cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)
ISSN : 25415581     EISSN : 25415603     DOI : -
Core Subject : Health,
The "Higeia" (Journal of Public Health Research and Development) is a scientific periodical journal containing scientific papers in the form of qualitative and quantitative research reports or research articles (original article research paper) with focus on epidemiology, biostatistics and population, health promotion, health environment, occupational health and safety, health policy administration, public health nutrition, hospital management, maternal and child health, and reproductive health.
Arjuna Subject : -
Articles 963 Documents
Efektivitas Terapi Slow Deep Breathing (SDB) terhadap Tingkat Kontrol Asma Astuti, Nurul Dwi; Azam, Mahalul
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asma Bronkial adalah kelainan yang berupa inflamasi kronik saluran pernapasan yang menyebabkan hiperaktivitas bronkus terhadap berbagai rangsangan yang ditandai dengan gejala episodik berulang berupa mengi, batuk, sesak napas dan rasa berat didada. Data tahun 2015 BKPM Wilayah Semarang periode bulan Januari-Juli penderita asma sebanyak 299 orang. Upaya yang dilakukan dalam pengontrolan asma selain pengendalian faktor pemicu adalah dengan cara pemberian terapi napas slow deep breathing sebagai terapi tambahan asma. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan tingkat kontrol asma pada penderita asma bronkial persisten sedang. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan nonequivalent control group design. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive dengan sampel 15 orang pada masing-masing kelompok eksperimen dan kontrol. Dari hasil analisis penelitian didapatkan bahwa ada perbedaan bermakna antara selisih skor pretest dan posttest ACT (p=0,001), nilai APE (p=0,004), variasi harian APE (p=0,005), efek samping obat (p=0,010) dan kunjungan ke UGD (p=0,038) antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol. Kesimpulannya dari penelitian ini adalah pemberian terapi slow deep breathing efektif untuk peningkatan kontrol asma pada penderita asma bronkial persisten sedang. Saran bagi penderita asma diharapkan dapat melaksanakan dan melanjutkan intervensi dengan cara melakukan terapi SDB secara mandiri dirumah. Kata Kunci: Asma Bronkial, Terapi slow deep breathing, Tingkat Kontrol Asma Bronchial asthma is a abnormality such as inflammatory (inflammation) chronic hyperactivity of the airways that causes the bronchi to various stimuli. Data of year 2015 BKPM Semarang the periode from January to July noted that asthmatics reached 299 people. Efforts that can be taken to controlling asthma in addition to controlling the trigger factor is by way of slow deep breathing breathing therapy as adjunctive therapy of asthma. The purpose of this research was to increase the level of asthma control in patients with moderate persistent bronchial asthma. This research is a quasi-experimental design with nonequivalent control group design. The sampling technique used was purposive with a sample of 15 people on each of the experimental and control groups. The result showed that where was a significant differences between the difference scores pretest and posttest ACT (p = 0.001), the value of APE (p = 0.004), daily variation APE (p=0,005), drug side effect (p = 0.010) and visit to the emergency unit (p = 0.038), between the experimental group and control group. This research conclution was slow deep breathing therapy effective for improving asthma control in patients with moderate persistent bronchial asthma. Keywords: Bronchial Asthma, Slow Deep Breathing Therapy, Level of Asthma Control
Evaluasi Program Konseling Menyusui di Puskesmas Klikiran Kabupaten Brebes Normalasari, Evi; Mardiana, Mardiana
