cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)
ISSN : 25415581     EISSN : 25415603     DOI : -
Core Subject : Health,
The "Higeia" (Journal of Public Health Research and Development) is a scientific periodical journal containing scientific papers in the form of qualitative and quantitative research reports or research articles (original article research paper) with focus on epidemiology, biostatistics and population, health promotion, health environment, occupational health and safety, health policy administration, public health nutrition, hospital management, maternal and child health, and reproductive health.
Arjuna Subject : -
Articles 963 Documents
Studi Faktor Iklim dan Kasus COVID-19 Di Kota Serang, Provinsi Banten Azhari, Achmad Rizki; Kusumayati, Agustin
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 (Article in Press)
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebaran COVID-19 berlangsung cukup cepat dan menyebar ke berbagai negara dalam waktu singkat. Terdapat 194.109 kasus konfirmasi COVID-19 di Indonesia hingga 6 September 2020. Pada waktu yang sama, Provinsi Banten memiliki 3.077 kasus dan Kota Serang memiliki 99 kasus. Meningkatnya kasus COVID-19 dipengaruhi berbagai faktor termasuk faktor iklim. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kasus COVID-19 yang dirawat/disolasi dengan suhu, kelembaban, curah hujan, dan kecepatan angin di Kota Serang Bulan Maet-Agustus 2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi ekologi. Analisis hubungan menggunakan uji Rank Spearman dengan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan suhu dengan kasus COVID-19 (p value=0,528), terdapat hubungan sedang dengan arah negatif antara kelembaban udara dan kasus COVID-19 (r=-0,460 dan p value=0,0001), terdapat hubungan sedang dengan arah negatif antara curah hujan dan kasus COVID-19 (r=-0,264 dan p value=0,001), dan terdapat hubungan lemah dengan arah positif antara kecepatan angin dan kasus COVID-19 (r=0,161 dan p value=0,040). Kesimpulan penelitian ini adalah kelembaban, curah hujan, dan kecepatan angin mempunyai hubungan bermakna terhadap kasus COVID-19.
Komunikasi Kesehatan terkait COVID-19: Perspektif Mahasiswa Kedokteran Florettira, Mutiara Tri; Syakurah, Rizma Adlia
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 (Article in Press)
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i2.41073

Abstract

COVID-19 menyebar dengan cepat ke seluruh belahan dunia. Saat ini COVID-19 telah menjadi kedaruratan dalam bidang kesehatan masyarakat. Edukasi, isolasi, pencegahan, pengendalian penularan, dan pengobatan orang yang terinfeksi adalah langkah penting dalam mengendalikan penyakit menular seperti COVID-19. Penyebaran informasi yang benar sangat penting untuk dilakukan karena masih banyak berita bohong yang diyakini masyarakat. Melibatkan mahasiswa kedokteran dalam melakukan komunikasi kesehatan kepada masyarakat sesuai dengan kompetensi mereka bisa menjadi salah satu upaya yang bisa dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi perspektif mahasiswa kedokteran terhadap komunikasi kesehatan terkait COVID-19. Penelitian dengan jenis observasional deskriptif secara cross-sectional dilakukan pada 228 responden yang merupakan mahasiswa kedokteran dari Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya. Data dikumpulkan menggunakan angket/kuesioner daring Google Form. Hasilnya didapatkan bahwa sebanyak 87,7% responden berminat dan 97,4% responden merasa mahasiswa kedokteran perlu berperan aktif dalam komunikasi kesehatan sesuai kompetensinya pada masa pandemi COVID-19, namun 74,5% responden belum pernah ikut berkontribusi dalam kegiatan tersebut. Sebanyak 69,3% responden menjawab bahwa merasa tidak mampu adalah hambatan bagi mereka dalam melaksanakan kegiatan tersebut. Topik penularan dan pencegahan COVID-19 adalah yang paling banyak dipilih (71,9%) untuk diberikan dalam komunikasi kesehatan yang dilakukan oleh mahasiswa kedokteran. Masyarakat adalah target sasaran edukasi yang paling banyak dipilih (54%) oleh responden, dengan pemberian edukasi setiap waktu (48%) dan media sosial (97%) sebagai media yang dipilih untuk komunikasi kesehatan. Sebagian besar responden berminat untuk melakukan komunikasi kesehatan terkait COVID-19, namun kebanyakan belum pernah ikut berkontribusi karena merasa tidak mampu. Untuk itu, peran penting mahasiswa kedokteran dalam komunikasi kesehatan sebagai edukasi selama masa pandemi COVID-19 perlu ditunjang dengan adanya pelatihan dan pendampingan bagi mahasiswa kedokteran mengenai komunikasi kesehatan terkait COVID-19 sehingga mereka memiliki bekal yang cukup untuk terjun ke masyarakat.
Studi Deskriptif Proteksi Radiasi dan Penerapannya di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Yani, Indri; Pratiwi, Arum Dian; Yunawati, Irma
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 (Article in Press)
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i3.41346

