cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Demography Journal of Sriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 23554738     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 58 Documents
PERANAN PENDIDIKAN KEPENDUDUKAN TERHADAP PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP Azizah Husin
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 1 No 1 (2013): Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

make population have knowledge, attitude, and skill about environmental. The environmental problems nowdays are getting worse. The demage has been happening on earth such as air pollution, the land, and the air. Goal is to make population has good vision, and then awareness, so they make friendly relationship with environment. Population are not treating environment an object of need of human only, but ethical manner.
GAYA HIDUP MAHASISWI MIGRAN DAN NON MIGRAN DI KOTA PALEMBANG (Studi Kasus: Mahasiswi Migran dan Non Migran di Universitas PGRI Palembang) Raden Ayu Wulantari; Armansyah Armansyah
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 2 No 1 (2014): Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

, The number of female students in Indonesia, more than men. Programs student favorite is the economic, education and health. PGRI Palembang university campus is one that has the largest number of female students compared to other private university in the city of Palembang. Migrant Students have a complex problem because in terms of their status as women, especially regarding security. Conditions that make them to be away from their parents and relatives demanding that they should be able to withstand the problems independently. This study will examine the problem of student migrants through scientific study, entitled "Migrant Student Lifestyle and Non Migrants in Palembang (Case Study: Migrants and Non-Migrants student at the University of PGRI Palembang. This study aims to look at the lifestyle of students of migrant and non-migrant in the city of Palembang. The method used is qualitative descriptive qualitative design. Source of data derived from primary and secondary sources to the type of data in the form of words, actions obtained from informants. Data collection through stages of participant observation, in-depth interviews, and documentation. Criterion validity of the data using a degree of confidence (credibility) with technical examination of the validity of data through observation extension, increase endurance, and triangulation of data. Results were analyzed using phase reduction, display, and conclusion. The results of this study demonstrate a lifestyle of migrant student is more concerned than the non-migrant student it can be seen from several indicators such as independence, activity, consumption, diet, sleep, exercise, work, security, troubleshooting.
REMAJA GENRE: PELUANG MENUJU BONUS DEMOGRAFI Sinta Mayasari; Azizah Husin
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 1 No 2 (2014): Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah penduduk remaja di Indonesia yang mencapai hampir 30% dari total penduduk merupakan aset bangsa dalam menghadapi bonus demografi yang mungkin didapatkan oleh bangsa Indonesia pada 1-3 dekade mendatang. Meskipun bonus demografi bagaikan pedang bermata dua karena apabila remaja sebagai calon penduduk usia produktif justru tidak memiliki kemampuan dan keterampilan (skills) yang tidak memadai maka hanya akan menambah beban tanggungan negara saja. Penulisan ini menggunakan kajian yang dilakukan dengan pendekatan studi literatur untuk mengkaji lebih dalam program Generasi Berencana (GenRe) yang diluncurkan oleh BKKBN sebagai salah satu institusi kependudukan yang menangani masalah remaja. Program GenRe bertujuan untuk menjadikan Tegar Remaja, yaitu remaja yang berperilaku sehat, terhindar dari resiko Triad KRR, menunda usia perkawinan, mempunyai perencanaan kehidupan berkeluarga untuk mewujudkan Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera serta menjadi contoh, model, idola dan suber informasi bagi teman sebayanya. Program GenRe BKKBN bagi remaja/mahasiswa dan juga keluarganya diharapkan mampu ikut andil dalam mempersiapkan remaja menjadi Sumber Daya Manusia yang unggul dan mandiri. Mendidik remaja sehat dan berkualitas berarti mempersiapkan masa depan bangsa yang berkualitas. Remaja berkualitas adalah peluang bagi tercapainya bonus demografi yang sudah didepan mata.
KEMISKINAN RUMAH TANGGA PETANI DI KECAMATAN MAKARTI JAYA KABUPATEN BANYUASIN PROVINSI SUMATERA SELATAN Mita Baiti; M Baiquni; Umi Listyaningsih
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 2 No 1 (2014): Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan yaitu suatu kondisi dimana tidak terpenuhinya hak-hak dasar seperti kebutuhan dasar akan sandang, pangan, dan papan. Selain itu kemungkinan juga bisa diartikan sebagai rendahnya akses dalam sumber daya dan aset produktif untuk memperoleh kebutuhan-kebutuhan hidup antara lain ilmu pengetahuan, informasi, teknologi, dan modal. Saat ini, kemiskinan menjadi perhatian yang sangat besar dan pemecahan masalahnya menjadi agenda utama dalam pembangunan di Indonesia. Menurut Chambers (1983:109) mengemukakan lima karakteristik penyebab kemiskinan adalah kemiskinan (poverty), Masalah Kerentanan (vulnerability), Masalah ketidakberdayaan, Lemahnya ketahan fisik, dan Masalah keterisolasian. Keterisolasian wilayah yang jauh dari jangkauan membuat wilayah itu masih tertinggal dan masyarakat berada dalam kemiskinan, isolasi wilayah berhubungan dengan aksesibilitas. Sementara itu akses menjadi bagian penting dalam kegiatan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui tingkat kemiskinan rumahtangga petani miskin di Kecamatan MakartiJaya Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan. Teknik analisis data menggunakan metode tabulasi silang kemudian dianalisis dengan Independent Sampel T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengeluaran Kepala keluarga rumah tangga petani miskin di dua desa masih sangat rendah dapat dibuktikan dengan banyaknya pengeluaran rumah tangga di bawah Rp 1.000.000. Faktor yang dominan mempengaruhi tingkat kemiskinan rumahtangga petani miskin yaitu luas lahan yang rendah, keadaan kondisi wilayah yang pasang surut serta dikelilingi oleh lahan gambut, akses yang terbatas serat minimnya transfortasi pendistribusian hasil pertanian, dan harga jual hasil pertanian yang rendah.