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program konseling menyusui di Puskesmas Klikiran Kabupaten Brebes dilihat dari segi kegiatan pogram rkonseling menyusui, faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan program konseling menyusui. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengambilan informan secara purposive sampling. Informan berjumlah 11 orang yang terdiri dari petugas gizi puskesmas, kepala sie gizi masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, konselor menyusui, motivator menyusui dan klien menyusui. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan program konseling telah berjalan baik dengan bentuk kegiatan yaitu konseling individu dan konseling kelompok. Faktor yang mendukung program yaitu Keaktifan konselor, sikap konselor ketika memberikan konseling, Partisipasi dan sikap klien dan kerjasama lintas program. Faktor penghambat program konseling yaitu penyampaian informasi yang kurang tepat, pemanfaatan sarana dan prasarana yang belum optimal dan faktor lingkungan klien. Kata Kunci: Evaluasi Program, Konseling, Konseling menyusui Scope of exclusive breastfeeding in Klikiran PHC on 2013 and 2014 respectively is 65.12% and 32.56%. Based on these data, it shown that the exclusive breastfeeding in PHC coverage Klikiran Brebes decreased. Therefore, evaluation of breastfeeding counseling program need to be investigated.This study aims to evaluate of breastfeeding counseling programs in PHC Klikiran Brebes according by type of activity, enabling and inhibiting factors program. This study using qualitative research methods with collecting informant by purposive sampling. Number of informants is 11 people. It is consist of officers nutritional health centers, chief of community nutrition Brebes District Health Office, breastfeeding counselor, motivator and breastfeeding clients. Data collected by in-depth interviews and participant observation. The result is counseling program appropriated. It is showns that there’re individual and group counseling. The enabling factor is active participation and counselling attitude of counselor, participation and attitudes of clients and cooperation across programs. The inhibiting factors is missing information, infrastructure not used optimaly and environmental factors of client. Keywords: Evaluation Program, Counseling, Counseling breastfeeding
Keluhan Dermatosis pada Pekerja Pengupas Singkong Laila, Fitri; Sugiharto, Sugiharto
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit atau gangguan kesehatan yang berada di lingkungan kerja diakibatkan oleh faktor yang timbul di dalam lingkungan kerja. Persentase dermatosis dari seluruh penyakit akibat kerja menduduki porsi tertinggi sekitar 50-60%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan masa kerja dan personal hygiene dengan keluhan dermatosis pada pekerja pengupas singkong di UD. Gondosari Desa Ngemplak Kabupaten Pati Tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah explanatory research dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja bagian pengupasan singkong di UD. Gondosari sebanyak 72 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah pekerja yang berjenis kelamin laki-laki sebanyak 42 orang (menggunakan teknik purposive sampling). Instrumen penelitian ini adalah kuesioner. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat (menggunakan uji chi-square dengan α=0,05). Hasil penelitian yaitu keluhan dermatosis pada pekerja pengupas singkong di UD. Gondosari berhubungan dengan personal hygiene (p = 0,037), sedangkan masa kerja tidak berhubungan (p = 0,409). Simpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara masa kerja dengan keluhan dermatosis pada pekerja pengupas singkong, dan terdapat hubungan antara personal hygiene dengan keluhan dermatosis pada pekerja pengupas singkong di UD. Gondosari Kabupaten Pati Kata Kunci: Masa Kerja, Personal Hygiene, Keluhan Dermatosis Desease or health problems that are in the workplace environment caused by factors that arise in the workplace environment. Dermatosis percentage of all occupational diseases occupies the top portion. It’s about 50-60%. The goal of this research is to show association between work period and personal hygiene with complaints dermatosis on cassava peeler workers at UD. Gondosari Pati Regency Ngemplak Village in 2015. The type of this research is the explantoary research with cross sectional approach. The population in this research is all pealer section of cassava in UD. Gondosari as many as 72 people. The sample in this research is male worker as many as 42 people (using purposive sampling technique). The research instrument is a questionnaire. The analysis of univariate and bivariate (using chi-square test with α═0,05). The result of research shows that variable related to complaints dermatosis off cassava peeler workers at UD. Gondosari is personal hygiene (p=0,037), while variable unrelaed is work periode (p=0,409). Conclusions of this study are complaints dermatosis cassava peeler workers at UD. Gondosari Pati regency association with personal higiene. It’s not associate with work periode. Keywords: Work Period, Personal Hygiene, Complaint Dermatosis
