cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 2088411     EISSN : 25282891     DOI : https://doi.org/10.31947
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014" : 18 Documents clear
SIKAP DAN PERILAKU REMAJA PEREMPUAN DALAM AJANG GAUL MELALUI MEDIA SOSIAL FACEBOOK THE ATTITUDE AND BEHAVIOR OF GIRL ADOLESCENT IN SOCIAL MEDIA FACEBOOK Alimuddin, Andi Batari; Nadjib, Muhammad
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This research is motivated by the existence of facebook which is a medium of information and communication that influence changes in behavior and attitudes among adolescents. The aims of the research are to acknowledge whether the change of attitude is consistent to the change of behavior and to acknowledge the factors which affect the attitude and behavior of social interaction of girl adolescent in the utilization of the facebook as social media. The research method is a descriptive qualitative method. The research is located in Makassar, South Sulawesi. With 50 respondents of facebook users. The data were collected through observation and interviews. The results of the research indicated that the facebook users are introducted to facebook through friends, relatives and families. Besides facebook, the girl adolescents also use other social media such as path, instagram, line, twitter, wechat, skype, and kakaotalk which are connected to facebook. Ideas inspiring the respondents to update status in facebook are wise words, jokes, ridicules, longing, political information, or activities conducted at the time. Like status is expressed by facebook user to communicate with friends, to inform about interesting places, pictures, film information and jokes. Informers spend their time approximately 3 to 5 hours on facebook in a day. Features frequently used by facebook users are chatting, skype or video call, games, picture upload, sending file, or merely looking at logs or new information.Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan facebook yang merupakan media informasi dan komunikasi yang memengaruhi perubahan perilaku dan sikap dikalangan remaja. Penelitian ini bertujuan mengetahui perubahan sikap konsisten dengan perubahan perilaku dan faktor-faktor yang memengaruhi sikap dan perilaku ajang gaul di kalangan remaja perempuan akibat pemanfaatan media sosial facebook. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Penelitian ini berlokasi di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan dengan jumlah informan 50 orang yang kesemuanya merupakan pengguna facebook. Pengumpulan data ditempuh melalui observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informan mendapatkan informasi tentang pengenalan facebook melalui teman, kerabat, dan saudara. Selain facebook, media sosial lain yang digunakan oleh informan adalah path, instagram, line, twitter, wechat, skype, dan kakaotalk yang biasa terkoneksi langsung dengan facebook. Ide-ide yang menginspirasi informan dalam membuat status atau pembaruan status, yaitu kata-kata bijak, lelucon, kata-kata alay, keksalan terhadap sesuatu, kerinduan, informai politik, atau kegiatan yang dilakukan pada saat itu. Status like yang biasa informan like seperti curhatan teman, informasi tempat yang menarik, foto-foto, info film, dan lelucon. Informan menghabiskan waktunya dalam sehari memakai facebook selama 3-5 jam/hari. Fitur-fitur yang informan gunakan adalah chatting, skype, atau video call, game, upload foto, kirim file, atau hanya sekedar melihat beranda atau informasi terbaru. 
