cover
Contact Name
David Setiawan
Contact Email
dsetia@unilak.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dsetia@unilak.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknik
ISSN : 18584217     EISSN : 2622710X     DOI : -
Core Subject : Art, Engineering,
Jurnal Teknik has an area of expertise consisting of : 1. Civil Engineering such as Structural Engineering, Construction Engineering & Management, Geotechnical Engineering, Water Resources Engineering, Transportation Engineering and Ocean Engineering. 2. Electronical Engineering such as Electrical Engineering Materials, Electric Power Generation, Transmission and Distribution, Power Electronics, Power Quality, Power Economic, FACTS, Renewable Energy, Electric Traction, Electromagnetic Compatibility, High Voltage Insulation Technologies, High Voltage Apparatuses, Lightning Detection and Protection, Power System Analysis, SCADA, Electrical Measurements. 3. Architectural such as Indonesian Architectural Design, Housing and Urban Design and Development, Vernacular Architecture, Islamic Architecture, Architectural Science & Technology, Interdisciplinary Architecture, and other Indonesian Architecture discourses.
Arjuna Subject : -
Articles 170 Documents
Aplikasi Value Engineering untuk Optimalisasi Pembiayaan pada Proyek Pembangunan Gedung Kuliah II UIN Suska Riau Dimas Priambudhi; Elizar; Sapitri*
JURNAL TEKNIK Vol. 13 No. 2 (2019): Edisi Oktober 2019
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v13i2.3599

Abstract

Dalam pembangunan proyek konstruksi sering terjadi penggunaan biaya yang tidak efisien. Pada pembangunan Gedung Kuliah II UIN Suska Riau membutuhkan biaya sebesar Rp. 15.279.840.000 atau Rp. 6.366.600/m2. Berdasarkan Keputusan Walikota Pekanbaru Nomor 545 Tahun 2018 dinyatakan bahwa standar harga satuan pembangunan gedung negara adalah sebesar Rp. 5.440.000 /m2, oleh karena itu rencana anggaran biaya Gedung Kuliah II UIN tersebut dipandang terlalu besar untuk jenis gedung tipe setara. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan optimalisasi terhadap biaya yang sudah direncanakan. Metode yang digunakan adalah Value Engineering dengan 5 tahap rencana kerja, yaitu: tahap informasi, tahap kreatif, tahap analisa, tahap pengembangan dan tahap rekomendasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya penghematan biaya sebesar 4,79 % dari biaya total proyek setelah dilakukan Value Engineering. Rekomendasi penggantian material pekerjaan dinding dan plesteran dari bata merah menjadi batako memberikan penghematan sebesar Rp. 95.781.362 (6,40 %) dari total biaya pekerjaan. Rekomendasi penggunaan material lantai dari granit 60 x 60 menjadi lantai keramik 40 x 40 memberikan penghematan sebesar Rp. 455.980.254 (38,36 %) dari total biaya pekerjaan, dan rekomendasikan mengganti plafon gypsum 9 mm dengan plafon tripleks 6 mm memberikan penghematan biaya sebesar Rp. 180.552.712 (30,23 %) dari total biaya pekerjaan.
Perbandingan Debit Andalan Hasil Tank Model terhadap Debit Pengamatan Sungai Tapung Kiri Stasiun Tandun Fachrunnisa; Manyuk Fauzi*
JURNAL TEKNIK Vol. 13 No. 2 (2019): Edisi Oktober 2019
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v13i2.3600

