cover
Contact Name
Sigit Hariyadi
Contact Email
sigit.hariyadi@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ijgc@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application
ISSN : 22526374     EISSN : 25976133     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Indonesian journal of guidance and counceling publishes research articles and conceptual analysis of guidance and counseling both in schools and out of school education that includes the study of guidance counseling, management, and counseling application approaches, innovation, media / information technology and assessment.
Arjuna Subject : -
Articles 667 Documents
Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Antar Pribadi Melalui Bimbingan Kelompok dengan Teknik Permainan Kerjasama pada Siswa Kelas XI Matematika dan Sains 2 di SMA Negeri 1 Muntilan Respati, Ardiatma Rio; Supriyo, Supriyo
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 2 (2015): Juni 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v4i2.7536

Abstract

Melalui Bimbingan Kelompok dengan teknik Permainan Kerjasama diharapkan rendahnya komunikasi antar pribadi siswa dapat ditingkatkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keberhasilan dalam meningkatkan komunikasi antar pribadi melalui Bimbingan Kelompok dengan Teknik Permainan Kerjasama. Metode pengumpulan data menggunakan skala psikologi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah statistik non parametrik dengan rumus wilcoxon. Dari hasil penelitian menunjukan komunikasi antar pribadi siswa sebelum mendapatkan perlakuan sebesar 59% dengan kategori sedang dan setelah mendapatkan perlakuan meningkat menjadi 78% dengan kategori tinggi. Perbedaan tingkat komunikasi antar pribadi siswa sebelum dan sesudah mendapatkan perlakuan sebesar 19%. Simpulan dari penelitian ini adalah rendahnya komunikasi antar pribadi siswa pada kelas XI Matematika dan Sains 2 SMA Negeri 1 Muntilan meningkat setelah mendapatkan Bimbingan kelompok dengan Teknik Permainan Kerjasama. Adapun saran yang dapat peneliti sampaikan adalah guru pembimbingan dapat melaksanakan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Permainan Kerjasama sebagai salah satu media untuk meningkatakan kemampuan komunikasi antar pribadi khususnya untuk kelas X yang masih memerlukan adaptasi di sekolah yang baru. Through the Technical Guidance Group Cooperation Games is expected to improve the students’ interpesonal comunication. The purpose of this study was to determine the success in increasing interpesonal comunication through Technical Guidance Group Cooperation Games. Psychological scale method was used to collect the data. A non-parametric statistical Wilcoxon formula was used to analyze the data. Based on the results of the study show the interpesonal comunication of students before getting treatment by 59% with moderate category and after getting treatment increased to 78% with the high category. The difference in the level of interpesonal comunication of students before and after getting treatment by 19%. The conclusions of this study is the lack of interpesonal comunication in eleventh graders of Mathematics and Science 2 SMA Negeri 1 Muntilan increased after getting Guidance group with Cooperation Game Technique. As for the suggestion, Technical Guidance Group Cooperation Games can be used as one of the media to increase the ability of interpesonal comunication, especially for tenth graders which still require adaptation in the new school.
Hubungan antara Persepsi Siswa Tentang Kompetensi Konselor dengan Self Disclosure Siswa Oktafiani, Santi Nur; Mugiarso, Heru
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 2 (2015): Juni 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v4i2.7538

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui hubungan antara persepsi siswa tentang kompetensi paedagogik konselor dengan self disclosure siswa terhadap konselor, (2) mengetahui hubungan antara persepsi siswa tentang kompetensi kepribadian konselor dengan self disclosure siswa terhadap konselor, (3) mengetahui hubungan antara persepsi siswa tentang kompetensi sosial konselor dengan self disclosure siswa terhadap konselor, dan (4) mengetahui hubungan antara persepsi siswa tentang kompetensi profesional konselor dengan self disclosure siswa terhadap konselor. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa SMA Negeri 14 Semarang. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala psikologis berupa skala persepsi siswa tentang kompetensi konselor dan skala self disclosure siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang positif dan signifikan baik kompetensi paedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional dengan self disclosure siswa di SMA Negeri 14 Semarang. This study aims to: (1) determine the relationship between students' perceptions of paedagogik counselor competency with self-disclosure student to counselor, (2) determine the relationship between students' perception of personality counselor competency with self-disclosure student to counselor, (3) determine the relationship between students’ perception of social counselor competency with self-disclosure student to counselor, and (4) determine the relationship between students' perception of professional counselor competence with self-disclosure student to counselor. The population in this study are all students of SMAN 14 Semarang. Methods of data collection in this study using psychological scale in the form of students' perceptions of the counselor competency scale and self-disclosure of students scale. The data analysis technique used is a simple linear regression. The results of this study indicate that there is a positive and significant relationship either paedagogik competency, personal competency, social competency, and professional competency with self-disclosure of students in high school N 14 Semarang.
Meningkatkan Tanggung Jawab Belajar dengan Layanan Konseling Individual Teknik Self-Management Ulfa, Dinia; Wibowo, Mungin Eddy; Sugiyo, Sugiyo
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 2 (2015): Juni 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v4i2.7540

