cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 548 Documents
PEMBINAAN ORANG DENGAN DISABILITAS RUNGU UNTUK MENDAPATKAN PEKERJAAN Muhammad Ihsan Yasin; Nurliana Cipta Apsari
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i2.28435

Abstract

Disabilitas merupakan individu yang memiliki keterbatasan fisik, mental atau intelektual, orang dengan disabilitas memiliki ruang untuk mendapatkan hak hak yang diinginkan, itupun berlaku untuk pekerjaan, disabilitas rungu cukup sulit untuk mendapatkan pekerjaan, karena harus dapat menyesuaikan diri dengan pekerja non disabilitas, upaya untuk memperbaiki permasalahan tersebut yaitu dengan memberi binaan atau bimbingan kepada disabilitas rungu agar dapat mendapatkan pekerjaan tersebut. Rehabilitasi sosial merupakan program yang disajikan untuk disabilitas agar dapat diberi bekal dan binaan untuk dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan nya, program tersebut berupa bimbingan fisik, bimbingan mental, bimbingan vokasional dan lain lain. Peran pekerja sosial cukup penting dalam melaksanakan hak yang diperlukan disabilitas rungu. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk mencari data dan fenomena faktual mengenai pembinaan disabilitas rungu untuk mendapatkan pekerjaan.
PENGEMBANGAN KAPASITAS USAHA MIKRO DESA TANJUNGSARI KECAMATAN TANJUNGSARI KABUPATEN SUMEDANG Eva Nuriyah Hidayat
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i2.29055

Abstract

ABSTRAKPengembangan Kapasitas Usaha Mikro Desa Tanjungsari merupakan upaya untuk memberikan pemahaman dan meningkatkan kemampuan pelaku usaha mikro yang ada di Desa Tanjungsari Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang. Termasuk juga membuka akses pemasaraan melalui pemanfaatan kemajuan teknologi informasi. Program pengabdian pada masyarakat ini merupakan bagian dari tanggung jawab perguruan tinggi dalam hal ini Universitas Padjadjaran kepada masyarakat sekitar yang diharapkan memberi kontribusi pada pengembangan perspektif kesejahteraan sosial dalam pengembangan ekonomi lokal. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan melibatkan 12 pelaku usaha mikro yang menjadi kelompok sasaran pengembangan. Berdasarkan hasil wawancara dan data sekunder yang dikumpulkan dilakukan  pelatihan pembukuan sederhana dan packaging serta pengenalan awal pemasaran melalui berbagai media disambut antusias pelaku usaha dalam rangka meningkiatkan usaha mereka. Pengembangan kapasitas usaha mikro perlu tersu ditingkatkan dan dipertahankan kesinambungannya usaha yang ada di Desa Tanjungsari Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang. Kemajuan dan kesinambungan banyak usaha mikro diharapkan dapat menjadi sumber lapangan pekerjaan dan penghidupan sehingga meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat setempat dan sekitarnyaKata kunci: pengembangan kapasitas, usaha mikro, pelatihan labelling, pelatihan packaging ABSTRACTTanjungsari Village Micro Business Capacity Development is an effort to provide understanding and increase the capacity of micro business actors in Tanjungsari Village, Tanjungsari District, Sumedang Regency. This includes opening access to marketing through the use of advances in information technology. This community service program is part of the university's responsibility, in this case Padjadjaran University, to the surrounding community which is expected to contribute to the development of a social welfare perspective in local economic development. The method used is descriptive analysis by involving 12 micro-entrepreneurs who are the target groups for development. Based on the results of interviews and secondary data collected, simple bookkeeping and packaging training were carried out and the initial introduction of marketing through various media was greeted enthusiastically by business actors in order to increase their business. The development of the capacity of micro enterprises needs to be improved and maintained for the sustainability of existing businesses in Tanjungsari Village, Tanjungsari District, Sumedang Regency. It is hoped that the progress and sustainability of many micro businesses can become a source of employment and livelihoods so as to improve the social welfare of the local community and its surroundingsKeywords: capacity development, microbusiness, labeling training, packaging trainingKey words: capacity building, micro business, labeling training, packaging training
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI ORANG TUA ANAK DENGAN STUNTING DALAM PELAYANAN POSYANDU DI TENGAH PANDEMI COVID19 Bastian Rahmadi Chandra; Sahadi Humaedi
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i2.28870