STRATEGI PROMOSI DALAM MENINGKATKAN JUMLAH MAHASISWA PADA POLITEKNIK NEGERI MEDIA KREATIF MAKASSAR Dharmawansyah, Surya; Cangara, Hafied; Sultan, Muhammad Iqbal
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Currently, the competition betwen state universities and private universities in recruiting students is getting harder. The aim of the study is to analyze is the promotion strategy with mixed mothod. The subject of the promotion team and 53 persons new student of PolyMedia Creative Polytechnic of Makassar. then analyzed with triangulasi data and regression techniques. The result of the study indicated that campaign strategy conducted by the Creative Media State Polytechnic of Makassar are Advertising, Personal Selling, Publicity, and Word of Mouth. Partially, Advertising promotion strategy is the most influential variable (34,4%), while Publicity has the least (19,3) effect. Advertising, Personal Selling, Publicity, and Word of Mouth simultaneously have significant effect (65,6%) in increasing the students number. The remaining 34,4% is influenced by other variables not examined. Inhibiting factors are insufficient funds, no humas resources from communication field of studies, and less communication among employees.Abstrak Saat ini, persaingan perguruan tinggi baik negeri (PTN) dan swasta (PTS) di Indonesia dalam memperebutkan mahasiswa cukup berat. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi promosi, efektifitas, dan faktor penghambat promosi dengan menggunakan metode campuran (mixed methode). Subyek dalam penelitian ini terdiri dari tim promosi dan calon mahasiswa baru Polimedia Kreatif Makassar sebanyak 53 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner, selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik triangulasi data dan tehnik uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi promosi yang dilakukan oleh Politeknik Negeri Media Kreatif Makassar adalah Iklan, Personal Selling, Publisitas, dan Word of Mouth. Iklan secara parsial adalah variabel yang paling berpengaruh (34,4%) sedangkan variabel yang paling sedikit pengaruhnya adalah Publisitas (19,3%). Variabel Iklan, Personal Selling, Publisitas, dan Word of Mouth secara serempak berpengaruh signifikan terhadap peningkatan jumlah mahasiswa sebesar 65,6 % sedangkan sisanya 34,4% dipengaruhi oleh variabel lain. Faktor penghambat kegiatan promosi selama ini adalah Dana promosi yang kurang cukup, tidak dimilikinya sumber daya manusia dalam bidang ilmu komunikasi , serta komunikasi interpersonal yang kurang haromonis antar sesama pegawai.
PENDAPAT POLITISI TERHADAP KREDIBILITAS LEMBAGA SURVEI TENTANG ELEKTABILITASNYA DALAM PEMILIHAN LEGISLATIF DPRD SULSEL 2014 Abdi, Andi Muhammad; Sultan, Muhammad Iqbal; Hasrullah, Hasrullah
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The presence of survey’s institute hold a strategic role for a politicians as well as for the political party in every political moments, but the main requirement for a survey institute to maintain the public trust in them is their credibility. This study aims to find out politicians’ opinions and factors influencing their opinions about the credibility of survey institutions in relation with electability in the election of legislative representatives in South Sulawesi Parliament in 2014. This descriptive qualitative research involved twelve politicians from different parties and four survey institution officials as informants. They were selected purposively. The data were collected through interviews and observations; and were analysed by using the interaction analysis model developed by Milles and Huberman. The data were processed through three channels of qualitative data analysis: reducing the data, presenting the data, and drawing the conclusion. The results reveal that politicians tend to trust the credibility of survey institutions and the results of electability survey released by the institutions. This is influenced by internal and external factors. Internally, the politicians are influenced by their experience and education. Externally, they are influenced by party traditions and the credibility of survey institutions. Furthermore, according to the politicians. There are five criteria for credibility of a survey institutions, including track record of the institution, track record of the institution’s leader, proffesionality of human resources, positive image, and clear addres of office. Survey institutions maintain their relationship with politicians through emotional approach and professional approach. It is expected for the survey institutions to formulate a relevant method of survey for every existing political dynamis, such as for the money politics phenomena in the recent local elections. As for the politicians them selves, they have to be more selective and based on the ideal standard in utilizing the survey institutions.Abstrak Kehadiran lembaga survei memiliki peran strategis bagi seorang politisi maupun partai politik dalam setiap momentum politik, namun kredibilitas adalah syarat utama yang harus dimiliki suatu lembaga survei agar tetap dipercaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat politisi dan faktor-faktor apa yang mempengaruhi pendapat politisi terhadap kredibilitas lembaga survei mengenai elektabilitasnya dalam Pemilihan Legislatif DPRD Sulsel 2014. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Informan penelitian ini adalah 12 orang politisi dari partai yang berbeda dan4 orang pimpinan lembaga survei. Pengambilan sampel dilakukan secara purposif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis model interaksi yang dikembangkan oleh Milles dan Huberman, data yang telah didapat kemudian diolah melalui tiga jalur analisis data kualitatif yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa politisi cenderung masih mempercayai kredibilitas lembaga survei dan hasil survei elektabilitasnya yang dirilis oleh lembaga survei. Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapat politisi dilatar belakangi oleh faktor internal dan eksternal. Secara internal pendapat politisi dipengaruhi oleh faktor pengalaman dan pendidikannya sedangkan secara eksternal dipengaruhi oleh tradisi partai dan kredibilitas lembaga survei tersebut. Politisi mengungkapkan ada lima kriteria kredibilitas suatu lembaga survei yaitu: track record lembaga survei, track record pimpinan lembaga survei, sumber daya manusia profesional, citra positif dan memiliki kantor yang jelas. Strategi yang dilakukan oleh lembaga survei dalam menjaga hubungannya dengan politisi adalah melalui pendekatan yang bersifat emosional dan pendekatan yang bersifat profesional. Diharapkan lembaga survei dapat merumuskan metodologi survei yang relevan dalam setiap dinamika politik yang ada, seperti fenomena Money Politic yang terjadi di pileg. Kepada politisi diharapkan agar selektif dan berdasarkan standar yang ideal dalam menggunakan lembaga survei. 
