cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 2088411     EISSN : 25282891     DOI : https://doi.org/10.31947
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 481 Documents
ANALISIS INTEGRATIF OPERASIONAL PENYEBARAN INFORMASI PADA BAGIAN HUMAS DAN INFOKOM SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN BONE Mappaseling, Ahmad Husain; Unde, Andi Alimuddin; Hasrullah, Hasrullah
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.2 April - Juni 2015
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The function and role of communication in government information dissemination has strategic value and vital. The research aims to find out (1) operational strategy of the spread of information in public relation and information communication section of Local Secretariat of Bone Regency, (2) the implementation of media selection of the spread of information in public relation and information communication section of Local Secretariat of Bone Regency, (3) supporting and inhibiting factors of the spread of information in public relation and information communication section of Local Secretariat of Bone Regency. The research used observation and in-depth interview methods conducted in Public Relation and Information Communication Section of Local Secretariat of Bone Regency. There were 15 informants consisting of 8 informants of Public Relation officials and 7 informants of media and press selected purposively. The data were analyzed qualitatively using Miles and Huberman models. The results of the research indicate that operational strategy of the spread of information in Public Relation and Information Communication Section of Local Secretariat of Bone Regency is done through work mechanism which integrates mass media partnership subsection, documentation and publication subsection, and broadcasting and information subsection. Each of these three subsections runs their functions and roles in the spread of information in accordance with what are stated in the description of duties. The availability of facilities and fund is a factor supporting the implementation of the spread of information, while human resources are considered becoming the inhibiting factors in terms of knowledge in journalism aspect in producing interesting news in line with the standard of news writing in mass media.Abstrak Fungsi dan peran komunikasi penyebaran informasi dalam pemerintahan mempunyai nilai strategis dan vital. Penelitian ini bertujuan mengetahui (1) strategi operasional penyebaran informasi pada bagian Humas dan Infokom Sekretariat Daerah Kabupaten Bone; (2) implementasi pemilihan media penyebaran informasi pada bagian Humas dan Infokom Sekretariat Daerah Kabupaten Bone; dan (3) faktor-faktor pendukung dan penghambat operasional penyebaran pada bagian Humas dan Infokom Sekretariat Daerah Kabupaten Bone. Metode yang digunakan, yaitu observasi dan wawancara mendalam. Penelitian diksanakan di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Bone bagian Humas dan Infokom. Informan sebanyak 15 orang ( 8 orang pegawai humas dan 7 orang dari kalangan media dan pers) yang dipilih secara purposif. Data dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi operasional penyebaran informasi pada bagian Humas dan Infokom Sekretariat Daerah Kabupaten Bone dilakukan melalui mekanisme kerja yang terintegrasi antara subbagian kemitraan media massa, subbagian dokumentasi dan publikasi, serta subbagian penyiaran dan informasi. Ketiga subbagian tersebut menjalankan fungsi dan perannya masing- masing dalam operasional penyebaran informasi sesuai dengan apa yang ditegaskan dalam uraian tupoksi. Ketersediaan dana dan sarana merupakan suatu faktor yang mendukung pelaksanaan kegiatan penyebaran informasi, sedangkan sumber daya manusia dinillai dapat menghambat, khususnya dalam hal pengetahuan di bidang jurnalistik untuk menghasilkan berita yang menarik sesuai dengan standar penulisan berita di media massa. 
