cover
Contact Name
Sigit Hariyadi
Contact Email
sigit.hariyadi@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ijgc@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application
ISSN : 22526374     EISSN : 25976133     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Indonesian journal of guidance and counceling publishes research articles and conceptual analysis of guidance and counseling both in schools and out of school education that includes the study of guidance counseling, management, and counseling application approaches, innovation, media / information technology and assessment.
Arjuna Subject : -
Articles 667 Documents
Cyber Counseling Sebagai Layanan Bimbingan dan Konseling di Masa Pandemi
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No Special Ed (2022): Edisi Khusus Annual Guidance and Counseling Academic Forum
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60801

Abstract

Adanya virus covid-19 yang menyebar sampai ke indonesia, menyebabkan semua kegiatan yang ada di luar terhenti semua. Dengan adanya virus covid-19, pemerintah mengambil kebijakan lockdown agar mencegah berkembangnya virus covid-19, karena penyebarannya sangat cepat. Kebijakan yang pemerintah ambil yaitu dengan mengadakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Adanya PSBB semua bentuk kegiatan terhenti dari mulai pekerjaan sampai dengan pendidikan dilakukan di rumah. Dengan adanya PSBB tersebut memberikan dampak yang besar salah satunya dalam bidang pendidikan. Bimbingan dan konseling merupakan salah satu bagian dari pendidikan yang mana kegiatan bimbingan dan konseling memberikan layanan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi yang ada pada diri peserta didik. Adanya pandemi ini, salah satu cara yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling dalam memberikan layanan melalui cyber counseling. Cyber Counseling merupakan proses bantuan yang dilakukan oleh konselor kepada individu dengan tujuan individu dapat menyelesaikan permasalahannya dan mengembangkan dirinya melalui media internet. Tahap-tahap yang dilaksanakan dalam cyber counseling untuk layanan bimbingan dan konseling juga sama dengan tahap yang dilaksanakan dalam layanan bimbingan dan konseling tatap muka, dengan cyber counseling guru bimbingan konseling dapat memberikan layanan secara optimal.
Analisis Academic Hardiness pada Mahasiswa FKIP ULM Angkatan 2018
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No Special Ed (2022): Edisi Khusus Annual Guidance and Counseling Academic Forum
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60803

Abstract

Academic Hardiness merupakan karakter kepribadian yang diyakini sebagai salah satu faktor internal yang mempengaruhi prestasi akademik. Penelitian ini bertujuan melakukan analisis terhadap academic hardiness pada mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat Angkatan 2018. Penelitian yang digunakan adalah penelitian survey kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah 1982 dengan jumlah sampel 333 berdasarkan Teknik penarikan sampel Cluster Random Sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data mengggunakan angket Academic hardiness. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa mahasiswa angkatan 2018 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat, sebanyak 193 mahasiswa lebih dari setengah responden (58%) tergolong memiliki academic hardiness tinggi dengan uraian pada aspek challenge sebanyak 166 mahasiswa (50%) dengan katagori tinggi, pada aspek control sebanyak 195 mahasiswa (59%) dengan katagori tinggi, dan pada aspek comitment sebanyak 181 mahasiswa (54%) dengan katagori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa Sebagian besar mahasiswa FKIP ULM Angkatan 2018 cenderung mampu memprioritaskan kegiatan akademik dan cukup mampu secara stabil dan bertahan pada berbagai tugas atau tuntutan akademik yang dijalaninya.
Kecemasan Sosial Siswa SMA Ditinjau Dari Pola Asuh Otoriter dan Pola Asuh Permissive Indifferent
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No Special Ed (2022): Edisi Khusus Annual Guidance and Counseling Academic Forum
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60804

