Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL OLEH GURU PAI DALAM INTERNALISASI KARAKTER SISWA YANG BERBUDI LUHUR DI SMA N 01 KAJEN Kistanti; Sasa Refiatul Alfianti; Rosalina; Nur Laila Ana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.46836

Abstract

Islamic Religious Education (PAI) plays a strategic role in shaping students' personalities and characters in line with Islamic values, not just limited to cognitive aspects. However, the main challenge arises in students' ability to implement and actualize these values in everyday life. Therefore, a learning strategy is needed that can encourage students to build understanding through direct experience and reflection in real contexts. The purpose of this study is to describe the implementation of contextual teaching and learning (CTL) strategies by Islamic Religious Education teachers in internalizing virtuous character in students at SMA Negeri 1 Kajen. The study used a descriptive qualitative method with structured interviews as the data collection technique. Data analysis was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions according to the Miles and Huberman model. Based on the results of the study, the CTL strategy was implemented through strengthening real-world practices, analyzing actual phenomena, and habituating positive activities such as regular worship and environmental cleanliness. Although there were obstacles in the form of a 25% planning discrepancy due to the dynamics of adolescent social interactions and time constraints, this strategy proved effective in transforming religious theory into real-life student behavior. It can be concluded that the implementation of the CTL strategy significantly facilitates student character development by integrating knowledge, attitudes, and skills. This approach ensures that Islamic values are more firmly embedded through direct experiences relevant to everyday life.
Pelatihan Pemanfaatan Botol Plastik Bekas Menjadi Tempat Pensil bagi Siswa Kelas 7E MTs Terpadu Plus Gondang Nisfu Istiqomah; Hifni Laila Nashifah; Nisrina Luthfiya Azam; Sasa Refiatul Alfianti; Ferida Rahmawati
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2025): Desember-Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v6i1.2453

Abstract

Sampah plastik menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang paling mendesak di zaman sekarang. Pengelolaan limbah plastik yang tidak baik dapat menimbulkan efek buruk bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan inovasi edupreneurship dengan memanfaatkan botol plastik bekas sebagai tempat pensil untuk siswa-siswi kelas 7E di MTs Terpadu Plus Ponpes Modern Gondang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru pembimbing serta siswa yang berpartisipasi dalam kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil membangun kreativitas, kolaborasi, dan kepedulian terhadap lingkungan di kalangan siswa. Proses pembuatan tempat pensil dari botol plastik bekas tidak hanya menghasilkan produk yang fungsional dan menarik tetapi juga berfungsi sebagai metode pembelajaran berbasis proyek yang efisien untuk mengembangkan karakter serta jiwa kewirausahaan para peserta didik. Inovasi ini memberikan dampak positif pada peningkatan kesadaran lingkungan serta kemampuan berpikir kritis dan mandiri siswa. Oleh karena itu, kegiatan ini dapat dijadikan model pembelajaran yang berkelanjutan untuk mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan, kewirausahaan, dan kepedulian terhadap lingkungan di sekolah.
IMPLEMENTASI MEDIA KARTU AKHLAK DALAM MENANAMKAN AKHLAKUL KARIMAH DI TPQ AL-HIDAYAH MENJANGAN Kharismatul Khasanah; Abdan Syakuro; Zahwa Ardhinia Naisa; Sasa Refiatul Alfianti; Ferida Rahmawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 2 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i2.52929

Abstract

This study aims to analyze the implementation of character-building flashcards in instilling good moral values in early childhood students at TPQ Al-Hidayah Menjangan. This study employs a qualitative approach using field research. The research subjects consist of TPQ students and teachers who were purposively selected based on their involvement in the character education learning process. Data collection was conducted through observation, direct practice of applying the moral character card media, and documentation. Observation was used to observe the children’s responses and engagement; direct practice was conducted through activities involving the introduction, categorization, and simple evaluation of cards depicting praiseworthy and blameworthy behaviors; while documentation was used to support the field data. Data were analyzed using qualitative descriptive methods through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results indicate that the moral values card medium is effective in enhancing children’s enthusiasm, active engagement, and understanding of akhlakul karimah values. Children can identify and distinguish between virtuous behaviors such as honesty, politeness, and respecting parents, as well as undesirable behaviors such as lying and disobedience. This medium also contributes to cognitive, social, and interpersonal intelligence development through play-based learning. These findings suggest that visual-interactive media are more effective in the internalization of moral values compared to conventional methods. Factors supporting implementation include teachers setting a good example and engaging teaching materials, while the main obstacles are differences in children’s abilities and limited attention spans.
PERAN EVALUASI PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Ananda Suci Rahmania; Yusnita Hikmawati; Alfaina Mafazah Musallamah; Syfa Maulidiyah; Siti nur azizah; Alis Kholisoh; Sasa Refiatul Alfianti; Ridho Riyadi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Posted
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.58504

Abstract

Evaluasi pendidikan merupakan komponen strategis dalam sistem pembelajaran modern yang berperan sebagai dasar pengambilan keputusan untuk meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Dalam paradigma pendidikan abad ke-21, evaluasi tidak lagi dipahami sebatas proses pengukuran hasil belajar, melainkan sebagai instrumen komprehensif untuk menilai efektivitas proses pembelajaran, memperbaiki strategi pengajaran, meningkatkan kompetensi pendidik, serta mengoptimalkan capaian belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hakikat evaluasi pendidikan dalam konteks pendidikan modern, mengkaji mekanisme evaluasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, mengidentifikasi dampak evaluasi terhadap hasil belajar peserta didik, serta menguraikan tantangan dan solusi implementasi evaluasi pendidikan di lapangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) melalui penelaahan berbagai artikel ilmiah nasional dan internasional. Analisis dilakukan melalui tahapan identifikasi literatur, seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, evaluasi kualitas artikel, sintesis temuan, serta analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa evaluasi pendidikan telah berkembang dari pendekatan yang berorientasi pada pengukuran menuju evaluasi autentik yang mendukung peningkatan mutu pembelajaran. Implementasi evaluasi yang efektif mampu memperbaiki strategi pembelajaran melalui asesmen formatif, pemberian umpan balik, dan refleksi pembelajaran sehingga berdampak positif terhadap motivasi belajar, keterlibatan peserta didik, kompetensi guru, serta peningkatan hasil belajar. Di sisi lain, implementasi evaluasi masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan kompetensi pendidik, budaya asesmen yang berorientasi pada nilai akhir, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Tantangan tersebut dapat diatasi melalui peningkatan kompetensi profesional guru, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan kebijakan evaluasi di tingkat satuan pendidikan. Dengan demikian, evaluasi pendidikan merupakan instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar peserta didik apabila dirancang dan dilaksanakan secara sistematis, objektif, autentik, dan berkelanjutan.