Articles
Perspektif Orang Tua Tentang Bullying pada Anak
Maria Fatima Mardina Angkur;
Theresia Alviani Sum;
Petrus Redy Partus Jaya
Jurnal Pelita PAUD Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33222/pelitapaud.v7i2.2774
Kata Bullying sudah sangat sering kita dengar akhir-akhir ini. Peristiwa Bullying semakin marak terjadi, bukan hanya terjadi pada orang dewasa bahkan pada anak usia dini juga sudah sering kita dengarkan berita terkait Bullying. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perspektif orang tua terkait Bullying pada anak usia dini. Subyek penelitian ini adalah orang tua anak usia dini yang berjumlah 15 orang. Lokasi penelitian ini adalah Mano Kabupaten Manggarai Timur. Instrument yang digunakan untuk mendapatkan data penelitian adalah dengan menggunakan angket dan pedoman wawancara. Angket peneliatn disebarkan terlebih dahulu kemudian dianalisis. Adapun data tersebut dianalisis dengan menggunakan tahap-tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perspektif atau sudut pandang orang tua anak usia dini tentang Bullying mengganggap bahwa tindakan memukul teman, mengejek teman, menjauhi teman merupakan tindakan yang wajar dilakukan karena menurut responden itu adalah tindakan yang sesuai dengan usia mereka lama-lama juga pasti akan berubah.
Strategi Guru dalam Meningkatkan Kecerdasan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun di PAUD Santa Juliana Golo Bilas
Angkur, Maria Fatima Mardina;
Efrita, Sofia;
Palmin, Beata
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v9i1.6255
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi yang digunakan oleh guru dalam membina perkembangan sosial dan emosional anak usia 5-6 tahun. Studi ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan melibatkan satu orang guru sebagai partisipan utama. Teknik pengumpulan data meliputi dokumentasi, observasi, dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis melalui tiga tahapan utama, yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi untuk mendorong perkembangan sosial dan emosional anak. Strategi tersebut meliputi metode pembiasaan, pendekatan pembelajaran kolaboratif, kegiatan kerja kelompok, keterlibatan anak dalam pembuatan aturan kelas, serta penciptaan lingkungan belajar yang aman dan mendukung. Implementasi strategi-strategi ini membantu anak dalam mengembangkan keterampilan sosial, meningkatkan kesadaran emosional, serta membangun hubungan yang positif dengan teman sebaya dan lingkungan sekitar.Â
Kesulitan Orang Tua dalam Penerapan BDR di Kelurahan Karot Kabupaten Manggarai Tahun 2021
Sum, Theresia Alviani;
Angkur, Maria Fatima Mardina;
Atradew, Yuliana
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 5 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/aulad.v5i1.102
Dua lembaga PAUD yang terletak di Kelurahan Karot Kabupaten Manggarai yaitu TK Santu Fransiskus Asisi Karot dan PAUD Hamba Maria melaksanakan kegiatan belajar dari rumah karena pandemic covid 19. Situasi ini memaksa para orang tua beralih fungsi menjadi guru di rumah dengan segala keterbatasan pengetahuan dan dan kompetensi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan mendalami proses belajar dari rumah yang dilaksanakan oleh kedua lembaga serta peran orang tua dalam membantu anak belajar dari rumah. Beberapa hal yang digali adalah bagaimana orang tua membimbing dan membelajarkan anak, menciptakan lingkungan belajar serta media yang disiapkan orang tua untuk mendukung pembelajaran anak di rumah serta kendala yang dihadapi orang tua. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kulitatif dengan menggunakan instrument angket, wawancara dan observasi dalam pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukan banyak orang tua yang bingung, tidak tahu apa-apa, belum siap dan merasa terbebani karena begitu banyak kegiatan yang harus diurus termasuk membantu anak belajar terutama dirasakan para orang tua dengan pekerjaan tetap baik di kantor atau tugas lain sebagai ASN. Hal ini kemudian berdampak pada kualitas pembelajaran yang diterima anak-anak
Utilization of Technology in Early Childhood Education
Fatima Mardina Angkur, Maria
International Journal of Language and Ubiquitous Learning Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam Daarut Thufulah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70177/ijlul.v3i1.2061
Background. The use of technology in early childhood education is growing along with the advancement of digitalization. Technology can be an effective tool in improving children's learning experience, but its excessive use also poses challenges in their social and emotional development. Purpose. This study aims to analyze the impact of technology utilization on children's involvement in learning and identify the challenges faced in its implementation in the early childhood education environment. Method. This study uses a quantitative method with a descriptive approach. Data was collected through observations, interviews with educators, and questionnaires given to parents and teaching staff. Data analysis was carried out using descriptive statistical techniques and reliability validity tests. Results. The results of the study showed that technology had a positive impact on children's motivation and involvement in learning. Children who use interactive digital media show an improvement in material comprehension compared to conventional learning methods. However, several challenges such as limited access to technology and lack of educator skills in its use are still obstacles in the optimal application of technology. Conclusion. Technology has great potential in improving the effectiveness of early childhood learning when used with a balanced and directed approach. The use of technology needs to be supported by training for educators and policies that ensure equal access to technology for all children.
