cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 2088411     EISSN : 25282891     DOI : https://doi.org/10.31947
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 481 Documents
IDEOLOGI DAN HEGEMONI MEDIA CETAK MELALUI EDITORIAL PADA HARIAN MEDIA INDONESIA Rosniar, Rosniar; Unde, Andi Alimuddin; Hasrullah, Hasrullah
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.2 April - Juni 2013
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Masing-masing surat kabar memiliki kebijakan politis tersendiri, termasuk kebijakan editorial sebagai kerangka pikir media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengkategorisasian isu dan strategi wacana atas teks terhadap kecenderungan redaksional editorial Harian Media Indonesia terhadap sebuah isu/peristiwa. Tipe penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dan deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan kritis. Sumber data berupa dokumentasi teks editorial edisi 2 Januari 2012 sampai 30 Juni 2012. Dari keseluruhan editorial dilakukan analisis isi kuantitatif dengan melibatkan dua orang coder untuk pengkategorisasian editorial. Data berupa hasil kategorisasi dianalisis dengan menggunakan Critical Discourse Analysis (CDA) model Teun A. Van Dijk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Isu politik menjadi preferensi Media Indonesia dalam sajian editorialnya yaitu 86 editorial dengan persentasi tertinggi 71,07%. Kecenderungan redaksional editorial Harian Media Indonesia yang kritis, pro rakyat dan tidak segan-segan memperlihatkan sikap anti pemerintah telah menjalankan hegemoninya berdasarkan ideologi yang dianut. Namun pada isu tertentu menyatakan sikap mendukung kebijakan pemerintah dengan indikasi kepentingan politik media bersangkutan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sikap resisten terhadap pemerintah bukanlah ukuran valid guna menilai bahwa sebuah media komersial yang menjalankan politik ekonomi media telah berjuang bagi kepentingan masyarakat luas.ABSTRACTEach newspaper has its own political policies, including editorial policies as a media framework. This research aims to know the categorizing of the issues and discourse strategies over the text toward the redaction tendency of Harian Media Indonesia editorial toward issue/events. The types of the research are quantitative and qualitative descriptive using critical approach. Data sources are documentation of editorial texts since January 2, 2012 until June 30, 2012. All editorial texts are analyzed using quantitative content analysis by involving two coders for categorizing those editorial texts. Data got from editorial categorization will then be analyzed by using Critical Discourse Analysis (CDA) model by Teun A. Van Dijk. The results showed that political issues become the preference of the Media Indonesia in its editorial i.e. 86 editorials of which percentage is the highest as much as 71,07%. The redaction tendency of Harian Media Indonesia editorial which is critical, pro people and not hesitate showing its stance that anti Government has been running its hegemony based on ideological beliefs. However, on specific issues it stated its stance in supporting the government policies with an indication of the political importance of the media itself. So it can be inferred that the resistant stance toward government is not the valid standard in order to assess that a commercial media running the political economy of the media has been fighting for the interests of the wider community. 
STRATEGI KOMUNIKASI KAMPANYE PENGENDALIAN MINUMAN BERALKOHOL (PERDA NOMOR 11 TAHUN 2012) OLEH PEMERINTAH KABUPATEN SIKKA Mana, Polikarpus Manase; Cangara, Hafied
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.2 April - Juni 2014
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Campaign strategy is a communication action plan to influence others. The aim of the research was to find out and axplain the communication strategy by the government of Sikka Regency in the campaign of alcoholic drink based on Local Regulation Number 11 Year 2012 in Sikka Regency, the implementation of socialization campaign of the control of alcoholic drikn, and the inhibiting factors of the campaign of control of alcoholic drink in Sikka Regency.The research used descriptive qualitative method trough interview and field observation. The results of the research that the government of Sikka regency to implementation of communication only linear with face to face. All sectors were excluded. Not perform segmentation and identification of audiences. There are several factors faced in the implementation of campaign such as the low level of community’s knowledge and participation, limited time and cost, ego sector, long bureaucratic system, and strong tradition and culture in the community. Campaign of the control alcoholic drink by the govermment of Sikka not through a good communication plan and compherensiveAbstrak Strategi kampanye adalah perencanaan tindakan komunikasi untuk mempengaruhi orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan strategi komunikasi Pemerintah Kabupaten Sikka dalam kampanye pengendalian minuman beralkohol berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2012 di Kabupaten Sikka, mengetahui dan menjelaskan pelaksanaan kampanye sosialisasi pengendalian minuman beralkohol di Kabupaten Sikka, serta mengetahui dan menjelaskan faktor-faktor yang menghambat kampanye pengendalian minuman beralkohol di Kabupaten Sikka. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Variabel yang diteliti adalah, strategi komunikasi, proses komunikasi media komunikasi, sasaran komunikasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola komunikasi bersifat linear melalui pola tatap muka. Semua sektor tidak dilibatkan. Tidak melakukan segmentasi dan identifikasi khalayak. Pelaksanaan kampanye mengalami hambatan karena tingkat pengetahuan dan partisipasi masyarakat yang masih rendah, waktu dan biaya yang terbatas, ego sektor, sistem birokrasi yang panjang, serta adat dan budaya yang masih kental di masyarakat. Kampanye pengendalian minuman beralkohol oleh Pemerintah Kabupaten Sikka tidak melalui suatu perencanaan komunikasi yang baik dan kompherensif. 