DAMPAK POLA HIDUP MIGRAN YANG TINGGAL DIPEMUKIMAN KUMUH KELURAHAN OGAN BARU KOTA PALEMBANG Sukmaniar Sukmaniar
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 1 No 1 (2013): Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

menyebabkan pemukiman menjadi kumuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan migran pindah dan menggambarkan pola hidup migran yang tinggal di pemukiman kumuh Kelurahan Ogan Baru serta menjelaskan dampaknya. Pada Prosedur penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan gabungan/triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data, dan conclusion drawing/verification. Penelitian ini memberikan hasil bahwa pemukiman kumuh yang terjadi di Kelurahan Ogan Baru tidak hanya disebabkan oleh penduduk migran namun juga disebabkan oleh penduduk lokal. Tekanan penduduk migran yang datang ke wilayah tersebut membuat tempat menjadi lebih padat dengan hunian-hunian yang berasal dari penduduk yang rata-rata memiliki perekonomian yang rendah. Dengan pendapatan dan tingkat pendidikan yang rendah menyebabkan ketidaktahuan penduduk akan kesadaran dan pentingnya kesehatan bagi diri mereka. Hal ini menjadi semakin bertambahnya tingkat kekumuhan di wilayah ini. Di sisi lain terdapat fenomena penyimpangan kewenangan serta ditambah dengan keadaan topografi yang berada di bantaran Sungai Ogan dimana fasilitas jalan yang kurang memadai, yang menjadi beberapa faktor kekumuhan lainnya. Dengan kondisi sanitasi dan pembuangan sampah di sungai, penggunaan bahan material rumah didominasi dari kayu, serta sumber air bersih berasal dari sungai memperparah keadaan pemukiman kumuh tersebut.
FENOMENA MIGRASI DAN PERMASALAHAN EKONOMI TENAGA KERJA DIKELURAHAN OGAN BARU KOTA PALEMBANG Gerald Parulihan
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 1 No 2 (2014): Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menentukan penduduk migran datang ke Kelurahan Ogan Baru dan menggali permasalahan ekonomi tenaga kerja di wilayah tersebut. Metode penelitian yang digunakan yaitu Deskriptif Kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan gabungan/triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Penelitian ini menemukan bahwa penduduk migran yang berada di Kelurahan Ogan Baru ini diantaranya berasal dari Jawa, Talang Balai, Pemulutan, Pedamaran dan Kayu Agung. Dari penelitian ini, ditemukan faktor yang menyebabkan penduduk di Kelurahan Ogan Baru ini menganggur adalah pendidikan yang rendah tetapi memilih-milih dalam mendapatkan pekerjaan. Berdasarkan wawancara yang dianalisis, dapat dilihat bahwa faktor yang menentukan seseorang bermigrasi di Kelurahan Ogan Baru ini adalah pekerjaan orang tua, pendidikan, ketersediaan lapangan pekerjaan, ajakan saudara atau keluarga, pernikahan dan ketersediaan lahan di daerah asal. Beberapa wawancara memperlihatkan bahwa permasalahan ekonomi tenaga kerja di daerah ini bersumber dari kecilnya upah yang diterima sehingga dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka harus mencari sampingan yang lain, dan jika mereka tidak mampu, mereka hanya pasrah terhadap pekerjaan dan penghasilan mereka saat ini.
Analisis Faktor Demografi Ekonomi dan Komunikasi Terhadap Probabilitas Commuting Ke Kota Palembang (Studi Di Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin) Arifin Arifin; Bambang Bemby Soebyakto; Azizah Husin
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 1 No 1 (2017): DEJOS VOL 1, No 1 (Januari 2017)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor demografi, ekonomi dan komunikasi yang terdiri dari umur, tingkat pendidikan, status perkawinan, pendapatan, jenis pekerjaan, jarak tempuh dan sarana transportasi umum secara parsial dan simutan terhadap probabilitas tenaga kerja asal Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin melakukan ke Kota Palembang. Dalam penelitian ini mengunakan data primer melalui instrumen kuesioner terhadap sampel yaitu sebanyak 80 responden, dan menggunakan data sekunder yaitu data dari instansi terkait serta literatur buku. Penelitian ini dilakukan di daerah Kecamatan Talang Kelapa dan di terminal Alang-alang Lebar. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah . Hasil dari analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dari tujuh variabel independen, terdapat empat variabel yang berpengaruh signifikan terhadap probabilitas tenaga kerja ke Kota Palembang. Yaitu variabel status perkawinan, pendapatan, jenis pekerjaan dan jarak tempuh. Sedangkan variabel umur, tingkat pendidikan dan sarana transportasi umum berpengaruh tetapi tidak signifikan terhadap probabilitas tenaga kerja commuting ke Kota Palembang.