Pola Asuh Orang Tua Anak Usia 5-6 Tahun di Desa Golo Lambo Kecamatan Satarmese
Angkur, Maria Fatima Mardina;
Delvinda , Maria;
Sarinastitin , Elisabeth
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i2.4628
Masalah yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu terdapat empat orang anak yang berusia 5-6 tahun tidak menolong teman kalau temanya jatuh pada saat bermain, dua orang anak tidak berbagi dengan teman kalau makan jajan, dan pelit mainan ketika teman pinjam, dua orang anak cenderung bermain sendiri di halaman rumahnya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagiamana pola asuh orang tua anak usia 5-6 tahun di Desa Golo Lambo Kecamatan Satarmese. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Waktu penelitian 12 hari terhitung dari tanggal 01-12 Mei 2024. Subjek dalam penelitian ini adalah 8 orang tua anak usia 5-6 tahun. Metode pengumpulan data yang digunakan wawancara sebagai metode utama dan observasi sebagai metode pendukung. Teknik analisis data dalam hal ini terdiri dari (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola asuh orang tua anak usia 5-6 orang tua menerapkan tiga pola asuh sekaligus terhadap anak yakni (1) pola asuh otoriter. (2) pola asuh demokratis. (3) pola asuh permisif.
Early Science Literacy: Fostering Scientific Thinking Through Play-Based Learning in Early Childhood Education
Angkur, Maria Fatima Mardina
Pengabdian: Jurnal Abdimas Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam Daarut Thufulah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70177/abdimas.v3i1.2222
Background. The development of science literacy in early childhood lays the foundation for critical thinking, inquiry skills, and lifelong learning. Traditional approaches to science education often overlook the unique cognitive and developmental needs of young learners. Recent pedagogical shifts suggest that play-based learning may offer an effective pathway to foster scientific thinking in early childhood education. Purpose. This study investigates how play-based strategies support the development of early science literacy among preschool-aged children. The research employed a qualitative case study design involving three early childhood education centers that integrated science themes into daily play activities. Method. Data were collected through classroom observations, educator interviews, and children’s learning artifacts, then analyzed thematically to identify patterns of inquiry and conceptual understanding. Results. Findings revealed that play-based environments encouraged curiosity, hypothesis generation, experimentation, and early evidence-based reasoning. Children demonstrated an emerging understanding of scientific concepts such as cause and effect, classification, and environmental awareness through guided exploratory play. Conclusion. The study concludes that play-based learning serves as a powerful pedagogical approach for nurturing early science literacy. It recommends intentional integration of scientific exploration into play curricula to promote cognitive engagement and scientific habits of mind in early learners.
ESKALASI TINDAKAN POLITIK DALAM PERSPEKTIF FILOSOFIS HANNAH ARENDT
Maria Fatima Mardina Angkur
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 10 No. 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36928/jpkm.v10i2.743
Kemampuan Guru Dalam Menerapkan Pendekatan Saintifik Di PAUD Dalam Rangka Menghadapi Era Masyarakat Ekonomi ASEAN. Konsep utama dari MEA adalah menciptakan ASEAN sebagai sebuah pasar tunggal dan kesatuan basis produksi dimana terjadi arus bebas atas barang, jasa, faktor produksi, investasi dan modal serta penghapusan tarif bagi perdagangan antar negara ASEAN yang kemudian diharapkan dapat mengurangi kemiskinan dan kesenjangan ekonomi diantara negara-negara anggotanya melalui sejumlah kerjasama yang saling menguntungkan. Untuk itu pemerintah Indonesia perlu untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Indonesia yang terampil, inovatif dan professional. Untuk menciptakan SDM yang terampil, inovatif dan professional, tidak terlepas dari pendidikan yang berkualitas. Pendidikan yang berkualitas merupakan harapan untuk menciptakan SDM yang terampil, inovatif dan professional. Pendidikan dianggap menjadi sebuah “pabrik” yang dapat menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai dengan perkembangan zaman. Terutama pendidikan anak usia dini (PAUD), karena sebagai pendidikan yang sangat fundamental, dan menjadi faktor penentu keberhasilan anak didik pada jenjang pendidikan selanjutnya. Keberhasilan proses penyelenggaraan PAUD tersebut menjadi langkah awal keberhasilan proses pendidikan pada jenjang selanjutnya, dan kegagalan proses pendidikan di usia dini akan berdampak secara terus menerus terhadap proses pendidikan pada jenjang selanjutnya. Sebagai seorang pendidik tentunya memiliki pengaruh yang besar dalam mempersiapkan peserta didik yang mampu bertahan di era mea. Untuk mampu menjawab tantangan di era mea, maka seorang pendidik memiliki tugas yang penting yakni membantu peserta didik yang mampu mengahadapi tantangan di era mea. Hal ini tentunya tidak terlepas dari pemilihan pendekatan pembelajaran yang sesuai. Salah satunya adalah pendekatan saintifik.