Abstract

Kecemasan sosial merupakan suatu keadaaan yang ditandai dengan ketidaknyamanan emosional, perasaan tak nyaman dalam kehadiran orang-orang lain rasa takut dan khawatir serta perasaan yang tidak mengenakkan pada situasi sosial. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan antara pola asuh otoriter dan pola asuh permissive indifferent yang di tinjau dari kecemasan sosial siswa SMA Negeri 7 Banjarmasin. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif berjenis komparatif. Pengumpulan data dilakukan memanfaatkan angket dengan skala likert. Teknik pengambilan sampel purposive sampling yang dilakukan pada siswa kelas XI SMA Negeri 7 Banjarmasin dengan jumlah populasi sebanyak 398 dan sampel sebanyak 108 siswa/I. Analisis data dengan metode deskriptif dan regresi linear. Hasil penelitian memerlihatkan bahwasanya ditemukan perbedaan antara X1 X2 dan Y yang memerlihatkan R Square sebesar 0,028 atau 2,8% yang artinya terdapat perbedaan dengan kategori rendah diantara pola asuh otoriter dan pola asuh permissive indifferent yang ditinjau dari kecemasan sosial pada siswa SMA Negeri 7 Banjarmasin. Peneliti seterusnya bisa melaksanakan penelitian menggunakan variabel bebas lainnya yang memungkinkan memberikan hasil yang lebih signifikan dalam perbedaan pola asuh dan juga memperbanyak sampel penelitian.
Bimbingan Kelompok dengan Permainan Egrang Batok Kelapa Meningkatkan Karakter Kerja Keras Generasi
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No Special Ed (2022): Edisi Khusus Annual Guidance and Counseling Academic Forum
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60806

Abstract

Tujuan penelitian ini menguji keefektifan bimbingan kelompok dengan permainan egrang batok kelapa mampu meningkatkan karakter kerja keras siswa kelas VII SMP Negeri 25 Banjarmasin yang lahir pada zaman generasi Z. Jenis penelitian ini menggunakan eksperimen dengan rancangan Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 25 Banjarmasin. Sampel dalam penelitian ini diperoleh dari angket karakter kerja keras dengan menggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah 8 orang, 4 orang sebagai kelompok treatment dan 4 orang sebagai kelompok kontrol. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase dan uji Mann-Whitney Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan karakter jerja keras sebelum dan sesudah mengikuti bimbingan kelompok dengan Asymp. Sig (2-tailed)/ Significance (0,021 < 0,05). Ini menunjukkan bahwa bimbingan kelompok dengan permainan egrang batok kelapa efektif dalam meningkatkan karakter kerja keras generasi Z.
Pelaksanaan Supervisi Bimbingan dan Konseling di Provinsi Gorontalo
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No Special Ed (2022): Edisi Khusus Annual Guidance and Counseling Academic Forum
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60823

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan supervisi penyelenggaraan bimbingan dan konseling di provinsi Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, yang mendeskripsikan tentang pelaksanaan supervisi penyelenggaraan bimbingan dan konseling di provinsi Gorontalo. Anggota populasi adalah seluruh guru Bimbingan dan Konseling di provinsi Gorontalo yang berjumlah 284 orang. Anggota sampel ditetapkan sebanyak 66 orang 20 (%) dengan memperhatikan wilayah tugas guru bimbingan dan konseling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket sebagi teknik utama dan wawancara sebagai teknik pendukung. Analisis data menggunakan teknik persentase. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pelaksanaan supervisi penyelenggaraan bimbingan dan konseling belum sesuai dengan ketentuan dalam supervisi bimbingan dan konseling, terutama dalam hal: (1) 95% guru-guru bimbingan dan konseling menyatakan disupervisi oleh supervisor yang tidak memiliki latar belakang keilmuan bimbingan dan konseling, (2) supervisi lebih menekankan pada aspek administrasi layanan, (3) supervisi lebih banyak menggunakan metode tanya jawab, (3) supervisor cenderung tidak mengamati langsung penampilan guru bimbingan dan konseling/konselor pada saat melaksanakan bimbingan klasikal dan bimbingan kelompok, (4) supervisor cenderung kurang memberikan informasi tentang kemutakhiran perkembangan pelayanan, (5) sebagian besar supervisor tidak memberikan contoh-contoh teknik layanan bimbingan dan konseling yang dapat mengaktifkan siswa (konseli) pada saat layanan, dan (6) supervisor cenderung tidak melaksanakan supervisi klinis.
Perilaku Altruisme Mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No Special Ed (2022): Edisi Khusus Annual Guidance and Counseling Academic Forum
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60824