Abstract

Pemanfaatan radiasi pengion berupa sinar-X selain memberikan manfaat bagi dunia kedokteran juga berpotensi memberikan efek merugikan. Proteksi radiasi merupakan aspek yang sangat penting dalam pengendalian efek yang merugikan ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran proteksi radiasi dan penerapannya di instalasi radiologi RSUD Kota Kendari mengacu pada Peraturan Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir No.8 Tahun 2011. Jenis penelitian ini menggunakan metode diskriptif kuantitatif dan dilaksanakan pada bulan januari sampai februari 2020. Hasil penelitian menunjukan instalasi radiologi belum memiliki tenaga ahli/fisikawan medis dan belum semua personil mengikuti pelatihan. Pemeriksaan kesehatan dilakukan saat awal dan secara berkala 2 kali setahun. Penyimpanan rekaman belum lengkap. Pemantauan dosis individu menggunakan TLD Badge. Peralatan protektif radiasi hanya memiliki apron Pb dan tabir radiasi. Bangunan fasilitas telah memenuhi syarat serta peralatan sinar-X sudah dilakukan uji kesesuaian. Saran yang direkomendasikan adalah memperbaiki manajemen proteksi radiasi di instalasi radiologi RSUD Kota Kendari sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Medis Padat Kristanti, Winda; Herniwanti, Herniwanti; Susmeneli, Herlina; Rahayu, Endang Purnawati; Sitohang, Nelson
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 (Article in Press)
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i3.41571

Abstract

Abstrak Fasilitas pelayanan kesehatan adalah salah satu sumber yang menghasilkan volume limbah B3 yang besar dan merata di seluruh Indonesia. Menurut data dari Kemenkes RI tahun 2018, hanya 6,89% Puskesmas yang melakukan pengelolaan limbah medis sesuai dengan standar. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis proses pengelolaan limbah B3 medis padat di Puskesmas X Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Informan penelitian sebanyak 8 orang, yang ditentukan berdasarkan teknik snowball sampling. Penelitian dilakukan dari bulan juni-juli 2020. Hasil penelitian yang diperoleh adalah kuantitas SDM cukup, namun kualitas SDM belum sesuai peraturan, sarana prasarana belum lengkap dan sesuai standar, biaya tidak mencukupi,SOP tersedia namun belum diperbaharui, pemilahan belum terlaksana secara optimal, alat angkut tidak tersedia dan waktu angkut tidak sesuai, penyimpanan sementara lebih 2 hari namun tidak menggunakan cold storage danpemusnahan dilakukan dengan metode pembakaran secara manual. Simpulan penelitian ini adalah pengelolaan limbah B3 medis padat di puskesmas X sudah terlaksana, namun belum memenuhi syarat sesuai dengan Permen Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor:P.56/Menlhk-Setjen/2015.
Pengaruh Perceived Value Dan Citra Rumah Sakit Terhadap Niat Kunjungan Ulang Melalui Kepercayaan pada Rumah Sakit Rosiana, Alifa Nasyahta; Farida, Naili; Arso, Septo Pawelas
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 (Article in Press)
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i3.41991