MAKNA PESAN KOMUNIKASI MOTIF KAIN SUTERA SENGKANG PILIHAN KONSUMEN DI KOTA MAKASSAR Sulvinajayanti, Sulvinajayanti; Cangara, Hafied; Bahfiarti, Tuti
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The aims of the research are to acknowledge, to analyzes, and to describe the meaning of communication message of Sengkang silk material, especially of consummers’ choice. The research type is a desriptive qualitative approach with observation and indepth interviews with craftsmen and consummers of Sengkang silk material. Data analysis technique in this research is semiotic analysis of the subject, i.e. to review the meaning of Sengkang silk motives with meaning analysis of Charles Sanders Pierce’s triangle meaning of sign, object, and interpretant. The results of the research indicated that Sengkang silk material motive has philosophical and symbolic meaning of Bugis customs and culture. Motives of consummer’s choice are traditional motives which includes Balo Tettong, Mallobang, Balo Renni, Cobo’, Bombang, and Lagosi. The consummers of Sengkang silk purchase silk materials according to the motive concepts and colour, without prior knowledge of meaning of the silk material motives.Abstrak Kain sutera Sengkang merupakan warisan budaya, memiliki berbagai macam jenis motif mulai dari motif tradisional, semi tradisional, dan modern yang mengandung makna yang sarat akan nilai filosofi budaya masyarakat Bugis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis, dan menjelaskan makna pesan komunikasi motif kain sutera Sengkang, khususnya yang menjadi pilihan konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan pengrajin dan konsumen kain sutera Sengkang. Data dianalisis dengan menggunakan analisis semiotika untuk mengkaji makna motif sutera Sengkang melalui model analisis makna Charles Sanders Pierce yaitu Triangle Meaning tentang tanda, objek, dan interpretan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif kain sutera Sengkang mengandung makna filosofi dan simbol adat istiadat kebudayaan Bugis. Motif-motif yang menjadi pilihan konsumen adalah motif tradisional diantaranya adalah Balo Tettong, Mallobang, Balo Renni, Cobo, Bombang, dan Lagosi. Konsumen kain sutera Sengkang membeli kain sutera berdasarkan konsep motif dan warna tanpa mengetahui makna yang terkandung dalam motif kain sutera tersebut. 
HUBUNGAN ANTARA STRATEGI KOMUNIKASI PEMBELAJARAN DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI DI SMK NEGERI SEKOTA BAU-BAU La Firlaz, Deltu
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKStrategi komunikasi pembelajaran merupakan suatu perencanaan yang baik dalam proses interaksi belajar dengan melibatkan semua factor-faktor  belajar, apakah itu guru, siswa, sumber-sumber belajar, peralatan, fasilitas, dan lingkungan beklajar untuk mencapai hasil belajar yang optimum. Untuk itu, semua factor itu tidak dapat dipisahkan dari kemampuan guru dalam berkomunikasi. Meskipun memakai strategi pembelajaran yang baik tetapi jika tidak bias diimplementasikan, maka sudah btentu hasilnya tidak bias dicapai secara optimum. Dalam kasus ini, guru sedapat mungkin bias berkomunikasi sehinghga  para siswa dapat memahami pikiran-pikirannya, apakah itu disampaikan dalam bentuk lisan, tertulis, dan bahasa tubuh. Dalam mengimplementasikan suatu strategi komunikasi pembelajaran,  para guru diharapkan dapat memiliki kemampuan berkomunikasi yang bisa mendorong pencapaian belajar para siswa. ABSTRACTCommunication learning strategy is a good planning in a process learning interaction which involving as organized all learning factors whether to teachers, students, learning sources, tools, facilities, and learning environment to achieve learning goal as optimum. Therefore, those all are not separated from teachers’ ability in communicating. Even though  it is a good learning strategy but if it not good implemented, so that it can not get optimum result. In this case, teacher should be well communicated and make his ideas and feelings known to his student, whether oral language, writing language, and body language. Hopefully, in implementing a good quality of learning communication strategy and encouraging teachers’ communication ability will improve students’ learning achievement. 