PENGARUH PENYEBARLUASAN INFORMASI BADAN PENGELOLA (BAPEL) JAMKESDA TERHADAP KELUARGA MISKIN DI KABUPATEN SINJAI Hermansyah, Hermansyah; Unde, Andi Alimuddin
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.3 Juli - September 2013
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sulitnya keluarga miskin mendapatkan informasi mengakibatkan pelayanan kesehatan tidak optimal dan maksimal, sehingga dibutuhkan adanya penyebarluasan informasi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) adanya pengaruh penyebarluasan informasi Badan Pengelola Jaminan Kesehatan Daerah terhadap keluarga Miskin di Kabupaten Sinjai., (2) adanya hubungan antara penggunaan media komunikasi dan isi pesan program Jamkesda dalam mempengaruhi perilaku keluarga Miskin di kabupaten Sinjai. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sinjai Timur dan Kecamatan Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai, dengan menggunakan Metode kuantitatif dengan sampel sebanyak 98 Responden Keluarga Miskin. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik melalui pendekatan analisis regresi. Hasil penelitian dan uji statistik menunjukkan bahwa pengaruh penyebarluasan informasi Badan Pengelola Jamkesda terhadap keluarga miskin sebesar 77,3 %. Sebanyak 34,,8 % keluarga miskin dipengaruhi oleh penggunaan media komunikasi, dan 42,3 % keluarga miskin dipengaruhi oleh isi pesan program Jamkesda untuk dapat memanfaatkan program Jaminan Kesehatan Daerah, Sementara Hubungan penggunaan media Komunikasi dalam mempengaruhi perubahan perilaku keluarga miskin sebanyak 44,9 %, dan hubungan antara isi pesan program Jamkesda dalam mempengaruhi perubahan perilaku keluarga miskin diketahui sekitar 52,7 %. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh penyebarluasan informasi Badan Pengelola jamkesda terhadfap keluarga miskin sangat signifikan, sehingga tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku keluarga miskin terhadap program jamkesda semakin tinggi untuk memanfaatkan program jamkesda sebagai investasi kesehatan bagi keluarga.Abstract This study aimed to determine (1) the effect of information dissemination Regional Health Insurance Management Board to poor families in Sinjai., (2) the relationship between the use of communication media and the message content Jamkesda program in influencing the behavior of poor families in the district Sinjai. The research was conducted in Sinjai, by taking the focus of research in the sub Sinjai Middle East and Sub Sinjai using quantitative methods with a sample of 98 respondents Poor Families. Data were analyzed using descriptive statistical analysis and regression analysis. The results showed that the effect of the dissemination of information to the Management Board Jamkesda poor knowledge level change through the use of the radio medium is found to be 38.7%. 27.6% change in attitude and behavior change of 29.6%. Meanwhile, through the Media Communication Group known effect on changes in knowledge level of 32.5%, Change of 36.7% on the attitude and behavior change of 39.8%. On the Use of Interpersonal Communication media influence on changing poor knowledge of 28.7%, 35.7% Changes in attitude and behavior change of 30.6%. While the contents of the message influence the terms of participation in the knowledge level of 28.7%, on attitudes and behavior of 25.5% at 27.6%. Message service packs affect the knowledge by 32.6%, amounting to 34.7% in the attitudes and behaviors of 37.8%. Messages on the service system affects the level of knowledge of 22.4%, 24.5% Change of attitudes and behaviors by 23.4%. In the message referral system affects the level of knowledge was 16.3%, 15.3% attitude and behavior of 11.2%. While it is known that there is relationship communication media usage and message content in affecting change in the level of knowledge, attitudes and behavior of poor households of 61.9%. This suggests that the effect of the dissemination of information to the Management Board Jamkesda poor families is very significant, so that the level of knowledge, attitudes and behavior of poor families to the program to take advantage of the higher Jamkesda Jamkesda program as an investment for the health of the family. 
