cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JAKPP : Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 24606162     EISSN : 25276476     DOI : -
Core Subject : Social,
This Journal particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of public policies and administrations areas. It covers the administration development, the regional autonomy and bureaucracy, the state apparatus, the decentralisation, the economic and science development, the public management, the governance and its policy, and any social sciences that cover sciences of public health, fiscal politics, and regional planning. JAKPP is going to publish journals twice in two terms: June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 146 Documents
Pengaruh Semangat Kerja Pegawai Terhadap Keefektifan Organisasi Unit Program BelajarJarak Jauh Universitas Terbuka Makassar Muh. Alwi; Andi Sylvana; Risnaashari Risnaashari
JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik) Volume 2 Number 1, June 2016
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi FISIP UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jakpp.v2i1.1520

Abstract

Keefektifan organisasi dalam suatu lembaga sangat ditentukan oleh semangat kerja pegawai yang adadalam organisasi yang bersangkutan. Semakin baik semangat kerja pegawai dalam suatu organisasi, makaorganisasi tersebut akan semakin efektif dalam mencapai dan merealisasikan tujuannya. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui pengaruh semangat kerja pegawai terhadap keefektifan Unit Program BelajarJarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) Makassar. Penelitian ini dilaksanakan dilingkup UPBJJ-UTMakassar. Metode penelitian yang digunakan adalah explanatory-survey dengan sampel dalam penelitianini adalah pegawai di UPBJJ-UT Makassar. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang significanantara semangat kerja pegawai terhadap keefektifan organisasi UPBJJ-UT Makassar dengan nilaikoefisien korelasi X dan Y masing-masing 0,94 dan 0,92 dengan persamaan regresi Y = 1,88 + 0,550x. Setiapkenaikan skor pada semangat kerja pegawai (X) sebesar 1 unit akan diikuti oleh kenaikan keefektifanorganisasi (Y) sebesar 0,550 unit pada arah positif dengan konstanta sebesar 1,88. Pegawai yang memilikisemangat kerja yang tinggi dalam suatu organisasi, akan meningkatkan keefektifan organisasi dalam merealisasikantujuan dan sasaran yang telah ditentukan.AbstractThe effectiveness of organization at a certain institution is exactly determined by the morale of the employeesof such organization. The better the morale of the employees is the more effective the organization inachieving and realizing its goals and objectives. The research aims to identify the influence of morale towardsthe effectiveness of Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) or so calledDistance Learning Program Unit of Open University Makassar. The research was carried out at UPBJJ-UTMakassar. The method applied was explanatory-survey involving UPBJJ-UT Makassar employees as researchsample. The results show that there was significant influences of morale towards the effectiveness ofUPBJJ-UT Makassar with a correlation coefficient of X and Y respectively 0.94 and 0.92 with a regressionequation Y = 1,88 + 0,550x. Any increase in scores on employee morale (X) by 1 unit will be followed by anincrease in the effectiveness of the organization (Y) amounted to 0,550 units in the positive direction witha constant of 1.88. Employees who have high morale in a certain organization will enhance the organization’seffectiveness in realizing the goals and objectives that have been determined
TATA KELOLA PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA MAKASSAR (Studi Kasus Pedagang Pisang Epe’ di Pantai Losari) Yunus, Muhammad; Insani, Auliya
JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik) Volume 3 Number 1, June 2017
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi FISIP UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jakpp.v3i1.4064

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji tata kelola pedagang kaki lima di Makassar, studi kasus pedagang pisang epe’ di Pantai Losari, Makassar. Pedagang pisang epe’ di dominasi oleh suku Makassar dengan  tingkat pendidikan rata-rata tamat SMP dan SD. Kondisi ini memaksa mereka untuk bekerja di sektor informal, yaitu sebagai pedagang pisang epe. Sebagian besar pedagang pisang epe’ adalah penduduk migran namun mereka bisa mengakses pelayanan publik, pendidikan dan kesehatan, dengan baik. Pemerintah Kota Makassar memiliki kebijakan terkait pengelolaan pedagang kaki lima sejak 1990. Penelitian ini mengindikasikan tata kelola pedagang kaki lima di Makassar cukup baik. Meskipun demikian, penelitian ini merekomendasikan kebijakan pemerintah yang lebih responsif kepada penjual pisang epe’ dengan menyediakan tempat menjual yang baik dan tidak harus mengganggu ketertiban kota. Keberadaan mereka sangat membantu mengembangkan bisnis kuliner tradisional yang dapat berkontribusi pada bisnis wisata. 
Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan: Pengalaman Kota Bandung Yogi Suprayogi Sugandi
JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik) Volume 2 Number 1, June 2016
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi FISIP UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jakpp.v2i1.1525

