cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 432 Documents
Perubahan Peran Bapak Rumah Tangga Dalam Keluarga Buruh Pabrik Mps Tulis Apriani, Tri Devy; Arsi, Antari Ayuning
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 8 No 2 (2019): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu memperlihatkan eksistensi di ranah publik dengan bekerja mencari nafkah untuk keluarga. Perubahan peran ibu berpengaruh terhadap peran bapak dalam keluarga. Bapak menjadi bapak rumah tangga dalam keluarga buruh Pabrik Rokok MPS Tulis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perubahan peran bapak rumah tangga dan implikasinya dalam keluarga buruh Pabrik Rokok MPS Tulis Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Analisis konsep menggunakan Konsep Nature dan Konsep Nurture, serta Konsep Gender Stereotip. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bapak dalam keluarga pada saat ini sudah melibatkan diri di ranah domestik dan hasil pekerjaan bapak rumah tangga tidak kalah dengan yang dikerjakan ibu.
PERILAKU SOSIAL SANTRI DI PONDOK PESANTREN TARBIYATUL MUBALLIGHIN DESA REKSOSARI KECAMATAN SURUH KABUPATEN SEMARANG Ningrum, Vena Zulinda; Rochana, Totok
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 8 No 2 (2019): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku sosial merupakan tindakan-tindakan yang berkaitan dengan segala perbuatan yang secara langsung berhubungan atau dihubungkan dengan nilai-nilai sosial yang ada dalam masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui bentuk perilaku sosial santri. 2) Mengetahui faktor-faktor yang membentuk perilaku sosial santri. 3) Mengetahui jenis perilaku sosial santri. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Perilaku sosial santri di Pondok Pesantren Tarbiyatul Muballighin mencerminkan sifat yang baik yaitu saling menghormati, bersikap sopan santun, saling tolong menolong, peka dan peduli terhadap sesama, serta mempunyai rasa terima kasih yang tinggi. Perilaku sosial santri dapat dilihat dari kegiatan sehari-hari yang dilakukan sebagai contoh ketika ada temannya yang sakit saling menjenguk dan merawat, memberi salam kepada sesama santri dan mencium tangan kepada yang lebih tua atau kyainya. 2) Faktor pembentuk perilaku sosial santri yang paling berpengaruh adalah perilaku sang kyai yaitu disiplin, kewibawaan, kedekatan terhadap santri, memberikan kasih sayang, dan nasihat. Menurut kyai seorang guru harus menjadi uswatun khasanah dalam kehidupan sehari-hari bagi santri-santrinya. 3) Jenis perilaku santri yang paling menonjol adalah kecenderungan perilaku dalam hubungan sosial dimana santri di Pondok Pesantren Tarbiyatul Muballighin sudah dapat hidup mandiri, dapat bergaul, ramah, dan patuh terhadap tata tertib yang dapat dilihat dari perilaku sopan santri di dalam kehidupan sehari-hari di pondok pesantren.
PERMASALAHAN ANAK-ANAK TENAGA KERJA WANITA (TKW) DI KAMPUNG BURUH MIGRAN SEBAGAI AKIBAT AKTIVITAS MIGRAN Fajar, Fajar; Brata, Nugroho Trisnu
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 8 No 2 (2019): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji permasalahan anak yang timbul akibat aktivitas migran. Salah satu persoalan Tenaga Kerja Wanita (TKW) mengenai salah asuh anak yang mendapat perhatian Serikat Buruh Migran Wanita (SBMW) cabang Wonosobo. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan pengamatan. Analisis data akan disajikan dengan kualitatif model interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat banyak anak yang ditinggal ibunya bekerja keluar negeri. Anak yang ditinggal ke luar negeri ada yang berusia di bawah 5 tahun, ada juga anak yang berusia SD hingga remaja. Permasalahan yang muncul dari fenomena tersebut adalah berupa: kesulitan berkomunikasi, minder dan murung, kapiran (tidak diperhatikan), dan hyperaktif. Permasalahan itu muncul pada anak-anak yang usianya dibawah 5 tahun. Permasalahan lainnya yaitu anak remaja hingga dewasa mulai berani memaksa dan mengancam ibunya untuk memenuhi segala permintaannya, sering tidak masuk sekolah bahkan sampai tidak naik kelas dan dropout dari sekolah. kongko-kongko, mabuk, menunjukan sikap malas, tidak mau bekerja karena mengandalkan remiten dari ibunya, bahkan ada pula yang mencuri dan melakukan pergaulan bebas.
