cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JAKPP : Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 24606162     EISSN : 25276476     DOI : -
Core Subject : Social,
This Journal particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of public policies and administrations areas. It covers the administration development, the regional autonomy and bureaucracy, the state apparatus, the decentralisation, the economic and science development, the public management, the governance and its policy, and any social sciences that cover sciences of public health, fiscal politics, and regional planning. JAKPP is going to publish journals twice in two terms: June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 146 Documents
Analisis Tipe Kepemimpinan Aras Tammauni di Kabupaten Mamuju Tengah Rahmat Hidayat; Andi Samsu Alam; Suhardiman Syamsu
JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik) Volume 4 No. 1, Juni 2018
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi FISIP UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jakpp.v4i1.5904

Abstract

This study aims to describe and analyze the type of leadership that is applied and the factors that influence the leadership of Aras Tammauni in Central Mamuju District. This research was held in Central Mamuju District. The research method used is a qualitative method, with a descriptive type. Data collection techniques used were interviews, observation and documentation.The results of this study indicate that the leadership of Aras Tamauni succeeded with the type of leadership applied was a type of charismatic, democratic, militaristic and autocratic leadership. The most dominant type of leadership applied is the charismatic type, the dominant type is democratic and the non-dominant type is autocratic and militaristic. Factors that influence: aristocratic descendants, benefactors, community leaders and originators of transmigrants, and the most important figures in the process of forming Central Mamuju as an Autonomous Region.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis Tipe kepemimpinan yang diterapkan dan faktor-faktor yang mempengaruhi kepemimpian Aras Tammauni di Kabuapten Mamuju Tengah. Penelitian ini diadakan di Kabupaten Mamuju Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan tipe deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kepemimpinan Aras Tamauni berhasil dengan tipe kepemimpinan yang diterapkan adalah tipe kepemimpinan kharismatis, demokratis, militeristik dan otokratis. Tipe kepemimpinan yang paling dominan diterapkan adalah tipe kharismatis, tipe yang cukup dominan adalah demokratis serta tipe yang tidak dominan adalah otokratis dan militeristik. Faktor yang mempengaruhi : keturunan bangsawan, dermawan, tokoh masyarakat dan pencetus transmigran, dan tokoh yang paling berperan dalam proses pembentukan Mamuju Tengah sebagai Daerah Otonom.
Analisis Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Banyuwangi Nomor 45 Tahun 2015 Hary Priyanto; Nana Noviana
JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik) Volume 4 No. 1, Juni 2018
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi FISIP UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jakpp.v4i1.5900

Abstract

The implementation of governance is very important in public policy making for the realization of a good public policy and can meet the needs of the community. In solving the problems of governance, a policy is required, therefore a policy-making process is required. Objective: To illustrate the phenomenon of government policy implementation on prostitution in Banyuwangi District. This research method is a qualitative research using descriptive approach based on Health Policy perspective. Result of research of Banyuwangi no. 45 of 2015 is expected to provide solutions to the problems of HIV / AIDS that occurred in Banyuwangi. The success of the policy implementation is assessed from the Standards and policy objectives; Resource; Communication; Interorganization and inaugural activities; Characteristics of implementing agents; social, economic, and political conditions, as well as the character of the executive.
Peningkatan Pelayanan Kesehatan Puskesmas Untuk Penanggulangan Penyakit Tropis Demam Berdarah Dengue Andi Umardiono; Andriati Andriati; Nanang Haryono
JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik) Volume 4 No. 1, Juni 2018
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi FISIP UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jakpp.v4i1.5905