ANALISIS FRAMING BERITA HEADLINE HARIAN FAJAR DAN TRIBUN TIMUR DALAM PEMILIHAN KETUA DPD 1 PARTAI GOLKAR SULAWESI SELATAN 2009-2014 Ramli, Rusli
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This research aims to (1) find out the factors that make the news in the Election of Golkar Party Chief in South Sulawesi in the period of 2009-2014 become headline in Harian Fajar and Tribun Timur, (2) find out how Harian Fajar and Tribun Timur construct headline news in the Election of Golkar Party Chief in South Sulawesi in the Period of 2009-2014. The data were obtained from Harian Fajar and Timur published fron 1 to 17 November, 2009. The sample was selected using headline news. The data were then analyzed using framing analysis based on Modiliani and Gamsom models. The result show that both of the newspapers have a similar frame in determining a fact to become a headline news. Harian Fajar and Tribun Timur publish headline nesw based in the principles of news values involving magnitude, proximitiy, prominence, actuality, significance, consiquences, conflict, and drama. The two newspapers also have a similarity in constructing headline news. Harian Fajar and tribun Timur concider that the frame of Syahrul Yasin Limpo as a candidate in the Election of Golkar Party Chief in South Sulawesi in the Period of 2009-2014 is consensus, while the frame of Ilham Arif Sirajuddin as a candidate is voting. However, the element of indicators to construct a fact are not same at all from one to another. They are differences in metaphores, cathphrases, exemplars, dipictions, visual images, roots, appeals to principle, and consequences. Abstrak Penelitian ini dimaksudkan untuk; (1) Mengetahui faktor-faktor yang mengetahui berita-berita Pemilihan ketua Partai Golkar periode 2009-2014 menjadi Headline pada Harian Fajar dan Tribun Timur, (2) bagaimana Harian Fajar dan Tribun Timur mengkonstruksi berita-berita Headline dari Penelitian Ketua Golkar Propinsi Sulawesi Selatan. Data diperoleh dari Harian Fajar dan Tribun Timur diterbitkan dari tanggal 1 hingga 17 November 2009. Sampel dipilih menurut berita yang menjadi headline. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan analisa framing berdasarkan model dari Modiliani dan Gamson. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua surat kabar , yakni Harian Fajar dan Tribun Timur memiliki framing yang mirip sama dalam menentukan fakta untuk dijadikan headline. Harian Fajar dan Tribun Timur mengangkat headline berdasarkan prinsip-prinsp nilai berita, yakni besar atau pentingnya berita, jarak kedekatan, menonjol, aktual, signifikan, konsekuensi, konflik dan dramatisasi. Kedua surat kabar tersebut juga memilki kesamaan dalam mengkonstruksi berita yang akan diangkat menjadi headline, yakni Fajar dan Timur mempertimbangkan frame Syahrul Yasin Limpo sebagai seorang calon dalam Pemilihan Ketua Partai Golkar periode 2009-2014 yang dipilih atas konsensus bersama, sementara Ilham Arif Sirajuddin sebagai calon yang dipilih menurut voting. Namun, disisi lain, elemen yang dijadikan indikator untuk mengkonstruksi suatu fakta menjadi berita headline tidak selamanya sama. Kedua surat kabar ini berbeda dalam metafora, ungkapan, pelukiasan, gambaran bayangan, akar, tekanan pada hal-hal yang prinsip dan konsekuensi berita.
IMPLEMENTASI PROGRAM M-PLIK KEMKOMINFO TERHADAP PENGENALAN DAN PEMANFAATAN INTERNET BAGI MASYARAKAT KABUPATEN MAROS DAN JENEPONTO Amir, Izki Fikriani; Cangara, Hafied; Farid, Muhammad
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.3 Juli - September 2014
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Communication activities for humans, an intrinsic part of life. The research aims to (1) find out the implementation of district internet service mobile program (M-PLIK) KEMKOMINFO on the internet introduction and utilization for people in Maros and Jeneponto regencies; (2) analyze the effectivity of the program; and (3) reveal the benefit and challenges faced by the local governments in internet utilization through M-PLIK in both regencies. The research was cerried out in maros and jeneponto regencies. The method used was field research by interviewing 10 M-PLIK users and 7 M-PLIK operators as informants. Data sample was selected using purposive sampling from maros and jenepontoregencies. Data analysis was carried out using data reduction, data display, also drawing and verifying conclusion. Research result indicates that the implementation of the program is different from the initial expectation of mplik program. Also, the internet is not effective due to 256 kbps speed is considered very slow. The benefit of mplik is its mobile service enable the internet reaches the remote area, whereas, the biggest challenge is the cost for operators and facilities. Abstrak Kegiatan komunikasi bagi diri manusia, merupakan bagian yang hakiki dalam kehidupannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program mobil pelayanan internet kecamatan (M-PLIK) KEMKOMINFO terhadap pengenalan dan pemanfaatan internet bagi masyarakat yang ada di kabupaten Maros dan kabupaten Jeneponto. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Maros dan Kabupaten Jeneponto. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah survey lapangan dengan mewawancarai 10 pengguna M-PLIK dan 7 Operator M-PLIK sebagai informan. Pengambilan sample dilakukan secara purposive sampling dari Kabupaten Maros dan Kabupaten Jeneponto. Data analisi menggunakan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan serta pengujian kesimpulan (drawing ang verifying conclusions). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi dilapangan tidak sesuai dengan harapan awalnya program M-PLIK, serta belum terlalu efektif dirasakan bagi masyarakat karena kecepatan 256 kbps dinilai sangat lambat. Keuntungannya karena M-PLIK ini bersifat Mobile jadi mudah menjangkau daerah terpencil, dan kendala terbesarnya adalah pembiayaan operator dan fasilitas yang tidak lengkap. 
