cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 2088411     EISSN : 25282891     DOI : https://doi.org/10.31947
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 481 Documents
PEMANFAATAN INTERNET SEBAGAI MEDIA PROMOSI PEMASARAN PRODUK LOKAL OLEH KALANGAN USAHA DI KOTA MAKASSAR Hamzah, Djabir; Nadjib, Muhammad
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran pemanfaatan media internet oleh para pengusaha untuk memasarkan produk-produk pakaian jadi yang mereka tawarkan, disamping itu juga untuk mengetahui berbagai manfaat ikutan internet dalam memasarkan produk pakaian di Makassar. Hasil penelitian Pemanfaatan Internet Sebagai Media Promosi Pemasaran Produk lokal Oleh Kalangan Usaha Di Kota Makassar menyimpulkan bahwa : Pengusaha produk lokal memanfaatkan media internet dengan melakukan advertising, Sales promotion, direct marketing, dan personal selling terhadap produk-produk mereka di internet karena dapat melakukan pemasaran secara cepat, Para pengusaha merasakan manfaat yang sangat besar dengan menggunakan media internet dibandingkan secara kovensional karena dapat mengurangii jumlah biaya dan waktu yang dikeluarkan dalam proses penjualan produk-lokal, Pembelian baju kaos didominasi oleh anak muda sedangkan orang tua lebih memilih produk sutera untuk keperluan yang bersifat formal, dan saat ini para pengusaha produk baju kaos sudah banyak menggunakan internet, tetapi pengusaha produk sutera masih sangat minim yang menggunakan media internet dalam penawaran produk sutera.Abstract The aim of this research study to get an overview of media use of the Internet by entrepreneurs to market their apparel products they offer, as it also to know the various benefits of follow-up internet in marketing their apparel products in Makassar. Utilization of research results Internet Marketing Promotional Products For local media circles By Business In Makassar concluded that: (i) Employers of local products by utilizing the Internet media advertising, sales promotion, direct marketing, and personal selling of their products on the internet because it can do marketing quickly, (ii) the employer felt tremendous benefit by using the internet compared to Conventional media as it can at reducing the amount of costs and time spent in the process of selling local products, (iii) Purchase T-shirt while dominated by young people parents prefer silk products for the purposes of which is formal, and now T-shirt entrepreneurs have a lot of products using the internet, but employers are still very minimal silk products using internet media in silk product offerings. 
AUDIT KOMUNIKASI TERHADAP PROGRAM SOSIALISASI PEMBANGUNAN T/L 150 KV MAROS-SUNGGUMINASA PT. PLN (PERSERO) PIKITRING SULMAPA Nurdin, Isnaniah; Cangara, Hafied; Sultan, Muhammad Iqbal
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to audit the development socialization process of T/L 150 kV Maros – Sungguminasa PT. PLN (Persero) Pikitring Sulmapa, and to audit the constraint in development socialization process of T/L 150 kV Maros – Sungguminasa PT. PLN (Persero) Pikitring Sulmapa from socialization team to government, land owner, and communities affected by development of T/L 150 kV Maros – Sungguminasa PT. PLN (Persero) Pikitring Sulmapa. This study was case study with communication audit approach. The method of data collecting used was interview, questionnaire, and document study. The data were analyzed by technique developed by International Communication Association (ICA), namely the analysis of communication experience, also known as critical incident technique. The results of this study shows that the development socialization process of T/L 150 kV Maros – Sungguminasa PT. PLN (Persero) Pikitring Sulmapa delivered directly by Socialization Team to land owner, communities affected and government through two different media or channel. The type of evaluation is done by Socialization Team is very simple, if there is a feedback from the communities, and they accept the socialization team consider the socialization has been successfully implemented. The constraint are becoming findings of researcher in the development socialization program of T/L 150 kV Maros – Sungguminasa PT. PLN (Persero) Pikitring Sulmapa is the language constraint caused by the limited local knowledge which is owned by Socialization Team. The constraint in simplifying the message occurs because the Socialization Team is trying to suppress the confusion level that might be experienced by land owner communities, affected communities and relevant government (Head of Environment) so feel the need to adjust the portion of way of thinking by considering the education background. The other constraint found by researcher related to the socialization process were prejudice, removing of message and the constraint experienced based its nature is subjectivity.Abstrak Penelitian ini bertujuan mengaudit proses sosialisasi pembangunan T/L 150 kV Maros-Sungguminasa PT. PLN (Persero) Pikitring Sulmapa, dan mengaudit hambatan dalam proses sosialisasi pembangunan T/L 150 kV Maros- Sungguminasa PT. PLN (Persero) Pikitring Sulmapa dari tim sosialisasi kepada pemerintah, masyarakat pemilik tanah, dan masyarakat yang terkena dampak pembangunan T/L 150 kV Maros-Sungguminasa PT. PLN (Persero) Pikitring Sulmapa. Tipe penelitian ini adalah studi kasus (case study) dengan pendekatan audit komunikasi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, kuesioner, dan studi dokumen. Data dianalisis dengan teknik analisis yang dikembangkan oleh International Communication Association (ICA), yaitu analisis pengalaman komunikasi (communication experience) juga dikenal dengan sebutan teknik peristiwa kritis (critical incident technique). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses sosialisasi pembangunan T/L 150 kV Maros- Sungguminasa PT. PLN (Persero) Pikitring Sulmapa disampaikan secara langsung oleh Tim Sosialisasi kepada masyarakat pemilik tanah, masyarakat terkena dampak, dan pemerintah melalui dua media atau saluran yang berbeda. Bentuk evaluasi yang dilakukan oleh Tim Sosialisasi sangat sederhana yaitu jika ada umpan balik dari masyarakat, dan masyarakat menerima maka Tim Sosialisasi menganggap sosialisasi telah berhasil dilaksanakan. Hambatan yang menjadi temuan penulis dalam program sosialisasi pembangunan T/L 150 kV Maros-Sungguminasa PT. PLN (Persero) Pikitring Sulmapa adalah hambatan bahasa yang disebabkan oleh terbatasnya pengetahuan bahasa daerah yang dimiliki oleh Tim Sosialisasi. Hambatan penyederhaan pesan terjadi karena Tim Sosialisasi berusaha menekan kadar kebingungan yang mungkin dialami oleh masyarakat pemilik tanah, masyarakat terkena dampak, dan pemerintah terkait (Kepala Lingkungan) sehingga merasa perlu untuk menyesuaikan porsi cara berpikir dengan mempertimbangkan latar belakang pendidikan.hambatan lain yang ditemui penulis terkait proses sosialisasi tersebut adalah hambatan prasangka, penghapusan pesan, dan hambatan yang dialami berdasarkan sifatnya yaitu hambatan subjektivitas. 
STRATEGI PROMOSI DALAM MENJARING CALON MAHASISWA BARU PADA UPBJJ-UT PALU DI WILAYAH PROPINSI SULAWESI TENGAH Puspa, Yuyun Yunita; Unde, Andi Alimuddin; Bahfiarti, Tuti
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Open University (UT) is a university that implement distance learning system, has three main components that affect the quality of learning, the third component includes teaching materials, student service components and component testing, of three components determines the learning process in distance education system. This research aimed (1) to determine the promotional strategy which had been carried out by Palu Distance Learning Program Unit of the Open University (UPBJJ-UT Palu) in recruiting new students in order to increase the number of student; (2) to analyze the obstacles faced by the UPBJJ-UT Palu in implementing their promotional strategies. The study was a descriptive-qualitative research with the focus on the overall description-qualitative research with the focus on the overall description of the form, function, and meaning of the ban expressions. The research results revealed that the implementation of the promotional strategies in recruiting the new students, the UPBJJ-UT Palu 4 (four, the UPBJJ-UT Palu 4 (four) mixture promotions:the Personal Selling, Publicity by the Public Relation, Advertisement, and Sponsorship. The promotional strategies which the UPBJJ-UT Palu had used were sticking to the ran, setting the targets, designing messages, excecuting promotions, and evaluating the results. However, the results of the promotions were not yet optimum because of the annually fluctuation of the number of students. Meanwhile, the obstacles faced during the implementation of the promotions were the long distance accesses or the inaccessible geographical locations, the shortages of the human resources especially the inability of the human resources to communicate, the non-maximum monitoring and evaluation of the Sosprom, the lack of funds to pay for the Sosprom activities, and the inadequate time given to the Sospromactivities