Abstract

Masalah sosial yang dihadapi masyarakat Indonesia dipengaruhi oleh kondisi kemiskinan, seperti kekurangan makanan, pendidikan, kesehatan, pengangguran, gizi buruk, dan lain-lain. Kemiskinan merupakan masalah pembangunan yang kompleks dan multidimensi sehingga untuk mengatasinya diperlukan suatu upaya kolektif dari pemerintah dan masyarakat dalam menyusun dan menerapkan strategi yang komprehensif, terpadu, terarah, dan berkelanjutan. Untuk wilayah perkotaan, upaya itu diwujudkan oleh Pemerintah Indonesia dengan Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP). P2KP hadir untuk melaksanakan amanat Program Pembangunan Nasional yang menempatkan penanggulangan kemiskinan sebagai prioritas mendesak untuk segera ditangani. P2KP membawa paradigma baru bahwa untuk menanggulangi kemiskinan secara berkelanjutan diperlukan suatu pendekatan yang berbasis pada prinsip prinsip pemberdayaan komunitas sehingga dalam proses pelaksanaan program perlu dilakukan upaya upaya tertentu yang harus dilakukan oleh komunitas itu sendiri dengan sasaran utama adalah masyarakat miskin di tingkat kelurahan di perkotaan. Usaha mendorong kemandirian dan kemitraan masyarakat bersama Pemerintah Daerah dalam menanggulangi kemiskinan di perkotaan Indonesia telah dilakukan melalui P2KP tahap pertama, kedua, dan ketiga, yang kemudian dilanjutkan menjadi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan.                                                             AbstractThe social problems faced by the Indonesian people are affected by poverty conditions, such as food shortage, education, health, unemployment, malnutrition, and others. Poverty is a complex and multidimensional development problem. Thus, in order to overcome poverty, a collective effort needs to be done by involving the government and society in developing and implementing comprehensive, integrated, effective, and sustainable strategies. In urban areas, such effort is realized by the Indonesian Government by way of Urban Poverty Program (P2KP). P2KP is present to carry out the mandate of the National Development Program that puts poverty alleviation as an urgent priority for to be addressed immediately. P2KP brings a new paradigm in tackling poverty in sustainable manner by making use of an approach based on the principles of community empowerment so that the program implementation process should contain specific efforts that are done by the community with the primary target is the urban poor people in kelurahan. Several efforts to encourage self-reliance and partnership between community and regional government in elevating urban poverty in Indonesia have been conducted through P2KP in three stages, continued as the National Community Empowerment Program for Urban Community (PNPM Mandiri Perkotaan).
EVALUASI KEBIJAKAN PROGRAM PENATAAN LINGKUNGAN PEMUKIMAN BERBASIS KOMUNITAS (PLPBK) DI KOTA AMBON Mohammad Arsad Rahawarin
JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik) Volume 2 Number 2, December 2016
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi FISIP UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jakpp.v2i2.2677

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan penataan lingkungan pemukimanberbasis komunitas (PLPBK) di Kota Ambon. Penelitian ini menggunakan pendekatandeskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Indikator Input berupaketersediaan sumber daya pendukung dan bahan-bahan dasar yang diperlukan untukmelaksanakan kebijakan penataan permukiman berupa Program Penataan LingkunganPemukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) tahun 2016 sudah mencukupi. Demikian puladengan sumber daya manusia yang ikut terlibat dalam kebijakan melibatkan berbagaimacam komponen yakni Dinas PU Propinsi Maluku, Dinas PU Kota Ambon, BadanKeswadayaan Masyarakat dan masyarakat setempat, (2) Indikator Proses berupa efisiensidan efektifitas kebijakan ini telah berhasil mengubah perilaku dan perbaikan kualitas hidupmasyarakat miskin, peningkatan kualitas lingkungan pemukiman dengan cakupaninfrastruktur pemukiman, (3) Indikator hasil berupa pelaksanaan kebijakan penataanpermukiman dalam bentuk program PLPBK di Kelurahan Wainitu dan Kelurahan BatuMerah berlangsung dengan baik karena menghasilkan peningkatan kualitas hidupmasyarakat miskin, membentuk kawasan pemukiman yang sehat serta tingginyapartisipasi masyarakat dalam implementasi kebijakan dan (4) Indikator dampak berupadampak positif yang cukup besar, baik bagi masyarakat sasaran maupun bagi pemerintahdalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia.
Evaluasi Kebijakan Program Pemberian Dana Bantuan Operasional Sekolah (Studi Kasus pada Sekolah Dasar di Kabupaten Mamuju Utara) Muhammad Firyal Akbar
JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik) Volume 2 Number 1, June 2016
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi FISIP UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jakpp.v2i1.1521