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku altruisme mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Anggota populasi adalah seluruh mahasiswa semester II dan IV Tahun Akademik 2019/2020 Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Gorontalo yang berjumlah 112 orang, dan yang dijadikan anggota sampel sebanyak 54% atau 60 mahasiswa. Penetapan anggota sampel menggunakan teknik srata random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan observasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku altruisme mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Gorontalo memperoleh rata-rata persentase 70,56% (kategori sedang). Kategori ini merupakan akumulasi dari 5 indikator, yaitu: (1) “kerjasama” sebesar 63,7% (kategori sedang), (2) “berbagi” sebesar 78,6% (kategori tinggi), (3) “menolong” sebesar 76,1% (kategori tinggi), (4) “berderma” sebesar 69,7% (kategori sedang), (5), dan “kejujuran” sebesar 64,7% (kategori sedang).
Indigenous Counseling : Meramu Syiiran Jawa dalam Pemikiran KHR Asnawi
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No Special Ed (2022): Edisi Khusus Annual Guidance and Counseling Academic Forum
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60829

Abstract

Tujuan utama dalam penulisan ini adalah untuk merumuskan konsep indigenous cuonseling yang didasarkan pada kearifan budaya lokal. Secara khusus, tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: a) Mendiskripsikan dan menganalisis Syirian Jawa dalm pemikiran KHR Asnawi, b) Mengetahui dan menganalisis relevansi nilai nilai konseling dalam pemikiran KHR Asnawi dengan Konseling. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif jenis discourse analysis, atau analisis wacana. Analisis wacana adalah studi tentang struktur pesan dalam suatu komunikasi atau tela’ah mengenai aneka fungsi (pragmatik) bahasa. Dengan memahami pemikiran KHR Asnawi yang mengajarkan nilai pendidikan akhlak pada Allah, akhlak pada Rasulullah, dan akhlak pada sesama manusia, peran seorang konselor dapat menjadi pendamping bagi klien untuk membantu klien agar dapat mengatasi masalah yang dihadapi.
Dinamika Perkembangan Konseling Religius
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No Special Ed (2022): Edisi Khusus Annual Guidance and Counseling Academic Forum
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60830

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dinamika perkembangan bimbingan dan konseling religius dalam konteks kesejarahan. Jenis penelitian ini termasuk library research, yakni penggalian data yang bersumber dari literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika perkembangan bimbingan dan konseling religius awal abad 21 mengalami peningkatan luar biasa. Beberapa tonggak berdirinya bimbingan dan konseling religius ditandai dengan: (1) berdirinya kelompok profesional, (2) dibukanya jenjang program doktor, (3) diterbitkan jurnal dan buku teks, (4) dilakukan riset, (5) dibuka pusat penanganan, dan (6) tersebarnya literatur teori bimbingan dan konseling religius. Perkembangan bimbingan dan konseling religius/spiritual sejak 2008 hingga 2019 menunjukkan bahwa terdapat lima obyek penelitian, yaitu (1) landasan konseling religius, (2) penggunaan sumber daya religius dalam praktik bimbingan dan konseling, (3) pelatihan bimbingan dan konseling religius, (4) penerapan bimbingan dan konseling religius untuk kesehatan fisik dan mental, dan (5) bimbingan dan konseling religius dalam perspektif Islami.
Pembanjiran Informasi, Asertivitas Seksual dan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No Special Ed (2022): Edisi Khusus Annual Guidance and Counseling Academic Forum
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60831

Abstract

Data menunjukkan kampus menempati urutan ketiga lokasi terjadinya tindak kekerasan. Kekerasan seksual terhadap mahasiswa memiliki banyak potensi risiko, baik secara fisik maupun psikologis. Edukasi pencegahan kekerasan seksual terbukti membekali pengetahuan kekerasan seksual yang membangun perilaku dan kondisi menolak kekerasan seksual. Upaya edukasi yang dapat diberikan kepada mahasiswa di Perguruan Tinggi adalah pembanjiran informasi dan pelatihan asertivitas seksual. Pembanjiran informasi yang berkaitan dengan gejala-gejala yang dapat menyebabkan terjadinya kasus-kasus pelecehan atau kekerasan seksual di dunia kampus ini secara intensif dan komprehensif dapat dilakukan agar mahasiswa dapat bersikap waspada dan berhati hati ketika melihat gejala-gejala tersebut dan kemudian memiliki mekanisme alami dalam pencegahan diri sedini mungkin. Upaya berikutnya adalah dengan pelatihan asertivitas seksual. Asertivitas seksual adalah penegasan diri secara seksual atau kemampuan seseorang untuk secara tegas mempertahankan hak seksualnya, untuk menghormati hak orang lain tanpa dilecehkan, dan untuk membuat keputusan seksual tanpa menyakiti orang lain atau pasangannya.
Reduksi Bullying di Sekolah dengan Konsep Karep Suryomentaram
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No Special Ed (2022): Edisi Khusus Annual Guidance and Counseling Academic Forum
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60834