Abstract

Ketelitian suatu model hujan-aliran sangat dibutuhkan guna implementasi keluaran model dalam analisis-analisis hidrologi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap rasio atau perbandingan hasil model tangki (tank model) terhadap data debit hasil pengamatan. Penelitian dilakukan di sungai Tapung Kiri dengan stasiun pencatatan Tandun. Luas daerah aliran sungai Tapung Kiri dengan titk kontrol (outlet) stasiun Tandun adalah 197,5 km2. Konsep model tangki yang digunakan adalah 4 buah tangki yang disusun secara seri. Hasil perbandingan didasarkan pada nilai root mean square error (RMSE), dimana diperoleh nilai RMSE kondisi musim basah (Q20%) = 6,70; kondisi normal (Q50%) = 4,49 dan musim kering (Q80%) = 5,27. Data debit pengamatan sungai Tapung Kiri rata-rata memiliki nilai tempat satuan, sementara itu nilai RMSE juga memiliki nilai tempat satuan maka dapat disimpulkan bahwa model tangki yang digunakan dalam penelitian ini memiliki kinerja baik.
Analisis Debit Andalan Sungai Batang Lubuh Pos Duga Air Pasir Pengaraian Annisa Destiany; Manyuk Fauzi*
JURNAL TEKNIK Vol. 13 No. 2 (2019): Edisi Oktober 2019
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v13i2.3601

Abstract

Sungai Batang Lubuh memiliki luas daerah aliran sungai = 1.036 km2 dan menjadi sumber air utama masyarakat Kota Pasir Pengaraian untuk manfaat air baku air minum, irigasi, perikanan dan perkebunan. Analisis debit andalan sungai Batang Lubuh menjadi sangat penting guna diperoleh informasi ketersediaan air pada kondisi basah (Q20%), normal (Q50%) dan kering (Q80%). Analisis dilakukan dengan metode basic month (bulan dasar perencanaan) untuk data pengamatan pos duga air Pasir Pengaraian periode tahun 2011 hingga 2017. Hasil analisis memperoleh nilai-nilai debit andalan pada kondisi musim basah meliputi nilai maksimum Q20% = 199,68 m3/dt, nilai minimum Q20% = 67,96 m3/dt, dan rata-rata Q20% = 130,53 m3/dt. Debit andalan kondisi normal antara lain nilai maksimum Q50% = 151,11 m3/dt, minimum Q50% = 51,28 m3/dt, dan rata-rata Q50% = 91,21 m3/dt. Selanjutnya untuk debit kondisi musim kering, nilai maksimum Q80% = 95,19 m3/dt, minimum Q80% = 36,58 m3/dt, dan rata-rata Q80% = 62,63 m3/dt.
Pengaruh Natrium Tripolyphosphate (NA5P3O10) terhadap Sifat Mekanik Beton Cor di dalam Air (Under-Water Concrete) Lili Purwati; Ismeddiyanto; Enno Yuniarto
JURNAL TEKNIK Vol. 13 No. 2 (2019): Edisi Oktober 2019
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v13i2.3604

Abstract

Kuat tekan dan kuat tarik belah merupakan parameter kekuatan beton yang penting. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh penggunaan Natrium Tripolyphosphate (Na5P3O10) terhadap sifat mekanik beton cor di dalam air Under-Water Concrete (UWC). Digunakan variasi Na5P3O10 sebesar 5%, 10% dan 15% terhadap berat semen, serta penambahan filler berupa abu batu dengan presentase 10% terhadap berat agregat halus. Nilai kuat tarik belah dan kuat tekan beton diperoleh berdasarkan pengujian laboratorium dengan beton silinder diameter 10cm dan tinggi 20cm. Hasil penelitian menunjukkan kuat tekan dan kuat tarik belah beton paling rendah terjadi pada beton variasi Na5P3O10 5% yaitu 5.96MPa. Kuat tekan dan kuat tarik belah beton tertinggi yakni pada variasi Na5P3O10 10% sebesar 12.13MPa, namun terjadi penurunan pada beton variasi Na5P3O10 15% yakni 9.27Mpa. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa presentase Na5P3O10 5% menurunkan kuat tekan dan kuat tarik belah beton karena besarnya segregasi pada beton, sedangkan presentase Na5P3O10 15% justru mengurangi nilai workability beton segar sehingga tidak dapat memadat sendiri dengan baik. Penggunaan Na5P3O10 pada penelitian ini menunjukkan bahwa selanjutnya Na5P3O10 dapat digunakan sebagai Anti Washout Admixture pada Under-Water Concrete (UWC), namun memerlukan mix desain khusus Self Compacting
Analisis Investasi pada Pembangunan Perumahan Nuansa Beringin Hari Yanto; Zainuri; Winayati
JURNAL TEKNIK Vol. 13 No. 2 (2019): Edisi Oktober 2019
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v13i2.3605