Abstract

Berbagai kendala dalam program pemberian dana BOS di Kabupaten Mamuju Utara. Penelitian ini bertujuanuntuk mengumpulkan informasi yang terkait dengan hasil evaluasi pelaksanaan dari program pemberiandana bantuan operasional sekolah (BOS ) pada Sekolah Dasar di Kabupaten Mamuju Utara, denganmelihat atau mengukur evaluasinya menggunakan Kriteria evaluasi seperti efektifitas, kecukupan, perataan,responsivitas dan ketepatan. Penelitian ini menggunakan Metode atau pendekatan kualitatif dengan desainpenelitian studi kasus, adapun yang menjadi kasus dalam penelitian ini yaitu kasus yang menjadi rumusanmasalah peneliti. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi (pengamatan) langsung dilapangan,wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penentuan informan dilakukan secara Purposive, denganmelihat kesesuaian antara calon informan dengan informasi yang dibutuhkan. Data dianalisis dengan reduksidata, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Penelitian ini menujukkan bahwa dari hasil evaluasiprogram pemberian dana bantuan operasional sekolah pada sekolah dasar di Kabupaten Mamuju menunjukkanbahwa program ini sudah dijalankan dengan cukup baik dan dapat dilanjutkan, namun begitu masihada catatan yang menjadi kekurangan dan kelemahan dalam program ini sehingga diperlukan kajian ulanguntuk keberhasilan dan kemaksimalan dari tujuan program dana BOS itu sendiri.                                            AbstractVarious problems in the school operational funds program in North Mamuju regency .This study aims toevaluate of the implementation of a program of school operational funds (known as BOS) at the elementarySchools in North Mamuju. The variables of this study are effectiveness, adequacy, alignment, responsivenessand accuracy. This study use qualitative method or approach to the design of case study research,as for that being the cases in this study is the case that the formulation of the research problem. Data wascollected by observation in the field, in-depth interviews, and documentation. The determination of conductedpurposive informant, the informant saw the fit between a candidate with the required information.Data were analyzed with data reduction, data display, and draw conclusions. This study was shows thatthe evaluation of the results of operational assistance grant program at the school in elementary schoolMamuju shows that this program is executed quite well and can continue, but there is still a record to beflaws and weaknesses in the program so it is necessary to review it maximize of success and goals of theprogram itself BOS.  
JARINGAN KEBIJAKAN PUBLIK IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TRANSPORTASI DI KOTA MAKASSAR Mediansyah, Achmad Risa
JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik) Volume 3 Number 1, June 2017
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi FISIP UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jakpp.v3i1.4066

Abstract

Perkembangan transportasi sangat penting dalam mendukung dan menggerakkan dinamika pembangunan, dalam hal ekonomi kelembagaan transportasi untuk bekerja sebagai katalisator dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat biaya transaksi Transportasi di Kota Makassar dalam hal contrains informal, peraturan formal, penegakan keduanya. Penelitian ini dilakukan di Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya (FLLAJ) di Makassar dengan menggunakan metode kualitatif dan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini mengindikasikan perbaikan dan peningkatan infrastruktur terutama sarana jalan tidak sebanding dengan pertumbuhan prasarana dan sarana transportasi. Untuk mengurangi masalah transportasi di Indonesia, khususnya di Makassar, yang pertama dilakukan adalah memperbaiki sarana transportasi massal yang ada dan pemerintah juga harus melihat dalam hal biaya transaksi ekonomi institusional.
Pengaruh Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Perbankan Terhadap Pendidikan Di Kota Kupang; Survey Terhadap Penerima Bantuan Pendidikan Pada PT. Bank NTT Kupang Tahun 2011-2015 Marisa S.B. Seran
JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik) Volume 2 Number 2, December 2016
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi FISIP UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jakpp.v2i2.2521

