cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Demography Journal of Sriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 23554738     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 58 Documents
TANTANGAN PEKERJA WANITA SEKTOR INFORMAL PADA ERA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN DI KOTA PALEMBANG PROVINSI SUMATERA SELATAN Armansyah Armansyah; Kiki Aryaningrum
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 2 No 1 (2018): DEJOS VOL 2, NO 1 (Januari 2018)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

,Masyarakat ekonomi Asean (MEA) telah dilaksanakan sejak Desember 2015 yang lalu. Artinya persaingan tenaga kerja bukan lagi skala lokal melainkan telah meningkat ke skala internasional. Tenaga kerja wanita sebagai bagian dari subjek pembangunan bangsa ikut andil dalam kegiatan perekonomian terkhusus pada sektor informal. Sektor informal menjadi pilihan bagi tenaga kerja wanita karena memiliki kemudahan untuk mengatur waktu antara bekerja dan mengurus rumah tangga. Sektor informal syarat dengan karakteristik pekerja yang berpendidikan rendah dan keterampilan yang relatif rendah hal ini menyebabkan pendapatan yang mereka terima tidaklah cukup untuk memenuhi kebutuhan ke tingkat yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tantangan tenaga kerja wanita sektor informal pada era MEA di Kota Palembang. Metode yang gunakan adalah pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada informan yang dipilih secara purposive sampling. Untuk kedalaman hasil penelitian dilanjutkan dengan proses indept interview pada beberapa informan. Data dianalisis dengan menggunakan tahapan reduction, display, dan conclution. Penelitian menunjukan bahwa tantangan yang harus dihadapi oleh tenaga kerja wanita sektor informal adalah yang berhubungan dengan tingkat pendidikan, keterampilan, pengetahuan.
PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI UNTUK INTEGRASI CAPAIAN DAN TARGET PADA PROGRAM PERKEMBANGAN KEPENDUDUKAN DAN PEMBANGUNAN KELUARGA (KKBPK) DI PROVINSI SUMATERA SELATAN Eni Heldayani; Dani Saputra; Via Yanti Mala
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 2 No 1 (2018): DEJOS VOL 2, NO 1 (Januari 2018)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan data dan informasi kependudukan dibutuhkan dalam rangka pelaksanaan pembangunan berkelanjutan. Dewasa ini informasi kependudukan setiap wilayah di Indonesia sudah bersifat aktual, lengkap dan akurat. Hanya saja pemanfaatannya belum optimal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pemanfaatan Sistem Informasi Geografi (SIG) untuk mengintegrasikan data capaian dan target pada program Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) tahun 2015 di Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini adalah penelitian sensus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian ini memanfaatkan sumber data sekunder dari publikasi instansi Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Selatan. Pengolahan dan analisis data dilakukan melalui 3 tahap yakni 1) pemetaan data capaian KKBPK tahun 2015, 2) analisis pola capaian KKBPK tahun 2015 dan 3) mensintesiskannya dengan target Program KKBPK tahun 2015. Hasil penelitian menunjukkan adanya trend positif antara capaian dan target Program KKBPK di Provinsi Sumatera Selatan, dimana rata-rata capaian melebihi target yang ditetapkan. Integrasi menggunakan GIS mampu memberikan sudut pandang yang berbeda dari analisis tabular karena mampu mengekspresikan fenomena kerungan dan kompleks wilayah. Dengan demikian diharapkan dapat membantu perencana program (pemerintah) dalam menetapkan skala priotitas program pembangunan dan sehingga intervensi program tepat sasaran.
