cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Demography Journal of Sriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 23554738     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 58 Documents
Persepsi Mahasiswa Universitas PGRI Palembang Terhadap Pemberian Informasi Keluarga Berencana (KB) Sukmaniar Sukmaniar; Badrun Munandar; Wahyu Saputra
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 1 No 1 (2017): DEJOS VOL 1, No 1 (Januari 2017)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja merupakan bagian yang menjadi sasaran program Keluarga Berencana (KB), hal ini berguna untuk kesiapan dan perencanaan kehidupan dimasa yang akan datang. Mahasiswa merupakan remaja yang menjadi tujuan terlaksananya program KB. Mahasiswa dapat aktif menyebarluaskan informasi tentang KB baik di lingkungan keluarga maupun lingkungan masyarakat disekitarnya, maka dari itu mahasiswa harus mendapatkan informasi tentang KB. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan persepsi mahasiswa Universitas PGRI Palembang terhadap pemberian informasi Keluarga Berencana (KB). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian informasi tentang program KB dapat melalui cara penyuluhan, seminar-seminar dari instansi-instansi terkait program KB bahkan informasi ini dapat lebih mudah diserap oleh mahasiswa dengan diberikannya mata kuliah tentang program KB seperti Demografi. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pada umumnya mahasiswa telah dilibatkan pemerintah terkait tentang program KB namun belum optimal. Mahasiswa masih merasa belum mengambil andil dalam program tersebut. Pemerintah mengharapkan keaktifan mahasiswa dalam bidang akademis terus dibukakan pintu kesempatan. Pintu kesempatan tersebut dapat berupa membantu dalam penyuluhan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan lainnya yang berbentuk kegiatan sosial dan sains.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Unmet Need Pasangan Usia Subur (Pus) Di Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir Yesy Kristiana; Nurlina Tarmizi; Nengyanti Nengyanti
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 1 No 1 (2017): DEJOS VOL 1, No 1 (Januari 2017)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program KB di Indonesia telah diakui secara Nasional dan Internasional sebagai salah satu program yang telah berhasil menurunkan angka fertilitas. Tetapi masih tingginya angka KB menjadi salah satu masalah dalam pengelolaan program KB. Data SDKI menunjukkan nilai fluktuatif kearah peningkatan sebesar 8,6 % (2002-2003), 9,1 % (2007), 8,5 % (2012). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi sosio, ekonomi, demografi (pendapatan, pendidikan, umur, jumlah anak yang diinginkan, pengetahuan tentang KB dan dukungan suami/pasangan) terhadap pasangan usia subur (PUS) di Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan dalah data primer dan interpretasi hasil menggunakan pendekatan model regresi logistik. Desain penelitian adalah dengan jumlah sampel 98 responden secara acak. Data dikumpulkan dengan wawancara terstruktur menggunakan kuesioner sebagai instrumen/alat bantu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Variabel yang signifikan berdasarkan hasil analisis regresi logistik penyebab unmet need adalah umur, dan pengetahuan tentang KB.
Faktor-Faktor Penentu Dominan Tingkat Fertilitas Perempuan Wilayah "Slum Area" Di Kecamatan Kertapati Kota Palembang Ekohadi Suherman; Azizah Husin; Yunita Yunita
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 1 No 1 (2017): DEJOS VOL 1, No 1 (Januari 2017)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka fertilitas pada perempuan yang bekerja yang tinggal di slum area di Kota Palembang merupakan salah satu dampak masih tingginya jumlah pasangan usia subur (PUS) tinggal di daerah tersebut. Salah satu daerah yang tinggi tingkat fertilitasnya adalah Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati Kota Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari faktor pendapatan keluarga, pendidikan responden, pendidikan suami, curah jam kerja, usia kawin pertama, dan lama penggunaan alat kontrasepsi terhadap fertilitas perempuan bekerja. Hasil regresi secara parsial melalui uji t dari variabel bebas yaitu pendapatan keluarga, pendidikan suami, curah jam kerja, dan usia kawin pertama pada analisis data menunjukkan adanya pengaruh yang nyata atau signifikan terhadap fertilitas, sedangkan pendidikan responden dan lama penggunaan alat kontrasepsi tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap fertilitas.