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh perceived value dan citra Rumah Sakit terhadap niat kunjungan ulang pasien melalui kepercayaan pada Rumah Sakit di Instalasi Rawat Jalan RSIA Anugerah Pekalongan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik pendekatan sampling convenience sampling dengan sampling aksidental sebanyak 305 responden yang merupakan pasien di instalasi rawat jalan RSIA Anugerah Pekalongan. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan SEM dengan software AMOS 24. Setelah dilakukan analisis didapatkan bahwa perceived value berpengaruh terhadap niat kunjungan ulang secara signifikan, citra rumah sakit berpengaruh terhadap niat kunjungan ulang secara sginifikan, dan kepercayaan berpengaruh terhadap niat kunjungan ulang secara signifikan. Saran yang diberikan agar dapat meningkatkan niat kunjungan ulang berdspek asarkan aspek perceived value adalah dengan memberikan informasi lebih jelas kepada pasien dan keluarga pasien mengenai waktu tunggu. Pada citra rumah sakit diharapkan dapat meningkatkan sikap ramah petugas dan bekerjasama dengan BPJS kesehatan. Pada aspek kepercayaan dengan meningkatkan koordinasi petugas informasi dan petugas poliklinik agar informasi yang disampaikan lebih jelas. Pada aspek niat kunjungan ulang dapat ditingkatkan dengan berkerja sama dengan BPJS kesehatan. Kata kunci: perceived value, citra rumah sakit, niat kunjungan ulang ABSTRACT This research was aimed to determine and analyze the influnce of perceived value and hospital image toward revisiting intention by analizing trust to Outpatient ward in RSIA Anugerah Pekalongan. This research was observational study with a cross sectional design. Sampling was used convenience method with accidental sampling from 305 respondent in outpatient ward RSIA Anugerah. Data was collected using questionnaire. The data was processed using SEM with AMOS 24 software. The result showed that perceived value had significant impact to revisiting intention, hospital image had significant impact to revisiting intention, and trust had significant impact to revisiting intention. This study could give sugestion to hospital management for improving their service.
Hubungan Tekanan Darah Tinggi terhadap Kualitas Hidup Kelompok Pra Lansia Yeni, Yeni; Etrawati, Fenny; Utama, Feranita
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 (Article in Press)
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i3.43102

Abstract

Menurut data WHO (2015) penyakit hipertensi adalah penyebab nomor satu kematian di dunia dalam setiap tahunnya. Data sebelumnya di Ogan ilir menunjukkan bahwa riwayat penyakit tidak menular yang paling banyak diderita para orang tua di Ogan Ilir adalah hipertensi (42,4%) (Najmah, Mutahar and Yeni, 2015). Oleh karena itu penelitian ini bertujuan pengaruh hipertensi terhadap rendahnya kualitas hidup pra lansia di kabupaten Ogan Ilir. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah masyarakat pra lansia berusia 45 sampai 59 tahun. Besar sampel minimal penelitian ini adalah 150 orang pra lansia. Analisa data yang digunaan adalah analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipertensi mayoritas diderita oleh perempuan. Tidak ada korelasi antara tekanan darah tinggi dengan domain kesehatan fisik, domain kesejahteraan psikologis dan domain hubungan sosial. Ada korelasi yang negatif antara tekanan darah tinggi dan domain hubungn dengan lingkungan. Pentingnya meningkatkan kualitas hidup pra lansia melalui manajemen stress yang baik, aktifitas fisik yang teratur dan konsumsi makanan bergizi.
Pendidikan Kesehatan dan Terapi Tablet Zat Besi (Fe)Terhadap Hemoglobin Remaja Putri Ayupir, Ariyanto
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 (Article in Press)
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i3.44135

Abstract

Kekurangan zat besi di usia remaja dapat menyebabkan remaja putri rentan terkena infeksi dan gangguan fungsi otak. Penelitian ini bertujuan menjelaskan pengaruh pendidikan kesehatan dan terapi tablet zat besi (Fe) terhadap hemoglobin (Hb) remaja putri yang mendapat vitamin C di SMA Negeri Magepanda Kabupaten Sikka. Desain penelitian quasi experiment pre-post test with control group. Jumlah responden sebanyak 51 dibagi dalam 3 kelompok, masing-masing berjumlah 17 responden (kelompok vitamin C, kelompok pendidikan kesehatan dan vitamin C serta kelompok tablet Fe dan vitamin C). Penelitian dilaksanakan pada bulan April-Mei 2019. Pengumpulan data Hb menggunakan Cell-Dyn Emerald. Analisis data: uji paired t test dan Anova. Peningkatan Hb lebih tinggi pada kelompok yang mendapat terapi tablet Fe dan vitamin C (p 0.000 & selisih 3.64). Ada perbedaan rata-rata Hb pada ketiga kelompok setelah intervensi (p 0.008). Terapi tablet zat besi (Fe) dan vitamin C lebih efektif dalam meningkatkan Hb.Terapi tablet zat besi (Fe) dan vitamin C harus diberikan secara rutin sebagai upaya dalam meningkatkan Hb. Iron deficiency in adolescence can cause female teenagers to be prone to infections and impaired brain function. This study aims to explain the influence of health education and iron tablet therapy (fe) towards hemoglobin female teenagers getting vitamin C at Magepanda State Senior High School in Sikka Regency. Research design quasi experiment pre-post test with control group. The number of respondents as many as 51 divided into 3 groups, 17 respondents each. vitamin C group, health education group and vitamin C as well as fe tablets and vitamin C group). The research was conducted in April-May 2019. Hb data collection using Cell-Dyn Emerald. Data analysis: paired t test and Anova. Hb increase was higher in the group that got Fe therapy and vitamin C (p 0.000 & difference 3.64). There was a difference in average Hb in the three groups after intervention (p 0.008). Fe tablets and vitamin C are more effective in improving Hb. Fe tablets and vitamin C should be administered regularly in an effort to improve Hb.
Penerapan Health Belief Model dalam Tindakan Pencegahan Keputihan Patologis Kumalasari, Intan; Jaya, Herawati
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 (Article in Press)
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i3.44227