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data empiris tentang peningkatan tanggung jawab belajar melalui layanan konseling individual teknik self-management pada siswa kelas XI SMK Negeri 1 Pemalang. Populasinya adalah siswa kelas XI Akuntasi 2 yang berjumlah 34 siswa dan sampel yang berjumlah 6 siswa menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala tanggung jawab belajar. Instrumen tersebut telah diuji validitasnya dengan rumus product moment, sedangkan reliabilitas instrumen digunakan rumus Alpha.Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif persentase, sedangkan untuk uji hipotesis menggunakan uji Wilcoxon dengan hasil perhitungan Zhitung = 2.20 > Ztabel = 0 pada n= 6, dengan taraf signifikansi 5%. Simpulan penelitian ini yaitu tanggung jawab belajar dapat ditingkatkan melalui layanan konseling individual teknik self-management.Oleh karena itu diharapkan guru pembimbing dapat lebih mengintensifkan layanan konseling individual teknik self-management sebagai strategi alternatif untuk membantu siswa meningkatkan tanggung jawab belajar. The aim of this research is to obtain the empirical data about the improvement of learning responsibility through self-management technique individual counseling service. The population of this study were students of class XI Accounting 2 which consisted of 34 students. Puposive sampling technique was used to select 6 students as sample. The data collection technique used was learning responsibility scale. The instrument has been tested it’s validity with product moment formula, and reliability of the instrument with Alpha formula. Data analysis technique used were descriptive percentage and Wilcoxon test. The result of this research showed that there was improvement of learning responsibility through self-management technique individual counseling service with Zcount = 2.20> Ztable = 0, n=6, with 5% significance level. It could be concluded that learning responsibility could be improved through self-management technique individual counseling service. So, the teacher can hopefully be more intensivy the self-management technique individual counseling service as an alternative strategy to help the students increase their learning responsibility.
Meningkatkan Konsentrasi Belajar Melalui Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Permainan Mindari, Tri; Supriyo, Supriyo
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 2 (2015): Juni 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v4i2.7542

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan konsentrasi belajar melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VI Al Qolam SD Al Irsyad Al Islamiyyah 1 Purwokerto dengan sampel 8 orang siswa. Alat pengumpulan data menggunakan skala konsentrasi belajar dan observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase dan analisis wilcoxon match pairs. Hasil analisis deskriptif persentase menunjukan bahwa konsentrasi belajar siswa sebelum memperoleh layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan berada pada kategori sedang (226,9) dan setelah memperoleh layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan berada pada kategori tinggi (274,5). Berdasar hasil uji wilcoxon match pairs menunjukkan Thitung 0 dan Ttabel 4, sehingga Thitung 0 < Ttabel 4 atau berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil tersebut menunjukan bahwa konsentrasi belajar siswa dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan. This study purposed to improve learning concentration trough group guidance services by game technique. This study is experimental study. This study was conducted at SD Al Irsyad Al Islamiyyah 1 Purwokerto with eight students in sixth grade of Al Qolam class as the sample. The data were collected by learning concentration scale and observation. The data analysis technique used descriptive percentage analysis and wilcoxon match pairs analysis. The result of descriptive percentage showed that learning concentration of student before students are given group guidance services by game technique is in the average middle category (226,9) and after obtaining group guidance services by game technique have an average in the high category (274,5). Based on the wilcoxon match pairs test showed that Tcount 0 and Ttable, 4, so Tcount 0<zTable 4, then Ha is accepted and Ho is rejected. The result, showed learning concentration of student can be improved by a group guidance services with game technique.
Pengaruh Layanan Informasi Tentang Motivasi Kerja Terhadap Kesiapan Praktek Kerja Industri Evanda, Iang Widi; Anni, Catharina Tri
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 3 (2015): September 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v4i3.7551