KONFLIK DALAM KOMUNIKASI POLITIK ANTARA LEGISLATIF DAN EKSEKUTIF DALAM MENYIKAPI RENCANA RTRW DI KABUPATEN BULUKUMBA Haris, Syahruni; Cangara, Hafied
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Executive policy-related polemics often leads to war of opinion that led to a conflict with the legislature, one of which is the formulation of the Draft Regulation (Ranperda) on Spatial Planning (Spatial) Bulukumba. This study aims to determine the pattern of the relationship between the executive and legislative communications along with constraints and problems encountered in the implementation of the authority and form of the conflict between the executive and the legislature in lawmaking Spatial Bulukumba. The method used is qualitative approach. Data obtained directly by using interviews with informants about the conflict in political communication in addressing regional legislative policy as the executive regent Bulukumba on Spatial Ranperda Bulukumba. The data in this study using the model data analysis komponensial (componential anaylisis). The results showed that the pattern of the relationship between the executive and legislative communication in conflict resolution in the determination of Bulukumba Spatial regulation is through the process of formal organizational communication and informal organizational communication. Form of the conflict between the executive and the legislature in lawmaking Spatial Bulukumba is a conflict between organizations, between the executive and legislative Bulukumba. Obstacles encountered in the implementation of the authority in improving the working relationship between the executive and legislative include confusion of data as outlined in the draft executive Academic legislative Spatial and lack of understanding of the spatial plan so that no critical response from the legislature in this formulation. While efforts to improve the working relationship between the executive and the legislature is to override individual interests and the public interest.Abstrak Berbagai polemik terkait kebijakan eksekutif sering berujung pada perang opini dengan legislatif yang berujung koflik, salah satunya adalah dalam perumusan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola hubungan komunikasi antara eksekutif dan legislatif beserta kendala dan masalah yang dihadapi dalam pelaksanaan kewenangan dan bentuk konflik yang terjadi antara eksekutif dan legislatif dalam penyusunan Perda RTRW Kabupaten Bulukumba. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh secara langsung dengan menggunakan wawancara terhadap informan tentang konflik dalam komunikasi politik legislatif daerah dalam menyikapi kebijakan Bupati Bulukumba selaku eksekutif tentang Ranperda RTRW Kabupaten Bulukumba. Data dalam penelitian ini menggunakan analisis data model komponensial (componential anaylisis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola hubungan komunikasi antara eksekutif dan legislatif dalam penyelesaian konflik dalam penetapan Perda RTRW Kabupaten Bulukumba yaitu melalui proses komunikasi organisasi formal dan komunikasi organisasi informal. Bentuk konflik yang terjadi antara eksekutif dan legislatif dalam penyusunan Perda RTRW Kabupaten Bulukumba adalah konflik antarorganisasi, yakni antara lembaga eksekutif dan legislatif Kabupaten Bulukumba. Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kewenangan dalam meningkatkan hubungan kerja antara eksekutif dan legislatif diantaranya adalah kerancuan data yang dituangkan eksekutif dalam draft Naskah Akademis RTRW dan kurangnya pemahaman legislatif terhadap RTRW sehingga tidak ada tanggapan kritis dari legislatif dalam perumusan ini. Sedangkan upaya untuk meningkatkan hubungan kerja antara eksekutif dan legislatif yaitu dengan mengesampingkan kepentingan-kepentingan individual dan mengutamakan kepentingan masyarakat. 
