cover
Contact Name
Umi Rojiati
Contact Email
umirojiati@radenintan.ac.id
Phone
+6283179969733
Journal Mail Official
komunika@radenintan.ac.id
Editorial Address
UIN Raden Intan Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
KOMUNIKA
KOMUNIKA focuses on the study of Islamic communication and broadcasting. The scope of the KOMUNIKA includes Mass Communication; Organizational Communication; Journalism; Communication Media Development; etc
Articles 110 Documents
Relasi Dialektis Agama, Masyarakat, Dan Media Elis, Elis
KOMUNIKA Vol 3 No 2 (2020): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No.200/M/KPT/2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/komunika.v3i2.6955

Abstract

AbstractReligion as an important element in human life gives shape and direction to human thought patterns, feelings and actions. Religion balances the orientation of values, forms of hope and the ideal ego of humans. Religious and social life experiences rapid development along with revolutionary changes in the media. At the stage of modernization, the development of media is already an industry with a variety of cultures that complement it. The relation between religion and the media as an inseparable entity in religious studies is an important study to do, by critically analyzing the elements in it, in the form of objective reality and subjective reality. However, dialectical media or the popular term us a double-edge knife. So, in this paper will discuss how dialectical relations betweem religion, society and the media
Analisis Isi Pesan Dakwah Dalam Naskah Wawacan Kean Santang Aji Ilmiati, Tinta
KOMUNIKA Vol 3 No 2 (2020): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No.200/M/KPT/2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/komunika.v3i2.7014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kategori pesan dakwah dalam naskah wawacan Kean Santang Aji, selain itu penelitian ini juga untuk mengetahui bagaimana imbauan pesan dalam naskah Wawacan Kean Santang Aji. Sesuai dengan judulnya, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis isi milik Harold D. Lasswell yang menggunakan teknik symbol coding, yaitu mencatat lambang atau pesan secara sistematis, kemudian diberi interpretasi. Maka, hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: terdapat tiga kategori pesan dakwah dalam naskah Wawacan Kean Santang Aji. Tiga kategori pesan dakwah tersebut adalah pesan akidah, akhlak dan syariah. Sedangkan imbauan pesan dalam naskah Wawacan Kean Santang Aji ini ada lima yaitu imabuan rasional, emosional, takut, ganjaran dan motivasional.
Komunikasi Antar Pribadi Murobbi dalam Proses Taaruf pada Lembaga Darul Fattah Bandar Lampung Nasution, Nadya Amalia; Samhati, Siti
KOMUNIKA Vol 3 No 2 (2020): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No.200/M/KPT/2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/komunika.v3i2.7274

Abstract

Pernikahan merupakan proses awal dari pembentukan sebuah keluarga, sehingga dibutuhkan cara yang paling tepat dalam pencarian pasangan hidup. Dalam agama Islam, pencarian pasangan tersebut dibenarkan dengan menerapkan konsep taaruf atau perkenalan. Penelitian ini memfokuskan pada komunikasi antarpribadi yang dilakukan murobbi/murobbiah terhadap mutarobbi laki-laki dan perempuan dalam proses taaruf, yang dianalisis berdasarkan lima aspek dalam paradigm humanistik dan pemahaman taaruf, pemahaman serta kesesuaian calon pasangan taaruf. Tujuannya adalah mengetahui, mendeskripsikan, dan menjelaskan komunikasi antarpribadi yang dilakukan murobbi/murobbiah dalam proses taaruf di Lembaga Darul Fattah Bandar Lampung. Penentuan penelitian ini menggunakan teknik sampel purposive. Informan dalam penelitian ini adalah murobbi/murobbiah/guru yang melaksanakan proses taaruf. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik reduksi data, display dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini adalah murobbi/murobbiah telah menunjukkan kelima aspek dalam paradigm humanistik pada pelaksanaan kegiatan komunikasi antarpribadinya dengan mutarobbi dalam proses taaruf..
Analisis Wacana Kritis Sebagai Refleksi Terbalik Perilaku Negatif Pada Tayangan Youtube Istiani, Ade Nur; Widhiyatmoko, Yosep Yogo
KOMUNIKA Vol 3 No 2 (2020): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No.200/M/KPT/2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/komunika.v3i2.7282