Pola Asuh Orang Tua Anak Usia 5-6 Tahun di Desa Golo Lambo Kecamatan Satarmese
Angkur, Maria Fatima Mardina;
Delvinda , Maria;
Sarinastitin , Elisabeth
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i2.4628
Masalah yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu terdapat empat orang anak yang berusia 5-6 tahun tidak menolong teman kalau temanya jatuh pada saat bermain, dua orang anak tidak berbagi dengan teman kalau makan jajan, dan pelit mainan ketika teman pinjam, dua orang anak cenderung bermain sendiri di halaman rumahnya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagiamana pola asuh orang tua anak usia 5-6 tahun di Desa Golo Lambo Kecamatan Satarmese. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Waktu penelitian 12 hari terhitung dari tanggal 01-12 Mei 2024. Subjek dalam penelitian ini adalah 8 orang tua anak usia 5-6 tahun. Metode pengumpulan data yang digunakan wawancara sebagai metode utama dan observasi sebagai metode pendukung. Teknik analisis data dalam hal ini terdiri dari (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola asuh orang tua anak usia 5-6 orang tua menerapkan tiga pola asuh sekaligus terhadap anak yakni (1) pola asuh otoriter. (2) pola asuh demokratis. (3) pola asuh permisif.
Strategi Guru dalam Meningkatkan Kecerdasan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun di PAUD Santa Juliana Golo Bilas
Angkur, Maria Fatima Mardina;
Efrita, Sofia;
Palmin, Beata
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v9i1.6255
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi yang digunakan oleh guru dalam membina perkembangan sosial dan emosional anak usia 5-6 tahun. Studi ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan melibatkan satu orang guru sebagai partisipan utama. Teknik pengumpulan data meliputi dokumentasi, observasi, dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis melalui tiga tahapan utama, yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi untuk mendorong perkembangan sosial dan emosional anak. Strategi tersebut meliputi metode pembiasaan, pendekatan pembelajaran kolaboratif, kegiatan kerja kelompok, keterlibatan anak dalam pembuatan aturan kelas, serta penciptaan lingkungan belajar yang aman dan mendukung. Implementasi strategi-strategi ini membantu anak dalam mengembangkan keterampilan sosial, meningkatkan kesadaran emosional, serta membangun hubungan yang positif dengan teman sebaya dan lingkungan sekitar.Â
Pemanfaatan Tomat Dalam Pembuatan Nata De Tomato
Dewi Rofita;
Maria Fatima Mardina Angkur;
Yohana Enda Putri
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 1 No. 3 (2023): Mei : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51903/bersatu.v1i3.353
Tomato is a perishable and perishable fruit, so there is a need for other alternatives for its utilization. The alternative is a food product in the form of nata (Nata De Tomato). Nata is obtained from fermentation by the bacterium Acetobacter xylinum. Tomatoes contain carbohydrates as a substrate for forming nata. The purpose of this study was to determine the effect of using tomatoes on the thickness, weight, and fiber content of the nata layer. The research design used is factorial design with 3 variables and 2 levels. In this study, the fixed variables were used, namely the volume of the media 650 ml, the fermentation temperature of 30 ºC and the concentration of the starter (10% of the fermentation medium). While the changing variables were sugar concentration (5% and 8%), acidity level (3 and 5) and fermentation time (12 and 14 days). The observed aspect is the amount of yield of each variable. The results showed that the variable data that had an effect were sugar concentration, acidity level and fermentation time. Optimal conditions at a sugar concentration of 5%, pH = 3 and fermentation time is 14 days with a yield of 60.18%. While the chemical test results obtained in the form of a carbohydrate content of 7.25%; protein content 0.11%; 1.96% sucrose content and 97.20% water content.