HUBUNGAN IKLAN POLITIK KANDIDAT PRESIDEN TERHADAP TINGKAT KOGNISI DAN SIKAP POLITIK PEMILIH PEMULA Suherman, Ansar; Sultan, Muhammad Iqbal; Hasrullah, Hasrullah
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The research is motivated by the ability of political advertising on television in shaping the image and increase the popularity of a figure and the large number voters which amounts to 30% -40% of the total voters nationally. This study aims to determine the relationship of political advertising with the level of cognition and political attitudes voters. The method used is the method quantitative descriptive correlational approach. This study is located in Southeast Sulawesi Baubau City with a sample of 377 respondents of whom are first-time voters. To collect the necessary data, used questionnaires distributed to all respondents. Some of the statistical test used is the statistical terms and tests the hypothesis that political ads are used as research subjects Abu Rizal Bakrie political advertising, Prabowo and Wiranto. The results showed that political advertising on television is more effective in conveying the message to the respondent because the television is able to provide audio and visual display together. Political ad also contribute effectively to the improvement of cognition and political attitudes of the respondents. Respondents felt the benefit of political advertising because respondents generally gain knowledge of the candidates vision and mission. Visible changes in the attitude of the respondents which is the accumulation of information and the level of cognition or knowledge gained from the respondents who watch political ads. The higher level of cognition of respondents to the presidential candidates will increasingly affect the political attitudes of the respondents. In this study also found that environmental factors (political support parents and attitudes about environmental politics) did influence the level of cognition and political attitudes of the respondents. In conclusion the study that political ads on television presidential candidate than as a powerful strategy for shaping the image and increase the popularity of a presidential candidate, is also very helpful for the voters to know the Indonesian presidential candidates.Abstrak Penelitian dilatarbelakangi oleh kemampuan iklan politik di televisi dalam membentuk citra dan menaikkan popularitas seorang figur serta besarnya angka pemilih pemula yang jumlahnya mencapai 30%-40% dari total wajib pilih secara nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan iklan politik dengan tingkat kognisi dan sikap politik pemilih pemula. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif korelasional melalui pendekatan kuantitatif. Penelitian ini berlokasi di Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara dengan jumlah sampel 377 responden yang kesemuanya merupakan pemilih pemula. Untuk mengumpulkan data yang diperlukan, digunakan kuesioner yang disebarkan kepada seluruh responden. Beberapa uji statistik yang digunakan adalah uji syarat statistik dan uji hipotesis Iklan politik yang dijadikan subyek penelitian ini adalah iklan politik Abu Rizal Bakrie, Prabowo Subianto, dan Wiranto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan politik di televisi lebih efektif dalam menyampaikan pesan kepada responden karena televisi mampu memberikan tampilan audio dan visual secara bersama-sama. Iklan politiknya juga memberikan sumbangan yang efektif terhadap peningkatan kognisi dan sikap politik responden. Responden merasakan manfaat dari iklan politik karena responden umumnya mendapatkan pengetahuan tentang visi dan misi kandidat. Terlihat perubahan sikap responden yang merupakan akumulasi dari informasi dan tingkat kognisi atau pengetahuan yang diperoleh responden dari iklan politik yang ditonton. Semakin tinggi tingkat kognisi responden terhadap kandidat presiden maka akan semakin memengaruhi sikap politik responden. Dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa faktor lingkungan (dukungan politik orang tua dan sikap politik lingkungan sekitar) ikut memengaruhi tingkat kognisi dan sikap politik responden. Sebagai kesimpulan penelitian bahwa penayangan iklan politik kandidat presiden di televisi selain sebagai salah satu strategi ampuh untuk membentuk citra dan menaikkan popularitas seorang kandidat presiden, juga sangat membantu pemilih pemula untuk mengenal para kandidat presiden Republik Indonesia. 