Abstract

Bayi di bawah lima tahun (Balita) merupakan salah satu tujuan posyandu yang cukup penting, karena balita adalah proporsi yang cukup besar dari komposisi penduduk Indonesia, sehingga analisis faktor-faktor yang mendorong ibu untuk mengunjungi keposyandu perlu dilakukan. Ibu yang tidak menimbang bayi mereka ke Posyandu terpantaunya dapat menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan bayi. Balita tidak ditimbang, situasi risiko gizi berturut-turut memburuk sehingga menghambat pertumbuhan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat partisipasi masyarakat untuk mengunjungi keposyandu, di Jawa Barat pada pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan pendekatan deskriptif. Faktor yang mempengaruhi yaitu ada satu faktor umur, usia ibu, pendidikan ibu, dan peran kader jarak Posyandu. Berdasarkan hasil penelitian juga di ketahui bahwa dari kelima faktor yang paling berpengaruh terhadap partisipasi masyarakat, yaitu usia, usia ibu, dan jarak posyandu.
Langkah Taktis Pencegahan Covid-19 di Desa Lowayu Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik Ziyan Afriliyanti Nafilah; . Muflihah
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i2.28821

Abstract

Sejak Wuhan menjadi kota pertama penyebaran Covid-19, maka setelah itu pemerintah Indonesia megumumkan penyebaran yang sudah terjadi di Indonesia, sehingga seluruh Daerah sampai Desa membuat beberapa langkah taktis sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Penelitian ini menggunakan metode content analysis, dimana isi yang akan dianalisis itu dibatasi pada seluruh hasil data yang sudah didapat melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Desa Lowayu dalam menerapkan pencegahan penyebaran Covid-19 terbilang sukses karena belum ada satupun yang terserang wabah Covid-19. Langkah pencegahan Covid-19 di Desa Lowayu terdapat beberapa teknik dari strategi komunikasi, yaitu melalui Redudancy, Canalizing, Informatif, Persuasif, Edukatif dan Koersif serta dapat digambarkan melalui beberapa langkah dari strategi komunikasi lingkungan yang berisi empat tahap, yaitu penilaian, perencanaan, prosedur serta aksi dan refleksi. Namun mungkin karena belum ada penyebaran Covid-19 di Desa Lowayu membuat masyarakat masih ada yang belum menerapkan protokol kesehatan dan dari pihak desa juga belum menerapkan sanksi tegas bagi yang tidak mematuhi apa yang sudah ditetapkan.
PEMASARAN SECARA ONLINE BAGI PELAKU USAHA KECIL DAN MENENGAH (UMKM) RW 05 DESA CINUNUK Eva Nuriyah Hidayat; Soni Akhmad Nulhaqim; Muhammad Fedryansyah
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i2.29051

Abstract

ABSTRAKDalam masa pandemi covid 19 yang dihadapi saat ini, usaha mikro dihadapkan pada tantangan agar dapat bertahan keberadaannya dan dapat menyesuaikan dengan tuntutan dari konsumen. Sistem jual beli yang dilakukan mengalami perubahan yang asalnya secara kontak langsung menjadi sistem online. Di RW 5 Desa Cinunuk Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung ini mempunyai potensi berbagai usaha diantaranya kuliner dan berbagai produk kerajinan masyarakat. Tujuan KKN Integratif Virtual ini adalah memberikan pemahaman, bimbingan dan penyuluhan serta pendampingan kepada masyarakat agar dapat mengembangkan usahanya secara online. Kegiatan yang diselenggarakan meliputi pendampingan melakui grup whatsapps dengan masyarakat dan pelatihan secara virtual kepada warga masyarakat yang mempunyai usaha mikro agar dapat mengembangkan usahanya serta langsung bisa menerapkan pemasaran online ini dalam berbagai jenis usaha mikro serta pembuatan flyer untuk membantu masyarakat memasarkan produknya secara online.Kata kunci: Pemasaran online, pendampingan, pelatihan. ABSTRACTIn the current Covid 19 pandemic, micro businesses are faced with challenges in order to survive and be able to adapt to the demands of consumers. The buying and selling system has undergone a change from direct contact to an online system. In RW 5, Cinunuk Village, Cileunyi District, Bandung Regency, it has the potential for various businesses including culinary and various community handicraft products. The purpose of this Virtual Integrative KKN is to provide understanding, guidance and counseling as well as assistance to the community so that they can develop their business online. The activities carried out include mentoring through whatsapps groups with the community and virtual training for community members who have micro businesses so that they can develop their business and can directly implement this online marketing in various types of micro businesses as well as making flyers to help people market their products online. Keywords: online marketing, mentoring, training.
STUDI LITERATUR: GAMBARAN KONDISI AKSESIBILITAS FASILITAS BANGUNAN PUBLIK BAGI ORANG DENGAN DISABILITAS FISIK PENGGUNA KURSI RODA DI BERBAGAI NEGARA Vanaja Syifa Radissa; Nurliana Cipta Apsari
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i2.28438