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan karena banyaknya siswa yang kurang mempersiapan diri baik internal maupun eksternal dalam menghadapi praktek kerja industri.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan informasi tentang motivasi kerja terhadap kesiapan siswa dalam mengikuti kegiatan Prakerin.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan Pre-test and Post-test Design.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 1 Pati dan sampel yang digunakan adalah kelas X Pemasaran 1 SMK Negeri 1 Pati.Alat pengumpulan data berupa skala psikologis dan menggunakan teknik analisis data uji t-test. Hasil dari penelitian, skor pre test yakni 58,14% (rendah) dan post test dengan skor 81,87% (tinggi). Dari hasil uji T-test diperoleh Thitung sebesar 17,713 dan nilai Ttabel sebesar 2,042.Besarnya Thitung > Ttabel maka dapat disimpulkan bahwa layanan informasi tentang motivasi kerja terbukti berpengaruh terhadap kesiapan siswa mengikuti praktek kerja industri (Prakerin) pada siswa kelas X Pemasaran 1 SMK Negeri 1 Pati. The research was conducted because of the many students who lack self preparing the internal and external in the face of the industry work practices. This study aims to determine the effect of information services on work motivation on the readiness of students in participating in activities Prakerin. This type of research used in this research is experimental study using pre-test and post-test design. The population in this study were students of class X SMK Negeri 1 Pati and the sample used is a class X Marketing 1 SMK Negeri 1 Pati. Data collection tools in the form of a psychological scale and using data analysis techniques t-test. Results of the study, the pre test scores namely 58.14% (lower) and post test with a score of 81.87% (high). From the test results obtained Thitung T-test of 17.713 and Ttabel value of 2.042. The amount Thitung>Ttabel it can be concluded that the service information about the work motivation is proven effect on student's readiness to follow the practice of industrial work (Prakerin) in class X Marketing 1 SMK Negeri 1 Pati.
Studi Deskriptif Operasionalisasi dan Hasil Home Visit di SMK Negeri se-Kota Semarang Putro, Petra Adhianto; Suharso, Suharso
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 3 (2015): September 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v4i3.7555

Abstract

Penelitian dilaksanakan berdasarkan fenomena di lapangan pada saat penulis melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SMK Negeri 1 Semarang dan observasi awal di SMK Negeri 10 Semarang . Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana operasionalisasi dan hasil Home Visit di SMK Negeri se-kota Semarang tahun ajaran 2014/2015.Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian survei. Untuk populasi pada penelitian ini adalah semua guru BK di SMK se-kota Semarang yaitu sejumlah 47 guru BK. Sampel yang digunakan adalah sejumlah populasi yang ada. Sedangkan instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kuesioner. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif presentase. Hasil yang ditemukan bahwa operasionalisasi Home Visit di SMK Negeri se-kota Semarang telah dilaksanakan dengan presentase sebesar 70,52%, sedangkan tingkat keberhasilan Home Visit di SMK Negeri se-kota Semarang memiliki tingkat keberhasilan sebesar 70,46%. Simpulan yang didapatkan adalah operasionalisasi Home Visit di SMK Negeri se-kota Semarang telah dilaksanakan dengan cukup baik dan tingkat keberhasilan Home Visit di SMK Negeri se-kota Semarang cukup baik. This study was conducted based on the phenomenon at the time the writer underwent Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) in SMK Negeri 1 Semarang. Also, this study is based on the preliminary observation carried out in SMK Negeri 10 Semarang. This research was conducted to know how the operationalization and results of Home Visit at all State Vocational High Schools (SMK N) in Semarang academic year 2014 / 2015. The type research used by the writer in this study is a survey research. The population in this study were all guidance and counseling teachers at SMK in Semarang city. There were 47 guidance and counseling teachers. The sample used were as many as the population. The data collection instruments used in this study was a questionnaire, while the analysis of the data used in this research is descriptive analysis. The results found that the operationalization of Home Visit at all State Vocational High Schools (SMK) in Semarang has been implemented with a percentage of 70.52%, while the success rate is 70.46%. The conclusion obtained is the operationalization of Home Visit at all State Vocational High Schools in Semarang has been implemented fairly well and the success rate is also pretty good.
Faktor Penghambat Operasionalisasi Kunjungan Rumah di SMA Negeri se-Kota Semarang Nasruddin, Juwita; Nusantoro, Eko
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 3 (2015): September 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v4i3.7558