PENATAAN PERMUKIMAN KUMUH DI KELURAHAN TALANG PUTRI PALEMBANG Asnani Asnani; Dadang Hikmah Purnama; Dwi Putro Priadi
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 1 No 2 (2017): DEJOS VOL 1, NO 2 (Juli 2017)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah yang dihadapi wilayah perkotaan ialah masalah semakin sulitnya memenuhi kebutuhan perumahan bagi penduduk. Tingginya harga tanah di Pusat Kota menyebabkan masyarakat mencari areal permukiman di pinggiran kota, dengan lingkungan yang tidak memadai, sehingga menjadikan lingkungan tidak teratur, serta sarana dan prasarana yang sangat minim menjadikan lingkungan perumahan menjadi Kumuh. Penelitian ini untuk mengetahui kharakteristik fisik dan non fisik Kelurahan Talang Putri Palembang. Hasil identifikasi tersebut dijadikan pedoman dalam penataan kawasan kumuh di Kelurahan Talang Putri. Identifikasi kawasan kumuh tersebut dilakukan dengan beberapa kriteria yaitu kriteria fisik yang terdiri dari kepemilikan rumah, kondisi bangunan, jenis bangunan, kepadatan bangunan, MCK, air bersih, drainase, jalan lingkungan. Untuk proses analisis menggunakan teori Geoffrey dan untuk konsep penataan permukiman kumuh menggunakan teori Peter Kartz. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan secara umum kharakteristik permukiman di Kelurahan Talang Putri Plaju terindikasi sebagai kawasan kumuh, di mana kondisi sarana dan prasarana yang buruk, kelayakan bangunan rendah, dan rendahnya penghasilan masyarakat sehingga motivasi untuk memiliki lingkungan dan rumah yang layak sangat rendah. Konsep penataan permukiman kumuh di Kelurahan Talang Putri yang direkomendasikan adalah dengan peremajaan kawasan, yaitu dengan pengembangan rumah bagi masyarakat setempat serta memperbaiki jalan lokal, drainase, TPS, sanitasi, dan akses air bersih. Dengan demikian penelitian ini hendaknya dapat menjadi dasar penyusunan rencana dalam proses penataan permukiman kumuh di Kelurahan Talang Putri Plaju sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman.
MODEL PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KEKERASAN ANAK BERBASIS MASYARAKAT Wiwik Puji Mulyani; Tri Winarni; Harsoyo Harsoyo; Nurhadi Nurhadi
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 1 No 2 (2017): DEJOS VOL 1, NO 2 (Juli 2017)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat dan jenis kekerasan terhadap anakanak serta hal-hal yang mempengaruhinya. Penelitian ini juga diharapkan menghasilkan model perlindungan terhadap anak. Daerah penelitian yang dipilih adalah Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai daerah yang dianggap memiliki tingkat kekerasan anak yang relatif rendah dan NTT sebagai daerah dengan tingkat pelecehan anak yang tinggi. Penelitian ini menggunakan metode mix method, yaitu secara kuantitatif maupun kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, wawancara mendalam dan focus group discusstion (FGD). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pola asuh anak adalah salah satu yang mempengaruhi kekerasan terhadap anak. Selain itu masih terdapat norma dan nilai-nilai dalam masyarakat yang tidak sepenuhnya mendukung perlindungan anak baik di DIY maupun di NTT walaupun jenis dan tingkatnya berbeda. Dari sisi anak pun perlu ditingkatkan pemahaman dan kemampuan untuk menjaga diri sehingga dapat terhindar dari kekerasan. Diperlukan partisipasi secara terpadu dari berbagai pihak untuk mencegah dan menangani kekerasan terhadap anak dan ini dapat mengacu pada model perlindungan anak sebagai salah satu acuan mencegah dan mengatasi kekerasan terhadap anak.