KERUKUNAN KELUARGA SULAWESI SELATAN (KKSS) SEBAGAI FORUM KOMUNIKASI DALAM PENYELESAIN KONFLIK ETNIS DI KOTA PALU Kaddi, Sitti Murni; Unde, Andi Alimuddin
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui fungsi KKSS sebagai forum komunikasi dalam penyelesaian konflik etnis di kota Palu, 2) faktor-faktor yang mendukung dan menghambat KKSS sebagai forum komunikasi dalam penyelesaian konfli etnis di kota Palu.Pengumpulan data digunakan metode wawancara, observasi, dokumentasi dan diskusi kelompok berfokus. Selanjutnya data yang didapat dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penyelesaian konflik antara Bugis dan Kaili di kota Palu, KKSS cabang kota Palu menggunakan komunikasi kelompok dan komunikasi antarpribadi. Selain itu peran tokoh masyarakat dalam penyelesaian konflik Bugis dan Kaili juga sangat berpengaruh. Hambatan yang dihadapi KKSS cabang kota Palu dapat diatasi dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara pengurus, pemerintah dan tokoh masyarakat Bugis maupun tokoh masyarakat Kaili. Abstract This study aims to: 1) understanding the function of KKSS as a forum for communication in the resolution of ethnic conflicts of Bugis and Kaili in Palu city, 2) understanding the factors that support and inhibit KKSS as a forum of communication in the resolution of ethnic conflicts of Bugis and Kaili in Palu city.Data collection used interviews, observation, documentation and Focus Group Discussion (FGD). The data was analysed using descriptive qualitative analysis techniques.The result showed that in the resolution of the conflict between Bugis and Kaili in Palu, KKSS Palu used group communication and interpersonal commnunication. In addition, the role of community leaders in resolving the conflict of Bugis-Kaili is also very influential. Barriers that is faced by the KKSS of Palu can be overcome by good communications between KKSS committee, local government and community leaders of Bugis and Kaili. 
PERAN MEDIA CETAK LOKAL DALAM MITIGASI BENCANA BANJIR TERHADAP KESADARAN MASYARAKAT DI KOTA MAKASSAR Rahayu, Pramudita Budi
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract One of the role of local print mass media is to educating society. Which is to educate people about flooded disaster in relevance of effort to bring people to their senses. This research objective is to find out the role of local print mass media in flooded disaster mitigation before and after flooded disaster period. The research took the data from January 2012 until july 2013 edition of Fajar and Tribun Timur newspaper. Method of collecting data is using coding sheet. Data analyzing is using descriptive quantitative method and content analyze method. Result of this research indicate that on the period before flooded disaster, mass media have a contribute for helping people back to their sense by the news that had been made to the number of 21 news or 46.6% in Fajar and 24 news or 53.4% in Tribun Timur. When flooded disaster period, we can saw the role of print mass media by the news that they brought, Fajar brought 97 news or 75,8% and Tribun Timur brought 31 news or 24,2%. For post flooded disaster period Fajar brought 14 news or 60,9% and Tribun Timur brought 9 news or 39,1%. It is concluded that local print media had a role for flooded disaster mitigation in society through their news that they brought. Hopefully that people in the society would be realize the danger of flooded disaster and taking care of the nature.Abstrak Salah satu peran media massa cetak lokal adalah mengedukasi masyarakat, diantaranya mengedukasi masyarakat akan bencana banjir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran media cetak lokal Fajar dan Tribun Timur tentang mitigasi bencana banjir. Metode penelitian ini kualitatif dengan mengunnakan teknik analisis isi. Hasil penelitian mendeskripsikan peran media cetak lokal yaitu Fajar dan Tribun Timur pada periode pra bencana banjir, bencana banjir, dan pasca bencana banjir. Pada periode Pra bencana banjir media cukup berperan menyadarkan masyarakat dengan berita beritanya sebanyak 21 berita atau 46,6% untuk Fajar dan 24 berita atau 53,4% untuk Tribun Timur. Pada periode saat bencana banjir peran media cetak banyak terlihat melalui pemberitaannya yaitu Fajar menurunkan 97 berita dan Tribun Timur sebanyak 31 berita. Untuk periode pasca banjir Fajar menurunkan 14 berita dan Tribun Timur sebanyak 9 berita. Disimpulkan bahwa media cetak lokal cukup berperan dalam mitigasi bencana banjir dalam menyadarkan masyarakat melalui berita berita yang di turunkan. Diharapkan masyarakat dapat sadar akan bahaya bencana banjir dan menjaga lingkungan. 