Abstract

Penelitian dilaksanakan berdasarkan fenomena di lapangan pada saat penulis melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SMP Negeri 8 Semarang dan observasi awal di SMA Negeri 8 Semarang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apa faktor penghambat operasionalisasi Home Visit di SMA Negeri se-kota Semarang tahun ajaran 2014/2015. Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian survei. Untuk populasi pada penelitian ini adalah semua guru BK di SMA se-kota Semarang yaitu sejumlah 59 guru BK. Sampel yang digunakan adalah sejumlah populasi yang ada. Sedangkan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini merupakan angket. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif persentase. Hasil yang ditemukan bahwa faktor penghambat operasionalisasi Home Visit di SMA Negeri se-kota Semarang mengalami hambatan cukup tinggi dengan presentase sebesar 65,03%. Simpulan yang didapatkan adalah Faktor Penghambat Operasionalisasi Kunjungan Rumah (Home visit) di SMA Negeri se-kota Semarang adalah kurangnya pemahaman dari guru BK berkaitan dengan Home Visit. Adapun saran yang diberikan kepada guru BK SMA Negeri se-kota Semarang adalah untuk mempelajari hakikat Home Visit dan melaksanakan prosedur operasionalisasi Home Visit dengan baik dan benar dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, analisis evaluasi, tindak lanjut hingga laporan. The research was conducted based on the phenomenon on the ground when implementing writer Practice Field Experience (PPL) in SMPN 8 Semarang and preliminary observations in SMAN 8 Semarang. The purpose of this study to determine what factors inhibiting the operation of the Home Visit at all SMA Negeri in Semarang throughout the academic year 2014/2015. The type research used by the writer in this study is a survey research. The population in this study were all counselors at SMA in Semarang city. There were 59 counselors. The sample used were as many as the population. While the data collection instruments used in this study is a questionnaire. Analysis of the data used in this research is descriptive percentages. Results found that factors inhibiting the operation of the Home Visit at all SMA Negeri in Semarang encountered resistance is quite high with a percentage of 65.03%. The conclusions obtained are Obstacles Operationalization Home Visits at all SMA Negeri in Semarang is a lack of understanding of the counselors related to Home Visit. The advice given to counselors at all SMA Negeri in Semarang is to study the nature of the Home Visit and implement operational procedures Home Visit.
Hubungan Motivasi Belajar dengan Prestasi Akademik Mahasiswa Bimbingan dan Konseling 2013 Unnes Nursamiaji, Agung; Kurniawan, Kusnarto
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 3 (2015): September 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v4i3.7561

Abstract

Motivasi belajar yang dimiliki mahasiswa dalam kegiatan pembelajaran sangat berperan untuk meningkatkan prestasi akademik. Mahasiswa yang bermotivasi tinggi dalam belajar akan memperoleh prestasi akademik yang tinggi pula, artinya semakin tinggi motivasinya, semakin tinggi intensitas usaha dan upaya yang dilakukan, maka semakin tinggi prestasi akademik yang diperolehnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi akademik mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling angkatan 2013 Universitas Negeri Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling angkatan 2013 Universitas Negeri Semarang. Teknik sampel yang digunakan adalah Random Sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 32 mahasiswa. Analisis data menggunakan Analisis Deskriptif Persentase dan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Semarang angkatan 2013 memiliki tingkat motivasi belajar yang tinggi yaitu sebanyak 71,9% mahasiswa. (2) Mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Semarang angkatan 2013 memiliki tingkat prestasi akademik yang tinggi yaitu sebanyak 68,8% mahasiswa. (3) Terdapat hubungan yang kuat antara motivasi belajar dengan prestasi akademik mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling angkatan 2013, dengan rhitung sebesar 0,721. Jadi semakin tinggi motivasi belajar maka semakin tinggi juga prestasi akademik mahasiswa dan sebaliknya. Motivation owned by students in learning activities contribute to improve academic achievement. The higher the motivation, the higher the academic achievement obtained. The purpose of this study is determine the relationship between learning motivation and academic achievement of students in Guidance and Counseling department (GCD) force 2013 Unnes. This research is correlation with quantitative approach. The population were students of GCD force in 2013 Unnes. Sampling technique was random sampling to obtain sample (32 students). Two variables in this study are independent variable (learning motivation) and dependent variable (academic achievement). Data collection method using questionnaire. To test data validity use the formula Product Moment. Reliability test by using Alpha formula. Analysis of data using Descriptive Analysis Percentage and product moment correlation. The results showed that (1) Students of GCD Unnes force in 2013 on average have a high level of motivation to learn which are 71.9%. (2) Student of GCD Unnes force in 2013 on average have high level of academic achievement which are 68.8%. (3) There is a strong relationship between learning motivation and academic achievement of students in GCD force in 2013 Unnes, with rhitung at 0.721. So the higher the learning motivation, the higher the academic achievement.
Meningkatkan Konsep Diri Melalui Layanan Penguasaan Konten Teknik Permainan Kotak Dadu Novriansyah, Dicky; Mugiharso, Heru
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 3 (2015): September 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v4i3.7562

