Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengelolaan Pariwisata Danau Napangga Berkelanjutan Oleh Bumdes Di Kabupaten Rokan Hilir Rahmanul Rahmanul; Mayarni Mayarni
PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol. 7 No. 1 (2021): Publika : Jurnal Ilmu Administrasi Publik
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.83 KB) | DOI: 10.25299/jiap.2021.vol7(1).6774

Abstract

Lake tourism Napangga is a tourist destination located in Kepenghuluan Tanjung Medan, Rokan Hilir Regency. The lake which has an area of ​​296 hectares is managed by BUMDES Cahaya Napangga which was formed directly by the Kepenghuluan Tanjung Medan government. In its management, the BUMDES has several problems, namely in planning only prioritizing big events, promotions that are still micro, insufficient budget, and there is a flood disaster that inundated almost all existing facilities. The purpose of this study is to determine the sustainable management of Lake Napangga tourism in Kepenghuluan Tanjung Medan, Rokan Hilir Regency, as well as the inhibiting factors and supporting factors of sustainable Lake Napangga tourism management in Kepenghuluan Tanjung Medan, Rokan Hilir Regency. The theoretical concept used in this research is the concept of Sustainable Tourism from Muller in Kusbandrijo 2018. The methods used by researchers in this study are qualitative, and researchers conduct interviews, observations, and documentation in carrying out data collection techniques. The results obtained in this study are that the management carried out by BUMDES Cahaya Napaangga has carried out the performance according to the indicators set by the researchers, but in some cases there are still obstacles experienced by BUMDES, so that the management carried out is still not fully optimal.
Upaya Pencegahan Dan Penangulangan Covid-19 Dikecamatan Lintau Buo Utara Rahmanul Rahmanul
JOURNAL OF COMMUNITY SERVICES PUBLIC AFFAIRS Vol. 2 No. 1 (2021): JCSPA
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.499 KB) | DOI: 10.46730/jcspa.v2i1.38

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk membentuk kepedulian dalam memberdayakan dan mengedukasi masyarakat untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease 19(Covid-19) dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yaitu menjaga jarak fisik(Physical Distancing) dan memakai masker.Kegiatan ini  dilaksanakan di Kecamatan Lintau Buo Utara dengan judul program Upaya pencegahan dan penangulangan Covid-19 di Kecamatan Lintau Buo Utara. Program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi serta manfaat bagi masyarakat dalam pencegahan penularan Covid-19. Pelaksanaan program kerja Kukerta Relawan Desa Lawan Covid-19 dalam bentuk pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam jangka waktu 21 hari  mulai dari tanggal juni 2020 sampai. Beberapa program kerja yang dilaksanakan dalam kegiatan kukerta kerelawanan Covid-19 ini adalah pengecekan suhu tubuh masyarakat setempat, program wajib cuci tangan saat keluar masuk pasar, pembagian sarung tangan kepada para pedagang pasar,penyemprotan desinfektan yang dilakukan dimasjid, kantor walinagari, pasar serta fasilitas umum lainnya, pembuatan spanduk upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ,penempelan  stiker mengenai protokol kesehatan di tempat umum, pembuatan inovasi alat semprot sederhan desinfektan dari barang bekas. Secara umum kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan oleh Tim Kukerta, meskipun terdapat beberapa kegiatan yang dijalankan tidak sesuai dengan jadwal kegiatan yang telah direncanakan diawal karena faktor situasi dan kondisi.
SUSTAINABILITY INNOVATION DALAM PENERAPAN E-GOVERNMENT Rahmanul Rahmanul; Meyzi Heriyanto; Adianto Adianto
Jurnal Kebijakan Publik Vol 14, No 4 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkp.v14i4.8342