Abstract

Preventive services to overcome tropical diseases of dengue hemorrhagic fever are very important. Optimization of the role of puskesmas needs to be improved, especially health educators in the efforts of preventive services. The purpose of this journal writing is to improve health services for health centers in tackling dengue hemorrhagic fever through counseling as a preventive measure. This study uses qualitative methods that prioritize the depth of research. Data is collected through interviews, observation and documentation. Data analysis using interactive model qualitative analysis. The results of the study, preventive health promotion services through local wisdom delivered by health educators at health centers are effective in changing the behavior and culture of the community for prevention of dengue can be optimized. The conclusion of this study is the public service of health counseling that synergizes with other stakeholders such as kyai and village heads are more effective in improving health services through preventive efforts to overcome tropical diseases with dengue hemorrhagic fever.AbstrakLayanan preventif menanggulangi penyakit tropis demam berdarah dengue sangat penting. Optimalisasi peran puskesmas perlu ditingkatkan terutama penyuluh kesehatan dalam upaya layanan preventif. Tujuan penulisan jurnal ini adalah peningkatan pelayanan kesehatan puskesmas dalam penanggulangan penyakit tropis demam berdarah dengue melalui penyuluhan sebagai upaya preventif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang mengutamakan kedalaman penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis kualitatif model interaktif. Hasil penelitian, pelayanan preventif promosi kesehatan melalui kearifan lokal yang disampaikan petugas penyuluh kesehatan puskesmas efektif mengubah perilaku dan budaya bersih masyarakat untuk pencegahan DBD bisa dioptimalkan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelayanan publik penyuluhan kesehatan yang bersinergi dengan stakeholder lain diantaranya kyai dan kepala desa lebih efektif dalam peningkatan layanan kesehatan melalui upaya preventif penanggulangan Penyakit Tropis demam berdarah dengue.
Efektivitas Sistem Informasi Desa (SID) Dalam Pelayanan Publik Di Desa Dlingo, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul Apriyansyah Apriyansyah; Isnaini Maullidina; Eko Priyo Purnomo
JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik) Volume 4 No. 1, Juni 2018
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi FISIP UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jakpp.v4i1.5901

Abstract

Public services become one of the needs of the community that must be met by local or central government, such as. Dlingo Village Government which has innovation in doing public service that is with Village Information System (SID) that can give information fast and precisely related Information about public service, besides information about Dlingo Village. This study aims to determine the Village Information System in public service in Dlingo Village, Dlingo District, Bantul Regency. This research uses descriptive research type and qualitative method. The results of this study were obtained from Dlingo Village Government as the public service implementer and Dlingo Village community as the recipient of public service. , proved that the services provided by the Dlingo Village government have been effective and fast.
ANALISIS KESESUAIAN PENGELOLAAN DANA DESA DENGAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN (STUDI KASUS DI NAGARI BUKIT BUAL KABUPATEN SIJUNJUNG) Noverman, Yudianto
JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik) Volume 4 No. 2, Desember 2018
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi FISIP UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jakpp.v4i2.5383

Abstract

Penelitian ini menganalisis kesesuaian pengelolaan Dana Desa dengan peraturan perundang-undangan yang mengaturnya. Penelitian ini dilakukan di Nagari Bukit Bual Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung. Penelitian ini dilakukan untuk melihat imlementasi kebijakan pengelolaan Dana Desa. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan pengelolaan Dana Desa yaitu kesesuaian pengelolaanya dengan peraturan perundang-undangan dan bagaimana mengatasi permasalahan pengelolaan Dana Desa agar lebih optimal. Hasil penelitian dari penelitian ini adalah implementasi pengelolaan Dana Desa di Nagari Bukit Bual tidak berhasil dimana pengelolaan Dana Desa belum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang mengaturnya. Ketidakberhasilan implementasi pengelolaan Dana Desa disebabkan oleh faktor komunikasi yang masih kurang baik dan faktor sumber daya manusia aparatur desa yang masih kurang baik. Untuk penggunaan Dana Desa telah sesuai dengan prioritas penggunaan Dana Desa yang tercantum dalam Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi tetapi masih kurang kegiatan pemberdayaan seperti pelatihan bagi masyarakat yang dilakukan sehingga membuat kurang tercapainya tujuan Dana Desa yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kualitas hidup dan penanggulangan kemiskinan. Untuk mengatasi permasalahan ketidakberhasilan implementasi Dana Desa dilakukan dengan meningkatkan sumber daya manusia aparatur nagari dan pemerintah nagari agar lebih aktif melakukan konsultasi kepada Pemerintah kabupaten agar kedepannya tidak lagi terjadi keterlambatan-keterlambatan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Nagari dan Anggaran Pendapataan dan Belanja Nagari sehingga pelaksanaan kegiatan menjadi lebih optimal
PENGARUH MANAJEMEN SDM DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PADA KANTOR KECAMATAN TAMALATE KOTA MAKASSAR Dahlan, Dahlan Lan; Iriawan, Hermanu
JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik) Volume 4 No. 2, Desember 2018
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi FISIP UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jakpp.v4i2.3522