Abstract

Permasalahan bullying merupakan permasalahan yang sudah lama terjadi dan terjadi diberbagai Negara di dunia. Sampai saat ini permasalahan bullying di sekolah masih merupakan masalah yang sering muncul bahkan bentuk perilakunya juga bertambah misalnya cyber bullying. Di Indonesia masalah ini juga menjadi hal yang masih selalu ada di sekolah dan berbagai upaya telah banyak dilakukan dalam mengatasi bullying. Beberapa upaya penanganan menggunakan pendekatan dan teori dari Barat sehingga perlu ada terobosan menggunakan teori asli Indonesia. Konsep karep dari Suryomentaram menjadi salah satu alternative untuk mereduksi bullying. Guru BK maupun guru kelas dapat menggunakan konsep mawas diri dan junggringan dalam memahami karep pelaku, korban dan saksi dari kasus bullying. Prinsip utama dalam pelaksanan pemahaman karep ini adalah kandha-takon. Guru BK maupun peneliti perlu mengaplikasikan konsep memahami karep dengan mawas diri dan junggringan tersebut agar menemukan format yang efektif dan efisien.

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2023): Desember 2023 Vol 12 No 1 (2023): Juni 2023 Vol 11 No 2 (2022): Desember 2022 Vol 11 No 1 (2022): Juni 2022 Vol 11 No Special Ed (2022): Edisi Khusus Annual Guidance and Counseling Academic Forum Vol 10 No 2 (2021): Desember 2021 Vol 10 No 1 (2021): Juni 2021 Vol 9 No 2 (2020): Desember 2020 Vol 9 No 1 (2020): Juni 2020 Vol 8 No 2 (2019): Desember 2019 Vol 8 No 1 (2019): Juni 2019 Vol 8 No 1 (2019): Juni 2019 Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018 Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018 Vol 7 No 3 (2018): September 2018 Vol 7 No 3 (2018): September 2018 Vol 7 No 2 (2018): Juni 2018 Vol 7 No 2 (2018): Juni 2018 Vol 7 No 1 (2018): Maret 2018 Vol 7 No 1 (2018): Maret 2018 Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017 Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017 Vol 6 No 3 (2017): September 2017 Vol 6 No 3 (2017): September 2017 Vol 6 No 2 (2017): Juni 2017 Vol 6 No 2 (2017): Juni 2017 Vol 6 No 1 (2017): Maret 2017 Vol 6 No 1 (2017): Maret 2017 Vol 5 No 4 (2016): Desember 2016 Vol 5 No 4 (2016): Desember 2016 Vol 5 No 3 (2016): September 2016 Vol 5 No 3 (2016): September 2016 Vol 5 No 2 (2016): Juni 2016 Vol 5 No 2 (2016): Juni 2016 Vol 5 No 1 (2016): Maret 2016 Vol 5 No 1 (2016): Maret 2016 Vol 4 No 4 (2015): Desember 2015 Vol 4 No 4 (2015): Desember 2015 Vol 4 No 3 (2015): September 2015 Vol 4 No 3 (2015): September 2015 Vol 4 No 2 (2015): Juni 2015 Vol 4 No 2 (2015): Juni 2015 Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015 Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015 Vol 3 No 4 (2014): Desember 2014 Vol 3 No 4 (2014): Desember 2014 Vol 3 No 3 (2014): September 2014 Vol 3 No 3 (2014): September 2014 Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014 Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014 Vol 3 No 1 (2014): Maret 2014 Vol 3 No 1 (2014): Maret 2014 Vol 2 No 4 (2013): Desember 2013 Vol 2 No 4 (2013): Desember 2013 Vol 2 No 3 (2013): September 2013 Vol 2 No 3 (2013): September 2013 Vol 2 No 2 (2013): Juni 2013 Vol 2 No 2 (2013): Juni 2013 Vol 2 No 1 (2013): Maret 2013 Vol 2 No 1 (2013): Maret 2013 Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012 Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012 Vol 1 No 1 (2012): September 2012 Vol 1 No 1 (2012): September 2012 More Issue