SIASAT USAHA INDUSTRI KECIL DALAM MENGHADAPI DOMINASI INDUSTRI BESAR (STUDI KASUS PADA INDUSTRI KECIL KLASTER BORDIR DAN KONVEKSI DESA PADURENAN KECAMATAN GEBOG KABUPATEN KUDUS) Luthfi, Asma; Muasyaroh, Luthfiatul
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 8 No 2 (2019): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui siasat usaha yang dilakukan oleh industri kecil di Desa Padurenan dalam menghadapi dominasi industri besar. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan untuk menganalisis data adalah dimensi moral oleh Scott dan dimensi rasional oleh Popkin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Kondisi usaha kecil terdiri dari berbagai karakteristik yakni lama pendirian usaha, dan perluasan pangsa pasar. 2) Bentuk persaingan usaha konveksi berupa harga dan pangsa pasar, 3) Hambatan yang dialami industri kecil dalam menghadapi persaingan usaha yaitu modal, sumber daya manusia, sarana prasarana dan pemasaran. 4) Siasat usaha yang dilakukan oleh industri kecil meliputi mengikuti trend pasar, optimalisasi penggunaan bahan baku, promosi online maupun offline, sikap terbuka terhadap konsumen dan tenaga kerja, serta pemanfaatan jaringan sosial.
Alih Fungsi Lahan Dan Dampaknya Pada Kehidupan Sosial Petani Di Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar Syukur, Muhammad; Sakmawati, Sakmawati; Bastiana, Bastiana
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 9 No 1 (2020): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya alih fungsi lahan dan kehidupan sosial petani setelah adanya alih fungsi lahan yang terjadi di Kelurahan Tamangapa Kecamatan Manggala Kota Makassar. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 10 orang yang bekerja sebagai petani, 2 orang dari Kelompok Tani dan Bapak Lurah Tamangapa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Alih fungsi lahan di Kelurahan Tamangapa Kecamatan Manggala Kota Makassar terjadi karena pertumbuhan penduduk (pendatang), kepentingan pembangunan, kemauan dari pemilik lahan itu sendiri (penduduk lokal), keadaan atau kondisi suatu lahan dan perkembangan kegiatan ekonomi masyarakat sehingga mendorong terjadinya pembangunan dengan menggunakan lahan pertanian untuk pembangunan toko atau ruko terutama pada lahan pertanian yang ada di pinggir jalan raya. Kehidupan sosial petani setelah adanya alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian juga mengalami perubahan baik ditinjau dari aspek mata pencaharian, interaksi sosial, mobilitas sosial dan strata sosialnya.
Jamaah Wahabi Dan Kohesi Sosial Masyarakat Abdurrohman, Abdurrohman; Tari Dewi, Baiq Pransiska Ayu Julian; Asror, M. Zainul
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 9 No 1 (2020): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Keberadaan Wahabi dan kohesi sosial di masyarakat Desa Nyiur Tebel Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui keberadaan jamaah wahabi terhadap kohesi social masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Berdasarkan data penelitian dapat di laporkan bahwa masuknya paham wahabi dibawa langsung oleh H. Al-Ma’ruf Hajar, Lc pada tahun 2014. Keberadaan paham ini mempengaruhi hubungan sosial masyarakat, dimana sebelum masuk paham wahabi di Desa Nyiur Tebel, hubungan sosial masyarakat sangat harmonis, hal ini terlihat pada saat masyarakat saling tolong menolong dalam melaksanakan acara-acara besar dan gotong royong. Namun, setelah paham wahabi masuk ke Desa Nyiur Tebel, pada titik inilah mulai terganggu kohesi sosial masyarakat karena ada beberapa warga yang menganut paham wahabi dan penganut wahabi enggan menghadiri kegiatan-kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. Kendati demikian keberadaan Wahabi yang semakin kuat di Desa nyiur tebel tidak sampai menimbulkan konflik antar masyarakat yang berbeda organisasi kemasyarakatan. Hal ini karena pertama faktor hubungan kekerabatan, nilai religius yang kuat, dan tingkat pendidikan yang cukup tinggi.
Penerapan Kesetaraan Gender Dalam Pendidikan Pada Siswa Di SMAN 5 Mataram Wadi, Hairil; A, Muh. Khaerul Watoni; ZM, Hamidsyukrie
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 9 No 1 (2020): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pemahaman siswa SMAN 5 Mataram tentang kesetaraan gender; (2) mengetahui penerapan kesetaraan gender pada aspek akses; (3) aspek partisipasi; (4) aspek kontrol; dan (5) aspek manfaat siswa dalam pendidikan di SMAN 5 Mataram. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menemukan: (1); pemahaman siswa tentang kesetaraan gender yakni pada tahapan siswa menjelaskan, merincikan, dan mencirikan; (2) Penerapan kesetaraan gender pada aspek akses siswa di SMAN 5 Mataram yaitu kesempatan menggunakan fasilitas yang sama antara siswa laki-laki dan perempuan, kebeasan berpendapat, bertanya, dan kebebasan menjadi pengurus kelas; (3) Penerapan kesetaraan gender pada aspek partisipasi siswa di SMAN 5 Mataram yaitu keaktifan siswa laki-laki dan perempuan dalam mengerjakan soal, keaktifan berdiskusi, dan keaktifan bertanya dan menjawab; (4) Penerapan kesetaraan gender pada aspek kontrol siswa di SMAN 5 Mataram yaitu adanya relasi kekuasaan dan keberdayaan yang setara; (5) Penerapan kesetaraan gender pada aspek manfaat siswa di SMAN 5 Mataram yaitu manfaat pada aspek akses berupa siswa lebih nyaman, tidak mudah bosan dan lebih enak. Kemudian pada aspek partisipasi berupa siswa menjadi lebih mengerti, lebih berani, dan lebih percaya diri.