KOMUNIKASI ANTARBUDAYA ETNIS ACEH DAN BUGIS-MAKASSAR MELALUI ASIMILASI PERKAWINAN DI KOTA MAKASSAR Juliani, Reni; Cangara, Hafied; Unde, Andi Alimuddin
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This research aimed to investigate the intercultural communication between Acehethnic group and Bugis-Makassar through marriage assimilation in Makassar city, to investigate the factors supporting and not supporting the assimilation process between the two ethnic groups (Aceh-Bugis-Makassar), and to investigate which channels they mostly used to meet and formed households as multi-culture families. The reasearch subjects consisted of 11 couples of the ethnic groups of Aceh and Bugis-Makassar in Makassar city. The data were collected through interviews with both ethnic groups of Aceh and Bugis-Makassar. Next, the data were analyzed using Miles and Huberman interactive model. The research results revealed that the intercultural communication between Aceh ethnic group and Bugis-Makassar ethnic group in Makassar city had run well. They were more easily melt each other because the had similar cultures and the same religion. Also, they did not emphasize their cultures in introducing their respective cultures to their children. The factors supporting the intercultural assimilation between Aceh and Bugis- Makassar ethnic groups were the high level of tolerance, trust and honesty, openness toward each other, and the choice to surrender in order to win. On the other hand, the factors of constraints were the ethnocentric characteristics. The communication channels they used in making them meet generally occurred in informal meeting situations, without any mediators or match makers.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi antarbudaya etnis Aceh dan Bugis-Makassar melalui asimilasi perkawinan di Kota Makassar, untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mendukung dan yang tidak mendukung proses asimilasi kedua etnis (Aceh- Bugis-Makassar), dan untuk mengetahui saluran-saluran mana saja yang banyak mereka gunakan sehingga mereka dipertemukan kemudian membina rumah tangga sebagai keluarga multikultur. Subjek penelitian ini terdiri dari 11 pasang pasangan suami-istri etnis Aceh dengan etnis Bugis Makassar di Kota Makassar. Data dikumpulkan melalui wawancara dan etnis Aceh dengan etnis Bugis-Makassar, selanjutnya dianalisis dengan mengunakan teknik analisis data model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi antarbudaya etnis Aceh dengan etnis Bugis-Makassar di Kota Makassar berjalan dengan baik. Mereka lebih mudah melebur satu sama lain dikarenakan mempunyai kesamaan budaya dan juga agama. Mereka tidak terlalu menitik beratkan kedua budaya mereka dalam pengenalan budaya kepada anak-anak mereka. Faktor pendukung asimilasi etnis Aceh dengan etnis Bugis-Makassar adalah toleransi yang tinggi, kepercayaan dan kejujuran, keterbukaan satu sama lain, dan memilih mengalah untuk menang. Sedangkan faktor penghambat asimilasi mereka adalah sifat etnosentrisme. Saluran-saluran komunikasi yang digunakan dalam mempertemukan mereka pada umumnya berlangsung dalam situasi pertemuan informal, tanpa pelantara atau perjodohan. 
EFEK BLACKBERRY SEBAGAI MEDIA BARU DALAM MEMBANGUN KONSEP DIRI PELAJAR SMP NEGERI 06 MAKASSAR Susilawaty, Fera Tri
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek yang ditimbulkan Blackberry  serta menganalisa konsep diri yang ditimbulkan oleh efek Blackberry dalam diri pelajar SMP Neg 06 Makassar. Dalam penelitian ini, yang menjadi informan adalah sepuluh orang pelajar putri dan sepuluh orang pelajar putra yang sudah memiliki kriteria yang ditentukan oleh penulis. penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan efek blackberry antara pelajar putri dan pelajar putra dimana pelaja putri menerima efek yang lebih besar dbanding pelajar putra.Penerimaan efek yang lebih besar membangun konsep diri pelajar putri cenderung terbangun dan kearah yang posiif sebaliknya efek yang kecil menjadikan konsep diri pelajar putra tidak terbangun. ABSTRACT The aim of the study is to determine the effects of blackberry and analyze the concept of self inflected by the effects of blackberry in Junior High School students of SMP Neg. 06 Makassar. The informans of this research are ten male and female students whose have special criteria by writers has decided. The result indicated that there is a deifference between students receive greater effect than male students. Of which the female students receive greater effects than male students. Greater effect on female students in building their self concept tends to develop to a positive effect, meanwhile the smaller effect on male students tend to make their self concept undevelop.