Abstract

Semakin meningkatanya jumlah penduduk di setiap wilayah juga akan beriringan dengan meningkatnya kebutuhan akan pelayanan publik. Dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kearah yang lebih baik pemerintah menerapkan konsep E-Government pada beberapa instansi nya. Konsep E-Government mengharuskan pengaplikasian teknologi pada setiap penyelenggaraan sistem pemerintahannya. Untuk mewujudkan konsep E-Government maka dibutuhkan inovasi-inovasi di dalam penyelenggaraan pelayanan tersebut, terutama pelayanan dibidang kesehatan. Salah satu instansi pemerintah yang bergerak dibidang kesehatan yaitu Rumah Sakit Daerah Madani Kota Pekanbaru yang mana dalam beberapa penyelenggaraan pelayanannya menggunakan konsep E-Government, salah satunya yaitu layanan Sistem Informasi Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien (SILAPIS KETAN). Oleh sebab itu tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis Sustainability Innovation dalam penerapan E-Government di Rumah Sakit Daerah Madani Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, dan menganalisis faktor penghambat dalam penerapan E-Government di Rumah Sakit Daerah Madani Kota Pekanbaru. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam pelaksanaannya, dari beberapa indikator yang telah ditetapkan bahwa inovasi SILAPIS KETAN dapat bersifat berkelanjutan, dikarenakan inovasi tersebut merupakan suatu layanan yang cukup penting dalam menghindari terjadinya insiden pada pasien di Rumah Sakit Daerah Madani Kota Pekanbaru. Namun disamping itu masih diperlukan beberapa perbaikan agar inovasi tersebut dapat berjalan lebih optimal.
Implementasi Kebijakan Sosial dalam Penanggulangan Gelandangan dan Pengemis di Kota Pekanbaru Ikhsan, Masrul; Kamaruddin, Kamaruddin; Nisaa, Fadhiilatun; Vio Vani, Resa; Rahmanul, Rahmanul
Iapa Proceedings Conference 2024: Resiliensi Indonesia dalam Pusaran Disrupsi Global
Publisher : Indonesian Association for Public Administration (IAPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30589/proceedings.2024.1050

Abstract

Gelandangan dan pengemis (gepeng) menjadi permasalahan sosial berdampak signifikan di kota-kota besar yang ada di Indonesia, termasuk di Kota Pekanbaru. Gepeng merupakan cerminan jumlah masyarakat miskin yang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi pelaksanaan kebijakan sosial yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru dalam menanggulangi gepeng, serta melakukan identifikasi kendala dan merekomendasikan solusi untuk meningkatkan efektivitas kebijakan di masa yang akan datang. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara secara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Hasil temuan penelitian menunjukkan kebijakan penertiban, rehabilitasi sosial, dan pemberdayaan ekonomi telah diterapkan di kota Pakanbaru, namun efektivitasnya belum optimal. Ditemukan bahwa masih kurangnya koordinasi antarinstansi, keterbatasan anggaran, dan rendahnya partisipasi masyarakat menjadi kendala utama dalam implementasi kebijakan Sosial. Untuk itu, diperlukan peningkatan koordinasi antarinstansi, alokasi anggaran yang lebih memadai, serta peningkatan edukasi masyarakat untuk meningkatkan efektivitas kebijakan sosial dalam menanggulangi gepeng di Kota Pekanbaru.
Analisis Kebijakan Smart Farming Dalam Perkembangan Pertanian Di Era Revolusi Industri 4.0 Rahmanul, Rahmanul; Daud, Daud; Ikhsan, Masrul
Bahasa Indonesia Vol 4 No 3 (2023): JAPS Desember 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/japs.v4i3.124

Abstract

Pertanian yang berkelanjutan dan efisien menjadi tujuan utama dalam pembangunan pertanian di Indonesia. Pertanian merupakan sektor yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia. Dalam upaya meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan ketahanan pangan, pemerintah Indonesia telah menerapkan kebijakan pelaksanaan smart farming. Salah satu hasil positif dari kebijakan pelaksanaan smart farming adalah peningkatan produktivitas pertanian di Indonesia. Petani juga dapat mengakses informasi tentang teknik budidaya terbaru, kebutuhan tanaman, dan manajemen hama penyakit secara real-time, yang membantu meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi. Potensi untuk mengembangkan smart farming di Indonesia sangat besar. Indonesia memiliki luas lahan pertanian yang luas, keanekaragaman komoditas pertanian, dan populasi petani yang besar juga. Penulisan paper ini menggunakan metode Studi Literatur dan konsep analisis William Dunn. Penulisan paper ini juga bertujuan untuk menganalisis sejauh mana penerapan konsep smart farming pada praktek pengelolaan pertanian Indonesia di era Revolusi Industri 4.0. dimana hal ini akan ditinjau dari peranan kebijakan smart farming dan dampak yang dihasilkan bagi petani. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa konsep smart farming dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan dari pertanian itu sendiri serta dapat meminimalisir dampak negatif yang akan terjadi.
Dynamic Policy Dalam Meningkatkan Blue Economy Di Desa Tertinggal Ikhsan, Masrul; Nisaa, Fadhiilatun; Rahmanul, Rahmanul; Vani, Resa Vio
Bahasa Indonesia Vol 5 No 3 (2024): JAPS Desember 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/japs.v5i3.184