FRAMING MEDIA TERKAIT POLEMIK PENGESAHAN QANUN BENDERA DAN LAMBANG ACEH Fahrimal, Yuhdi; Hasrullah, Hasrullah
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Framing is the way in which the reality constructed by media. This research aimed to investigative and analyze the framing and the siding of the polemic about the legalization of the Flag Qanun and Logogram of Aceh. The research used the qualitative method with the framing analysis approach the text of the online news website were analyzed using Gamson and Modigliani model, which refers to a frame consisting of two supporting elements, namely the framing devices and the reasoning devices. The research objects were two online news websites; Kompas.com and Antaranews.com. The total sample frames comprised 56 pieces of news from the two online news website in three mounthstime from March through May 2013. The research results revealed that the two websites considered the polemic about the Flag Qanun and Logogram of Aceh important because there was a news value in it. The framing substance used by two online news websites was the same, i.e. the Flag Qanun and Logogram of Aceh was inconstitutional and therefore had to be revised. Such a framing had an implication that the media took side with the groups who were against the Flag Qanun and Logogram of Aceh.Abstrak Framing merupakan strategi media mengonstruksi realitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis framing dan keberpihakan media dalam polemik pengesahan Qanun Bendera dan Lambang Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis framing. Teks berita dari situs berita online dianalisis menggunakan model Gamson dan Modigliani. Penelitian ini dilakukan di dua situs berita online: Kompas.com dan Antaranews.com. Sampel frame berjumlah 56 berita dari dua situs berita online dalam waktu tiga bulan (bulan Maret, April, dan Mei 2013). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua situs berita menganggap penting polemik Qanun Bendera dan Lambang Aceh karena nilai berita yang terkandung di dalamnya. Substansi framing yang dipakai yang dipakai dua situs berita online sama, yaitu, Qanun Bendera dan Lambang Aceh bertentangan dengan konstitusi dan harus direvisi. Framing ini mengarahkan keberpihakan media kepada kelompok kontra Bendera dan Lambang Aceh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media mengonstruksi realitas kewenangan Aceh memiliki Bendera dan Lambang Daerah dapat mengganggu stabilitas keamanan dan kedaulatan Republik Indonesia. Konstruksi ini menjadikan media memainkan genre media kebangsaan yang memandang kepentingan bangsa dan negara jauh lebih penting daripada peraturan daerah yang melanggar peraturan perundang-undangan. Media mendorong agar Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh berunding guna menyelesaikan polemik secara hati-hati dan demi kepentingan bersama serta masa depan perdamaian di Aceh. 
KOMPETENSI KOMUNIKASI APARATUR SIPIL NEGARA TERHADAP KINERJA DALAM BUDAYA ORGANISASI PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN BIAK NUMFOR Setiawan, Mulyadi; Unde, Andi Alimuddin; Farid, Muhammad
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The aims of this study were to observe how far communication competence affect the performance of the state civil apparatus on regional employment board of Biak Numfor and factors influencing communication competence of personnel to maximize their performance. This study used a descriptive qualitative research approach, data collection techniques were using Miles and Huberman interactive data models, with four processes: data collection, data reduction, presentation of data, and drawing conclusions. The results of this study indicated that communications competence of state civil apparatus at the regional employment board of Biak Noemfoor had an influence on individual performance, and there was no correlation between communication competence theory initiated by Bran Spitzberg and William Cupach and improved performance of the apparatus. The component of theory, namely: Knowledge, Motivation, and Skills were parameters of someone communication competence, and also the factors of age and maturity, mainset, educational level, acceptance and message translation or different instruction are also factors influencing communication competence of apparatus for performance improvement.Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui (1) Kompetensi Komunikasi memengaruhi Kinerja Aparatur Sipil Negara pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Biak Numfor, (2) faktor-faktor yang memengaruhi Kompetensi Komunikasi aparatur dalam memaksimalkan kinerjanya. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, Pengumpulan Data dilakukan melalui Observasi, Wawancara, Kajian Pustaka, dan Dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, melalui empat proses yang berlangsung secara interaktif berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kompetensi Komunikasi Aparatur Sipil Negara pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Biak Numfor berpengaruh terhadap kinerja aparatur, terdapat korelasi antara Teori Kompetensi Komunikasi yang digagas oleh Bran Spitzberg dan William Cupach dengan peningkatan kinerja aparatur, berupa: Pengetahuan, Motivasi dan Keahlian. Hal tersebut menjadi parameter kompetensi komunikasi seseorang dan faktor kematangan usia dan pola pikir, faktor tingkat pendidikan, faktor penerimaan dan penerjemahan pesan atau instruksi yang tidak sama menjadi faktor yang memengaruhi Kompetensi Komunikasi aparatur terhadap peningkatan kinerja. 
