Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pemanfaatan Media Online Pada Pembelajaran Sejarah Lokal Bahri, Bahri; Muh. Akbar; Rufer Firma Harianja
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.13032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan teknologi yang digunakan untuk mengajarkan sejarah lokal, khususnya melalui media online, dan menilai bagaimana hal tersebut mempengaruhi pendidikan. Metode yang digunakan adalah deskriptif pendekatan kualitatif dan tinjauan pustaka. Untuk mendeskripsikan metodologi pengumpulan data, berbagai sumber, termasuk buku, artikel, jurnal, dan sumber berita, dikaji. Hasil menunjukkan bahwa meskipun ada tren positif dalam penggunaan teknologi dalam pendidikan sejarah lokal, masih ada permasalahan yang harus diselesaikan, termasuk infrastruktur yang tidak memadai dan kapasitas teknologi di sekolah. Siswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih menarik dan mendalam ketika sejarah lokal diajarkan melalui aplikasi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR), namun hal ini memerlukan teknologi canggih dan koneksi internet yang handal. Meskipun masih ada kendala dalam persiapan siswa dan kesulitan teknis, kebijakan pembelajaran jarak jauh pemerintah selama pandemi COVID-19 mendorong guru untuk menggunakan teknologi di kelas dengan lebih kreatif. Studi ini menyoroti betapa pentingnya teknologi dan seberapa besar potensi yang dimilikinya untuk meningkatkan standar pengajaran sejarah lokal. Selain menghidupkan sejarah dan menjadikannya lebih relevan, materi pembelajaran yang interaktif dan berbasis teknologi dapat meningkatkan kemauan belajar siswa. Untuk sepenuhnya mewujudkan potensi ini, instruktur harus dilatih dalam penggunaan teknologi secara efektif dan sekolah harus memiliki infrastruktur teknologi yang lebih baik.
Pelatihan Penggunaan Mendeley Untuk Mendukung Penulisan Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah FIS-H UNIMA Akbar, Muh.; Harianja, Rufer Firma; Masitoh, Imas Siti; Mahartha, I Ketut Arya Sentana; Marian, Boni; Nurmutmainnah, A; Melfasari, Anisha
Humanis Vol 24, No 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/humanis.v24i2.77603

Abstract

Tujuan dari pengabdian Masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mahasiswa Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum dalam menggunakan aplikasi Mendeley untuk mendukung penulisan karya tulis ilmiah. Diharapkan dengan adanya pengabdian ini akan membantu mahasiswa Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum dalam proses penulisan karya tulis ilmiah dengan bantuan Mendeley. Kegiatan pengabdian ini terdiri dari tiga tahapan. Pertama Adalah persiapan, yang mencakup prosses penyusunan bahan dan mempersiapkan materi pelatihan, observasi lapangan. Tahap Kedua, Menyusun proposal dan pelaksanaan pengabdian. Ketiga, pelatihan penggunaan Mendeley. Peserta membuat artikel ilmiah dengan menggunakan Mendeley dengan baik dan tepat, sehingga kegiatan pengabdian ini dikatakan berhasil.
PANJALIN TRADITIONAL HOUSE SITE AS A MEANS OF LOCAL HISTORY EDUCATION FOR THE YOUNG GENERATION Imas Siti Masitoh; Aksilas Dasfordate; Rufer Firma Harianja; Rahmanul
Kalyanamitra: Journal of Archaeological Resource Management Vol. 1 No. 2 (2025): September
Publisher : Kalyanamitra: Journal of Archaeological Resource Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the Panjalin traditional house site and its potential as a means of local history education for the younger generation. The purpose of this research is to examine how the Panjalin traditional house site is a means of historical education for the community, especially in the Majalengka area. This research approach uses qualitative-descriptive methods and the researcher comprehensively collects and processes information using literature study, observations, and interviews. The results of this study show that the Panjalin traditional house site helps provide an overview of the history of Majalengka in the 15th century when the development of Islamic kingdoms in Indonesia and Dutch colonialism in the Cirebon sultanate area. The Panjalin traditional house site can be an alternative to learning local history for the younger generation, both at the school level or in general level in the Majalengka and surrounding areas. The Panjalin traditional house site has the potential to be an effective, more interesting, relaxed, and relevant historical education tool for the understanding of the history of the younger generation in Majalengka regarding the history of their community which is closer to their daily lives.
THE EFFECTIVENESS OF VIRTUAL REALITY LEARNING MEDIA BASED ON CANDI KEDATON MUARA JAMBI IN ENHANCING HISTORICAL AWARENESS OF SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS AT SMA PANGUDI LUHUR SEDAYU: Efektivitas Media Pembelajaran Virtual Reality Berbasis Candi Kedaton Muara Jambi dalam Meningkatkan Kesadaran Sejarah Siswa SMA Pangudi Luhur Sedayu Rufer Firma Harianja Rufer; muh. akbar; Boni Marian
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 10 No 3 (2026): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA) 
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v10i3.8152