Studi Timbulan dan Komposisi Sampah di Kelurahan Sindur dan Kelurahan Pangkul, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih Septarini Eka Putri; Ngudiantoro Ngudiantoro; Dwi Setyawan
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 1 No 1 (2017): DEJOS VOL 1, No 1 (Januari 2017)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui besarnya timbulan dan komposisi sampah di Kelurahan Pangkul dan Sindur Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih. Pada kedua lokasi tersebut belum adanya pengelolaan sampah dan sebagian masyarakat membuang sampah ke bantaran sungai. Penelitian ini bersifat kuantitatif. Populasi penduduk di Kelurahan Sindur sebanyak 580 KK, sedangkan di Kelurahan Pangkul 807 KK. Jumlah sampel dihitung berdasarkan SNI M 36-1991-03, sehingga untuk masing-masing kelurahan diambil 10 KK sebagai sampel. Pengukuran timbulan dan komposisi sampah dilakukan selama 7 hari berturut- turut. Hasil penelitian rata rata jumlah timbulan sampah per rumah tangga di Kelurahan Sindur adalah 1,8 kg/hari atau 0,5 kg/orang/hari. Sedangkan rata rata jumlah timbulan sampah per rumah tangga di Kelurahan Pangkul sebesar 2,58 kg/hari atau 0,6 kg/orang/hari. Jumlah timbulan sampah di Kelurahan Pangkul dan Sindur sangat dipengaruhi oleh jenis aktivitas penduduk. Berdasarkan komposisinya persentase jenis sampah organik sangat tinggi yaitu 77 % di Kelurahan Pangkul dan 70% di Kelurahan Sindur. Jenis sampah organik ini berasal dari jenis sampah sisa makanan dan sampah pekarangan/taman.
"Duta" Sebagai Bentuk Fenomena Migrasi Hitam (Black Migration) (Studi Kasus: Duta Kayu Agung Sumatera Selatan) Armansyah Armansyah; Monanisa Monanisa
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 1 No 1 (2017): DEJOS VOL 1, No 1 (Januari 2017)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Duta is the perpetrator of migration whose purpose is committing crimes abroad. Duta are wll known in the community of South Sumatra. However its existence as a shadow, because hard to find. Therefore, researchers are interested in dong research entitled "Duta as Forms Migration Phenomenon Black (Black Migration) (Case Study: Duta Kayuagung SOuth SUmatra Province). This Research aimed to reveal how the process of establishing Duta Kayuagung Ogan Komering Ilir (OKI) SOuth Sumatra Province. The method used in this study is aqualitative case study model. Researchers do data collection by observation, interviews, and documentation. Research dig up information from multiple informants and key informants from the local community by doing in-depth interviews. Data analysis was done by; 1) data reduction, 2) data display, 3)conclusion or theory. There are five process of testing the validity of data: the extension of participation, persistence observation, tringualation, peer inspection through discussion, and checking members. The result of this study indicate that there is an unwritten commitment in Duta Community about not to carry out the action in their own country, that is why the Duta only commit criems abroad. Duta was formed because their high economic pressure in the region of origin, in addition to the cost of marriage makes men had to collect mony in large numbers so that they decided to become a duta abroad
Analisis Perilaku Pengelolaan Sampah Padat Rumah Tangga Di Kota Palembang Hendrik Jimmyanto; Imron Zahri; M. Hatta Dahlan
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 1 No 1 (2017): DEJOS VOL 1, No 1 (Januari 2017)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya peningkatan penduduk dapat mengakibatkan tingginya jumlah timbulan sampah yang dihasilkan. Persoalan pengelolaan sampah telah dialami oleh sebagian besar kota besar di Indonesia salah satunya Kota Palembang. Ketersediaan dan perilaku penduduk setempat merupakan salah satu faktor dalam mendukung perencanaan sistem pengelolaan sampah. Tujuan dari penelitian ini yaitu memperoleh gambaran perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah padat dan hubungan faktor sosial ekonomi (pendidikan, dan pendapatan) terhadap ketersediaan penanganan sampah. Metode penelitian menggunakan wawancara dan kuesioner dengan 60 responden rumah non permanen dan 60 responden rumah permanen. Analisis data menggunakan tabulasi, grafik dan korelasi Spearman untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menujukkan bahwa pada responden rumah non permanen lebih cenderung memiliki perilaku pengelolaan sampah yang baik dibandingkan dengan responden rumah permanen seperti memilah sampah, pembuatan kompos dan menjual sampah. Hasil korelasi menunjukkan variabel tingkat pendapatan penduduk cenderung memiliki hubungan dengan perilaku ketersediaan penanganan sampah dari pada variabel pendidikan.