STRATEGI PROMOSI DALAM MENJARING CALON MAHASISWA BARU PADA UPBJJ-UT PALU DI WILAYAH PROPINSI SULAWESI TENGAH Puspa, Yuyun Yunita; Unde, Andi Alimuddin; Bahfiarti, Tuti
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Open University (UT) is a university that implement distance learning system, has three main components that affect the quality of learning, the third component includes teaching materials, student service components and component testing, of three components determines the learning process in distance education system. This research aimed (1) to determine the promotional strategy which had been carried out by Palu Distance Learning Program Unit of the Open University (UPBJJ-UT Palu) in recruiting new students in order to increase the number of student; (2) to analyze the obstacles faced by the UPBJJ-UT Palu in implementing their promotional strategies. The study was a descriptive-qualitative research with the focus on the overall description-qualitative research with the focus on the overall description of the form, function, and meaning of the ban expressions. The research results revealed that the implementation of the promotional strategies in recruiting the new students, the UPBJJ-UT Palu 4 (four, the UPBJJ-UT Palu 4 (four) mixture promotions:the Personal Selling, Publicity by the Public Relation, Advertisement, and Sponsorship. The promotional strategies which the UPBJJ-UT Palu had used were sticking to the ran, setting the targets, designing messages, excecuting promotions, and evaluating the results. However, the results of the promotions were not yet optimum because of the annually fluctuation of the number of students. Meanwhile, the obstacles faced during the implementation of the promotions were the long distance accesses or the inaccessible geographical locations, the shortages of the human resources especially the inability of the human resources to communicate, the non-maximum monitoring and evaluation of the Sosprom, the lack of funds to pay for the Sosprom activities, and the inadequate time given to the Sospromactivities considering the conditions of the geographical locations which were difficult to reach. AbstrakUniversitas Terbuka (UT) merupakan universitas yang menerapkan sistem belajar jarak jauh yang memiliki tiga komponen utama yang mempengaruhi kualitas pembelajaran, ketiga komponen tersebut meliputi bahan ajar, komponen pelayanan mahasiswa dan komponen pengujian, ketiga komponen ini menentukan proses belajar dalam system pendidikan jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi promosi yang telah dilakukan oleh Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka Palu (UPBJJ-UT Palu) dalam menjaring mahasiswa baru guna meningkatkan jumlah mahasiswa; dan menganalisis kendala yang dihadapi oleh UPBJJ-UT, Palu dalam menjalankan strategi promosi. Penelitian ini mengunakan metode pengumpulan data yang digunanakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumen. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, strategi promosi menjaring mahasiswa baru di UPBJJ-UT Palu menggunakan empat bauran promosi yaitu, Personal Selling, Humas/Publisitas, iklan dan sponsorship. Strategi promosi yang dilakukan UPBJJ-UT Palu sudah mengikuti ran, menentukan tujuan, merancang pesan, melaksanakan promosi hingga evaluasi hasil. Namun, hasil promosi tersebut belum optimal karena masih terjadi fluktuasi jumlah mahasiswa setiap tahun. Sementara hambatan- hambatan yang ditemukan pada waktu pelaksanaan kegiatan promosi, yakni letak geografis yang sulit dijangkau; keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan komunikasi; monitoring dan evaluasi mengenai Sosprom yang masih kurang maksimal; kurangnya anggaran dan waktu yang diberikan untuk kegiatan Sosprom mengingat kondisi geografis yang sulit dijangkau. 