KODE ETIK JURNALISTIKDAN SENSOR DIRI DI KALANGAN WARTAWAN PASCA ORDE BARU DI KOTA MAKASSAR Nahria, Nahria; Unde, Andi Alimuddin
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.1 No.2 April - Juni 2011
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe aim of study id to analyze the understanding, attitude, implementation and the implementationefforts of Journalistic Ethics Code as self-censorship by journalisist in the Post-Orde Baru inMakassar. The study is carried out to several journalistis of printed media in Makassar. This is aqualitative research utilizing library and field surveys. The data were collected through observation,deep interviews and documen inspections. The inform ants were determined by snowball samplingtechnique. The data were analyzed using Miles and Hubermans Interactive Model. The result of thestudy indicate that majority of journalistis in the post-Orde Baru in Makassar have a wellunderstanding about some principles like fairness, accuracy, and objecttivity in the journalisticEthics Code. They have positive view toward the principles and agree about the importance inimplementing it. How ever, in fact the principles are not well implemented yet especially about theaccuracy due to some of obstacles faced by journalist when doing their job. Thus, journalists haveto attempt implementing the Journalistic Ethics Code as self-cencordhip throught some effortsbrought by the media, journalist organisation (PWI and AJI), Press Council, and government. AbstrakPenelitian ini dimaksudka untuk menganalisis tingkat pemahaman, sikap, dan oenerapan sensor diridalam melakukan Kode Etik Jurnalistik di kalangan Wartawan Pasca Orde Baru di Makassar. Studiini dilakukan pada beberapa wartawan media cetak di Makassar. Metode penelitian yakni kualitatifdengan menggunakan kepustakaan dan dokumentasi. Informan ditetapkan dengan cara tekniksnowball sampling. Data dianalisis dengan memakai model interaktif dari miles dan Hubermans.Hasil studi ini mengindikasikan vahwa pada umumnya wartawan pasca orde baru di Makassarmemiliki pemahaman yang baik tentang prinsip-prinsip penulisan jurlanistik, misalnya kejujuran,akurasi, dan objek-tivitas dalam menjalankan Kode Etik Jurnalistik. Mereka pada umumnyamemiliki pandangan yang positif terhadap prinsip-prinsip Kode Etik Jurnalistik dan setuju untukdilaksanakan. Meskipun sejauh ini dalam kenyataannya prinsip-prinsip tersebut belum dilakukansecara penuh karena beberapa faktor penghambat. Karena itu para wartawan berusaha melakukanKode Etik Jurnalistik dalam bentuk sensor diri yang diusahakan oleh media itu sendiri, organisasiwartawan PWI dan Aji dewan Pres, dan Pemerintah.
