cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies
ISSN : 22526447     EISSN : 25274597     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies (IJCETS) publish two major themes on educational technology and curriculum studies
Arjuna Subject : -
Articles 186 Documents
Evaluasi Program Pendidikan Akhlak di Full Day School Sekolah Dasar Islam Terpadu Hidayati, Musrofah; Tohiroh, Laelatul; Istyarini, Istyarini
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 5 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v5i1.14245

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengevaluasi program pendidikan akhlak di SD IT Logaritma Karanganyar dalam perencanaan, pelaksanaan, dan hasil. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru kelas tiga, orang tua siswa kelas tiga, dan siswa kelas tiga. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) perencanaan program pendidikan akhlak pada komponen sumber daya manusia dan sarana prasarana masih perlu ditingkatkan (2) pelaksanaan program pendidikan akhlak sudah diintegrasikan dengan baik ke semua kegiatan pembelajaran di sekolah (3) hasil program pendidikan akhlak pada sikap religius, jujur, sopan santun sudah sesuai tujuan, sedangkan pada sikap tanggung jawab dan cinta lingkungan masih perlu ditingkatkan. Dari hasil penelitian disimpulkan masih perlu perbaikan pada aspek perencanaan dan hasil. The purpose of this study was to evaluate the moral education program in SD IT Logaritma Karanganyar in planning, implementation, and results. This study used the qualitative method. The subjects were the principal, teachers of grade 3, parents of the third graders, and students of grade 3. The data collecting techniquees were interview, observation, and documentation. The result of this study were : (1) planning of moral education program on human resources component and infrastructures still required some improvements; (2) implementtation of moral education program had been integrated well into all teaching-learning activities in school; (3) results of moral education program in religious attitudes, honesty, and politeness had been appropriate towards the aims, meanwhile, on the responsibility and environment loving attitudes needed to do improvement. From the results of this study, it could be conclude that aspect of planning and result still demanded the developments.
Kendala Pelaksanaan Layanan Teknologi Informasi & Komunikasi dalam Kurikulum 2013 Sutrisno, Radjab; Widyaningsih, Wahyu; Asih, Nur; Istyarini, Istyarini
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 5 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v5i1.14246

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan layanan TIK di SMP 1 Kudus tahun 2015/ 2016. Jenis penelitian adalah studi evaluasi pendekatan kualitatif dengan menggunakan model evaluasi Stake. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian di SMP 1 Kudus menunjukan 1) Perencanaan layanan TIK sudah berjalan cukup baik, masih ada beberapa warga sekolah kurang paham konsep layanan TIK, 2) Pelaksanaan layanan TIK sudah baik sesuai dengan indikator keberhasilan program, dan 3) Hasil layanan TIK masih belum terlaksana dengan baik, bentuk penilaian jarang digunakan dan tidak ada bentuk pelaporan. The purpose of this research is to describe and analyse the implementation of the ICT Service in SMP 1 Kudus in the academic year of 2015/ 2016. This was an evaluation study research with qualitative approach. It used Stake Evaluation model. The sources of the research were informant, observation result, and bibliography. The technique of data collection used interiew, observation, and documentation. The result of the study in SMP 1 Kudus showed: 1) The planning of ICT service has been running quite well, there are still some people in schools do not understand the concept of ICT service. 2) The implementation of ICT service has been running well based on the indicator of program success. 3) The result of ICT service still hasn’t been implemented well, rarely used form of assessment and no report form.