PERAN PENYULUH PERTANIAN SEBAGAI KOMUNIKATOR DALAM PENERAPAN USAHA PERTANIAN LAHAN SEMPIT DI DESA HUKURILA KOTAMADYA AMBON Amahorseya, Richard Mozes; Cangara, Hafied
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Communication is important part of the process of implementation of agricultural extension in dealing with the dynamics of development.This study aims to determine the effectiveness of the role of agricultural extension in the application model of sustainable food home region in conjunction with a narrow land farming conducted by farmer groups in villages hukurila Ambon municipality. The design approach of this study were taking the survey (survey research) to examine the extent of the influence of the relationship between the independent variable (the independent variable) and the independent variable (the dependent variable). The determination of each sample 34 members of farmer groups and 9 agricultural extension as a means of measuring the population 43 people by way of purposive sampling. Descriptive analysis of the results of test validity, reliability second measuring instrument Test normality of data. Questionnaires farmers have an average value of 0.31 and a correlation of the average correlation extension questionnaire was 0.32. Both the correlation value indicates that the validity of the two measuring devices are powerful enough to criteria / invalid. Questionnaire measuring instrument reliability values are considered reliable and the 0769 farmers for extension, only 0.256 reliability criteria rather reliable. Results of the normality test data indicate that the data variables x1, x2, and x3 is normal, whereas the variable y has a value of skewness ratio greater than +2 so the graphics stand out to the left and kurtosis ratio greater than +2 so that the graph is more symmetric, while the variable x4 has a skewness ratio is less than -2 graph to the right and slightly protruding kurtosis ratio greater than +2 which indicates that the graph is slightly more symmetric than the normal curve. Regression analysis of variables x1, x2, x3, and x4 simultaneously 85.10% positive effect on y and the remaining 14.90% is influenced by other factors. Partially only variable x1 which gives a real effect, and all other regression models (models 2 and 3) was the variable x1 significant effect, and the effect is significant in the regression models 4th. As per the results of this analysis may indicate that the application of the Model Region Sustainable Food Houses x1 only variable that has a significant role compared with other variablesAbstrak Komunikasi bagian penting dari proses penyelenggaraan penyuluhan pertanian dalam mengatasi dinamika pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas peran penyuluh pertanian dalam penerapan model kawasan rumah pangan lestari dalam hubungannya dengan usaha pertanian lahan sempit yang dilakukan oleh kelompok tani didesa hukurila kotamadya ambon. Desain penelitian ini memakai pendekatan survei (survey research) dengan melihat sejauhmana pengaruh hubungan antar variabel bebas (independent variable) dan variabel bebas (dependent variable). Penentuan masing-masing sampel 34 anggota kelompok tani dan 9 penyuluh pertanian yang menjadi alat ukur dari populasi 43 orang dengan cara ‘purposive sampling”. Analisis diskriptif hasil uji validitas, reabilitas kedua alat ukur Uji kenormalan data. Kuesioner petani mempunyai nilai rata-rata korelasi 0.31 dan rata-rata korelasi kuesioner penyuluh adalah 0.32. Kedua nilai korelasi tersebut menunjukkan bahwa validitas kedua alat ukur berada pada kriteria cukup kuat/valid. Nilai reliabilitas alat ukur kuesioner petani 0.769 dianggap reliabel dan untuk penyuluh, reliabilitasnya hanya 0,256 dengan kriteria agak reliabel. Hasil uji kenormalan data menunjukkan bahwa data variabel x1, x2, dan x3 adalah normal, sedangkan variabel y mempunyai nilai rasio skewness lebih besar dari +2 sehingga grafiknya menonjol ke kiri dan rasio kurtosis lebih besar dari +2 sehingga grafiknya lebih simetrik, sedangkan variabel x4 mempunyai rasio skewness lebih kecil dari -2 grafiknya sedikit menonjol ke kanan dan rasio kurtosis lebih besar dari +2 yang menandakan bahwa grafiknya sedikit lebih simetrik dibandingkan dengan kurva normal. Analisis regresi variabel x1, x2, x3, dan x4 secara serempak 85,10 % berpengaruh positif terhadap y dan sisanya 14,90% dipengaruhi oleh faktor lain. Secara parsial hanya variabel x1 yang memberikan pengaruh yang nyata, dan semua model regresi yang lain (model 2 dan 3) variabel x1 pun yang memberikan pengaruh yang nyata, dan berpengaruh sangat nyata pada model regresi yang ke-4. Sesuai hasil analisis ini dapat menunjukkan bahwa penerapan Model Kawasan Rumah Pangan Lestari hanya variabel x1 yang mempunyai peranan yang signifikan dibandingkan dengan variabel lainnya. Disimpulkan bahwa sesuai hasil penelitian ini adanya hubungan signifikan peran penyuluh pertanian dengan hasil kerja kelompok tani dalam proses komunikasi secara efektif. 