ANALISIS KECENDERUNGAN TEMA DAN METODE RISET SKRIPSI SARJANA (S1) DAN TESIS MAGISTER (S2) PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS HASANUDDIN Cangara, Hafied; Unde, Andi Alimuddin; Bahfiarti, Tuti; Muhtar, Murniati
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.2 April - Juni 2013
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Fokus dan tujuan penelitian ini adalah mengetahui tema dan metode riset yang digunakan para mahasiswa program Sarjana (S1) dan Magister (S2) Ilmu Komunikasi dalam penulisan tesis dan skripsi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin dalam 5 tahun terakhir (2007 – 2011). Penetapan batas waktu 5 tahun terakhir atas pertimbangan bahwa 5 tahun dipandang masih baru, dan bisa dilihat trend atau kecenderungannya untuk melakukan proyeksi ke depan. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan mengumpulkan semua tesis dan skripsi yang di perpustakaan, kemudian di analisis tema dan metode riset yang digunakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua strata (S1 dan S2) dalam pemilihan tema atau isu nampaknya keduanya memiliki kecenderungan yang hampir sama, yakni cukup variatif dan mengangkat masalah yang relevan dengan konsentrasi bidang studi yang mereka pilih, yakni untuk S1 cenderung pada isu Film dan Televisi, Pemasaran, Internal Public, Komunikasi Interpersonal, sedangkan mahasiswa S2 cenderung pada isu Etika dan Perundang- undangan Media Massa, Kampanye Politik dan Pencitraan Kandidat, Media Pembelajaran, dan Efek Media dan Opini Publik. Dalam hal metode Penelitian, mahasiswa S1 dan S2 cenderung memiliki kesamaan, yakni masih didominasi oleh metode survey. Sementara untuk metode Analsis data mahasiswa S1 cenderung memakai analisis Isi dengan pendekatan kualitatif pada tataran praktis, sedangkan mahasiswa S2 cenderung memakai survey dengan analisis kuantitatif pada tataran konseptual.Abstract The focus and goal of this study was to determine themes and research methods used by the students of Bachelor (S1) and Master (S2) Science Communication in thesis writing and thesis at the Faculty of Social and Political Sciences Universitas Hasanuddin in the last 5 years (2007-2011) . Determination of 5-year time limit on the consideration that the last 5 years is still considered new, and can be seen trend or propensity for forward projections. The research method used was a survey to collect all the theses and thesis in the library, then in the theme analysis and research methods used. Results of this study indicate that both strata (S1 and S2) in the selection of themes or issues that seem to both have almost the same trend, ie quite varied and relevant issues raised by the concentration of their chosen field of study, ie, the issue tends to S1 film and television, marketing, internal public, interpersonal communication, while the S2 students tend to be on the issue of ethics and mass media legislation, political campaigns and candidates imaging, instructional media, and media effects and public opinion. In the case study method, students S1 and S2 tend to have in common, which is still dominated by the survey method. While the data for analysis method S1 students tend to use content analysis with a qualitative approach on a practical level, while the S2 students tend to use survey with quantitative analysis at the conceptual level. 