Pengembangan Modul Pembelajaran Digital Berbasis Visual Basic for Application (VBA) PowerPoint Rahmawati, Sholichatun Aisyah; Budiyono, Budiyono; Wardi, Wardi
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 5 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v5i1.14248

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan dan mengetahui keefektifan penggunaan modul digital VBA (Visual Basic for Application) PowerPoint pada hasil belajar siswa SMP Kebon Dalem Semarang. Penelitian menggunakan model research and development (R&D). Subjek penelitian adalah ahli materi, ahli media, dan siswa kelas VII. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, angket, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan (1) pengembangan modul digital dilakukan dengan: identifkasi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi produk, revisi desain, uji coba skala kecil, revisi produk tahap I, uji coba skala luas, revisi produk tahap II, produk fnal dengan penilaian dari ahli materi dan ahli media adalah sangat baik dan layak diujicobakan dan dengan tanggapan dari guru dan siswa adalah sangat baik dan baik. dan (2) modul digital efektif digunakan dengan peningkatan hasil belajar sebesar 72,3%. The purpose of this study are to development and knowing effectiveness of using digital module based VBA PowerPoint. The study used research and development (R&D) model. Subject of study are material expert, multimedia expert, and students of seventh grade in SMP Kebon Dalem Semarang. Research result showed (1)development of digital module by: identifcation potention and problem, collecting data, product design, product validation, design revision, try of small scale, product revise part one, try of wide scale, product revise part two, fnal product with appraisal from material expert and material learning technology expert are very good and proper to used in learning and with criteria of proper from student respons are good and teacher respons is very good. and (2) Digital module is effective used with the result of study raising 72,3%.
Keefektifan Media Edmodo Sebagai Penunjang Pembelajaran Teknologi Informasi & Komunikasi di Sekolah Menengah Pertama Watoni, Nurul; Trisnawati, Fitri; Munib, Achmad
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 5 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v5i1.14249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan media edmodo sebagai penunjang pembelajaran matapelajaran TIK di SMP Negeri 25 Semarang. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kuantitatif deskriptif dengan design one shot casetudy. Populasi dari penelitian yaitu siswa kelas VIII SMP Negeri 25 Semarang dengan sampel 32 siswa.Teknik pengambilan data dengan pemberian tugas untuk mengetahui hasil belajara siswa setelahmenggunakan media edmodo sebagai penunjang pembelajaran TIK. Hasil penelitian menunjukkan pengujian hipotesis menggunakan uji-t satu pihakyaitu uji-t pihak kanan. Berdasarkan perhitungan uji-t pihak kanan, dengan taraf signifkan 5% diperoleh t hitung= 10,0766 sedangkan t tabel= 15,1 Karenat hitung<t tabel maka dapat disimpulkan bahwa rata-rata hasil belajar TIK peserta didik yang diberi pembelajaran dengan media Edmodo lebih tinggidari pada nilaiKriteria Ketuntasan Minimal. Berdasarkan data yang diperoleh, rata-rata hasil belajar peserta didik kelas eksperimen adalah 80,10 sedangkannilai KKM adalah 75. Pembelajaran dengan media penunjang pembelajaran Edmodo pada matapelajaran TIK disimpulkan efektif terhadap hasil belajar TIK pada peserta didik kelas VIII SMP N 25 Semarang tahun pelajaran 2014/2015. This research aims to know the effectiveness of edmodo as a media to support teaching learning process in the subject ICT at SMP Negeri 25 Semarang. The object of this research is students of VIII SMP Negeri 25 Semarang which is 32 samples. Technique of taking the data is by giving assignment to know the result of student’s study after used edmodo as a media to support teaching learning process in TIK material. The result of this research are the t-test of right which has signifcant tariff 5% and the result of t-result (hitung) is 10,0766, t-table is 15,1. It can be conclude that t-result (hitung )<t-table, based on the result of this research it can be conclude that the average of result student’s TIK study which has been given with edmodo higher than criteria result minim for student. The average student’s mark after using edmodo media is 80,10 while the result criteria minim is 75. Based on this research it can be conclude that edmodo media is effective to support teaching learning process in TIK material at VIII students at SMP N 25 Semarang 2014/2015.