ANALISIS PENYEBAB TINGGINYA JUMLAH PENDUDUK DI KECAMATAN SEBERANG ULU 1 KOTA PALEMBANG PROVINSI SUMATERA SELATAN Monanisa Monanisa; Armansyah Armansyah
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 2 No 1 (2018): DEJOS VOL 2, NO 1 (Januari 2018)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab tingginya jumlah penduduk di kecamatan SU 1. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui indept interview. Informan dipilih dengan teknik purposive sampling. Data yang telah terkumpul diolah dengan teknik reduction, display dan conclution. Keabsahan data memakai derajat credibility yang terdiri dari perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, triangulasi, dan member check. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab tingginya jumlah penduduk di Kecamatan Seberang Ulu 1 karena faktor tingginya angka kelahiran disebabkan oleh masyarakat masih menganut prinsip banyak anak banyak rezeki, tingginya tingkat pernikahan usia muda dikarenakan adanya anggapan jika anak perempuan usia 12 tahun belum menikah dianggap tidak laku. Faktor migrasi, tingginya arus migrasi ke daerah ini disebabkan lokasi Kecamatan Seberang Ulu 1 dekat dengan perbatasan Kabupaten OKI dan OI. Kemudahan menjalankan usaha perdagangan karena dekat dengan pasar 16 Ilir dan Pasar Induk Jaka Baring. Banyaknya lahan kosong milik pemerintah yang dapat dijadikan tempat tinggal gratis yang bersifat sementara.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI BANK SAMPAH DI KABUPATEN PURBALINGGA Andi Cahyadi; Sriati Sriati; Andy Al Fatih
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 2 No 2 (2018): DEJOS VOL 2, NO 2 (Juli 2018)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki implementasi kebijakan pengelolaan sampah melalui bank sampah di Kabupaten Purbalingga serta untuk menggambarkan faktorfaktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, menggunakan model implementasi yang diusulkan oleh Ripley dan Franklin. Temuan menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pengelolaan sampah melalui bank sampah di Kabupaten Purbalingga, sesuai dengan tingkat kepatuhan, kelancaran fungsi, kinerja dan dampak dari bank sampah, masih belum menunjukkan hasil yang optimal sehingga tidak dapat dianggap berhasil dilaksanakan. Karena itu, perlu perbaikan, dukungan dari semua pihak, dan pembuat kebijakan dari Kabupaten Purbalingga. Beberapa hal; Namun, berhasil dilaksanakan seperti fakta bahwa: bank sampah mampu mendidik masyarakat untuk tidak membakar sampah dan sampah di halaman atau sungai yang berpotensi merusak lingkungan; bank sampah dapat memungkinkan masyarakat mendaur ulang sampah dengan memilih dan mengumpulkannya dari penyimpanan limbah, dan bank sampah mengubah pikiran orang bahwa sampah bukan hanya bahan yang tidak diinginkan, tetapi secara ekonomi berharga. Faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan pengelolaan sampah melalui bank sampah di Kabupaten Purbalingga adalah partisipasi masyarakat, keterlibatan perempuan dalam mengelola limbah, dukungan dan bantuan dari pemerintah desa / kelurahan, tingkat layanan pengangkutan sampah, dan kondisi sosial serta politik dari daerah di mana bank sampah ada.
OPTIMASI KEBUTUHAN KENDARAAN PENGANGKUT SAMPAH DI KECAMATAN ILIR BARAT I PROVINSI SUMATERA SELATAN BERDASARKAN ESTIMASI JUMLAH PENDUDUK MENGGUNAKAN MODEL GOAL PROGRAMMING Eka Susanti; Oki dwipurwani dwipurwani; Evi Yuliza
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 2 No 2 (2018): DEJOS VOL 2, NO 2 (Juli 2018)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada makalah ini dibahas penentuan jumlah optimal kendaraan pengangkut sampah menggunakan model goal programming. Dilakukan estimasi jumlah penduduk untuk tahun 2020 menggunakan metode aritmatika. Minimum jumlah sisa sampah dan muatan kosong kendaraan sebagai goal nya. Penyelesaian model menggunakan metode branch and bound . Dipertimbangkan dua jenis kendaraaan yaitu armroll dan dumb truck. Diberikan contoh perhitungan untuk kecamatan Ilir Barat II (IB II) kota Palembang. Estimasi jumlah penduduk kecamatan IB II tahun 2020 adalah 69488 jiwa, jumlah timbulan sampah 34745 kg, diperoleh jumlah optimal kendaraan yang dibutuhkan 8 dumb truck dan 1 armroll , tidak terdapat sisa sampah akan tetapi muatan kosong kendaraan sebanyak 255 kg.