Abstract

Pemilihan perumahan Nuansa Beringin di jln. Paying Sekaki ini sebagai objek penelitian karena pengembang belum melakukan analisis investasi ekonomi teknik pada pembangunan perumahan tersebut, sedangkan usaha pembangunan perumahan merupakan suatu proyek yang memerlukan biaya awal besar (arus kas keluar) dan waktu yang lama, sedangkan penghasilan baru diperoleh pada tahap penjualan (arus kas masuk) yang terjadi pada periode yang akan datang. Oleh karena itu diperlukan perhitungan yang dapat memberi gambaran terhadap biaya dan manfaat pada konsep aliran dana, yang timbul akibat kondisi ketidakpastian yang dimaksud terutama ditinjau pada aspek ekonomi yang timbul pada masa yang akan datang. Hasil analisis ini tentunya bisa dipakai untuk mendapatkan keputusan yang layak dalam berinvestasi dengan mengurangi kerugian dimasa yang akan datang, baik itu kreditor atau debitor.Mengacu pada latar belakang maka penulisan tugas akhir ini membahas tentang studi kelayakan ekonomi teknik pembangunan perumahan Nuansa Beringin II sebanyak 150 unit dengan harga jual Rp 130.000.000 per unit menggunkan metode discounted cash flow (DCF) dengan indicator Net Present Value (NPV), Benefit cost Ratio (BCR), Internal Rate of Retrun (IRR) dan Break Even Point (BEP).Dari hasil analisis ekonomi teknik bahwa investasi yang dilakukan pada perumahan ini maka didapat hasil Net Present Value (NPV) bernilai positif. Untuk perhitungan Benefit cost Ratio (BCR) pada bulan ke-15 didapat nilai >1, sedangkan hasil Break Even Point (BEP) didapat pada bulan ke- 14-15 dan dari hasil perhitungan Internal Rate of Retrun (IRR) didapat 32,5221% tingkat suku bunga aman. Maka dapat disimpulkan bahwa berdasarkan landasan teori perumahan ini layak telah memenuhi indikator diatas dan layak melakukan investasi.
Pengaruh Kapasitor Terhadap Faktor Daya Motor Induksi Tiga Phasa di PT. Malindo Karya Lestari Rio Alfredo Sinaga; Hamzah Eteruddin; Abrar Tanjung
JURNAL TEKNIK Vol. 15 No. 2 (2021): Edisi Oktober 2021
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v13i1.2360

Abstract

Malindo Karya Lestari merupakan salah satu industri pada bidang Palm Oil Mill Equipment and Engineering di Pekanbaru yang bergerak dalam penyediakan unit dan sparepart untuk pabrik kelapa sawit. Dalam proses pembuatan unit dan sparepart di workshop menggunakan beberapa jenis mesin dengan motor induksi tiga phasa dalam pengoperasiannya. Adanya Penambahan mesin berpengaruh besar terhadap faktor daya yang dihasilkan dari motor induksi. Motor induksi dirancang untuk beroperasi pada beban penuh, sehingga apabila beban turun maka efisiensi motor turun. pengoperasian motor di bawah beban tertentu maka memiliki dampak terhadap faktor daya. faktor daya yang tinggi sangat diinginkan agar motor induksi beroperasi lebih efisien serta menjaga agar biaya lebih rendah untuk semua sistem. untuk mengatasi faktor daya, biasanya di lakukan dengan pemasangan kapasitor secara paralel dengan beban.pemasangan kapasitor yang kecil tidak memiliki pengaruh yang berarti, sedangkan kapasitor yang terlalu besar akan berdampak pada naiknya tegangan motor, jika kenaikan tegangan kerja yang telalu lama, berdapak pada naiknya temperatur motor yang akan menjadi tinggi hal ini dapat mengakibatkan motor dapat terbakar, pemasagan kapasitor yang sesuai di harapkan dapat memperbaiki faktor daya pada motor induksi. Keadaan faktor daya sebelum adanya penambahan mesin adalah 0,886 dapat dinaikan menjadi 0,98 dengan penyesuaian kapasitor bank bernilai 132,4 kVAR. Setelah adanya penambahan mesin faktor daya adalah 0,869 dapat dinaikan menjadi 0,98 dengan penyesuain kapasitor bank bernilai 201 kVAR.
Studi Pengaruh Pemasangan Soft Stater Motor Induksi Tiga Fasa Pada Tisu Machine di PT. Pindo Deli Perawang Hendri Naldi; Elvira Zondra; Hazra Yuvendius
JURNAL TEKNIK Vol. 15 No. 2 (2021): Edisi Oktober 2021
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v15i2.6169