Abstract

Upaya pencegahan keputihan patologis pada dasarnya tergantung pada perilaku remaja dalam menjaga kebersihan organ kewanitaan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penerapan Health Belief Model (HBM) dalam upaya pencegahan keputihan patologis. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 2 Palembang pada bulan September 2019. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental dengan design Pretest-Posttest with control group. Sampel penelitian berjumlah 54 responden yang dipilih dengan teknik simple random sampling dan dibagi menjadi kelompok kontrol dan intervensi. Data dikumpulkan dalam dua tahap, sebelum dan setelah intervensi pendidikan dengan menggunakan dua instrumen yaitu karakteristik responden dan kuesioner komponen HBM. Data dianalisis dengan menggunakan Uji Wilxocon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan perilaku pencegahan keputihan patologis setelah diberikan intervensi edukasi berbasis HBM pada kelompok intervensi dibandingkan dengan kelompok kontrol ditinjau dari persepsi "kerentanan, keseriusan, manfaat, hambatan, isyarat untuk bertindak dan keyakinan diri (p<0,001). Menyimpulkan bahwa intervensi pendidikan dengan pendekatan HBM efektif meningkatkan perilaku tindakan pencegahan keputihan patologis pada siswi SMA Muhammadiyah 2 Palembang.
Gambaran Faktor Risiko Covid-19 di Wilayah Komunitas UT Group Siaga Covid-19 Ferdian, Dani; Annisa, Eka Novan Nur
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 (Article in Press)
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i3.45636

Abstract

ABSTRAK Pandemi COVID-19 telah menjadi suatu ancaman dan tantangan yang nyata bagi seluruh masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia terus mengalami peningkatan, bahkan sebarannya semakin meluas ke hampir semua wilayah dan lapisan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran faktor risiko COVID-19 pada kelompok masyarakat binaan dan sekolah binaan PT. United Tractors, Tbk yang tergabung dalam Komunitas UT Group Siaga COVID-19. Jenis penelitian ini menggunakan studi deskriptif kuantitatif pada 700 responden. Pengambilan data dilakukan pada bulan September 2020 melalui pengisian google form. Hasil penelitian didapatkan 70,6% masyarakat memiliki kategori dengan faktor risiko rendah. Potensi penularan COVID-19 dapat terjadi di luar maupun di dalam rumah dan bergantung pada sistem imunitas. Perilaku di luar rumah yang berpotensi terjadi penularan adalah menyentuh benda/ uang yang disentuh orang lain (74,9%) dan tidak menjaga jarak 1,5 meter ketika melakukan aktivitas di luar rumah (31,4%). Sedangkan di dalam rumah, risiko penularan paling banyak terjadi karena tidak segera merendam baju dan celana yang dipakai saat keluar rumah (45,6%) dan tidak memasang handsanitizer di depan pintu masuk rumah (43,1%). Pada kategori daya tahan tubuh (imunitas), tidak jalan kaki/ berolahraga minimal 30 menit setiap hari (34,0%) dan jarang mengonsumsi vitamin C dan E, serta kurang tidur (29,0%) menjadi faktor risiko terbanyak yang terjadi pada msyarakat. Pemberian edukasi terkait penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan protokol kesehatan perlu terus dilakukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat. Selain itu, sosialisasi checklist penilaian faktor risiko juga dapat dilakukan agar masyarakat lebih mengetahui dan meminimalisir perilaku berisiko penularan COVID-19. ABSTRACT The COVID-19 pandemic has become a real threat and challenge for entire world community, including Indonesia. The number of positive cases of COVID-19 in Indonesia continues to increase, even the spread is increasingly widespread to almost all regoins and levels society. This study aims to obtain an overview of the risk factors for COVID-19 in community and schools groups that are assisted by PT. United Tractors Tbk. which is part of the UT Group COVID-19 Community. This type of research uses a quantitative descriptive study on 700 respondents. Data collection was carried out in September 2020 by filling in the google form. The result showed that 70.6% of the people have a category with low risk factors. The potential for COVID-19 transmission can occur outside or inside the home and depends on the immune system.Behaviors outside the home that have the potential for transmission are touching objects or money that are touched by other people (74.9%) and not maintaining a distance of 1.5 meters when doing activities outside the home (31.4%). Meanwhile, in the house, the most risk of transmission occurs because they don’t immediately immerse the clothes and pants that are used when leaving the house (45.6%) and don’t install a handsanitizer at the front door of the house (43.1%). In the category of immunity system, not walking or exercising at least 30 minutes every day (34.0%) and rarely consuming vitamins C and E, and lack of sleep (29.0%) are the most common risk factors that occur in society. Providing education related to the application of Healthy Lifestyle and health protocols needs to be carried out in order to increase public awareness. In addition, socialization of the risk factor assessment checklist can also be carried out so the public is more aware and minimizes risky behavior of COVID-19 transmission.
PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU PEKERJA DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU Angraini, Wulan; Pratiwi, Bintang Agustina; Oktarianita, Oktarianita
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 (Article in Press)
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i3.46739