PENGARUH PENGGUNAAN BAURAN PROMOSI TERHADAP TINGKAT KUNJUNGAN WISATAWAN PADA OBJEK WISATA ALAM DI KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN Areks, Erna; nadjib, Muhammad
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This research aimed (1) to investigate the effects of the use of the promotion mix, which comprised advertising, sales promotion, event and experiences, public relations and publicity, direct marketing, interactive marketing, word of mouth marketing, and personal selling, on the level of the tourist visits to the natural tourist objects; (2) to determine which of the promotion mix were most dominant in affecting the level of the tourist visits to the tourist objects in Pangkep Regency. The research used the quantitative research. The samples were chosen using the accidental sampling technique, while the primary data were collected using the questionnaires distributed to 99 tourists visiting the natural tourist objects in Pangkep Regency. The collected data were then analyzed using the multiple linear regression analysis and the path analysis. The results of analysis revealed the promotion mix simultaneously had a significant effect of 25,2% on the level of the tourist visits to the natural tourist objects in Pangkep Regency, while partially, only advertising and word of mouth marketing which had a very significant effect on the level of the tourist visits to the natural tourist objects in Pangkep Regency. Finally, among the promotion mix, the word of mouth marketing had the highest effect on the tourist visits to the natural tourist objects in Pangkep Regency.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bauran promosi yang meliputi advertising, sales promotion, event and experiences, public relations and publicity, direct marketing, interactive marketing, word of mouth marketing, dan personal selling terhadap tingkat kunjungan wisatawan pada objek wisata alam di Kabupaten Pangkep dan unsur bauran promosi yang paling dominan berpengaruh terhadap tingkat kunjungan wisatawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penyampelan dilakukan dengan teknik sampling aksidental. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada 99 wisatawan yang berkunjung ke objek wisata alam di Kabupaten Pangkep. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu analisis regresi linear berganda dan analisis jalur (Path Analysis). Hasil analisis menunjukkan bahwa bauran promosi secara simultan berpengaruh nyata (25,2%) terhadap tingkat kunjungan wisatawan pada objek wisata alam di Kabupaten Pangkep, sedangkan secara parsial hanya advertising dan word of mouth marketing yang berpengaruh nyata terhadap tingkat kunjungan wisatawan pada objek wisata alam di Kabupaten Pangkep. Unsur bauran promosi yang paling dominan berpengaruh terhadap tingkat kunjungan wisatawan pada objek wisata alam di Kabupaten Pangkep, yakni word of mouth marketing. 
STRATEGI PROMOSI MEMPERTAHANKAN LOYALITAS PELANGGAN MOBIL MEREK TOYOTA PT. H. KALLA DALAM PERSAINGAN OTOMOTIF DI MAKASSAR Sukmarini, Andi Vita; Cangara, Hafied
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi promosi yang dilakukan oleh PT. Toyota H. Kalladalam mempertahankan loyalitas pelanggan terhadap mobil merek Toyota di tengah persaingan bisnis otomotif di Kota Makassar. Penelitian ini dilaksanakan pada PT. Toyota H. Kalla Makassar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deksriptif kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Hasil Penelitian ini menemukan dan menunjukkan bahwa kedua variabel independen (Strategi Bauran Promosi dan Kualitas Produk) memiliki arah pengaruh positif terhadap variabel dependen (Loyalitas Pelanggan). Di mana persamaannya adalah Y = 0,242 + 0,374X + 0,557Z. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi yaitu terjadi perubahan penilaian Untuk variabel Bauran Promosi (X) diperoleh nilai signifikansinya Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai signifikansinya lebih kecil dari nilai alpha 5% yaitu 0,000 < 0,05. Dengan demikian nilai ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel StrategiBauran Promosi memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan pada PT. Toyota H. Kalla Makassar. Hal ini menunjukkan bahwa secara parsial Bauran Promosi mempunyai pengaruh sebesar 36,6% terhadap Loyalitas Pelanggan. Secara parsial variabel Kualitas Produk (variabel intervensi/kontrol) (Z) mempunyai pengaruh sebesar 60,3 %. Dan itu menunjukkan hasil pengaruh yang cukup tinggi terhadap variabel Loyalitas Pelanggan (Y). Kesimpulan dari penelitian ini memberikan gambaran bahwa startegi promosi yang telah dilakukan oleh PT. Toyota H. Kalla Makassar telah dijalankan dan memberikan kontribusi yang besar terhadap perusahaan dan konsumen/pelanggan sehingga tercipta kepuasan pelanggandalam mempertahankan loyalitas pelanggan. Abstract This study aims to determine promotional strategies undertaken by PT. Toyota H. Kalla in maintaining customer loyalty to the Toyota brand cars amid competition Makassar. This studi automotive business in the city was held at PT. Toyota H. Kalla Makassar. Data collected through observation, interviews, and documentation. Analyzed using quantitative descriptive analysis by multiple linear regression analysis method. The research results show that both the finding and the independent variables (Promotion Mix Strategy and Product Quality) has a positive influence on the direction of the dependent variable (Customer Loyalty). Where the equation is Y = 0.242 + 0.374 + 0.557 X Z. Statistical test results showed that significant value changes for variable assessment Promotion Mix (X) values obtained statistical significance Based on test results obtained significance value is less than the alpha value of 5 % is 0.000 < 0.05. Thus this value indicates that in partial Promotion Mix Strategy provides a positive and significant effect on customer loyalty at PT. Toyota H. Kalla Makassar. This suggests that the partial Promotion Mix influence of 39.7 % for Customer Loyalty. Inpartially Product Quality ( variable intervention / control ) ( Z ) has the effect of 60.3 % . And it shows the results of a high enough influence to Customer Loyality variable (Y) . The conclusion of this study suggests that the promotion strategy that has been done by PT. Toyota H. Kalla Makassar has been executed and contributed greatly to the company and the consumer / customer in order to create customer satisfaction maintain customer loyalty.