considering the conditions of the geographical locations which were difficult to reach. AbstrakUniversitas Terbuka (UT) merupakan universitas yang menerapkan sistem belajar jarak jauh yang memiliki tiga komponen utama yang mempengaruhi kualitas pembelajaran, ketiga komponen tersebut meliputi bahan ajar, komponen pelayanan mahasiswa dan komponen pengujian, ketiga komponen ini menentukan proses belajar dalam system pendidikan jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi promosi yang telah dilakukan oleh Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka Palu (UPBJJ-UT Palu) dalam menjaring mahasiswa baru guna meningkatkan jumlah mahasiswa; dan menganalisis kendala yang dihadapi oleh UPBJJ-UT, Palu dalam menjalankan strategi promosi. Penelitian ini mengunakan metode pengumpulan data yang digunanakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumen. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, strategi promosi menjaring mahasiswa baru di UPBJJ-UT Palu menggunakan empat bauran promosi yaitu, Personal Selling, Humas/Publisitas, iklan dan sponsorship. Strategi promosi yang dilakukan UPBJJ-UT Palu sudah mengikuti ran, menentukan tujuan, merancang pesan, melaksanakan promosi hingga evaluasi hasil. Namun, hasil promosi tersebut belum optimal karena masih terjadi fluktuasi jumlah mahasiswa setiap tahun. Sementara hambatan- hambatan yang ditemukan pada waktu pelaksanaan kegiatan promosi, yakni letak geografis yang sulit dijangkau; keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan komunikasi; monitoring dan evaluasi mengenai Sosprom yang masih kurang maksimal; kurangnya anggaran dan waktu yang diberikan untuk kegiatan Sosprom mengingat kondisi geografis yang sulit dijangkau. 
PERANAN HUBUNGAN MASYARAKAT DALAM MANAJEMEN KRISIS PASCA KASUS KEBAKARAN PASAR INPRES KOTA TUAL The Roles of Public Relation in Crisis Management of the Tradisional Market Tual City Post Fire Tamher, Ratna Sari; HM, M. Najib
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.1 No.3 Juli - September 2011
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis study is aimed to know about the role of public relation in the goverment tual city in crisis management post fires case of the inpres traditional market and to know the planning of message by using public relation at the goverment at Tual City in 2008. The type of this research are qualitative descriptif and case study. The technique of determining informan are 5 poeple The data was analyzed by using observation, interview and documentation. The result shows that the The roles of public relation to prevent conflict potency post fire case crisis management post fires case of the Tradisional Market at Tual City in 2008. In result of this research the confusion is roles of public relations government tual city doing by fict finding, planning and programming, action and communication and evaluation. In result of this research the confusion is the identyfication process fire case it’s very good but in fact finding in the field crisis tim public relation in the government in Tual City very late. So the message planning of communication by doing in public relation the goverment of Tual City in crisis preventation in post fire case of the traditional market at Tual City in 2008 is first coordination, second level is crisis center and third level is interaction with the media.AbstrakPenelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui peranan Hubungan Masyarakat pemerintah dalam penanganan krisis pasca kebakaran Pasar tradisional Inpres Kota Tual tahun 2008, dan untuk mengetahui perencanaan penyusunan dan penyampaian pesan yang digunakan oleh Humas Pemerintah Kota Tual. Tipe penelitian yang digunakan adalah deskriptip kualitatif dan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui penetapan 5 informan, yang dilakukan dengan cara pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Humas memiliki peranan yang penting dalam menghindari terjadinya potensi konflik pasca kebakaran pasar trasional inpres di kota Tual tahun 2008. Peranan ini dapat dilihat mulai dari penemuan fakta, perencanaan, aksi, komunikasi, dan evaluasi. Meskipun hasil penelitian ini menemukan bahwa timbulnya kebingungan masyarakat disebababkan karena informasi yang dikeluarkan oleh pemerintah dari hasil identifikasi penyebab kebakaran dinilai oleh masyaraklat terlambat. Penyusunan dan penyebaran pesan yang dibuat oleh Humas Pemkot Tual dilakukan, pertama adalah kordinasi, kedua adalah pembentukan pusat krisis, dan pada tingkat ketiga adal;ah interaksi dengan media. 