KOMPETENSI KOMUNIKASI APARATUR SIPIL NEGARA TERHADAP KINERJA DALAM BUDAYA ORGANISASI PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN BIAK NUMFOR Mulyadi Setiawan; Andi Alimuddin Unde; Muhammad Farid
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v3i4.595

Abstract

Abstract The aims of this study were to observe how far communication competence affect the performance of the state civil apparatus on regional employment board of Biak Numfor and factors influencing communication competence of personnel to maximize their performance. This study used a descriptive qualitative research approach, data collection techniques were using Miles and Huberman interactive data models, with four processes: data collection, data reduction, presentation of data, and drawing conclusions. The results of this study indicated that communications competence of state civil apparatus at the regional employment board of Biak Noemfoor had an influence on individual performance, and there was no correlation between communication competence theory initiated by Bran Spitzberg and William Cupach and improved performance of the apparatus. The component of theory, namely: Knowledge, Motivation, and Skills were parameters of someone communication competence, and also the factors of age and maturity, mainset, educational level, acceptance and message translation or different instruction are also factors influencing communication competence of apparatus for performance improvement.Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui (1) Kompetensi Komunikasi memengaruhi Kinerja Aparatur Sipil Negara pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Biak Numfor, (2) faktor-faktor yang memengaruhi Kompetensi Komunikasi aparatur dalam memaksimalkan kinerjanya. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, Pengumpulan Data dilakukan melalui Observasi, Wawancara, Kajian Pustaka, dan Dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, melalui empat proses yang berlangsung secara interaktif berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kompetensi Komunikasi Aparatur Sipil Negara pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Biak Numfor berpengaruh terhadap kinerja aparatur, terdapat korelasi antara Teori Kompetensi Komunikasi yang digagas oleh Bran Spitzberg dan William Cupach dengan peningkatan kinerja aparatur, berupa: Pengetahuan, Motivasi dan Keahlian. Hal tersebut menjadi parameter kompetensi komunikasi seseorang dan faktor kematangan usia dan pola pikir, faktor tingkat pendidikan, faktor penerimaan dan penerjemahan pesan atau instruksi yang tidak sama menjadi faktor yang memengaruhi Kompetensi Komunikasi aparatur terhadap peningkatan kinerja. 

Page 1 of 2 | Total Record : 18


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Volume 12 No. 2 Juli-Desember 2023 Volume 12 No. 1 Januari-Juni 2023 Volume 11 No. 2 Juli-Desember 2022 Volume 11 No. 1 Januari-Juni 2022 Volume 10 No. 2 Juli-Desember 2021 Volume 10 No. 1 Januari-Juni 2021 Vol. 9 No. 2 Juli - Desember 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 8 No. 2 Juli - Desember 2019 Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019 Vol.7 No.2 Juli - Desember 2018 Vol.7 No.1 Januari - Juni 2018 Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017 Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017 Vol.5 No.2 Juli - Desember 2016 Vol.5 No.1 Januari - Juni 2016 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 More Issue