Abstract

History learning in Indonesian senior high schools faces a paradox in which the curriculum mandates the formation of historical awareness while classroom practice still relies on conventional methods such as textbooks, slide presentations, and online videos. Local heritage sites that could anchor meaningful learning often remain geographically inaccessible to most students. This study addresses that gap by examining the effectiveness of a virtual reality learning medium based on Candi Kedaton Muara Jambi in enhancing the historical awareness of tenth-grade students at SMA Pangudi Luhur Sedayu. A 360-degree video integrated with virtual reality was developed using a Research and Development approach with the ADDIE model and was validated by media and content experts. The product was implemented through a quasi-experimental design involving 64 students divided into experimental and control classes of 32 students each. Historical awareness data were collected using a closed-ended questionnaire administered as pre-test and post-test, and the data were analysed using SPSS 25 with Kolmogorov-Smirnov, Levene, paired-sample t-test, and independent-sample t-test. The findings indicate that the experimental class improved from a mean of 75.83 to 84.91 while the control class moved from 74.96 to 78.53. The independent-sample t-test produced a significance value of 0.000, confirming that the virtual reality medium has a statistically significant effect on historical awareness. The novelty of this study lies in connecting students directly with a specific Hindu-Buddhist site located outside Java through immersive technology, focusing measurement on the affective construct of historical awareness, and providing strong empirical support through a rigorous quasi-experimental design.
Pendidikan di Sulawesi Selatan pada Awal Masa Kemerdekaan: Dinamika dan Tantangan (1945-1950) Muh. Akbar; Bahri Bahri; Rufer Firma Harianja; Amri Amri
Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 15 No. 2 (2026): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 15, Nomor 2, Tahun 2026
Publisher : Program Magister Pendidikan Sejarah FISH UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPS.152.13

Abstract

Pendidikan di Sulawesi Selatan pada masa awal kemerdekaan masih dalam keadaan yang sulit. Bangsa Indonesia pada awal kemerdekaan banyak mengalami kesulitan dimana banyak terjadi perubahan-perubahan yang tidak hanya terjadi dalam bidang pemerintahan saja tetapi juga dalam bidang pendidikan. Pendidikan nasional bertujuan untuk menciptakan warga negara yang sosial, demokratis, dan bertanggung jawab dan siap sedia menyumbangkan tenaga dan pikiran untuk negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem pendidikan di Sulawesi Selatan pada masa awal kemerdekaan, keadaan tenaga pendidik di Sulawesi Selatan pada masa awal kemerdekaan, dan kurikulum dan metode pengajaran di Sulawesi Selatan pada masa awal kemerdekaan, serta jenjang pendidikan. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterbatasan di masa awal kemerdekaan tetap mampu melahirkan fondasi pendidikan yang inklusif berkat komitmen kolektif antara negara dan masyarakat, tenaga pendidik di Sulawesi Selatan awal kemerdekaan yang terhambat kompetensi pascakolonial, adaptasi kurikulum, dan keterbatasan ekonomi berhasil diakomodasi melalui sinergi kebijakan pemerintah dan swadaya masyarakat, kurikulum dan pengajaran di Sulawesi Selatan pada awal kemerdekaan beralih ke pendekatan nasionalis partisipatif berbasis kearifan lokal, yang implementasinya ditopang oleh swadaya masyarakat akibat keterbatasan materi ajar, serta konsolidasi pendidikan di Sulawesi Selatan pada awal kemerdekaan berhasil mengatasi kendala geografis dan infrastruktur melalui sinergi sekolah formal, lembaga keagamaan, serta gerakan pemberantasan buta huruf berbasis komunitas. Hal ini mengimplikasikan perlunya penguatan basis sejarah dalam kebijakan Pendidikan saat ini, agar dapat memperkaya perspektif tentang bagaimana Pendidikan di Sulawesi Selatan telah berevolusi dari masa Kolonial menuju pembentukan identitas nasional yang lebih kuat.