Solidaritas Perajin Batik dalam Upaya Mengembangkan Usaha Batik di Kampung Alam Malon, Kelurahan Gunungpati, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang Astuti, Aenun Anis; Kismini, Elly
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 9 No 1 (2020): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada umumnya persaingan di dunia bisnis sudah menjadi hal yang wajar. Menjalankan bisnis apapun pasti akan dihadapkan pada persaingan bisnis. Berbeda dengan usaha batik yang ada di Kampung Alam Malon, mereka saling berbagi dan mengingat satu sama lain antar perajin batik untuk dapat mengenalkan dan mengembangkan hasil batik pewarna alam khas Kampung Alam Malon. Tujuan penelitian ini (1) mendapatkan pengetahuan tentang bentuk solidaritas pada kelompok pengrajin batik yang ada di Kampung Alam Malon. (2) mendapatkan pemahaman tentang peran solidaritas sosial perajin batik terhadap pengembangan usaha batik di Kampung Alam Malon. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Solidaritas sosial yang terjalin oleh perajin batik di Kampung Alam Malon, termasuk ke dalam bentuk solidaritas mekanis. 2) Peran solidaritas sosial perajin batik terhadap pengembangan usaha batik dilakukan melalui pelatihan pembinaan batik, promosi dan pameran batik yang dilakukan bersama-sama dengan perajin batik yang ada di Kampung Alam Malon.
Relasi Patron-Klien di antara Tengkulak dan Petani Salak dengan Dampak Sosialnya di Banjarnegara Imaniar, Afwina; Brata, Nugroho Trisnu
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 9 No 1 (2020): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Sigaluh adalah salah satu desa di Kecamatan Sigaluh Kabupaten Banjarnegara dengan lahan dijadikan sebagai perkebunan salak oleh para petani salak. Fenomena yang terjadi petani lebih mengutamakan untuk menjual hasil panennya kepada tengkulak desa. Hal ini tidak lepas dengan adanya pengaruh seorang tengkulak yang sangat dipercayai oleh masyarakat sehingga petani salak sangat bergantung untuk menjual hasil panen kepada seorang tengkulak tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) Petani salak menjual salak hanya kepada satu tengkulak di Desa Sigaluh dilatarbelakangi oleh beberapa faktor. Pertama faktor ekonomi, ke-dua faktor kebiasaan, ke-tiga faktor dan ke-empat faktor permainan harga. 2) Relasi patron-klien petani salak dan tengkulak di Desa Sigaluh hingga saat ini berjalan dengan baik karena hubungan yang terjalin tidak hanya hubungan kerja namun terdapat hubungan kerabat yang sudah terjalin lama dari rasa kepercayaan secara turun-temurun oleh orang tua petani yang juga mempercayakan hasil panen kepada keluarga tengkulak pada masanya. 3) Dampak sosial dari relasi patron-klien petani salak dengan tengkulak adalah hubungan yang harmonis antara masyarakat, petani salak dan tengkulak dengan saling tolong menolong dan menghargai.
Dampak Pengembangan Objek Wisata Goa Kreo Bagi Kesejahteraan Masyarakat di Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang Marsela, Aprilyana Selin; Wijaya, Atika
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 9 No 1 (2020): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan objek wisata Goa Kreo dan menganalisis kesejahteraan masyarakat pelaku usaha yang terkena dampak akibat pengembangan objek wisata Goa Kreo di Dusun Talun Kacang, Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan Metode Kualitatif Deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu 1) Pengembangan objek wisata Goa Kreo mengakibatkan perubahan. Perubahan tersebut merupakan dampak dari pengembangan fisik maupun non fisik di kawasan objek wisata Goa Kreo. 2) Pengembangan objek wisata Goa Kreo berdampak pada kesejahteraan masyarakat pelaku usaha di Dusun Talun Kacang, Kelurahan Kandri. Dibidang ekonomi, adanya peralihan mata pencaharian masyarakat sekitar. Akibat dari adanya peralihan mata pencaharian tersebut pendapatan yang diterima masyarakat mengalami kenaikan dibandingkan dengan sebelumya. Dibidang non ekonomi seperti dibidang sosial dan budaya, adanya lokasi wisata membuat masyarakat sekitar untuk berinteraksi dengan wisatawan, hal ini berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat yaitu pola pikir masyarakat berubah menjadi lebih terbuka. Objek wisata Goa Kreo juga mengakibatkan perubahan pada perilaku dan gaya bahasa masyarakat sekitar menjadi berubah dan kecenderungan masyarakat yang berorientasi pada uang.