Praktik Terapi Antiretroviral pada Anak Penderita HIV/AIDS Hapsari, Triana Ayu; Azinar, Muhammad
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 1 No 2 (2017): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak penderita HIV/AIDS di Grobogan tahun 2012-2015 adalah 32 anak, pada tahun 2012 terdiri 4, 2013 sebanyak 8, 2014 sebanyak 13, sedangkan pada tahun 2015 sebanyak 7 anak. Anak yang bertahan hidup dari tahun 2012 sampai 2015 sebanyak 28 anak karena anak patuh dalam konsumsi ARV. Jumlah anak yang meninggal dari tahun 2012-2015 sebanyak 4 anak, disebabkan anak tersebut kurang patuh terhadap terapi ARV dan kurangnya dukungan dari keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik terapi ARV pada ODHA Anak yang dilakukan oleh keluarga di Kabupaten Grobogan, menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan penelitian adalah keluarga yang merawat ODHA Anak dengan jumlah 6 orang. Teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, semua informan (6 Informan 100%) memiliki pengetahuan tentang HIV/AIDS yang cukup baik, keluarga dari ODHA Anak bersikap baik, dukungan yang diberikan berupa nasehat agar anak rutin melakukan terapi. Semua informan merasa dukungan dari Petugas Kesehatan cukup baik, berupa nasehat dan memberikan reward pada anak, agar anak tetap patuh melakukan terapi ARV. Simpulan penelitian ini yaitu semua informan memiliki pengetahuan yang cukup baik tentang HIV/AIDS dan dukungan baik didapatkan oleh ODHA Anak dari keluarga dan petugas kesehatan. Kata Kunci: HIV/AIDS pada Anak, Terapi ARV Children with HIV/AIDS in Grobogan from 2012-2015 were 32 children with age 0-15 years old. In 2012 were 4, 2013 were 8, 2014 were 13, and in 2015 were 7 children. Children who can survive in 2012-2015 was 28 children because their adherence of ARV. Children who died with HIV/AIDS was 4 children, based on the results of the study children are less obedient of ARV becase they had not good support from their families. The purpose of this study is to describe practice overview of ARV therapy committed by families in Grobogan regency for children with HIV/AIDS, using descriptive qualitative method. The research’s informant was family who take care of child ODHAs which consists of 6 children. Technique of collecting data in this study was in-depth interview. The result of this study showed that all of the informants had good knowledge about HIV/AIDS. The informants explained that family from child ODHAs shows good attitude and supported children by giving an advice so that they took routine therapy. The whole informants felt that health service’s support is good by giving advices and rewards so that children obediently took ARV therapy. The conclusion is all informants have good knowledge about HIV/AIDS and child ODHAs got good supports from their family and health service. Keywords: HIV/AIDS in children, ARV therapy
Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi dengan Status Karies Juniarti, Desti; Santik, Yunita Dyah Puspita
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karies merupakan kerusakan jaringan keras gigi yang disebabkan oleh asam dari bakteri yang ada dalam suatu karbohidrat yang difermentasikan. Salah satu faktor yang mempengaruhi kesehatan gigi di negara berkembang adalah perilaku. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah ada hubungan antara perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dengan status karies. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dengan status karies pada pasien BP gigi usia 17-45 tahun. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei analitik dengan rancangan penelitiannya menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah pasien BP Gigi Puskesmas Margorejo. Sampel penelitian berjumlah berjumlah 65 yang diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah kuesioner dan lembar DMFT. Hasil penelitian menggunakan uji Chi square didapatkan bahwa faktor yang berhubungan dengan status karies adalah cara menyikat gigi (p=0,006), waktu menyikat gigi (p=0,016), periode penggantian sikat gigi (p=0,019) dan konsumsi makanan kariogenik (p=0,033). Variabel yang tidak berhubungan dengan status karies adalah frekuensi menyikat gigi dan frekuensi periksa gigi. Faktor yang paling dominan berhubungan dengan status karies yaitu cara menyikat gigi (p value=0,011, exp=5,713). Saran yang diberikan bagi Masyarakat adalah tindakan preventif tentunya akan jauh lebih baik dari tindakan kuratif, maka sebaiknya: lebih giat dalam menyikat gigi, terutama menyikat gigi sebelum tidur malam dan memperhatikan cara menyikat gigi yang benar agar pembersihan plak gigi dapat maksimal. Kata Kunci: Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi, Karies, Puskesmas Margorejo Dental caries is the localised destruction of susceptible dental hard tissues by acidic by-products from bacterial fermentation of dietary carbohydrates. Caries is hard tooth tissue damage caused by acid from bacteria in a carbohydrate that is fermented. One of the factors that affect dental health in developing countries is behavior. The aim of this study was to determine the relationship of dental health maintenance behavior with dental caries in patients aged 17-45 years. This research is a survey research design analytic research using cross sectional approach. These samples included amounts to 65 obtained by using purposive sampling technique. Instruments used in the study was a questionnaire and DMFT sheet.The results using Chi square test showed that factors associated with caries status is brushing method (p = 0.006), while brushing teeth (p = 0.016), the period of replacement toothbrush (p = 0.019) and consumption of foods cariogenic (p = 0.033 ). Variables that are not associated with caries status is the frequency of tooth brushing and dental check frequency. The most dominant factor associated with caries status is brushing method (p value =0.011, exp=5,713). Keywords: Dental Health Maintenance Behavior, Dental Caries, Margorejo health centers
Kehamilan Tidak Diinginkan pada Remaja Amalia, Elisa Happy; Azinar, Muhammad
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan tidak diinginkan merupakan termonilogi yang biasa dipakai untuk memberi istilah adanya kehamilan yang tidak dikehendaki oleh wanita yang bersangkutan. Salah satu faktor penyebab terjadinya kehamilan tidak diinginkan pada remaja adalah perilaku seksual remaja yang berisiko. Permasalahan dalam penelitian ini adalah faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi terjadinya kehamilan tidak diinginkan pada remaja di Kota Madiun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kehamilan tidak diinginkan pada remaja di Kota Madiun. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah remaja yang mengalami kehamilan tidak diinginkan dan kasus tersebut terjadi maksimal 2 tahun sebelum tahun penelitian yaitu antara tahun 2013-2015. Jumlah subjek penelitian 4 orang. Teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam menggunakan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab terjadinya kehamilan tidak diinginkan pada remaja adalah perilaku seksual pranikah yang beresiko, pengetahuan yang kurang tentang kesehatan reproduksi dan seksualitas, sikap remaja terhadap seksualitas yang permisif, akses media informasi tentang pornografi, sikap orang tua, dan perilaku teman dekat. Saran untuk orangtua yaitu lebih menjalin kedekatan dengan anak dengan cara mengajak anak untuk sharing atau berdiskusi tentang kegiatan sehari-hari maupun permasalah di sekolah serta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya yang menginjak usia remaja sedangkan saran untuk Dinas Pendidikan Kota Madiun adalah mencanangkan kebijakan baru berkaitan dengan pendidikan kesehatan reproduksi untuk remaja. Kata Kunci: Faktor yang mempengaruhi, Kehamilan Tidak Diinginkan pada Remaja Unwanted pregnancy is a common terminology to refer a pregnancy that is unwanted by the woman. This study aims at revealing and describing the factors which hinfluence the occurrence of unwanted pregnancy in adolescents in Madiun City.The study employed qualitative approach. The subjects were adolescents who experienced unwanted pregnancies and the cases occurred up to 2 years before the study, between 2013 to 2015. There were 4 people serving as research subjects. The technique of data collection was depth interview. The results show that the cause of unwanted pregnancy inrisky sexual behavior, lack of knowledge about reproductive health and sexuality, attitudes toward sexual permissiveness, media access on pornography information, parental attitude who are less concerned with their children, peer relationship, and adolescent sexual behavior which is at risk.. Factor which associated unwanted pregnancy are informant inrisky sexual behavior, lack of knowledge about reproductive health and sexuality, attitudes toward sexual permissiveness, media access on pornography information, parental attitude who are less concerned with their children, peer relationship, parental attitude who are less concerned with their children and adolescent sexual behavior Keyword: Factors, unwanted pregnancies