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan fenomena yang terjadi pada siswa kelas VIII H SMP N 24 Semarang yang memiliki konsep diri negatif. Tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan konsep diri siswa dalam layanan penguasaan konten teknik permainan kotak dadu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan dan konseling. Penelitian Bimbingan dan Konseling adalah tindakan yang dilakukan oleh konselor dalam memberikan layanan guna memperbaiki kualitas layanan. Penelitian ini dilakukan 2 siklus di kelas VIII H SMP N 24 Semarang, dengan subyek 29 siswa. metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala konsep diri dan observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kuantitatif deskriptif presentase. Hasil penelitian menunjukan konsep diri sebelum pemberian tindakan sebagian besar pada kategori rendah (76%). Selama tindakan, konsep diri siswa meningkat. Pada siklus I konsep diri siswa sebagian konsep diri siswa pada kategori sedang (66%). Hal ini menunjukan konsep diri siswa mulai meningkat. Pada siklus II konsep diri atau setelah pemberian tindakan, konsep diri siswa sebagian besar pada kategori tinggi (58%). Hal tersebut menunjukkan konsep diri siswa dapat ditingkatkan dengan dalam layanan penguasaan konten teknik permainan kotak dadu. This research was conducted based on phenomena that occur in grade VIII H SMP N 24 Semarang that has negative self concept. The purpose of this research is to improving self consept in content services with kotak dadu games. This research is action research guidance and counseling. Research guidance and Counselling is an action carried out by the counsellors in providing services to improve the quality of service. The research was two cycle in class VIII H SMP N 24 Semarang, with 29 student subjects. Data collection methods used skala self consept and observation. Data analysis techniques using quantitative is descriptive percentages analiysis. The results showed self counsept of students before giving the action mostly on the low category (76%). During the action, self counsept of students incrased. In the first cycle self consept of students in enough categories (66%). The second cycle or after obtaining action, self consept of the students most high category (58%). It shows the self consept of students in the content service can be improved with the kotak dadu games.
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Kedisiplinan Belajar pada Siswa Kelas VIII D Suwignyo, Hari; Nusantoro, Eko
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 4 No 3 (2015): September 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v4i3.7563