Abstract

AbstractIn improving service quality Tamalate faced District Office on the quality of Human Resources and Organizational Culture is always oriented to quality services in an effort to meet the needs and expectations of society. The purpose of this study were (i) to analyze the influence of human resource management of the quality of service at the District Office Tamalate Makassar; (Ii) to analyze the influence of organizational culture on quality of service at the District Office Tamalate Makassar; (Iii) to analyze the influence of human resource management and organizational culture on quality of service at the District Office Tamalate Makassar. The samples are saturated samples that use the entire population as a sample of 19 employees. Data collection methods used were observation, interviews, and questionnaires. Data were analyzed with simple regression with SPSS 20:00 for windows. The results showed: (i) human resources management a significant effect on the quality of service Tamalate Makassar City District Office; (Ii) Organizational culture significantly influence service quality Tamalate City District Office; (Iii) human resource management and organizational culture together affect the service quality Tamalate Makassar City District Office.Keywords: Human Resource Management, Organizational Culture and Quality of Service.
POSISI STRATEGIS DAN ARAH PENGEMBANGAN UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS (UPTD) MENJADI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH (BLUD) DI PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR Sutanto, Slamet Hari
JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik) Volume 4 No. 2, Desember 2018
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi FISIP UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jakpp.v4i2.4157

Abstract

Keterbatasan sistem penganggaran pemerintah saat ini maka tidak semua urusan pemerintahan dan pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat tidak mungkin semuanya dibiayai oleh APBD. Pemprov Jatim saat ini sedang mendorong Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang ada di lingkungan SKPD mulai menggunakan sistem pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Kebijakan tersebut tercantum secara jelas dalam roadmap inovasi kebijakan fiskal Pemprov Jatim 2014-2019. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1). Mengidentifikasi kondisi UPT-UPT di lingkungan Pemprov Jatim saat ini (2). Mengidentifikasi masalah dan tantangan yang dihadapi dalam pengembangan UPTD tersebut menjadi BLUD dan (3). Merumuskan strategi pengembangan yang dapat dilakukan Pemprov Jatim dalam pengembangan UPTD tersebut menjadi BLUD. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran yaitu memadukan analisa data kualitatif dengan data kuantitatif dengan menggunakan matriks SWOT, kemudian untuk menentukan posisi strategis dan arah pengembangan dilakukan melalui analisis General Electrics (GE) matriks. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Pemprov Jatim, sedangkan penarikan sampel dilakukan berdasarkan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan (1). UPT seperti UPT P2SKP Mayangan, UPT P2SKP Pondokdadap, UPT P2SKP Muncar, dan UPT PSMB-LT siap jika ditingkatkan statusnya menjadi BLUD melihat faktor kemampuan keuangan, kelengkapan sarana dan prasarana serta potensi yang dimilikinya (2). Beberapa UPT seperti UPT PB Palawija, UPT PB Holtikultura, dan UPTIK Kayu bisa ditingkatkan menjadi BLUD, tetapi perlu dipersiapkan terlebih dahulu terutama sarana prasarana pendukung terutama teknologi aspek teknologi beserta SDM pendukungnya, dan juga permodalan serta promosi untuk mengembangkan ke pasar yang lebih luas. (3). Sedangkan UPT Pelatihan Kerja (BLKI) Singosari dan Jember, disebabkan karakter pelayananya yang spesifik dan segmen pelayanan yang khusus sehingga ketergantungan kepada APBD/APBN masih sangat tinggi, masih sulit dari segi kemadirian untuk ditingkatkan statusnya menjadi PPK BLU/BLUD.
EVALUASI DAMPAK PROGRAM DANA PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DI KELURAHAN KAYU PUTIH KOTA KUPANG Kiu, Yunnir Melany
JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik) Volume 4 No. 2, Desember 2018
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi FISIP UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jakpp.v4i2.3887