Abstract

Motor induksi yang langsung dihidupkan tanpa menggunakan metode-metode pengasutan akan menarik arus 5 sampai 7 kali dari arus beban penuh dan akan menghasilkan torsi 1,5 sampai 2,5 kali torsi beban penuh. Arus yang besar akan mengakibatkan drop tegangan pada saluran sehingga dapat mengganggu peralatan lain yang dihubungkan pada saluran tersebut. Untuk motor yang berdaya besar khususnya motor induksi tiga phasa akan membutuhkan arus starting yang besar seiring dengan motor yang berdaya besar, sehingga dengan daya motor dengan kapasitas besar dari 22kW tidak dianjurkan untuk menghidupkan motor secara langsung tanpa menggunakan metode-metode pengasutan. Pengaruh pemasangan Soft Starter dapat dilihat dari karakteristik arus dan torsi starting yang dihasilkan motor induksi sebelum dan sesudah pemasangan, dari hasil perhitungan menggunakan metode Dirrect Online (DOL) diketahui nilai starting arus line (inrush) motor adalah sebesar 4,266 kA atau sebesar 7,4 kali arus nominal motor, sedangkan pada saat menggunakan Soft Starter, nilai starting arus line (inrush) motor adalah sebesar 2238,23 Amp atau sebesar 3,9 kali arus nominal motor. Pada saat menggunakan metode Dirrect Online (DOL) nilai arus starting motor adalah sebesar 4507,06 Amp, sedangkan pada saat mengunakan Soft Starter nilai arus starting motor adalah sebesar 2253,49 Amp. Nilai Torsi starting elektromagnetik motor dengan menggunakan metode Dirrect Online (DOL) adalah sebesar 8095,85 Nm, sedangkan pada saat mengunakan Soft Starter Nilai Torsi starting elektromagnetik motor adalah sebesar 2023,89 Nm. Nilai Torsi starting mekanik motor dengan menggunakan metode Dirrect Online (DOL) adalah sebesar 4851,2 Nm, sedangkan pada saat mengunakan Soft Starter Nilai Torsi starting mekanik motor adalah sebesar 887,76 Nm
Studi Kebutuhan Perencanaan Pemasangan Busbar Proteksi Pada Gardu Induk Dumai PT. PLN (Persero) UPT Pekanbaru Joulelin Yonatan Siallagan; Abrar Tanjung; Arlenny Arlenny
JURNAL TEKNIK Vol. 15 No. 2 (2021): Edisi Oktober 2021
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v15i2.6623