Efektivitas Model Pembelajaran Discerete Trial Training untuk Siswa Penyandang Autisme Sulistiyaningsih, Melan Puji; Sukirman, Sukirman
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 5 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v5i1.14251

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis: Bagaimana perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran bagi penyandang autisme pada mata pelajaran TIK kelas IV di SDLB Talitakum Semarang. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara, observasi dan studidokumentasi terhadap implementasi model pembelajaran. Analisis hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahawa (1) Dalam perencanaan proses pembelajaran guru menggunakan kurikulum 2013 yang disesuaikan dengan kemampuan penyandang autisme. Pendekatan yang digunakan yaitu saintifk yang telah dimodifkasi, menggunakan model Happy Class, metode pembelajaran khusus yaitu Discrete Trial Training (DTT) dalam proses pembelajaran, dan metode komunikasi khusus Metode Maternal Reflektif (MMR). (2) Pelaksanaan Model HC, Metode DTT, dan MMR dalam satu kelas terdiri dari 5 siswa dan 2 guru terbukti efektif dan membuat kelas kondusif. (3) Evaluasi pembelajaran menggunakan evaluasi Educational System Evaluation yang menekankan bahwa evaluasi dilakukan dalam setiap tahap dan proses pembelajaran setiap harinya melalui Buku Penghubung. The purpose of this study is to describe and analyze: how the planning, implementation and evaluation of learning for autis person on subject Technology Information and Communication grade IV in SDLB Talitakum Semarang are. The method used is descriptive qualitative. The techniques of collecting data are interview, observation, and documentation on the implementation of the learning model. The analysis of the fndings can be concluded as follow: 1) In the planning of learning process teacher uses curriculum 2013 adapted to autistic person’s ability. The approach used is scientifc approach which has been modifed using Happy Class model, specifc learning method named Discrete Trial Training (DTT), and specifc communication method named Method of Maternal Reflective (MMR).2) The implementation of HC model, DTT method, and MMR in one class consists of 5 students and 2 teachers are proved to be effective and make the class conducive for learning. (3) The evaluation of the learning used is Educational System Evaluation which emphasizes that evaluation in each phase and process is performed daily using Liaison Book.
Kendala Guru Sekolah Dasar dalam Memahami Kurikulum 2013 Melati, Ema Rahma; Utanto, Yuli
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 4 No 1 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v4i1.14252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman dan hambatan yang dihadapi serta solusi untuk mengatasi hambatan oleh guru sekolah dasar terhadapKurikulum 2013 yang dilakukan di SD Muhammadiyah 11 Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah guru yang melaksanakan Kurikulum 2013. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan triangulasi. Langkah-langkah analisis data adalah pencatatan dan pengumpulan, reduksi, penyajian, dan verifkasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) sebagian besar guru belum memiliki pengetahuan cukup untuk memahami Kurikulum 2013 secara utuh dan belum siap melaksanakannya, (2) hambatan guru adalah pelatihan yang didapat belum memadai dan guru belum mampu melaksanakan pembelajaran sesuai Kurikulum 2013, (3) upaya guru dalam mengatasi hambatan adalah mengikuti pelatihan, belajar dan menggali informasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa guru SD Muhammadiyah 11 Semarang belum memahami Kurikulum 2013. Guru mengalami kendala dalam memahami Kurikulum 2013 secara teoritis dan praktis. Solusi untuk mengatasi hambatan guru dalam memahami Kurikulum 2013 yaitu mengembangkan kompetensi diri guru. This study aims to determine the understanding and the obstacles faced and the solutions to overcome the obstacles by elementary school teachers to Curriculum 2013 in SD Muhammadiyah 11 Semarang. This study used qualitative research methods. Subjects were teachers who implement Curriculum 2013. The data collection technique using interviews, observation, and documentation.The data validity checking technique istriangulation. Data analysis steps is recording and collection, reduction, presentation, and verifcation.The results showed that: (1) the majority of teachers do not have enough knowledge to understand Curriculum 2013 as a whole and yet ready to implement Curriculum 2013, (2) the teacher obstacles was the training obtained is not sufciently and the obstacles in implement learningbased Curriculum 2013, (3) the teachers efforts to overcome the obtacles is training, learning and gather information. Based on the results of this study concluded that SD Muhammadiyah 11 Semarang teachers do not understand Curriculum 2013. Teachers experienced problems in understanding Curriculum 2013 theoretically and practically. The solutions to overcome the obstacles in understanding Curriculum 2013 is to develop teacher self-competence.