Abstract

Orang dengan disabilitas fisik pengguna kursi roda adalah individu yang memiliki kesempatan sama dalam hal aksesibilitas di masyarakat. Salah satu aksesibilitas yang penting bagi orang dengan disabilitas fisik pengguna kursi roda adalah aksesibilitas pada fasilitas bangunan publik. Oleh karena itu, tulisan ini akan membahas kondisi aksesibilitas pada bangunan publik bagi orang dengan disabilitas fisik pengguna kursi roda di berbagai negara di dunia. Penulisan ini menggunakan metode studi literatur. Hasil pembahasan literatur menunjukkan bahwa pada setiap fasilitas publik di berbagai negara sudah memiliki aksesibilitas bagi orang dengan disabilitas fisik pengguna kursi roda. Namun sayangnya, mereka tidak dapat menikmatinya secara penuh karena penyediaannya belum maksimal.
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN DAN PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK BERKELANJUTAN (Kasus Penerapan Program BU MANIK pada CSR PT. Pertamina TBBM Bandung Group) Rifky Taufiq Fardian; Aufa Hanum; Santoso Tri Raharjo; Nurliana Cipta Apsari
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i2.29056

Abstract

ABSTRAKSalah satu dampak dari proses pembangunan adalah pencemaran dan kerusakan lingkungan. Pertumbuhan penduduk yang pesat terutama di daerah perkotaan dengan perilaku membuang sampah yang tidak baik menyebabkan berbagai limbah yang harus diserap oleh lingkungan, terutama limbah domestik atau limbah rumah tangga. Komposisi sampah organik menempati persentase tertinggi hingga 57% di Kota Bandung, dimana limbah sisa makanan yang menempati urutan teratas yaitu sebesar 40%. Masyarakat dan pemerintah saja tidak cukup untuk mengatasi persoalan pengelolaan sampah. Keterlibatan dan partisipasi aktif perusahaan sebagai pihak swasta melalui kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan dapat dilakukan melalui program-program yang mendukung pengolahan limbah organik berkelanjutan. Pengembangan program CSR yang baik pada suatu perusahaan sebaiknya dikaitakn dengan kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat sekitar. Model Social Responsible Business Practice, merupakan salah satu jenis program yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat, tapi juga memiliki korelasi positif dalam peningkatan produktivitas perusahaan secara operasional. Model praktik ini, memungkinkan aktivitas perusahaan yang salah satunya mencakup penyediaan fasilitas yang memenuhi tingkat keamanan dan keselamatan lingkungan dan dapat memelihara aktivitas pembangunan berkelanjutan. PT. Pertamina TBBM Bandung Group merupakan salah satu BUMN yang peduli dengan inovasi penanganan masalah sampah di Kota Bandung, melalui program BU MANIK (Budidaya Maggot dan Pupuk Organik), sejalan dengan program KANG PISMAN (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan) milik pemerintah Kota Bandung, yang bertujuan untuk membudidayakan maggot sebagai media utama pengurai limbah organik serta pakan ternak alami. Efektifitas program ini bergantung pada CSR PT. Pertamina TBBM Bandung Group sebagai lembaga yang memfasilitasi pelaksanaan program dan kelompok bank sampah sebagai komunitas yang diberdayakan, serta keterlibatan masyarakat dan dukungan pemerintah.Kata kunci: CSR, pengelolaan sampah, sumber daya berkelanjutan, pemberdayaan ABSTRACTOne of the impacts of the development process is environmental pollution and damage. Rapid population growth, especially in urban areas with bad waste disposal behavior, causes a variety of waste that must be absorbed by the environment, especially domestic waste or household waste. The composition of organic waste occupies the highest percentage up to 57% in the city of Bandung, where food waste that occupies the top rank is 40%. The community and the government alone are not enough to overcome the problem of waste management. The involvement and active participation of companies as private parties through corporate social responsibility activities can be done through programs that support sustainable organic waste treatment. The development of a good CSR program in a company should be related to the needs and problems faced by the surrounding community. Social Responsible Business Practice Model, is one type of program that aims to prosper the community, but also has a positive correlation in increasing company operational productivity. This practice model allows company activities, one of which includes the provision of facilities that meet the level of environmental security and safety and can maintain sustainable development activities. PT. Pertamina TBBM Bandung Group is one of the BUMN that is concerned with the innovation of handling waste problems in the city of Bandung, through the BU MANIK (Cultivating Maggot and Organic Fertilizer) program, in line with the KANG PISMAN program (Reduce, Separate, Utilize) the Bandung city government, which aims to cultivate maggot as the main media to decompose organic waste and natural animal feed. The effectiveness of this program depends on the CSR of PT. Pertamina TBBM Bandung Group as an institution that facilitates the implementation of programs and groups of waste banks as an empowered community; as well as community involvement and government support.Keywords: CSR, waste management, sustainable resource, empowerment
INKLUSI PENYANDANG DISABILITAS DALAM SITUASI PANDEMI COVID-19 DALAM PERSPEKTIF SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) Aldi Ahmad Rifai; Sahadi Humaedi
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i2.28872