Karakteristik Sumur Gali dengan Keberadaan Jentik Nyamuk Aedes aegypti Janah, Miftakhul; Pawenang, Eram Tunggul
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti di Tempat Penampungan Air (TPA) dapat dipengaruhi beberapa faktor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik sumur gali yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti di Kelurahan Bendan Ngisor Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah explanatory research dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah sumur gali yang berada di RW 01 Kelurahan Bendan Ngisor yang berjumlah 123 sumur gali dan diperoleh 86 sampel. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara letak sumur gali (p=0,020), keberadaan penutup sumur gali (p=0,021), tinggi air permukaan (p=0,036), bahan dinding sumur gali (p=0,033), pH sumur gali (p=0,017), pencahayaan (p=0,037) dengan keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti, dan tidak ada hubungan antara kedalaman (p=0,349), penggunaan (p=0,271), kejernihan air (p=0,573), keberadaan tanaman (p=1,000) dengan keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti. Saran, meningkatkan sanitasi sumur gali untuk mencegah nyamuk dapat berkembang biak. Kata kunci: Sumur gali, Jentik, Aedes aegypti The larvae exitence in a place of collecting and saving water were influenced by some factors. The purpose of this study determined the characteristics of dug wells that could potentially become a breeding Aedes aegypti mosquito in Bendan Ngisor Village Gajahmungkur Subdistrict Semarang City, 2015. This type of research was explanatory research which using cross sectional approach. The population of this research were dug wells around the RW 01 Bendan Ngisor Village amount 123 dug wells and 86 samples. Simple Random Sampling was used to collecting the samples. The results showed that there were significant value for the variables location (p=0,020), the presence of surface cover (p=0,021), the presence of high water (p=0,036), material wall (p=0,033), pH (p=0,017), lighting (p=0,037) which there were a relationship with the presence of Aedes aegypti larvae. While for the variables depth (p=0,349), use (p=0,271), water purity (p=0,573), the plants (p=1,000) did not affect the presence of Aedes aegypti larvae in dug wells. Suggestions, improving dug wells sanitasion to prevent larvae growth. Keywords: Dug wells, larvae, Aedes aegypti
Potensi Ekstrak Daun Kamboja (Plumeria acuminata) sebagai Insektisida terhadap Nyamuk Aedes aegypti Utami, Ika; Cahyati, Widya Hary
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aedes aegypti merupakan vektor utama pembawa virus dengue bersama Ae. Albopictus. Penggunaan insektisida kimiawi yang populer digunakan di masyarakat untuk upaya pengendalian vektor dapat menyebabkan resistensi pada nyamuk vektor. Salah satu pengendalian yang efektif adalah menggunakan insektisida nabati alternatif yang berasal dari tumbuhan, yaitu daun kamboja(Plumeria acuminate) dengan metode elektrik cair. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas obat nyamuk elektrik cair berinsektisida daun kamboja untuk membunuh nyamuk Aedes aegypti Jenis penelitian ini adalah eksperimen murni, dengan rancangan post test only with control group design dengan enam variasi konsentrasi ekstrak sebesar 5 %, 10 %, 15 %, 20 %, 25 % dan 30 % dengan empat kali pengulangan. Hasil uji Kruskal Wallis menunjukkan bahwa ada perbedaan rata-rata jumlah kematian nyamuk Aedes aegypti pada berbagai konsentrasi ekstrak daun kamboja, ditunjukkan dengan nilai signifikansi atau probabilitas adalah 0,007< 0,05. Analisis probit didapatkan LC50 pada konsentrasi 9,041 %dan LC90 pada 26,774 %. Simpulan dari penelitian ini adalah pemberian ekstrak daun