Abstract

The blue economy concept is increasingly important in facing challenges in coastal areas, especially in underdeveloped areas such as North Rupat District, Riau Province. This research aims to analyze the role of dynamic policies in maximizing the potential of the blue economy and identify the inhibiting factors experienced. The method used is a qualitative approach with in-depth interviews. The research results show that responsive and flexible policies are needed to overcome various existing limitations, besides that the involvement of local communities in planning and managing marine resources is crucial for the success of the blue economy. Even though there is great potential in the fisheries and tourism sectors, challenges in infrastructure and technology are still the main obstacles in this regard.
Analisis Kebijakan Smart Farming Dalam Perkembangan Pertanian Di Era Revolusi Industri 4.0 Rahmanul, Rahmanul; Daud, Daud; Ikhsan, Masrul
Jurnal Administrasi Politik dan Sosial Vol 4 No 3 (2023): JAPS Desember 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/japs.v4i3.124

Abstract

Pertanian yang berkelanjutan dan efisien menjadi tujuan utama dalam pembangunan pertanian di Indonesia. Pertanian merupakan sektor yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia. Dalam upaya meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan ketahanan pangan, pemerintah Indonesia telah menerapkan kebijakan pelaksanaan smart farming. Salah satu hasil positif dari kebijakan pelaksanaan smart farming adalah peningkatan produktivitas pertanian di Indonesia. Petani juga dapat mengakses informasi tentang teknik budidaya terbaru, kebutuhan tanaman, dan manajemen hama penyakit secara real-time, yang membantu meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi. Potensi untuk mengembangkan smart farming di Indonesia sangat besar. Indonesia memiliki luas lahan pertanian yang luas, keanekaragaman komoditas pertanian, dan populasi petani yang besar juga. Penulisan paper ini menggunakan metode Studi Literatur dan konsep analisis William Dunn. Penulisan paper ini juga bertujuan untuk menganalisis sejauh mana penerapan konsep smart farming pada praktek pengelolaan pertanian Indonesia di era Revolusi Industri 4.0. dimana hal ini akan ditinjau dari peranan kebijakan smart farming dan dampak yang dihasilkan bagi petani. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa konsep smart farming dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan dari pertanian itu sendiri serta dapat meminimalisir dampak negatif yang akan terjadi.
Dynamic Policy Dalam Meningkatkan Blue Economy Di Desa Tertinggal Ikhsan, Masrul; Nisaa, Fadhiilatun; Rahmanul, Rahmanul; Vani, Resa Vio
Jurnal Administrasi Politik dan Sosial Vol 5 No 3 (2024): JAPS Desember 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/japs.v5i3.184

Abstract

The blue economy concept is increasingly important in facing challenges in coastal areas, especially in underdeveloped areas such as North Rupat District, Riau Province. This research aims to analyze the role of dynamic policies in maximizing the potential of the blue economy and identify the inhibiting factors experienced. The method used is a qualitative approach with in-depth interviews. The research results show that responsive and flexible policies are needed to overcome various existing limitations, besides that the involvement of local communities in planning and managing marine resources is crucial for the success of the blue economy. Even though there is great potential in the fisheries and tourism sectors, challenges in infrastructure and technology are still the main obstacles in this regard.
Peran KPK dalam Menangani Kasus Korupsi di Indonesia Rahmanul Rahmanul; Adianto Adianto
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 5 No. 1 (2020): May
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/fpb.v5i1.784

Abstract

The role of corruption is a very significant focus in a country based on law, even a measure of the success of a government. One very important element of law enforcement in a country is the war on corruption, because corruption is a cancer that is immune, widespread, permanent and damages all aspects of life as a nation and state including the economy and spatial planning. This research uses a qualitative method with a descriptive approach. The results of this study are the discovery of several cases that were successfully handled by the KPK and this is the result of a good representation of the tasks and functions carried out by the agency..
PANJALIN TRADITIONAL HOUSE SITE AS A MEANS OF LOCAL HISTORY EDUCATION FOR THE YOUNG GENERATION Imas Siti Masitoh; Aksilas Dasfordate; Rufer Firma Harianja; Rahmanul
Kalyanamitra: Journal of Archaeological Resource Management Vol. 1 No. 2 (2025): September
Publisher : Kalyanamitra: Journal of Archaeological Resource Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the Panjalin traditional house site and its potential as a means of local history education for the younger generation. The purpose of this research is to examine how the Panjalin traditional house site is a means of historical education for the community, especially in the Majalengka area. This research approach uses qualitative-descriptive methods and the researcher comprehensively collects and processes information using literature study, observations, and interviews. The results of this study show that the Panjalin traditional house site helps provide an overview of the history of Majalengka in the 15th century when the development of Islamic kingdoms in Indonesia and Dutch colonialism in the Cirebon sultanate area. The Panjalin traditional house site can be an alternative to learning local history for the younger generation, both at the school level or in general level in the Majalengka and surrounding areas. The Panjalin traditional house site has the potential to be an effective, more interesting, relaxed, and relevant historical education tool for the understanding of the history of the younger generation in Majalengka regarding the history of their community which is closer to their daily lives.