FAKTOR PENDORONG DAN PENARIK MIGRASI PADA MAHASISWA DARI DESA UNTUK KULIAH DI KOTA PALEMBANG Sukmaniar Sukmaniar; Moch. Edward Romli; Devi Novita Sari
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 1 No 2 (2017): DEJOS VOL 1, NO 2 (Juli 2017)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah apa saja faktor pendorong dan penarik migrasi pada mahasiswa dari desa untuk kuliah di Kota Palembang. Tujuan ini untuk untuk mengetahui faktor pendorong dan penarik migrasi pada mahasiswa dari desa untuk kuliah di Kota Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang menggunakan purposive sampling. Sumber penelitian ini adalah mahasiswa migran yang berkuliah di Kota Palembang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data model miles and hunberman, yaitu data collection, data reduction, data display and conclusion drawing/verefikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor pendorong dan penarik mahasiswa migran juga berbedabeda, kebanyakan mahasiswa dari desa bermigrasi ke Kota Palembang memiliki alasan yaitu karena adanya faktor pendorong: (1) Masih sedikitnya pilihan universitas di daerah asal, (2) Adanya dorongan atau dukungan dari keluarga, selain itu faktor penariknya yaitu: (1) Kota Palembang kota yang terdekat dengan daerah asal, (2) Banyaknya universitas yang ada Di Kota Palembang, (3) Adanya keluarga di daerah tujuan, (4) Tempat wisata yang banyak dan menarik.
KAMPUNG KB DALAM BINGKAI MEDIA: ANALISIS FRAMING TERHADAP PEMBERITAAN KAMPUNG KB SELAMA TAHUN 2016 Raden Ayu Wulantari
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 1 No 2 (2017): DEJOS VOL 1, NO 2 (Juli 2017)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung Keluarga Berencana (KB) menjadi program strategis BKKBN yang dinilai inovatif. Dengan dukungan pemerintah pusat maupun daerah Kampung KB menjadi program yang kerap dikampanyekan melalui media. Kampung KB menjadi isu penting di daerah karena urgensi-nya yang dinilai dapat mengurangi kemiskinan dan menciptakan keluarga sejahtera bahagia. Penelitian ini ingin melihat bagaimana isu Kampung KB dibingkai oleh media. Berita yang digunakan adalah dokumentasi kliping berita mengenai Kampung KB selama tahun 2016 milik Humas BKKBN Provinsi Sumatera Selatan. Berita akan dianalisis menggunakan framing Entman dengan dibagi menjadi kerangka per bulan. Wawancara dan dokumentasi merupakan data sekunder untuk mendukung analisis framing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berita dinilai positif dengan isu Kampung KB di setiap bulan. Tujuan pemberitaan Kampung KB di media massa adalah untuk membentuk opini publik betapa pentingnya Kampung KB dijalankan dan didukung oleh semua pihak.
KONDISI PEKERJAAN DAN EKONOMI MIGRAN DALAM KEPUTUSANNYA MEMILIH ALAT KONTRASEPSI DI PEMUKIMAN KUMUH KOTA PALEMBANG Wahyu Saputra; Badrun Munandar
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 1 No 2 (2017): DEJOS VOL 1, NO 2 (Juli 2017)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi pekerjaan dan ekonomi migran dalam keputusannya memilih alat kontrasepsi di pemukiman kumuh Kota Palembang. Pada penelitian menggunakan pendekatan kualitatif verikatif dengan teknik pengumpulan data penelitian yaitu melalui proses observasi, wawancara dan dokumentasi dan data dianalisis melalui proses data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Adapun hasil dari penelitian ini dapat dijelaskan bahwa adanya faktor pekerjaan dan keluarga yang membuat orang melakukan migrasi. Pekerjaan penduduk di pemukiman kumuh Kota Palembang merupakan bekerja pada sektor informal dengan pendapatan yang rendah. Akibatnya, tingkat perekonomian merekapun rendah. Ada dua kategori migran dalam kaitannyan dengan penggunaan alat kontrasepsi yaitu yang pertama menggunakan alat kontrasepsi jenis suntik dan yang kedua kategori tidak pernah menggunakan alat kontrasepsi jenis suntik.