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN HARIAN TRIBUN TIMUR MENGHADAPI PERSAINGAN BISNIS SURAT KABAR DI KOTA MAKASSAR Mappanganro, Jumadi; Cangara, Hafied
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.2 April - Juni 2014
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Tribun Timur is facing tight newspaper business competition in Makassar. This research aimed to analyze the strength, the opportunities, the challenges, and threat on the marketing communication strategies applied by Tribun Timur Newspaper in facing business competition of other daily newspaper in Makassar. This research used the descriptive and qualitative methods, and the data were analyzed using SWOT analysis. The information was collected through the interviews, and the document texts. The research results revealed that Tribun Timur Daily Newspaper war superior over other local daily newspapers in Makassar in terms of prices, number of pages, speed of publication and reaching its customers. Other advantages were the fact that Tribun Timur Newspaper had position as the general newspaper instead of a specialized newspaper. In addition, because Tribun Timur Newspaper was a digital media, it could be carried and read anywhere as long as the facilities, such as the smartphone, laptop, PC computer were available – all these forms of technologies could become a threat for any printed media, particularly Tribun Timur Newspaper printed edition.Abstrak Sebagai surat kabar, Tribun Timur dihadapkan pada persaingan bisnis surat kabar di Kota Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan, peluang, tantangan, dan ancaman dari strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan koran Tribun Timur dalam menghadapi persaingan bisnis surat kabar harian di Kota Makassar. Tipe penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dan dianalisis menggunakan analisis SWOT. Sumber informasi dikumpulkan dari hasil wawancara dan data berupa dokumentasi teks. Hasil penelitian menunjukkan antara lain bahwa dari sisi harga, jumlah halaman, kecepatan terbit atau tiba di pelanggan, surat kabar harian Tribun Timur memiliki banyak keunggulan dibanding beberapa koran lokal yang terbit dan beredar di Kota Makassar. Keunggulan tersebut di antaranya karena koran Tribun Timur memosisikan diri sebagai koran umum alias tidak spesifik. Terbit setiap hari tanpa jeda (7 hari sepekan) dengan ketebalan 40 halaman. Keunggulan Tribun Timur di antaranya dapat diukur dari sisi harga, jumlah halaman maupun bonus. Digital media yang serba modern dan praktis karena dapat dibawa-bawa dan dibaca kapan dan di mana saja sepanjang ada perangkat smartphone, laptop, komputer PC, menjadi ancaman bagi media cetak, khususnya Tribun Timur edisi print. 
LEMBAGA ADAT “SANIRI” SEBAGAI FORUM KOMUNIKASI DALAM PENYELESAIAN MASALAH PUBLIK DI AMBON Traditional Institution “Saniri” as Communication Forum In Solving Public Issues In Ambon Alfredo, Ronald
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.1 No.3 Juli - September 2011
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKata “adat” tidak selamanya merujuk pada gambaran akan sesuatu yang “usang” sehingga kata“lembaga adat” tidak dapatserta-merta diartikan sebagai suatu lembaga yang tidak dapat diandalkan lagi pada masa sekarang. Di Maluku khususnya dipulau Ambon, lembaga adat “Saniri” telah terabaikan oleh negara melalui Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1979 tentangPokok-pokok Pemerintahan Daerah, selama lebih dari 20 tahun tidak mendapat legitimasi hukum atas perannya sebagailembaga musyawarah di tingkat“desa” atau yang dikenal di Ambon dengan sebutan “negeri”. Sebagai suatu forumkomunikasi dalam menyelesaikan masalah-masalah yang ada di negeri baikitupersoalan secara kelompok maupun individu,saat ini saniri ada pada posisi cukup kuat oleh karenadukungan baik menurut adat maupun menurut undang-undang sertaperaturan-peraturan daerahdibawahnya, hanya saja dalam penelitian ini ditemukan adanya kelemahan dari segi sumberdayamanusia sehingga ketergantungan saniri pada lembaga pada level di atasnya masih cukup tinggi,sehingga penguatankapasitas saniri dalam hal ini merupakan suatu kebutuhan yang sangat urgent.AbstractThe word "traditional" does not always refer to a picture of something that is "obsolete" so that theword "traditionalinstitutions" can not necessarily be interpreted as an institution that can not be relied upon again in the present.In Maluku,particularly Ambon island, traditional institutions "Saniri" has been neglected by the statethrough Act No. 5 of 1979 on thePrinciples of Local Government, for more than 20 years did nothave legal legitimacy for its role as the agency deliberationsat the level of "village" or known in Ambon with the designation "Negeri". As a forum of communication in solving theproblems that exist in the "Negeri", either a group or an individual problem, this time saniri is in the strong position becauseof the support either by custom or by law and local regulations under it, except that in this study found a weakness in termsof human resources so that saniri dependence on institutions at the level above it is still quite high, thus strengthening thecapacity of saniri in this case is a very urgent requirement