Abstract

Ibu pekerja mempunyai tantangan tersediri untuk terus memberikan ASI Eksklusif kepada bayinya. Sebagian besar ibu pekerja di UM Bengkulu tidak memberikan ASI eksklusif disebabkan harus masuk kerja kembali setelah masa cuti habis. Penelitian ini betujuan mengetahui faktor pendorong pemberian ASI Eksklusif pada ibu pekerja di Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian diambil dari total populasi yang berjumlah 33 orang ibu. Data yang sudah terkumpul di analisis secara univariat dan bivariate (chi square). Hasil penelitian menemukan 60,6% tidak memberikan ASI eksklusif, suami kurang mendukung (51,5%), tempat kerja kurang mendukung (54,5%). Tidak terdapat hubungan dukungan suami (p vaule = 0,888 dan dukungan tempat kerja (p value = 0,255) dengan pemberian ASI eksklusif. ASI eksklusif tidak berhubungan dengan dukungan suami dan dukungan tempat kerja

Filter by Year

2017 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 3 (2024): July 2024 Vol 8 No 2 (2024): April 2024 Vol 8 No 1 (2024): January 2024 Vol 7 No 4 (2023): October 2023 Vol 7 No 3 (2023): July 2023 Vol 7 No 2 (2023): April 2023 Vol 7 No 1 (2023): January 2023 Vol 7 No Sup (2023): Suplemen July 2023 Vol 6 No 4 (2022): October 2022 Vol 6 No 3 (2022): HIGEIA: Juli 2022 Vol 6 No 2 (2022): Higeia: April 2022 Vol 6 No 1 (2022): HIGEIA: January 2022 Vol 5 No 4 (2021): HIGEIA: Oktober 2021 Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 (Article in Press) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 Vol 5 No 2 (2021): HIGEIA: April 2021 Vol 5 No 1 (2021): HIGEIA: January 2021 Vol 5 No 1 (2021): HIGEIA: January 2020 Vol 4 No 4 (2020): HIGEIA: October 2020 Vol 4 No Special 4 (2020): HIGEIA: December 2020 Vol 4 No Special 3 (2020): HIGEIA: November 2020 Vol 4 No 3 (2020): HIGEIA: July 2020 Vol 4 No 2 (2020): HIGEIA: April 2020 Vol 4 No Special 2 (2020): HIGEIA: October 2020 Vol 4 No 1 (2020): HIGEIA: January 2020 Vol 4 No Special 1 (2020): HIGEIA: September 2020 Vol 3 No 4 (2019): HIGEIA: October 2019 Vol 3 No 3 (2019): HIGEIA: July 2019 Vol 3 No 2 (2019): HIGEIA: April 2019 Vol 3 No 2 (2019): HIGEIA: April 2019 Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019 Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019 Vol 2 No 4 (2018): HIGEIA Vol 2 No 4 (2018): HIGEIA Vol 2 No 3 (2018): HIGEIA Vol 2 No 3 (2018): HIGEIA Vol 2 No 2 (2018): HIGEIA Vol 2 No 2 (2018): HIGEIA Vol 2 No 1 (2018): HIGEIA Vol 2 No 1 (2018): HIGEIA Vol 1 No 4 (2017): HIGEIA Vol 1 No 4 (2017): HIGEIA Vol 1 No 3 (2017): HIGEIA Vol 1 No 3 (2017): HIGEIA Vol 1 No 2 (2017): HIGEIA Vol 1 No 2 (2017): HIGEIA Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA More Issue