EFEK PEMBINAAN DISIPLIN KARYAWAN DALAM HUBUNGANNYA DENGAN FUNGSI PUBLIC RELATION TERHADAP KEMAJUAN CARREFOUR INDONESIA DI MAKASSAR indah, indah sulistiani; Farid, Muhammad
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.1 No.2 April - Juni 2011
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe study aims to describe the form of disciplinary training of the employees in their public relation function, its influence on, and relationship with the progress of Carrefour Indonesia in Makassar. The study was carried out to the employess of Carrefour Indonesia in Makassar, and the sample was randomly selected. The data were collected through a survey, an audience, and involving questionnaire distribution. The data were analysed with inferential and quantitative descriptive technique. The study proves that the training was carried out in the forms communications activities, i.e. personal communications, counseling, meetings, events, and dialogues. There is a significant correlation between work disciplinary training variables and the companys progress with the strength of association of 0,503, and the positive relationship direction. There is a significant correlation between the independent variables and the dependent ones indicated by the figure 25,3 % which means that there are other Factors (intervening variable) influencing the relationship (74,7 %). The size of the communicator, target, means, and public based on public relation concepts tah is two-way communication and organization communication concept.Keyword ; Disiplin Kerja, Public RelationAbstrakStudi ini dimaksudkan untuk menggambarkan bentuk pembinaan disiplin keija para karyawan dalam hubungannya dengan fungsi Public Relations terhadap kemajuan perusahaan retail Carrefour Indonesia di Makassar. Studi ini telah dilaksanakan pada karyawan Carrefour Indonesia di Makassar, dengan memakai sample yang dipilih secara andom. Data dikumpulkan dengan cara survei, wawancara, dan pengedaran angket. Data kemudian dianalisis dengan memakai teknik deskriptif kuantitatif dengan menggunakan statistic inferensial. Studi ini mencoba melihat bagaimana pembinaan disiplin kerja para karyawan dibentuk melalui aktivitas komunikasi, seperti komunikasi intarpribadi, konseling, rapat, perayaan/acara, dan dialog. Hasilnya menun jukkan bahwa ada korelasi yang signifian antara variable disiplin kerja dengan peningkatan keamjuan perusahaan pada level 0.503, dimana korelasi itu positif. Ada juga korelasi yang signifikan antara variable bebas dengan variable tergantung, yang diindikasikan dalam angka 25,3 persen, yang artinya factor lain, dalam hal ini variable intervening memberi pengaruh dalam hubungan itu, yakni 74,7 persen.Keyword : Disiplin Kerja, Public Relations

Filter by Year

2011 2023


Filter By Issues
All Issue Volume 12 No. 2 Juli-Desember 2023 Volume 12 No. 1 Januari-Juni 2023 Volume 11 No. 2 Juli-Desember 2022 Volume 11 No. 1 Januari-Juni 2022 Volume 10 No. 2 Juli-Desember 2021 Volume 10 No. 1 Januari-Juni 2021 Vol. 9 No. 2 Juli - Desember 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 8 No. 2 Juli - Desember 2019 Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019 Vol.7 No.2 Juli - Desember 2018 Vol.7 No.1 Januari - Juni 2018 Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017 Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017 Vol.5 No.2 Juli - Desember 2016 Vol.5 No.1 Januari - Juni 2016 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 More Issue