DESAS DESUS INFORMASI HAJI DALAM HUBUNGANNYA DENGAN DAFTAR TUNGGU BAGI CALON JEMAAH HAJI DI KABUPATEN GOWA Ibrahim, Ibrahim; Unde, Andi Alimuddin; Farid, Muhammad
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.3 Juli - September 2015
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Rumors information Hajj often bring news is not true, circulated from mouth to mouth very quickly and circulated like a snowball throws prospective pilgrims. This research aims to: Knowing the form of rumors circulating among Hajj information prospective hajj congregation waiting list, Knowing acceptance of rumor information of hajj for potential congregation waiting list, find out how patterns of rumor information of hajj for hajj congregation waiting list candidates in Gowa region. This research used a descriptive approach with case studies as a focus of analysis. The technique of collecting data through in-depth interviews, the study of librarianship, observation and physical devices. As for the data analysis done qualitatively-verifikatif with data validation using the technique of triangulation of sources. The research showed the form of the rumor for hajj information related to the waiting list for candidates in Gowa region is a "add cost" If you want to quickly set off without having to wait for the queue number portion. These rumors circulating through the interaction of the mouth to the mouth, no clear source originally, spread information quickly and spread like a snowball. The reception of rumor information of Hajj "add cost" taken by the informant because the rumor information derived from competent and credible Communicator, the proximity to the recipient, as well as have motivation and self-actualization, already impatient want to leave for the Hajj so there is involvement of stimulus ego (ego-involvement) in the reception of the rumor information. Hajj congregation candidate ultimately tend to chase down rumors of information that can be sent out quickly without having to wait for the queue number portion of the Hajj. As for the pattern of the rumors spread of tissue imaged Hajj information cluster model (cluster), where the source of the dominant role to take in the dissemination of information because there are rumors of homophily, that is in common interests and goals.Abstrak Desas desus informasi haji sering membawa berita tidak benar, beredar dari mulut kemulut dengan sangat cepat serta beredar seperti bola salju menerpa calon jemaah haji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk desas- desus informasi haji yang beredar dikalangan calon jemaah haji daftar tunggu, mengetahui penerimaan desas-desus informasi haji bagi calon Jemaah haji daftar tunggu, mengetahui bagaimana pola desas-desus informasi haji bagi calon jemaah daftar tunggu di Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan studi kasus sebagai fokus analisis. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam (indepth interview), studi kepustakaan, observasi dan perangkat-perangkat fisik. Adapun analisis data dilakukan secara kualitatif-verifikatif dengan validasi data menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk desas- desus informasi haji dalam hubungannya dengan daftar tunggu bagi calon jemaah haji di Kabupaten Gowa adalah “menambah biaya” jika ingin cepat berangkat haji tanpa harus menunggu antrian nomor porsi. Desas-desus ini beredar melalui interaksi mulut kemulut, tidak jelas sumber asalnya, menyebarkan informasi dengan cepat dan menyebar seperti bola salju. Penerimaan desas-desus informasi haji “menambah biaya” tersebut ditanggapi oleh informan sebab desas-desus informasinya berasal dari komunikator yang kompotensi dan kredibel, adanya kedekatan dengan penerima, serta adanya motivasi dan aktualisasi diri, sudah tidak sabar ingin berangkat haji sehingga ada stimulus keterlibatan ego (ego-involvement) dalam penerimaan desas-desus informasi haji. Pada akhirnya calon jemaah haji cenderung memburu desas-desus informasi yang bisa memberangkatkan dengan cepat tanpa harus menunggu antrian nomor porsi haji. adapun pola desas-desus informasi haji tergambar jaringan penyebaran model gugus (cluster), dimana sumber mengambil peranan yang dominan dalam penyebaran desas- desus informasi karena ada faktor homophily, yaitu kesamaan minat dan tujuan. 