Abstract

The development of digital information technology in recent times has presented many platforms that can be a source of information as well as a means of entertainment for the public. One of the new media that is popular with the public is YouTube. A platform that has given birth to many content creators with various genre of impressions. And the position of the community as a media audience in this situation is the party affected by the YouTube content, both positive and negative impressions. Based on this phenomenon, this media and cultural study is carried out in order to obtain what educational content looks like, by examining the signs of communication messages containing character building in the content of Berburu Mobil Impian. The study was conducted using a critical discourse analysis method with representation theory through a descriptive qualitative approach in translating the character education values that exist in the research object. The results of the study show that there are manifestations of character values and positive cultural values that are educational and inspiring, especially for young people, presented in their entirety and lightly but do not eliminate the element of entertainment in them. These signs can serve as role models for other content creators to create watch-worthy impressions. It also provides a reference for displaying content that is suitable for production and is healthy for audiences, especially young people, to access. The results of the study from the perspective of communication science are expected to contribute thoughts to the audience to be more sensitive to negative content on YouTube.
Konstruksi Realitas Simbolik Makna Islam Damai Dalam Program Damai Indonesiaku Tvone Bachtiar, Alfan; Al-Hakim, Lukman
KOMUNIKA Vol 3 No 2 (2020): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No.200/M/KPT/2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/komunika.v3i2.7335

Abstract

Tujuan dari penelitian yang berjudul Konstruksi Realitas Simbolik Makna “Islam Damai” dalam Program Damai Indonesiaku TVOne yakni: Pertama, menganalisis teori Konstruksi Sosial Realitas terhadap makna “Islam Damai” dalam program Damai Indonesiaku. Kedua, menganalisis hasil konstruksi makna “Islam Damai” dengan metode analisis framing model Robert M. Entman.Jenis penelitian yang digunakan dalam tesis ini ada dua, yaitu penelitian kepustakaan (library research), dan penelitian lapangan (field research). Sedangkan teori yang digunakan dalam tesis ini, yaitu teori Konstruksi Sosial Realitas Peter L. Berger dan Thomas Luckman dan analisis framing model Robert M. Entman.Hasil dari penelitian ini, menunjukkan bahwa dalam mengkonstruksi realitas simbolik makna “Islam Damai” dalam Program Damai Indonesiaku TVOne. Dalam  pandangan konstruksi sosial realitas Peter L. Berger dan Thomas Luckman terbagi kedalam tiga unsur, yaitu: pertama, eksternalisasi, yaitu ekspresi diri dengan dunia sosio-kultural sebagai produk manusia. Maka tahapan eksternalisasi individu dapat dilihat dari ekspresi penonton Damai Indonesiaku pada pesan-pesan “Islam Damai” program Damai Indonesiaku baik mental maupun fisik. Kedua objektivasi, yaitu Interaksi penonton Damai Indonesiaku dengan lingkungannya hasil dari proses eksternalisasi. Dalam konteks ini proses interaksi penonton Damai Indonesiaku dengan lingkungannya dan menjadi habitualisasinya (rutinitasnya) Sehingga apa yang disadari adalah apa yang dilakukannya. Ketiga  Internalisasi, yaitu kesadaran penonton Damai Indonesiaku dalam menerima, menyerap, mendefinisikan, merespons, mengambil sikap dan tindakan yang bervariasi terhadap pesan-pesan “Islam Damai” dari para penceramah Damai Indonesiaku kedalam dirinya dan mengidentifikasi dirinya sebagai pemirsa setia Damai Indonesiaku. Adapun metode analisis framing Entman terbagi kedalam empat element yaitu: Define problems, menekankan bagaimana peristiwa dan isu yang dipahami program Damai Indonesiaku dan terdapat aspek penilaian dalam elemen ini. Diagnose causes, yang melatar belakangi masalah isu yang diangkat pada program Damai Indonesiaku dan dapat ditujukan pada aspek what (apa), juga dapat pada aspek who (siapa). Unsur what dan who dianggap sebagai sumber isu yang diangkat. Make moral judgement, merupakan elemen framing yang dipakai untuk membenarkan atau memberi argumentasi pada pendefinisian isu yang sudah dibuat pada program Damai Indonesiaku sehingga dibutuhkan sebuah argumentasi kuat guna mendukung gagasan tersebut. Treatment recommendation, merupakan elemen untuk menilai apa yang ditayangkan program Damai Indonesiaku. Berbagai bentuk alternatif solusi yang ditayangkan program Damai Indonesiaku dari satu isu yang diangkat.
Komunikasi Dakwah Antara Kyai Dan Santri Dalam Analisis Strategi Dakwah Di Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Mukhlish Kalirejo Lampung Tengah Saputra, Devid; Syukur, Abdul; Muawanah, Lutfi
KOMUNIKA Vol 3 No 2 (2020): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No.200/M/KPT/2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/komunika.v3i2.7352