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk membuktikan ada pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap kedisiplinan belajar siswa kelas VIII.D SMP Negeri 41 Gunungpati Semarang. Latar belakang penelitian didapat dari hasil wawancara dengan guru BK bahwa tingkat kedisiplinan belajar siswakelas VIII.D kurang, terbuktiadanya siswa tersebut terlambat masuk kelas dengan jumlah 13 siswa,membolos dengan jumlah 8 siswa, tidak menyelesaikan tugas tepatwaktu dengan jumlah 10 siswa, dantidak mengerjakan PR sejumlah 5 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desainone group pre-test and post-test.Populasi penelitian ini adalahkelas VIII.D SMP Negeri 41 Gunungpati Semarang sejumlah 30 siswa. Teknik sampeladalah purposive samplingsehingga didapatkansebanyak 10 siswa. Analisis data menggunakandeskriptif presentase dan uji sign test wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kedisiplinan belajar siswa sebelum memperoleh perlakuanbimbingan kelompok, diperoleh kriteria sedang (65,6%). (2) kedisiplinan belajar siswa setelah bimbingan kelompok, kriteria meningkat menjadi tinggi (76,1%). (3) Ha diterima dan Ho ditolak, kesimpulannya adalah“Ada pengaruh yang signifikan dari layanan bimbingan kelompok terhadap kedisiplinan belajar pada siswa kelas VIII.D SMP Negeri 41 Gunungpati Semarang Tahun Ajaran 2014/2015”. The objective of the research is to prove whether the effect of group counseling services to students discipline at grade VIII.D Junior High School 41 Gunungpati Semarang. The background of the research come from interviews to the counseling services teacher that VIII.D grade students level lack of discipline, it is proved that there aresome studentswho come late to the class amount 13 students, 8 students absent, 10 students do not complete the task on time, and 5 students do not did homework. This research is an experimental research design with one group pre-test and post-test. The population of the research are30 students at VIII.D grade Gunungpati SMP Negeri 41 Semarang. Sampling technique is purposive sampling to get 10 students. The data analysis using descriptive percentage sign test and Wilcoxon test. The results showed that (1) students learning discipline before got group counseling, it get medium criteria (65.6%). (2) students learning discipline after group counseling, the criteria increased (76.1%). (3) Ha accepted and Ho rejected, the conclusion is "There is a significant effect of group counseling services to the learning discipline at grade VIII.D Junior High School 41 Gunungpati Semarang Academic Year 2014/2015”.

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2023): Desember 2023 Vol 12 No 1 (2023): Juni 2023 Vol 11 No 2 (2022): Desember 2022 Vol 11 No 1 (2022): Juni 2022 Vol 11 No Special Ed (2022): Edisi Khusus Annual Guidance and Counseling Academic Forum Vol 10 No 2 (2021): Desember 2021 Vol 10 No 1 (2021): Juni 2021 Vol 9 No 2 (2020): Desember 2020 Vol 9 No 1 (2020): Juni 2020 Vol 8 No 2 (2019): Desember 2019 Vol 8 No 1 (2019): Juni 2019 Vol 8 No 1 (2019): Juni 2019 Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018 Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018 Vol 7 No 3 (2018): September 2018 Vol 7 No 3 (2018): September 2018 Vol 7 No 2 (2018): Juni 2018 Vol 7 No 2 (2018): Juni 2018 Vol 7 No 1 (2018): Maret 2018 Vol 7 No 1 (2018): Maret 2018 Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017 Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017 Vol 6 No 3 (2017): September 2017 Vol 6 No 3 (2017): September 2017 Vol 6 No 2 (2017): Juni 2017 Vol 6 No 2 (2017): Juni 2017 Vol 6 No 1 (2017): Maret 2017 Vol 6 No 1 (2017): Maret 2017 Vol 5 No 4 (2016): Desember 2016 Vol 5 No 4 (2016): Desember 2016 Vol 5 No 3 (2016): September 2016 Vol 5 No 3 (2016): September 2016 Vol 5 No 2 (2016): Juni 2016 Vol 5 No 2 (2016): Juni 2016 Vol 5 No 1 (2016): Maret 2016 Vol 5 No 1 (2016): Maret 2016 Vol 4 No 4 (2015): Desember 2015 Vol 4 No 4 (2015): Desember 2015 Vol 4 No 3 (2015): September 2015 Vol 4 No 3 (2015): September 2015 Vol 4 No 2 (2015): Juni 2015 Vol 4 No 2 (2015): Juni 2015 Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015 Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015 Vol 3 No 4 (2014): Desember 2014 Vol 3 No 4 (2014): Desember 2014 Vol 3 No 3 (2014): September 2014 Vol 3 No 3 (2014): September 2014 Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014 Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014 Vol 3 No 1 (2014): Maret 2014 Vol 3 No 1 (2014): Maret 2014 Vol 2 No 4 (2013): Desember 2013 Vol 2 No 4 (2013): Desember 2013 Vol 2 No 3 (2013): September 2013 Vol 2 No 3 (2013): September 2013 Vol 2 No 2 (2013): Juni 2013 Vol 2 No 2 (2013): Juni 2013 Vol 2 No 1 (2013): Maret 2013 Vol 2 No 1 (2013): Maret 2013 Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012 Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012 Vol 1 No 1 (2012): September 2012 Vol 1 No 1 (2012): September 2012 More Issue