HEADLINE POLITIK DAN POLITIK HEADLINE DALAM HARIAN FAJAR DAN TRIBUN TIMUR - KEBIJAKAN EDITORIAL SURAT KABAR DI MAKASSAR Putra, Riza Darma; Unde, Andi Alimuddin; Hasrullah, Hasrullah
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Headline sebagai representasi media meniscayakan sikap politik media itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) alasan berita politik dijadikan sebagai headline oleh Fajar dan Tribun Timur, (2) kecenderungan pemberitaan headline politik Fajar dan Tribun Timur, (3) kebijakan redaksi Fajar dan Tribun Timur dalam penentuan headline politik dan yang terakhir melihat faktor yang berpengaruh terhadap penentuan headline politik. Penelitian ini mengkombinasikan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Penulis menggunakan content analysis untuk melihat kecenderungan media sedangkan Kualitatif dengan mengeskplor kebijakan redaksi serta faktor yang mempengaruhi headline politik. Hasil penelitian ini menunjukkan alasan dipilihnya politik sebagai headline karena nilai beritanya, selain itu juga karena dimintai oleh pembaca. Kecenderungan pemberitaan headline Fajar dan Tribun Timur lebih mengarah pada politik sebagai arena struggle of power. Faktor yang mempengaruhi penentuan headline politik adalah faktor Internal yaitu kebijakan redaksi, serta dalam konteks tertentu pemilik modal. Sementara faktor eksternal lebih kepada kepentingan elit politik. AbstractHeadline representthe point of view the media. This study aims to determine (1) serve as a reason for political news headlines Fajar and Tribun Timur (2) The tendency of the news headlines of Politics Fajar and Tribun Timur (3) Editorial policy Fajar and Tribun Timur about the political headline news. This study combines quantitative and qualitative approaches. The author uses content analysis to look at the media while the qualitative trend with eksplore editorial policy and political factors that affect the headline. Results of this study indicate reasons for choosing politics as a headline for the news value, but it is also as asked by readers. TendencyFajar and Tribun Timur political headline: politics as an arena of struggle of power. Factors affecting the determination of the political headlines are Internal factors that editors policy, as well as in the specific context of capital owners. While external factors are interests of the political elit. 
KEBEBASAN BERPENDAPAT PADA MEDIA JEJARING SOSIAL Arsyad, Rahmad; Nadjib, Muhammad
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This research aims to assess and analyze the form of free speech on Facebook Social Media Networking from a friendship social networking into a resistance social networking. This study investigated the form of free speech in the Facebook groups discourse as an expression of emerging resistance to shed public opinion in addressing the various social and political conditions in Indonesia. Thee method in this research is using Norman Fairclough Critical Discourse Analysis which divides the discourse analysis model into three dimensions, namely: text, discourse practices, and sosiocultural practice. In addition to data collection methods used were interviews to view social cognition resistence movement on Facebook. The result showed that the form of the free speech on the Facebook as a social network of friend have experienced social reconstruction by the user into an alternative media in voicing their opinion that has not found the “canalization aspirations.” Inhibition of the freedom of public opinion through instruments such us as the council representative of the aspirations of the people, government and mass media have been encouraging people to vote facebook as a means of delivering the aspirations of an easy and widely accessible.Abstrak penelitian ini dimaksudkan untuk mengakses dan menganalisis bentuk kebebasan berbicara (berpendapat) dalam Facebook, mulai dari fungsinya sebagai jejaring sosial pertemana sampai pada jejaring perlawanan. Studi ini menyelidiki kebebasan berpendapat pada kelompok-kelompok facebook, utamanya dalam wacana penolakan sebagai bentuk pendapat umum mengenai kondisi sosial politik di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini memakai analisis wacana kritis dari Norman Fairclough yang terdiri atas tiga dimensi, yaitu: teks, wacan , sosial budaya. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dari aspek kognisi sosial melalui media alternative yang selama ini tidak bisa mereka salurkan melalui lembaga-lembaga seperti Dewan Perwakilan Rakyat, Pemerintah, atau media massa. Keterbatasan itu mendorong mereka menggunakan media alternative facebook untuk menyalurkan aspirasi mereka lebih mudah dan bisa diterima secara luas. 
MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN OPERASIONAL TELEVISI NASIONAL BERBASIS LOKAL DI KOTA MAKASSAR Wahyuni, Decy; Cangara, Hafied; Nadjib, Muhammad
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.3 Juli - September 2014
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRACT Network Television Concept indicates the obligation of national television to build an affiliation with local television or at least to found local television as the effort to reach its broadcast in certain area. The aim of the research was to find out (1) management concept applied by local-based National TV network station in Makassar City, and (2) the position of local-based national TV viewed from broadcasting regulation perspective (Law No. 32 of 2002) in supporting broadcasting autonomy in the area. The research was a qualitative study using primary and secondary data. They were obtained through interview, documentation, and direct observation technique and analyzed using Miles interactive model. The results of the research indicate that management concept applied by the local-based National TV in network and affiliation stations indicates that operational management and policy patterns applied by local-based National TV is a full network (SUN TV) which is different from the TV stations ehich is affiliative (Fajar TV). The implementation of broadcasting in supporting autonomy in local broadcasting is already applied but not in ideal condition. The law regulating broadcasting is am existing reality and the implementation of this law in this case the content of broadcasting is something which can indicate that local television broadcasting is supplied from central base that does not reflect local content.ABSTRAK Konsepsi Televisi jaringan mengisyaratkan keharusan televisi nasional untuk membangun suatu afiliasi dengan TV lokal atau setidaknya untuk mendirikan TV lokal dalam upaya menjangkau siarannya di daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui (1) konsep manajemen yang diterapkan oleh TV Nasional berbasis lokal pada stasiun jaringan di Kota Makassar, dan (2) posisi TV nasional berbasis lokal berdasarkan perspektif regulasi penyiaran (UU No. 32 Tahun 2002) dalam mendukung otonomisasi bidang penyiaran di daerah. Penelitian ini bersifat kualitatif. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan model interaktif Miles. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep manajemen yang diterapkan oleh TV Nasional yang berbasis lokal baik pada stasiun jaringan dan afiliasi menggunakan pola manajemen dan kebijakan operasional yang berbeda. Perbedaan itu pada kebijakan yang diterapkan oleh TV yang merupakan jaringan penuh (SUN TV) berbeda dengan stasiun TV yang bersifat afiliasi (Fajar TV). Implementasi dari regulasi penyiaran dalam mendukung otonomisasi di bidang penyiaran di daerah telah terlaksana, namun belum dalam kondisi idealnya. Undang-undang yang mengatur penyiaran merupakan realitas yang ada dan pelaksanaan undang-undang dalam hal ini isi siaran sebagai sesuatu yang bisa dilihat bahwa siaran televisi lokal disuplai dari pusat yang tidak mencerminkan konten lokal. 
PENGARUH TAYANGAN BERITA KEKERASAN TELEVISI TERHADAP CITRA KOTA MAKASSAR DI KALANGAN PARA PENGUNJUNG (SUATU UJI TEORI KULTIVASI) Adnan, Andi Evi Elvira; Cangara, Hafied; Unde, Andi Alimuddin
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.2 April - Juni 2015
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Daily television news broadcast or film about criminal, actually give influence to attitude and behavior. This research aimed to investigate (1) whether the television broadcast of the violent news in Makassar city among the visitors, (2) the visitors opinions about Makassar city before and after their visits. The research used two data sources, i.e. the primary data were obtained from using the questionnaires distributed to the respondents, and the secondary data were obtained from library studies, documents, and particularly those data related to the research. The data analysis used the regression analysis. The research result revealed that respondens or the reactions of the individuals when they received stimulus in the forms of the violent news broadcast indicated negative opinions together with the negative attitudes. However, the opinions of the respondent after they visited Makassar city tended to sound positive. The respondents thought what they had seen on television were not in accordance with what they felt after their visits. The research also revealed that the violent news which happened in Makassar city and broadcast by television in Indonesia had the tendency to affect how the individuals saw Makassar city. The result of the regression test of the correlation between variabel X and Y indicated the effect of the violent news broadcast on the image of Makassar city among the visitors was 7,1%. Although this effect was relatively small, it was still present and significant.Abstrak Kebiasaan televisi menyiarkan berita atau film tentang kejahatan memberi pengaruh pada sikap dan perilaku penonton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Apakah tayangan berita-berita kekerasan yang terjadi di Kota Makassar berpengaruh terhadap citra Kota Makassar dikalangan para pengunjung, (2) opini para pengunjung tentang Kota Makassar sebelum dan sesudah mereka berkunjung. Tipe penelitian yang digunakan yaitu menggunakan paradigma penelitian kuantitatif dengan menggunakan tipe pendekatan survey. Penelitian ini menggunakan dua sumber data, yaitu data Primer adalah data yang diperoleh secara langsung dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden. data Sekunder adalah data yang diperoleh melalui kajian pustaka, dokumen dan khususunya data yang memiliki hubungan dengan penelitian. Penelitian ini menggunakan kuesioner atau biasa disebut dengan angket dalam mengumpulkan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon atau reaksi balik individu ketika menerima stimulus berupa tayangan-tayangan berita kekerasan menunjukkan respon berupa opini disertai sikap yang negatif. Adapun opini dari para responden setelah mereka berkunjung ke Kota Makassar cenderung bernada positif. Para responden menganggap apa yang mereka lihat di televisi tidak sesuai dengan apa yang mereka rasakan setelah berkunjung. Dari hasil penelitian terlihat bahwa tayangan-tayangan berita kekerasan yang terjadi di Kota Makassar yang ditayangkan oleh televisi di Indonesia cenderung mempengaruhi bagaimana individu memandang Kota Makassar. Hasil uji regresi antara variabel X dan Y terdapat pengaruh tayangan berita kekerasan terhadap citra Kota Makassar oleh pengunjung sebesar 7,1%. Walaupun pengaruh tersebut relatif kecil akan tetapi pengaruh tersebut tetap ada dan signifikan. 