Problem Implementasi Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Jenjang Sekolah Menengah Pertama Siambaton, Hetty Rufaidah; Erlinawati, Erlinawati; Haryanto, Haryanto
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 4 No 1 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v4i1.14269

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui proses implementasi Kurikulum 2013 mata pelajaran IPS kelas VII SMP N 6 Magelang dari proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi hasil belajar, kendala yang dihadapi guru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) guru belum menyiapkan RPP Kurikulum 2013 tahun ajaran 2015/2016, namun dalam pelaksanaan pembelajaran guru mengajar dengan baik, siswa menerima dengan baik materi yang disampaikan guru, (2) pelaksanaan pembelajaran sudah menggunakan pendekatan saintifik, (3) guru mampu merancang rambu-rambu penilaian untuk menilai hasil belajar siswa dari segi sikap, pengetahuan dan keterampilan. (4) kendala yakni waktu dan kemauan guru yang masih kurang dalam menyusun RPP, media pembelajaran belum memadai, guru masih belum paham penilaian berbasis Kurikulum 2013. Saran yang diajukan yakni guru perlu menyusun RPP Kurikulum 2013 tepat waktu, pemerintah perlu meningkatkan sosialisasi penilaian Kurikulum 2013, buku guru dan siswa segera didistribusikan agar pembelajaran berjalan lancar. The goal of this research was to describe the process of the implementation of Curriculum 2013 social studies class VII SMP N 6 Magelang from the process of planning, implementation, evaluation of learning outcomes, obstacles faced by teachers. This research uses qualitative descriptive method. Collecting data using interviews, observation, documentation. Data analysis using reduction, data presentation, conclusion and verification. The results showed that (1) the teachers not ready the lesson plan document but the lesson procces was good enought prepared a curriculum RPP 2013 school year 2015/2016, but in the implementation of learning with good teachers teach, students receive both material submitted by teachers, (2) the teachers already implementation scientific approach, (3) teachers are able to design assessment guidelines for assessing student learning outcomes in terms of attitudes, knowledge and skills. (4) teachers facing the lack of that willingness to prepare lesson plans, instructional media is not adequate, the teachers still do not understand curriculum-based assessment, 2013. This reserve suggest that the teacher needs to prepare a lesson plan curriculum in 2013 on time, the government needs to increase socialization curriculum assessment in 2013, the book teachers and students immediately distributed so that the learning goes smoothly.
Analisis Kualitas Buku Siswa Kurikulum 2013 Kelas VII Sekolah Menengah Pertama Ayuningtyas, Riza; Budiyono, Budiyono
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 4 No 1 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v4i1.14273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas buku siswa kurikulum 2013, yaitu mengetahui kualitas buku siswa untuk SMP kelas VII. Fokus penelitian ini pada kelayakan materi/isi, kesesuaian bahasa, kelayakan penyajian, kesesuaian grafika. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa SMP Negeri 01 Wonopringgo, Populasi dalam penelitian ini yaitu guru mata pelajaran bahasa Indonesia, matematika, bahasa inggris, IPA, dan siswa kelas VII. Sampel dari penelitian ini meliputi 4 orang guru dan 10 siswa pada setiap kelas VII. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian yang didapat adalah (1)kelayakan materi/isi pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Siswa hasil tertinggi yaitu 82.8%, untuk guru 81%,(2) kelayakan penyajian pada mata pelajaran bahasa indonesia, untuk siswa hasil tertinggi yaitu 84.1%, untuk guru 80%, (3) kesesuaian bahasa pada mata pelajaran bahasa Indonesia, Siswa hasil tertinggi yaitu 82.7% untuk guru 80%, (4) kesesuaian grafika pada mata pelajaran bahasa indonesia, siswa hasil tertinggi yaitu 85% untuk guru 81%. Dapat disimpulkan bahwa rata-rata perolehan nilai yang diperoleh dari semua kriteria penilaian buku sudah baik dan layak untuk digunakan siswa dalam belajar. This research aims to identified the quality of the student books in 2013 curiculum, Focusing of its content, language suitability, feasibility presentation, and graphics suitability. The subject of this research are teachers and students of SMP N 1 Wonopringgo. Population in this reseach uses teachers eho teach indonesian language, match, English, science and 10 student grade VII. The research results obtained are (1) the feasibility of the content on the subjects showed Indonesian, student results are 82.8% higher, for teachers 81%, (2) feasibility presentation on Indonesian subjects, for students the highest yield that is 84.1%, for 80% teachers, (3) the suitability of the language on the subjects of Indonesian, student highest yield that is 82.7% to 80% of teachers, (4) suitability graphics on Indonesian subjects, students are the highest yields of 85% to 81% of teachers. According to the finding, it can be concluded that the average score the results on all assesment of the books have been good and fit to use students to learn.