Abstract

Penyandang disabilitas merupakan kelompok rentan yang paling terdampak dalam situasi pandemi COVID-19. Situasi krisis telah memperparah ketimpangan, diskriminasi, dan kekerasaan bagi penyandang disabilitas. Pembatasan sosial sebagai protokol pencegahan COVID-19 berdampak pada terbatasnya penyandang disabilitas dalam mengakses layanan Kesehatan, Pendidikan, pekerjaan, dan perlindungan sosial. Konvensi Hak-Hak Penyandang Disabilitas sebagai hukum internasional dan Sustainanable Development Goals (SDGs) sebagai tujuan global menjadi dua agenda politik yang perlu diadopsi pemerintah sebagai pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan lainnya dalam melibatakan penyandang disabilitas dalam merespon situasi krisis seperti pandemic COVID-19. Inklusifitas dan kemudahan akses menjadi kunci perlindungan hak-hak penyadang disabilitas dalam melangsungkan aktivitas sehari-hari dalam situasi pandemi dalam memastikan penyandang disabilitas tidak tertinggal (no one left behind)
UPAYA PENINGKATAN KEBERFUNGSIAN SOSIAL TERHADAP EKS PASIEN COVID-19 Sahadi Humaedi; Afina Azizah; Budi Muhammad Taftazani
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i2.28873

Abstract

Artikel ini berusaha mengkaji tentang upaya meningkatkan keberfungsian sosial eks pasien COVID-19. Dunia saat ini sedang dilanda pandemi COVID-19. COVID-19 sendiri merupakan bagian dari keluarga corona virus. COVID-19 ditemukan pertama kali di pusat Tiongkok, Kota Wuhan menjadi pusat perhatian dunia terhitung sejak Desember 2019, dan telah menyerang hingga ke hampir 110 negara dan memilik 118 ribu kasus penularan. Terkait dengan pandemi ini, seperti pasien yang pernah tertular, keluarganya serta tenaga Kesehatan yang merupakan garda terdepan (frontliner) dalam perawatan pasien dengan kasus COVID-19 banyak yang merasakan dampak tidak baik dari masyarakat yaitu berupa stigma dan diskriminasi. Hal tersebut dikarenakan dampak dari rasa khawatir dan ketakutan yang berlebihan dari masyarakat. Rasa takut dan khawatir tentu wajar dirasakan oleh setiap pihak, namun berbeda halnya jika rasa takut dan khawatir itu memunculkan stigma dan diskriminasi. Dalam hal ini tentu pasien yang pernah tertular, keluarganya serta tenaga Kesehatan akan merasakan perbedaan sikap dari masyarakat yang akan berdampak bagi perilaku dirinya ke depan. Untuk itu perlu adanya membangun dan menjaga hubungan sosial dengan eks pasien COVID-19 agar dukungan sosial kepada eks pasien COVID-19 tetap terjaga. Dengan adanya dukungan sosial yang didapatkan dari lingkungannya, eks pasien COVID-19 tentu dapat menjalankan keberfungsian sosialnya dengan baik.
PUBLIC CONTRIBUTION ROADMAP ASTRA DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT Rachmat Putro Ferdiawan; Ari Afriansyah; Santoso Tri Raharjo; Nandang Mulyana
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i2.29052