kamboja (Plumeria acuminata) dapat menyebabkan kematian nyamuk Aedes aegypti dengan LC50= 9,041 % dan LC90= 26,774 %. Saran peneliti adalah perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai isolasi alkaloid, saponin, tanin, dan flavonoid secara tersendiri dari daun kamboja untuk mengetahui kandungan zat aktif secara pasti. Kata kunci: Aedes aegypti, ekstrak daun kamboja, elektrik cair Aedes aegypti with Ae. Albopictus is the main vector of dengue virus carriers. Using chemical insecticide that popular in society as vector control can impact resistance mosquito. One of the effective control is using insecticide from plants, e.g cambodia leaf (Plumeria acuminate) with electric liquid vaporizer method. The purpose of this research is to determine the effectiveness electric liquid insecticide of cambodia leaves as the Aedes aegypti mosquito killer. Method of research is true experimental by post test only with control group design, six variations of the extract concentration 5 %, 10 %, 15 %, 20 %, 25 %, and 30 % with four times repetitions. The results of Kruskal Wallis test show that there are differences average of mortality Aedes aegypti various concentrations of cambodia extract, which significance or probability value is 0,007 < 0,05. From probit analysis test, LC50 is found in level 9,041 % and LC90 in level 26,774 %. Conclusion of this study is extract of Cambodia (Plumeria acuminata) causes the death of Aedes aegypti with LC50 in level 9,041 % and LC90 in level 26,774 %. The researcher suggests to further researcher to concerning alkaloid, saponin, tanin, and flavonoid that separate from cambodia leaf extract as Aedes aegypti kill agent. Keywords: Aedes, cambodia leaves, electric liquid vaporizer
Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Jalan Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Sondari, Aer; Raharjo, Bambang Budi
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

JKN adalah program untuk menjamin kesehatan masyarakat secara menyeluruh, dimulai sejak 1 Januari 2014. Indikator keberhasilan JKN adalah kepuasan masyarakat yang dinilai dari pelayanan rumah sakit, tetapi setelah berjalan > 1 tahun kepuasan peserta cenderung rendah. Studi Pendahuluan di RSUD Kabupaten Brebes menyatakan bahwa pasien JKN merasa belum puas terhadap pelayanan rawat jalan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pasien peserta JKN terhadap pelayanan pasien rawat jalan di RSUD Kabupaten Brebes tahun 2015. Jenis Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian ini berjumlah 70 pasien JKN yang diperoleh melalui stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner harapan pelayanan sebanyak 21 item (α>3,06) dan kuesioner pengalaman pelayanan sebanyak 21 item (α>3,06). Analisis yang dilakukan adalah univariat menggunakan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai rata-rata tingkat kepuasan yaitu 91,3 % dimana tingkat kesesuaian dimensi reliability 88,8%, responsiveness 92,2%, assurance 92,7%, emphaty 93% dan tangible 90,1%. Berdasarkan analisis dengan diagram kartesius dimana dari 21 atribut, terdapat 7 item berada di kuadran A, 9 item di kuadran B, 2 item di kuadran C, dan 3 item di kuadran D. Saran yang diberikan adalah mempertahankan dan meningkatkan kinerja dengan cara melakukan evaluasi secara rutin terhadap pelayanan yang diberikan. Kata Kunci: Kepuasan Pasien, Kualitas Pelayanan, Rawat Jalan, JKN Since 1st January 2014 the government has organized a program National Health Assurance (JKN) to ensure public health as a whole. The indicators of success JKN was the satisfaction of the public who rated by hospital service. The research was made to know the description of JKN patient satisfaction generally based on health service quality in the regional hospital Brebes. This research is a deskriftif quantitative. This sample amount of 70 patients of JKN. Data collected by questionnaire of service expectations as much as 21 items (α>3,06) and sevice experience as much as 21 items (α>3,06). Analysis tool used the Importance-Performance Analysisi (IPA). The results of this study indicated that average value of fitness levels for all dimensions are 91,3 % which the level of concordance 88,8% reliability dimensions, responsiveness 92,2%, assurance 92,7%, emphaty 93% and tangible 90,1%. Based on the importance-performance matrix of 21 attributes which are investigated there are 7 (seven) items that are in quadrant A, 9 (nine) items in quadrant B, 2 (two) items in quadrant C and 3 (three) items in quadrant D. The advice given is to improve the performance of the regional hospital Brebes in a way to evaluate regularly to the service provided. Keywords: Patient Satisfaction, Quality of Service, Outpatient , National Health Assurance