Abstract

Komunikasi dakwah antara kyai sebagai komunikator dan santri sebagai komunikan dalam proses penyampaian pesan dakwah dengan tujuan memiliki kesamaan makna pesan dakwah. Kesamaan makna akan timbul dari feedback antara keduanya sehingga stragegi komunikasi dakwah sebagai pengembangan dari strategi komunikasi dan strategi dakwah merupakan integrasi dalam perecanaan dan manajemen penyampaian pesan dakeah untuk mengubah opini, sikap, perilaku, dan sosial kepada sasaran dakwah (mad’u/santri) dari pelaku dakwah (da’i/kyai) yang dilakukan oleh Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Mukhlish Kalirejo Lampung Tengah. Bagaimana komunikasi dakwah antara kyai dan santri dalam strategi dakwah di Pondok Pesantren tersebut dipandang urgen dalam berbagai aktivitas dakwah untuk pembinaan ibadah santri. Untuk itu, dibutuhkan berbagai pilihan macam-macam strategi komunikasi dakwah yang dapat digali dan dikembangkan dari macam-macam strategi komunikasi dan strategi dakwah dalam rangka mengemangkan teori keilmuan pada Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam sekaligus implementasinya dalam aktivitas dakwah di lingkungan Pondok Pesantren itu. 
Komunikasi Budaya Dalam Teater Dulmuluk Perspektif Dramaturgi Erving Goffman Rolando, Dede Mercy; Walidah, Anafatun
KOMUNIKA Vol 4 No 1 (2021): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No.200/M/KPT/2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/komunika.v4i1.7920

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bentuk komunikasi budaya yang terdapat dalam pertunjukan teater Dulmuluk di TVRI. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan Dramaturgi. Paradigma konstruktivis pun peneliti gunakan untuk melihat realitas dan makna yang berbeda. Subjek penelitian berjumlah 3 (informan) dan objek penelitian nya ialah tayangan pertunjukan teater Dulmuluk di TVRI Palembang. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan ialah wawancara,observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa teater Dulmuluk merupakan kesenian tradisional pertama yang lahir dan berkembang di Palembang. Serta menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia tahun 2013 sesuai dengan konvensi UNESCO tahun 2003. Keberadaan teater Dulmuluk masih bertahan hingga saat ini patut diapresiasi sebagai upaya revitalisasi dalam mempertahankan kebudayaan asli. Terdapat 2 lakon yang masih bertahan dan digemari dari syair Abdulmuluk yaitu lakon Abidinsyah dan Zubaidah Siti. Kedua lakon tersebut dalam pertunjukannya menjadi sebuah komunikasi budaya. Kedua lakon dalam pertunjukan teater Dulmuluk tersebut erat kaitannya dengan kehidupan sosial budaya masyarakat. Adanya pesan moral di dalam nya menjadi nilai tambah sebagai edukasi dan hiburan. Sebagaimana saling bertegur sapa, saling mengingatkan dalam hal kebaikan, senantiasa meminta maaf, mengucapkan terimakasih, berbakti kepada suami dan orangtua semua tersampaikan lewat pertunjukan teater Dulmuluk.
MQ FM dan Pengembangan Dakwah (Studi tentang Peran Radio 102.7 MQ FM dalam Usaha Pengembangan Dakwah Islam di Wilayah Bandung) Muzzammil, Faisal; Rojiati, Umi
KOMUNIKA Vol 4 No 1 (2021): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No.200/M/KPT/2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/komunika.v4i1.8241