Abstract

Program Dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat merupakan wujud perhatian Pemerintah Kota Kupang dalam memberdayakan masyarakat dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengembangkan potensi perekonomian. Program ini dimaksudkan untuk memperbaiki struktur ekonomi masyarakat dengan menyediakan modal usaha melalui Dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat bagi pengembangan usaha ekonomi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak program dana pemberdayaan ekonomi masyarakat terhadap pengembangan usaha masyarakat di Kelurahan Kayu Putih Kota Kupang berdasarkan studi evaluasi comparative before after dengan menggunakan Teori Thomas R. Dye tentang dimensi dampak kebijakan yang meliputi 5 (lima) dimensi yaitu Dampak kebijakan pada masalah-masalah publik dan orang-orang yang terlibat, Dampak kebijakan terhadap keadaan diluar sasaran atau tujuan kebijakan, Dampak kebijakan pada kondisi sekarang dan kondisi yang akan datang, Dampak kebijakan pada biaya langsung yang dikeluarkan untuk membiayai program-program kebijakan public dan Dampak kebijakan pada biaya-biaya tidak langsung yang ditanggung oleh masyarakat atau beberapa anggota masyarakat akibat adanya kebijakan public. Tesis ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan alat analisis data deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian didapat bahwa Pelaksanaan program dana pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kelurahan Kayu Putih menghasilkan dampak positif oleh masyarakat di Kelurahan Kayu Putih karena terjadi peningkatan pendapatan masyarakat, peningkatan produktivitas usaha masyarakat, peningkatan kemandirian masyarakat, terlaksananya tahap pengguliran dari tahun 2013 hingga 2017 sebanyak 5x pengguliran dana PEM bagi masyarakat Kelurahan Kayu Putih Kota Kupang dan peningkatan kesadaran masyarakat dengan tanggapan positif bantuan dana pemberdayaan ekonomi masyarakat sangat membantu pengembangan usaha masyarakat.
PENGARUH BUDAYA DAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP KINERJA MELALUI KOMITMEN ORGANISASIONAL DAN MOTIVASI KERJA PEGAWAI PADA DINAS PEKERJAAN UMUM PROVINSI MALUKU Zacharias, Tehubijuluw
JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik) Volume 5 No. 1, Juni 2019
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi FISIP UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jakpp.v5i1.4351

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya dan iklim organisasi terhadap kinerja melalui komitmen organisasional dan motivasi kerja pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif (positivism). Lokasi penelitian adalah Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku. Sampel sebanyak 149 orang yang ditentukan secara acak sederhana. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Generalized structured component analysis (GSCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya dan iklim organisasi berpengaruh positif signifikan baik secara langsung maupun secara tidak langsung terhadap kinerja melalui komitmen organisasional dan motivasi kerja pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku.
EVALUASI PENGEMBANGAN PEGAWAI DI PEMERINTAHAN DAERAH (STUDI KASUS DI KOLAKA UTARA) Said, Achmad Lamo
JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik) Volume 5 No. 1, Juni 2019
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi FISIP UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jakpp.v5i1.6451

Abstract

This study aimed to find out and describe employee development in carrying out the main tasks and functions in the Education and Culture Office of North Kolaka Regency. This research is a qualitative descriptive technique through data reduction, data presentation, drawing conclusions, namely giving a comprehensive picture of the main problems discussed, especially those relating to employee development in carrying out the main tasks and functions of the North Kolaka District Education and Culture Office. The data collection techniques are direct observation, direct interviews. The results of the study show that employee training is carried out by sharing work orientation with regard to the ability, accuracy, and accuracy of employees in completing what is given by the leadership. Employee education is very concerned about attendance and attendance according to a set schedule so that it can optimize its main tasks and functions, as well as the provisions of working hours, have been carried out properly but there are still employees who are always out at work or personal matters. Employee development enhances the ability of employees to still rely on training invitations from external parties at the North Kolaka District Education and Culture Office and there are still employees whose placement is not in accordance with job competencies. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang pembinaan pegawai dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kolaka Utara. Penelitian ini merupakan penelitian dengan teknik deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan yaitu memberikan gambaran secara menyeluruh tentang masalah pokok yang dibahas khususnya yang berkaitan dengan pembinaan pegawai dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kolaka Utara. Adapun teknik pengumpulan data adalah observasi langsung, wawancara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan pegawai dilakukan dengan pembagian orientasi kerja dengan memperhatikan kemampuan, kecermatan, dan ketepatan pegawai dalam menyelesaikan apa yang diberikan oleh pimpinan. Pendidikan pegawai sangat memperhatikan kehadiran dan hadir sesuai jadwal yang ditetapkan sehingga dapat mengoptimalkan tugas pokok dan fungsinya, begitu pula dengan ketetapan waktu jam kerja sudah dilaksanakan dengan baik namun masih ada pegawai yang selalu keluar dijam kerja atau ada urusan pribadi. Pengembangan pegawai peningkatan kemampuan pegawai masih mengandalkan undangan pelatihan dari pihak eksternal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kolaka Utara serta masih ada pegawai yang penempatannya belum sesuai dengan kompetensi jabatan.

Page 5 of 15 | Total Record : 146