FAKTOR-FAKTOR YANG MENGHAMBAT INOVASI PADA KOMUNITAS PETANI DAN NELAYAN DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KABUPATEN TAKALAR Warnaen, Andi; Cangara, Hafied
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.3 Juli - September 2013
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Secara ekonomis, Takalar bersandar pada sektor pertanian, tapi pada kenyataannya, petani dan nelayan di Takalar masih hidup dalam kemiskinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang menghambat inovasi komunitas petani dan nelayan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kab. Takalar. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Polombangkeng Utara dan Galesong Utara Kabupaten Takalar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan penentuan narasumber atau informan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi partisipatif moderat, focus group discussion (FGD), wawancara semiterstruktur dan dokumentasi. Penelitian ini menyatakan bahwa proses difusi inovasi yang terjadi pada komunitas petani lebih terbuka, sedangkan pada komunitas nelayan lebih tertutup. Proses adopsi inovasi petani dan nelayan dipengaruhi oleh aspek karakteristik inovasi, karakteristik individu, saluran komunikasi, aspek sosial ekonomi dan aspek sosial budaya. Kesejahteraan petani lebih merata dan terdapat sumber pendapatan tambahan dari bidang lain, sementara kesejahteraan nelayan kurang merata dan tidak adanya pendapatan tambahan bagi nelayan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa faktor-faktor yang dominan menghambat inovasi pada komunitas petani adalah pada karakteristik inovasi, saluran komunikasi, dan aspek sosial ekonomi, sedangkan pada komunitas nelayan faktor yang dominan menghambat proses adopsi inovasi adalah aspek saluran komunikasi, aspek sosial budaya dan karakteristik individu. Abstract Economically, Takalar relies on the agricultural sector, but in fact, farmers and fishermen in Takalar, still live in poverty. still remain behind and shackled by poverty. The aim of this study to analyze the factors that inhibit innovation of the farmers and fishermen communities, in improving the welfare of the society in the district Takalar. The research was conducted in the District of North Polombangkeng and North Galesong Takalar. The method of this research is a qualitative approach and determines the sources or informants using purposive sampling technique. Researcher uses moderate participant observation, focus group discussion (FGD), semi- structured interviews and documentation as technique collecting the data. This study states that innovation diffusion process that occurs in a farming community more openly, whereas in fishing community the process is more closed. Innovation adoption process of farmers and fishermen affected by the aspects of innovation characteristics, individual characteristics, channels of communication, socio-economic aspects and socio- cultural aspects. Farmers’ welfare is more evenly distributed and there are sources of additional income from other fields, while the welfare of fishermen uneven, and the absence of additional income for fishermen. The conclusion from this study is the dominant inhibiting factors of innovation in the farming community is the innovation characteristics, aspect of communication channels, and socio-economic aspects, whereas in the fishing community the dominant inhibiting factors of innovation adoption process is the aspect of communication channels, social cultural and individual characteristics.

Filter by Year

2011 2023


Filter By Issues
All Issue Volume 12 No. 2 Juli-Desember 2023 Volume 12 No. 1 Januari-Juni 2023 Volume 11 No. 2 Juli-Desember 2022 Volume 11 No. 1 Januari-Juni 2022 Volume 10 No. 2 Juli-Desember 2021 Volume 10 No. 1 Januari-Juni 2021 Vol. 9 No. 2 Juli - Desember 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 8 No. 2 Juli - Desember 2019 Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019 Vol.7 No.2 Juli - Desember 2018 Vol.7 No.1 Januari - Juni 2018 Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017 Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017 Vol.5 No.2 Juli - Desember 2016 Vol.5 No.1 Januari - Juni 2016 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 More Issue