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di PT. Ahmadaris Fitriana, Laela; Wahyuningsih, Anik Setyo
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja mengandung nilai perlindungan tenaga kerja dari kecelakaan atau penyakit akibat kerja. Jumlah kecelakaan kerja di PT Ahmadaris selama kurun waktu 3 tahun dari tahun 2012 sampai 2014, terbanyak tahun 2014 terdapat 10 kasus atau 2,94% dari kecelakaan yang terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) berdasar Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 di PT Ahmadaris. Jenis dan rancangan penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan responden pihak yang berwenang dalam penerapan SMK3 di perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SMK3 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 di PT Ahmadaris dengan jumlah kriteria yang tercapai adalah 39 kriteria dari total 64 kriteria penerapan tingkat awal. Kesimpulan dari penelitian ini pencapaian penerapan SMK3 PT Ahmadaris sebesar 60,9% dan termasuk kategori perusahaan dengan tingkat penilaian penerapan baik. Disarankan kepada PT Ahmadaris untuk meningkatkan penerapan SMK3 pada kriteria yang belum sesuai. Kata kunci: Kecelakaan Kerja, Penerapan SMK3 Occupational safety and health contains the value of labor protection from accidents or occupational disease. The number of occupational accidents in PT Ahmadaris during a period of 3 years from 2012 to 2014, most of 2014 there were 10 cases or 2,94% of the accidents occurred. The purpose this study was implementation of Goverment Regulation No. 50 in 2012 about SMK3 at PT. Ahmadaris. The type and design study used a qualitative descriptive method by respondents from the authorities in the implementation of SMK3 in the company. The results showed that the implementation of the Goverment Regulation No. 50 in 2012 about SMK3 at PT. Ahmadaris with a number is 39 criteria from a total 64 criteria for adoption of the initial level. Conclusions of this study was achievement of the implementation of SMK3 at PT Ahmadaris by 60,9% and are included in the category of companies with good levels of implementation assessment. Keywords: Occupational Accident, application SMK3

Filter by Year

2017 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 3 (2024): July 2024 Vol 8 No 2 (2024): April 2024 Vol 8 No 1 (2024): January 2024 Vol 7 No 4 (2023): October 2023 Vol 7 No 3 (2023): July 2023 Vol 7 No 2 (2023): April 2023 Vol 7 No 1 (2023): January 2023 Vol 7 No Sup (2023): Suplemen July 2023 Vol 6 No 4 (2022): October 2022 Vol 6 No 3 (2022): HIGEIA: Juli 2022 Vol 6 No 2 (2022): Higeia: April 2022 Vol 6 No 1 (2022): HIGEIA: January 2022 Vol 5 No 4 (2021): HIGEIA: Oktober 2021 Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 (Article in Press) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 Vol 5 No 2 (2021): HIGEIA: April 2021 Vol 5 No 1 (2021): HIGEIA: January 2021 Vol 5 No 1 (2021): HIGEIA: January 2020 Vol 4 No Special 4 (2020): HIGEIA: December 2020 Vol 4 No 4 (2020): HIGEIA: October 2020 Vol 4 No 3 (2020): HIGEIA: July 2020 Vol 4 No Special 3 (2020): HIGEIA: November 2020 Vol 4 No 2 (2020): HIGEIA: April 2020 Vol 4 No Special 2 (2020): HIGEIA: October 2020 Vol 4 No Special 1 (2020): HIGEIA: September 2020 Vol 4 No 1 (2020): HIGEIA: January 2020 Vol 3 No 4 (2019): HIGEIA: October 2019 Vol 3 No 3 (2019): HIGEIA: July 2019 Vol 3 No 2 (2019): HIGEIA: April 2019 Vol 3 No 2 (2019): HIGEIA: April 2019 Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019 Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019 Vol 2 No 4 (2018): HIGEIA Vol 2 No 4 (2018): HIGEIA Vol 2 No 3 (2018): HIGEIA Vol 2 No 3 (2018): HIGEIA Vol 2 No 2 (2018): HIGEIA Vol 2 No 2 (2018): HIGEIA Vol 2 No 1 (2018): HIGEIA Vol 2 No 1 (2018): HIGEIA Vol 1 No 4 (2017): HIGEIA Vol 1 No 4 (2017): HIGEIA Vol 1 No 3 (2017): HIGEIA Vol 1 No 3 (2017): HIGEIA Vol 1 No 2 (2017): HIGEIA Vol 1 No 2 (2017): HIGEIA Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA More Issue