagian struktural pada bangunan, perlu adanya penelitian mengenai kekuatan pasangan bata ringan. Hal tersebut bertujuan untuk meminimalisir keruntuhan dinding bangunan akibat gaya lateral saat terjadi gempa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menciptakan komposisi baru thin bed mortar berbasis semen dengan penambahan polivinil asetat (PVAc) atau dapat disebut sebagai thin bed mortar inovasi (TBMI) untuk meningkatkan nilai kuat tekan dan kuat tarik belah pasangan bata ringan. Penggunaan PVAc pada TBMI diharapkan dapat meningkatkan kekuatan dan keamanan dinding bata ringan dan dapat menjadi alternatif dari penggunaan mortar instan. Penelitian ini dilakukan dalam lingkungan eksperimental dan mengikuti prosedur pengujian sesuai ASTM dan SNI. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu TBMI dengan substitusi 15% PVAc terhadap berat semen mampu memberikan nilai kuat tekan pasangan bata ringan sama besar dengan mortar instan dan kuat tarik belah sebesar 23% lebih besar daripada mortar instan.

Page 9 of 13 | Total Record : 129