Pemahaman dan Peran Guru TIK dalam Implementasi Kurikulum 2013 di Sekolah Menengah Atas Subekti, Agung; Yudha, Septiawan Sukma; Luqman BS, Heri Tri
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 4 No 1 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v4i1.14274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengamati, mendeskripsikan dan menganalisis mengenai (1) kondisi guru TIK di SMA Negeri 4 Tegal, (2) pemahaman guru TIK SMA Negeri 4 Tegal tentang Kurikulum 2013, (3) peran guru TIK dalam Implementasi Kurikulum 2013 di SMA Negeri 4 Tegal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi dan observasi. Hasilnya menunjukkan bahwa Guru TIK di SMA Negeri 4 yang berjumlah 2 orang dalam implementasi kurikulum 2013 yang mana kualifikasinya telah terlatih dengan mengikuti pelatihan Kurikulum 2013 namun dalam kenyataanya pemahaman mengenai kurikulum 2013 masih belum memadai dan dalam pelaksanaan peranan barunya sesuai Permendikbud No.68 Tahun 2014 belum terlaksana dengan baik karena baru berjalan beberapa aspek saja. This study aims to observe, describe and analyze (1) ICT teacher conditions at SMAN 4 Tegal, (2) Teh extend to wich teachers understanding of ICT SMAN 4 Tegal on Curriculum 2013, (3) their understanding a role as ICT teacher at school on the omplementation Curriculum, 2013 . This study used a qualitative approach case study. Data were collected through in-depth interviews, documentary study and observation. ICT teacher at SMAN 4, amounting to 2 people in the implementation of the curriculum in 2013 in which his qualifications had been trained by the training curriculum in 2013, but in fact the teachers already meet the academic qualification but still lack of understanding about curriculum 2013 including their practice in the class.
Pengelolaan Kurikulum Sekolah Alam di TK Alam Al Biruni Cirebon Hidayati, Ilma Fitriya; Prihatin, Titi
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 4 No 1 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v4i1.14275

Abstract

Tujuan penelitian ini adalahmendeskripsikan dan menganalisis: konsep, perencanaan, implementasi, dan evaluasi kurikulum sekolah alam di TK Alam Al Biruni Cirebon.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan: wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap direktur pendidikan, kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa. Sedangkan analisis data menggunakan prosedur: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan: (1) kurikulum yang diterapkan merupakan perpaduan dari kurikulum nasional dan khas sekolah alam berbasis multiple intellegence berpilar pada akhlak serta terintegrasi menggunakan metode spider web, (2) perencanaan kurikulumdiwujudkan dalam bentuk silabus dan Rencana Kerja Harian; (3) pelaksanaan kurikulummenitik beratkan kepada pembentukan karakter dan akhlak; (4) evaluasi dilaksanakan berupa evaluasi mingguan, bulanan, dan tahunan. The purpose of the research were describe and analyze: concept, planning, implementation, and evaluation of nature school curriculum Al Biruni Cirebon nature kindergarten. The method used in this research is qualitative descriptive method by case study approach. Data collection techniques were used: interviews, observation, and study the document to Director of educatin, principal, teacher, and parents. While the analysis of the data using the procedure: data collection, data reduction, data presentation, and data verification.The results showed: (1) curriculum applied a blend of national curriculum and school-based natural typical multiple Intellegence pillared on moral as well as integrated using web spider, (2) curriculum planning relevant with the form of syllabus and Work Plan Daily; (3) the implementation of the curriculum emphasize the formation of character and good morals; (4) evaluation consist of weekly, monthly, and yearly.

Page 9 of 19 | Total Record : 186