PENGENDALIAN SAMPAH DI KECAMATAN ILIR TIMUR II DAN KECAMATAN ALANG-ALANG LEBAR KOTA PALEMBANG DENGAN MODEL ROBUST CONTERPART OPEN CAPACITATED VEHICLE ROUTING PROBLEM (RC-OCVRP) Yusuf Hartono; Fitri Maya Puspita; Nadia Zuliaty Syaputri; Weni Dwi Pratiwi
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 2 No 2 (2018): DEJOS VOL 2, NO 2 (Juli 2018)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada paper ini, Robust Counterpart Model Open Capacicated Vehicle Rounting Problem (RC-OCVRP) telah dibentuk untuk mengoptimalkan pengangkutan sampah di Kecamatan Ilir Timur II dan Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kota Palembang. Model ini diselesaikan dengan bantuan LINGO 13.0 diselesaikan oleh solver Branch and Bound untuk mendapatkan rute optimum. Untuk Kecamatan Ilir Timur II diperoleh bahwa jarak rute optimal pada delapan wilayah kerja pengangkutan sampah masing-masing sepanjang 51,74 km, 19,5 km, 35,4 km, 40,22 km, 38,54 km, 44,55 km, 57,2 km, dan 39,26 km. Selanjutnya, untuk Kecamatan Alang-Alang Lebar diperoleh bahwa jarak rute optimal pada empat wilayah kerjanya masing-masing sepanjang 62,87 km, 57,74 km, 30,44 km, dan 54,78 km.
JARINGAN SOSIAL PEMULUNG DI TPA SUKAWINATAN PALEMBANG Diana Dewi Sartika; Vieronica Varbi Sununianti; Safira Soraida
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 2 No 2 (2018): DEJOS VOL 2, NO 2 (Juli 2018)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada jejaring sosial pemulung di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Sukawanitan, Palembang. Jaringan sosial ini termasuk jaringan sosial di antara sesama pemulung, dan jejaring sosial antara pemulung dan agen (toke). Ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah wawancara mendalam, focus group discussion (FGD), observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui pengurangan, tampilan data dan kesimpulan. TPA Sukawinatan adalah pembuangan akhir terbesar di provinsi Sumatera Selatan. Jejaring sosial di antara sesama pemulung terbentuk melalui hubungan kekerabatan (affinity brother) dan berdasarkan kedekatan wilayah, baik karena lingkungan dan persahabatan. Jejaring sosial antara pemulung dan "toke" (kolektor), dibentuk oleh kepercayaan atau keyakinan, dan ikatan "pelindung".
EVALUASI SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH PADAT DOMESTIK DI KOTA PALEMBANG TAHUN 2017 Hendrik Jimmyanto; Imron Zahri; M. Hatta Dahlan; Nyimas Septi Rika Putri
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 2 No 2 (2018): DEJOS VOL 2, NO 2 (Juli 2018)
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gambaran eksisting sistem pengelolaan sampah domestik di Kota Palembang yaitu sistem pengumpulan sampah yang terjadi masih dalam keadaan tercampur dan tidak adanya pemisahan antar jenis sampah. Sistem pengangkutan sampah padat domestik yang telah diterapkan belum terlihat optimal seperti jadwal angkut dan jumlah angkutan. Kondisi eksisting Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang ada di Kota Palembang yaitu TPA Sukawinatan masih dalam sistem dan tidak ada pengolahan didalamnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui kondisi eksisting sistem pengelolaan sampah, mengukur berat timbulan sampah Kota Palembang dan mengevaluasi tingkat pelayanan sistem pengelolaan sampah saat ini. Penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan data eksisting sistem pengelolaan sampah berupa data primer maupun sekunder kemudian membandingkannya dengan kriteria ideal. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu hasil pengukuran rata-rata berat timbulan sampah 1,071 kg/KK/hari, hasil evluasi kondisi: sistem pewadahan masih dalam keadaan tercampur, sistem pengumpulan yaitu TPS memiliki tingkat pelayanan sebesar 34,3%, sistem pengangkutan memiliki tingkat pelayanan 37,04 % dan TPA memiliki tingkat pelayanan 48,49%.