KEPUTUSAN MEMPUNYAI ANAK BAGI PENDUDUK MIGRAN DI PEMUKIMAN KUMUH KOTA PALEMBANG PROVINSI SUMATERA SELATAN Wahyu Saputra; Badrun``` Munandar
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 2 No 1 (2018): DEJOS VOL 2, NO 1 (Januari 2018)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali keputusan mempunyai anak bagi penduduk migran di Pemukiman Kumuh Kota Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah Kualitatif Verifikatif.Teknik pengumpulan data penelitian ini dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan migran menetap di pemukiman kumuh, keputusan mempunyai anak bagi migran di pemukiman kumuh, dan kondisi pendidikan anak-anak migran di pemukiman kumuh. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa alasan migrant menetap di pemukiman kumuh dikarenakan dekat dengan keluarga sehingga mereka menjadi nyaman tinggal disana. Beberapa penyebab para migran dalam memutuskan untuk mempunyai anak yaitu taat pada program pemerintah dengan menjalankan program KB, kondisi ekonomi saat ini yang semakin sulit (keinginan memiliki anak laki-laki dan anak perempuan), umur yang dapat menjadi penyebab kematian ibu dan bayi dan yang terakhir adalah anak merupakan anugerah dari Tuhan yang harus diterima berapapun jumlah anak yang dimiliki. Kondisi pendidikan anak-anak migran dapat dibagi pada tiga kategori, yang pertama sekolah yaitu menyelesaikan sekolah hingga SMA bahkan perguruan tinggi, kedua tidak melanjutkan sekolah yaitu hanya batas SD ataupun SMP dan tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dan yang ketiga adalah tidak ingin sekolah yaitu tidak ada keinginan anak untuk sekolah.
PROFIL PENGRAJIN SONGKET DI DESA LIMBANG JAYA I KECAMATAN TANJUNG BATU KABUPATEN OGAN ILIR PROVINSI SUMATERA SELATAN Irmeilyana Irmeilyana; Ngudiantoro Ngudiantoro; Anita Desiani
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 2 No 1 (2018): DEJOS VOL 2, NO 1 (Januari 2018)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis profil pengrajin songket di Desa Limbang Jaya I ditinjau dari faktor sosial demografi, pendapatan rata-rata per bulan, dan produktivitas pengrajin. Produktivitas yang diteliti meliputi rata-rata jumlah helai songket yang dihasilkan dalam 1 bulan, rata-rata lama waktu kerja (menenun) per hari, rata-rata lama pengerjaan 1 kain, dan jumlah motif songket yang dapat dibuat. Berdasarkan penelitian lapangan, pengrajin songket Desa Limbang Jaya I mayoritas berumur 28-41 tahun, berstatus menikah dengan suami mayoritas berprofesi sebagai pengrajin pandai besi. Pengrajin juga berpendidikan rendah dan sudah menjalani profesi sebagai pengrajin selama 21-30 tahun. Hasil tenunnya rata-rata 3-4 helai per bulan dengan jam kerja per hari 3-8 jam dan lama pengerjaan 1 kain rata-rata 7-10 hari. Pendapatan bersih per bulan dari pengrajin rata-rata kurang dari Rp 1.000.000,-. Hasil dari analisis biplot yang tingkat representatifnya sebesar 53,9% menunjukkan bahwa pendapatan pengrajin songket Desa Limbang Jaya I lebih dipengaruhi oleh jumlah kain yang dihasilkan, dan tidak/kurang dipengaruhi oleh kemahiran (penguasaan variasi motif), umur, pengalaman kerja sebagai penenun, jam kerja, dan tingkat pendidikan. Lama pengerjaan kain berpengaruh secara negatif terhadap pendapatan.