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi masalah-masalah antara lain masih banyaknya angka buta huruf di Kota Kupang yang diakibatkan oleh minimnya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan. Untuk itu penelitian ini melihat bagaimana kontribusi pihak swasta dalam hal ini PT Bank NTT dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Kupang melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Studi ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian survei explanatif dengan populasi sebanyak 117 responden. Data kemudian dianalisis dengan teknik regresi ganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengaruh CSR goal secara parsial berpengaruh terhadap pendidikan di Kota Kupang. Selanjutnya CSR issue secara parsial juga berpengaruh siginifikan.  Terakhir, corporate relation program secara parsial juga terbukti berpengaruh terhadap pendidikan di Kota Kupang meskipu pada nilai 0,452. Studi ini juga menunjukkan bahwa Corporate Social Responsibility Goal mempunyai pengaruh yang lebih dominan (dibandingkan Corporate Social Responsibility Issue danCorporate Relation Program) terhadap pendidikan di Kota Kupang. Berdasarkan hasil ini maka pihak perusahaan perlu mengembangkan dan meningkatkan secara efektif ketiga faktor itu secara proposional, serta memadukan dalam penerapan strategi dalam pemberian dana bantuan pendidikan untuk meningkatkan Pendidikan masyarakat khususnya di Kota Kupang. Dan tidak hanya menganggap masyarakat sebagai nasabah saja tapi menempatkan masyarakat sebagai mitra untuk menjalin kerjasama.  AbstractThis research is motivated by phenomena that illiteracy number in Kupang is still high which caused by the lack of public enthusiasm for continuing education. Hence, this study aims to investigate in what extent the private sector, particularly PT Bank NTT, contributes in improving quality of education in Kupang through Corporate Social Responsibility (CSR). This study was conducted using a survey method explanatif with a population of 117 respondents. The data was then analyzed using multiple regression techniques. These results indicate that the influence of CSR goal partially influence on education in the city of Kupang. Furthermore, the partial CSR issue also affected significantly. Lastly, corporate relations partial program also proved to education in Kota Kupang meskipu at a value of 0.452. The study also shows that the Corporate Social Responsibility Goal has a more dominant influence (compared to Issue Corporate Social Responsibility danCorporate Relations Program) on education in the city of Kupang. Based on these results, the company needs to effectively develop and improve all three factors proportionally, and the integration in the implementation of the strategy in the provision of education aid to improve public education, especially in the city of Kupang. And not only consider the public as clients only but puts the community as a partner for cooperation. 
Departemen Ilmu Administrasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin, Makassar Ariska Wanti Amalia; Atta Irene Allorante; Nurdin Nara
JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik) Volume 1 Number 2, Desember 2015
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi FISIP UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jakpp.v1i2.2679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gaya Kepemimpinan Direktur RSUD Sayang Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif dan teknik analisis data adalah deskriptif. Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner, wawancara dan observasi. Sumber data yang digunakan berasal dari data primer dan data sekunder. Adapun data dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan tabel-tabel frekuensi yang menggunakan teknik pengukuran skala likert. Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa Direktur RSUD Sayang Rakyat menjalankan gaya kepemimpinan yang demokratis.
Perspektif Governance Dalam Memahami Perubahan Manajemen Pemerintahan Muh. Tang Abdullah
JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik) Volume 2 Number 1, June 2016
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi FISIP UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jakpp.v2i1.1522

Abstract

Artikel ini adalah review literatur yang bermaksud menjelaskan bagaimana perubahan dalam manajemenpemerintahan dilihat dari perspektif governance. Perspektif governance muncul sebagai solusi terhadapketerbatasan dan kelemahan pada perspektif government yang memandang pemerintah sebagai satu-satunyaaktor yang melaksanakan fungsi-fungsi pemerintahan. Padahal kapabilitas pemerintah mengalamipenurunan baik aspek anggaran, manajerial, maupun aparatur dalam menjalankan pelayanan publik danfungsi pembangunan lainnya. Oleh karena itu, sebagian tugas dan fungsi pemerintahan diserahkan ke institusi-institusi lain di luar pemerintah, maka lahirlah apa yang dikenal dengan konsep jaringan kerja kebijakan.                                                AbstractThis article is the review of literature attempting to describe how changes in government management fromthe perspective of governance. Perspective governance emerges as a solution to the limitations and weaknessesin the government’s perspective that sees government as the only actor who carry out the functionsof government. Though the government has decreased capability both aspects of the budget, managerial,and personnel in running public services and other development functions. Therefore, part of the duties andfunctions are handed over to other institutions outside the government, it gives birth to what is known asthe concept of policy networks.
Analisis Kebijakan Perlindungan Kekerasan Terhadap Anak di Kota Makassar Satriawan, Satriawan
JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik) Volume 3 Number 1, June 2017
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi FISIP UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jakpp.v3i1.4067

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah tentang perlindungan anak dan kebijakan apa saja yang harus dilakukan oleh pemerintah. Penelitian ini merupakan rujukan dan representative dari hasil penelitian sebelumnya terkait Pengaruh Game Online Terhadap Tingkat Kekerasan oleh Anak-anak dan Remaja di Kota Makassar.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif data sekunder. Serta, hasil penelitian terkait kasus yang akan diangkat dan dianalisa dengan fokus penelitian.  Hasil penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah dalam perlindungan anak belum maksimal dalam implementasinya. Ada satu faktor penyumbang angka kekerasan terhadap anak yang dilupakan yaitu anak itu sendiri yang melakukan tindak kekerasan terhadap anak yang lain. Tindak kekerasan ini lahir dari adanya agresivitas dalam diri anak yang muncul karena berbagai hal. Salah satunya perangaruh keseharian. Unutk itu, studi merekomendasikan orang tua ikut terlibat dalam mengontrol perilaku bermain anaknya. Selain itu, pemerintah diharapkan dapat membuat sebuah aturan untuk mengatur game center dimana sering menghabis waktu setelah sekolah untuk memastikan kekerasan di sesama anak bisa dikurangi dengan efektif.

Page 3 of 15 | Total Record : 146