Abstract

Busbar merupakan bagian utama dalam suatu gardu induk yang berfungsi sebagai tempat terhubungnya semua bay yang ada pada Gardu Induk Dumai, baik bay line maupun bay trafo. Gardu Induk Dumai didesain dengan konfigurasi 2 busbar (Double Busbar). Dan semua ini tidak terlepas dari gangguan. Adanya gangguan yang terjadi pada busbar dapat menghambat proses penyaluran energi listrik ke pemakai (konsumen). Oleh karena itu, sistem proteksi yang handal sangat dibutuhkan untuk melindungi busbar dari gangguan. Beberapa kendala pada Gardu Induk Dumai, Dimana saat ini belum difasilitasi dengan Busbar Proteksi, yang dimana busbar proteksi pada gardu induk sangat berperan penting dalam kehandalan sistem. Maka pada penelitian ini dilakukan “studi kebutuhan perencanaan pemasangan busbar proteksi pada gardu induk dumai” yang dimana sesuai dengan kondisi di lapangan (Switchyard) belum juga difasilitasi Couple Busbar 150 kV. Dengan dilakukannya penelitian ini, maka perencanaannya dibutuhkan CT busbar dengan ratio 2000/1 Amp, setting busbar 1 Iop pada sisi primer 544 Amp, disisi sekunder 0.272 Amp, sensitifitas pengaman 27,2 %, dengan setting resistor 320 Ohm dan busbar 2 Iop pada sisi primer 580 Amp, disisi sekunder 0,290 Amp, sensitifitas pengaman 29 %, dengan setting resistor 300 Ohm kemudian diperlukan non linier resistor pada terminal rele.
Pola Permukiman Desa Rantau Bais Kabupaten Rokan Hilir Repi Repi; Wati Masrul
JURNAL TEKNIK Vol. 15 No. 2 (2021): Edisi Oktober 2021
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v15i2.6851

Abstract

Desa Rantau Bais terletak di Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau, dimana letak desa berada di tepian sungai Rokan yang bermuara ke Selat Melaka, dengan hulunya ke Pasaman, Sumatera Barat sehingga menjadikan desa ini tempat persinggahan perdagangan tukar menukar barang, pengembangan agama, perkebunan Belanda dan ladang minyak.Tujuan penelitian memperoleh faktor apa yang dominan dalam pembentukan pola permukiman desa Rantau Bais, untuk memperoleh tujuan metode penelitian yang di gunakan, metode kualitatif dengan pembahasan secara deskriptif dengan pendekatan fenomenologis. Sehingga di peroleh faktor pembentuk adalah peran sungai Rokan sebagai jalur transportasi dan peran tokoh pemangku adat dan ulama juga berpengaruh terhadap penataan ruang desa Rantau Bais.Pemangku adat membuat batasan wilayah dimana masyarakat untuk bermukim. Perjalanan sejarah desa Rantau Bais yang dikuatkan dengan nilai historismendapatkan karakter pembentuk pola permukiman, sehingga dapat dijadikan dasar pengembangan desa masa yang akan datang dengan tetap mempertahankan nilai-nilai budaya.
Konsep Desain Mesjid Berdasarkan Sinergi Kaidah Arsitektural dan Kaidah Islam Titin Sundari; Agus Basri Saptono; Hendri Silva
JURNAL TEKNIK Vol. 15 No. 2 (2021): Edisi Oktober 2021
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v15i2.6939

Abstract

Bismillahi Rahmaanir Rahiim. Masjid yang merupakan tempat bagi seorang muslim untuk melaksanakan sholat berjamaah dan rangkaian ibadah lainnya, perlu dirancang secara optimal. Perancangan bangunan masjid semestinya mengikuti kaidah arsitektural dan juga sekaligus kaidah syar’i dalam agama Islam, sehingga kedua kaidah tersebut dapat disinergikan dengan baik dalam rancangan. Adanya perancangan bangunan masjid yang belum sepenuhnya menerapkan konsep disain sesuai kaidah-kaidah Islam, dapat berakibat dengan tidak optimalnya fungsi kegiatannya. Penelitian ini bertujuan merumuskan beberapa konsep arsitektur disain bangunan masjid yang bersinergi dengan landasan kaidah Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis diskriptif terhadap dua faktor utama,yakni kaidah religi dan kaidah perancangan arsitektural yang meliputi aspek pelaku, aspek konteks dan aspek bangunan. Hasil penelitian berupa rumusan konsep disain arsitektur bangunan masjid.

Page 7 of 17 | Total Record : 170