Abstract

Aktivitas Dakwah Islamiyah dapat dilakukan dengan metode dan media apapun, termasuk juga dengan berdakwah melalui radio. Radio 102.7 MQ FM merupakan radio dakwah yang ada di wilayah Bandung. Radio ini mempunyai peran penting dalam usaha pengembangan dakwah Islam di wilayah Bandung, melalui program siarannya yang terbagi menjadi dua bentuk, yakni: On Air dan Off Air. Dengan menggunakan metode penelitian Studi Kasus dan merujuk pada teori Difusi Inovasi, ada lima peran penting dari Radio MQ FM dalam usaha pengembangan dakwahnya, yaitu: 1) Pengetahuan; 2) Persuasi; 3) Keputusan; 4) Pelaksanaan; dan 5) Peneguhan.
Peran Komunikasi Kelompok Perempuan Nelayan Di Era Teknologi Informasi Dan Komunikasi (Studi Kasus Di Nambangan Surabaya) Akhsaniyah, Akhsaniyah; Yuliastuti, Maria
KOMUNIKA Vol 4 No 1 (2021): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No.200/M/KPT/2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/komunika.v4i1.8579

Abstract

Penelitian ini berfokus pada bagaimana Peran komunikasi kelompok nelayan perempuan di era teknologi kosmunikasi dan informasi sekarang ini. Dengan menggunakan metode studi kasus di daerah pesisir Surabaya, yaitu Nambangan. Teori yang digunakan adalah komunikasi kelompok dan gender. Nambangan merupakan kampung nelayan yang ada di ujung timur Surabaya. Hampir semua penduduknya adalah bermata pencaharian nelayan, dengan kondisi perekonomian yang masih kurang. Dalam kondisi seperti ini, perempuan yang berperan dalam menghidupi keluarga, menyekolahkan anak, makan, dan kebutuhan hidup lainnya. Perempuan mencari solusi dengan meminjam dana di rentenir dan memanfaatkan program simpan pinjam di Koperasi 64 Bahari. Pada era teknologi informasi dan komunikasi ini, peran komunikasi kelompok perempuan nelayan ini masih sangat berperan. Dengan kondisi ekonomi yang masih kurang, teknologi informasi dan komunikasi belum masih belum banyak digunakan oleh perempuan Nambangan. Dengan kondisi seperti itu komunikasi kelompok yang dilakukan sangat berperan dalam menyebarkan informasi yang terkait dengan isue bersama, terdapat kelompok Koperasi 64 Bahari, kelompok arisan PKK dan kelompok pengajian. Bagaimanapun kelompok merupakan kumpulan orang yang mempunyai tujuan bersama dan keinginan yang sama. Oleh karena itu peran kelompok perempuan nelayan ini masih sangat tinggi dalam kehidupan kesehariannya di Nambangan.
Cyber Religion Dan Real Religion Di Tengah Masyarakat Digital Malik, Habibi
KOMUNIKA Vol 4 No 1 (2021): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No.200/M/KPT/2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/komunika.v4i1.8615

Abstract

Masyarakat digital lahir dari proses perkembangan teknologi informasi yang telah membentuk dunia baru atau komunitas baru yaitu antara dunia nyata dan dunia maya (cyber). Fenomena tersebut telah menggambarkan tentang beralihnya fungsi guru spiritual yang kini tergantikan dengan sosok virtual dan lahir istilah cyber Religion sebagai pengetahuan tentang agama yang disebarluaskan melalui media online atau dunia maya. Tulisan ini memaparkan fenomena cyber religion atau online yang meniscayakan jaringan internet sebagai medianya. Secara lebih jauh memaparkan imajinasi tentang tuhan dan spiritualitas di era digital ini, mulai surutnya pengunjung masjid sebagai tempat ibadah, hingga memaparkan nasib generasi digital yang menuhankan tuhan virtual. Dalam penelitian ini menggunakan studi kepustakaan dimana dalam studi kepustakaan menggunakan berbagai bentuk literatur yang diposisikan setara terkait dengan topik utama penelitian. Hasil penelitian menampilkan bahwa secara konseptual, kehadiran cyber religion ini memberikan peluang baru untuk aktivis dakwah untuk menegakan agama islam dengan memanfaatkan dunia maya sebagai wadah yang tidak asing untuk masyarakat digital. Sehingga pesan-pesan agama mampu diterima dengan baik. Walaupun penelitian menunjukan diera digital ini masjid mulai sepi pengunjung dan kehilangan ruhnya, namun nasib generasi digital mampu diarahkan kea rah yang lebih baik melalui cyber religion.

Page 4 of 11 | Total Record : 110