Abstract

ABSTRAKCorporate Social Responsibility (CSR) merupakan komitmen perusahaan untuk peduli terhadap lingkungan dan masyarakat dalam upaya mewujudkan kesejahteraan sosial secara berkelanjutan melalui relasi harmonis dengan para pemangku kepentingan khususnya masyarakat sekitar. Tulisan ini bertujuan untuk menggambarkan program tanggung jawab sosial (CSR) PT. Astra Internasional dalam membantu kesejahteraan sosial masyarakat. Beberapa indikator CSR untuk menggambarkan implementasi program tersebut adalah tujuan tanggung jawab sosial perusahaan, masalah sosial perusahaan, dan program hubungan perusahaan. Indikator kesejahteraan hidup terkait dengan kemajuan dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Peranan CSR kepada masyarakat dapat dipandang sebagai upaya untuk mewujudkan good corporate governance, good corporate citizenship dan good business ethics dalam sebuah entitas kehidupan dunia bisnis. Sejak awal perkembangannya Astra memiliki cita-cita untuk sejahtera bersama bangsa, dengan butir pertama dalam filosofi Catur Dharma Astra, yang berbunyi “Menjadi Milik yang Bermanfaat bagi Bangsa dan Negara”. Untuk meraih cita-cita ini, Astra terus merangsang upaya-upaya pertumbuhan Indonesia yang berkelanjutan dan berimbang baik itu dari segi ekonomi, sosial maupun lingkungan melalui Public Contribution Roadmap. Pelaksanaan program-program tanggung jawab sosial Astra berpedoman pada pengembangan program empat pilar CSR Astra yang sejalan dengan hasil pemetaan sosial, dampak proses bisnis, dan Public Contribution Roadmap 2020. Dengan panduan Public Contribution Roadmap, Astra melaksanakan tanggung jawab sosial baik dalam pengelolaan Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (LK3) serta 4 pilar Corporate Social Responsibility (CSR) Astra yang berkontribusi dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia.Kata kunci: Kata kunci: CSR, kesejahteraan sosial, pembangunan berkelanjutan ABSTRACTCorporate Social Responsibility (CSR) is a company's commitment to care for the environment and society in an effort to realize social welfare in a sustainable manner through harmonious relations with stakeholders, especially the surrounding community. This paper aims to describe the social responsibility (CSR) program of PT. Astra International in helping the social welfare of the community. Some CSR indicators to illustrate the implementation of the program are the objectives of corporate social responsibility, corporate social issues, and corporate relations programs. Life welfare indicators are related to progress in the fields of health, education, and economy. The role of CSR to the community can be seen as an effort to realize good corporate governance, good corporate citizenship and good business ethics in an entity living in the business world. Since the beginning of its development, Astra has aspirations for prosperity with the nation, with the first point in the philosophy of the Catur Dharma Astra, which reads "Being a Beneficial Property of the Nation and Country". To achieve this goal, Astra continues to stimulate Indonesia's sustainable and balanced growth efforts both in economic, social and environmental terms through the Public Contribution Roadmap. The implementation of Astra's social responsibility programs is guided by the development of Astra's four pillars of CSR in line with the results of social mapping, the impact of business processes, and the Public Contribution Roadmap 2020. With the guidance of the Public Contribution Roadmap, Astra implements social responsibility both in managing the Environment, Safety and Occupational Health (LK3) and the four pillars of Astra's Corporate Social Responsibility (CSR) which contribute to efforts to improve the welfare of the Indonesian people.Keywords: CSR, social welfare, sustainable development

Filter by Year

2015 2020


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 2 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2019): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2019): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2019): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2018): Vol 5, No. 1 (2018): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2018): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2018): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2018): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2018): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2017): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2017): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2017): PROSIDING PENELITIAN & PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2017): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2017): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2017): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2017): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2016): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2016): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2016): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2016): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2016): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2016): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2015): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2015): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2015): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2015): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2015): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2015): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat More Issue