IMPLEMENTASI PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PNPM) MANDIRI KELAUTAN DAN PERIKANAN DALAM UPAYA PENGEMBANGAN USAHA MINA PEDESAAN (PUMP) BUDIDAYA PERIKANAN TAHUN 2013 DI KABUPATEN LAHAT Eko Pebrianata; Kgs. M. Sobri; Sriati Sriati
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 2 No 2 (2015): Vol 2, No 2, Januari 2015
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kebijakan, yang bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Program Nasional Kelautan dan Perikanan Ketahanan Masyarakat Mandiri (PNPM) (Studi tentang kegiatan Pengembangan Usaha Budidaya Pedesaan Mina (PUMP) 2013 di Kabupaten Lahat) dan juga untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif yang menggambarkan dan merangkum serangkaian kegiatan proses yang dilaksanakan oleh pelaksana terhadap kondisi atau situasi kelompok sasaran realitas sosial. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci dan pendukung, observasi dan dokumentasi. Untuk menentukan implementasi kebijakan menggunakan teori Ripley dan Franklin (1986) dengan fokus penelitian seperti tingkat kepatuhan, rutinitas lancar berfungsi, kinerja yang diinginkan dan dampak. Hasilnya menunjukkan bahwa implementasi kebijakan belum berjalan optimal karena masih ada masalah pada tingkat kepatuhan dari pelaksana dan kelompok sasaran, rutinitas yang berfungsi lancar yang tidak berjalan sebaik, dan kinerja serta dampak yang diinginkan telah belum sepenuhnya tercapai. Selain itu, juga dilihat faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan kebijakan ini terdiri dari intervensi dalam membuat penentuan calon penerima, kurangnya pelatihan dan bimbingan di bidang budidaya ikan pada asisten dan kelompok sasaran, dikurangi jumlah BLM dapat menjadi faktor penghambat. Sementara itu, faktor pendukung ketersediaan sumberdaya (lahan untuk budidaya ikan dan rumah tangga nelayan) dan Unit Teknis (UPT) dari Dinas Peternakan dan Perikanan di kecamatan dapat menjadi faktor pendukung ketika program dilaksanakan.
PENYEBAB TINGGINYA ANGKA KEMATIAN PENDUDUK DI KELURAHAN DEMANG LEBAR DAUN KECAMATAN ILIR BARAT I PALEMBANG Armansyah Armansyah; Wahyu Saputra; Sukmaniar Sukmaniar
Jurnal Kependudukan Sriwijaya Vol 3 No 1 (2015): Vol 3, No 1, Juli 2015
Publisher : Program Studi Kependudukan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kematian penduduk di Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I Palembang merupakan yang tertinggi dibandingkan dengan enam kelurahan yang lainnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penyebab tingginya angka kematian di Keluharan Demang Lebar Daun Kecamatan Ilir Barat I Palembang. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder dengan sumber data adalah informan. Analisis data dilakukan dengan cara reduction, display, dan conclution. Untuk menguji keabsahan data digunakan teknik perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan dan triangulasi (teknik, waktu dan sumber). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab tingginya angka kematian di Kelurahan Demang Lebar Daun Kecamatan Ilir Timur 1 Palembang karena di kawansan ini banyak terdapat penduduk lansia (64+ tahun) sehingga faktor umur menjadi penyebab dominan banyaknya angka kematian di kawasan ini. Selain itu penyebab yang lainnya adalah sakit, pola makan, pendidikan (pengetahuan), pengecekkan kesehatan, dan alasan kepentingan.