PENGENDALIAN PERILAKU EMOSIONAL ANAK TK MELALUI KOMUNIKASI ANTARA GURU DENGAN ORANG TUA DI KEC. BIRINGKANAYA KOTA MAKASSAR Ashary, Yuniartanty; Fatimah, Jeanny Maria
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to determine (a) to describe emotional behavior of kindergarten children in the district. Biringkanaya Makassar, (b) to describe communication between teachers and parents of kindergarten children in the district. Biringkanaya Makassar and (c) to determine control of the emotional behavior of kindergartners through communication between teachers and parents In the district Biringkanaya Makassar.This study is an ex- post-facto quantitative, where the population is around the kindergarten students in the district. Biringkanaya Makassar of 1,779 children in 79 institutions spread kindergarten in 7 (seven) wards. With the sampling method, then selected 84 children as respondents in this study. The relationship between the independent variables were analyzed by using Simple Linear Regression Analysis. The results showed that (a) the childs emotional behavior of the most prominent forms of aggressiveness is tempered (80,36%), anxiety is crying (48,21%), withdrawal is not much to say (48,21%) as well as excessive fear is the fear of meeting a stranger (36,31%) (b) communication media is most often used in solving problems of emotional behavior children are face to face, and (c) intensive communication negatively correlated with childrens emotional behavior, which means more intensive communication, the more reduced (controlled) the childs emotional behavior. Approximately 32.8% of control childrens emotional behavior is caused by factor intensity of communication between teachers and parents to discuss the childs emotional behavior problems in kindergarten Biringkanaya MakassarAbstrak Penelitian ini bertujuan untuk (a) mengetahui gambaran perilaku emosional anak TK di Kec. Biringkanaya Kota Makassar, (b) mengetahui gambaran komunikasi antara guru dengan orang tua anak TK di Kec. Biringkanaya Kota Makassar dan (c) mengetahui pengendalian perilaku emosional anak TK melalui komunikasi antara guru dengan orang tua di Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar. Penelitian ini merupakan eks-post-fakto yang kuantitatif. Populasinya adalah seluruh murid TK di Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar sebesar 1.779 anak yang menyebar pada 79 lembaga TK di 7 (tujuh) kelurahan. Sampel penelitian ini 84 orang anak sebagai responden. Hubungan antara variabel bebas dianalisis dengan menggunakan Analisis Regresi Linier Sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) perilaku emosional anak bentuk agresivitas yang paling menonjol adalah marah (80,36%) , kecemasan adalah menangis (48,21%), menarik diri adalah tidak banyak bicara (48,21%) serta takut berlebihan adalah takut bertemu orang asing (36,31%) (b) media komunikasi yang paling sering digunakan dalam menyelesaikan permasalahan perilaku emosional anak adalah tatap muka serta (c) intensif komunikasi berkorelasi negatif dengan perilaku emosional anak, yang artinya semakin intensif komunikasi , maka semakin berkurang (terkendali) perilaku emosional anak. Sekitar 32,8% pengendalian perilaku emosional anak disebabkan oleh faktor intensitas komunikasi antara guru dengan orang tua dalam membicarakan permasalahan perilaku emosional anak di TK Biringkanaya Kota Makassar. 

Filter by Year

2011 2023


Filter By Issues
All Issue Volume 12 No. 2 Juli-Desember 2023 Volume 12 No. 1 Januari-Juni 2023 Volume 11 No. 2 Juli-Desember 2022 Volume 11 No. 1 Januari-Juni 2022 Volume 10 No. 2 Juli-Desember 2021 Volume 10 No. 1 Januari-Juni 2021 Vol. 9 No. 2 Juli - Desember 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 8 No. 2 Juli - Desember 2019 Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019 Vol.7 No.2 Juli - Desember 2018 Vol.7 No.1 Januari - Juni 2018 Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017 Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017 Vol.5 No.2 Juli - Desember 2016 Vol.5 No.1 Januari - Juni 2016 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 More Issue