Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Studi Fenomenologi Peran Perawat pada Pelaksanaan Discharge Planning dalam Asuhan Keperawatan di RS X: Phenomenology Study of The Role of Nurses in The Implementation of Discharge Planning In Nursing Care at Hospital X Cecillia Heni Agustinawati; Asnet Leo Bunga; Indriati Kusumaningsih
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.232 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2253

Abstract

Latar Belakang: Discharge Planning adalah proses perencanaan sistematik yang dipersiapkan bagi pasien untuk meninggalkan instansi rumah sakit sehingga dapat mempertahankan keberlangsungan keperawatan di rumah. Pelaksanaan discharge planning yang optimal diharapkan dapat memandirikan pasien. Perawat mempunyai peranan penting sebagai sentral kolaborasi interprofesional yang pada pelaksanaan discharge planning berkesinambungan dengan pencatatan edukasi terpadu yang terintegrasi dalam asuhan keperawatan. Namun catatan edukasi terpadu belum terlaksana secara optimal, hal ini masih perlu dianalisis hambatannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran perawat pada pelaksanaan discharge planning dalam asuhan keperawatan. Metode: Desain penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan data dilakukan pada bulan Juni – Agustus 2021. Partisipan yang terlibat dalam wawancara mendalam secara semi terstruktur sebanyak 8 partisipan, dengan peringkat fungsi II dan III yang memiliki pendidikan D3 Keperawatan dan Ners yang berpengalaman kerja minimal 3 tahun. Data penelitian dianalisis menggunakan software nvivo 12 plus. Penelitian ini mengeksplorasi 7 peran perawat, yakni peran sebagai pemberi asuhan keperawatan, advokator, edukator, koordinator, kolaborator, konsultan, dan peneliti. Hasil: penelitian ada 2 hambatan, yakni hambatan dalam pencatatan edukasi terpadu yang disebabkan situasi ruangan yang repot, kurangnya motivasi perawat, waktu dan beban kerja, ketenagaan yang tidak mencukupi serta hambatan dalam pemahaman tentang discharge planning. Kesimpulan: Hambatan pelaksanaan discharge planning dalam asuhan keperawatan di RS X, yakni hambatan pencatatan dalam formulir catatan edukasi terpadu dan pemahaman terhadap konsep discharge planning, sehingga perlu untuk menelaah lebih lanjut terkait kebijakan, SOP serta panduan pelaksanaan discharge planning dalam asuhan keperawatan dengan cara melakukan pendidikan dan pelatihan, seminar atau webinar bagi seluruh perawat khususnya bagi perawat yang baru agar dapat meningkatkan pemahamannya pada pelaksanaan discharge planning dalam asuhan keperawatan serta menyediakan sarana dokumentasi atau formulir yang mudah dimengerti untuk digunakan sebagai pencatatan discharge planning pada catataan edukasi terintegrasi.
Analisis Faktor Waktu Tunggu Pelayanan Rawat Jalan : Literature Review: The Factor Analysis of Waiting Time for Out Patient Services : Literature Review Kristina Supriyati; Indriati Kusumaningsih
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4174

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan rawat jalan merupakan salah satu unit penyumbang pasien terbesar dan merupakan citra terdepan rumah sakit dalam system pelayanan kesehatan sehingga harus dikelola dengan managemen mutu pelayanan yang baik. Sistem antrian di rumah sakit menjadi permasalahan yang masih terjadi. Hal ini dikarenakan waktu tunggu pasien sejak mendaftar sampai ruang pemeriksaan lebih lama dari tindakan pelayanan yang diterima. Tujuan: Untuk mengetahui peningkatan pelayanan rawat jalan adalah dengan memperbaiki waktu tunggu sebagai bentuk pelayan prima yang diberikan oleh Rumah Sakit. Factor yang memepengaruhi waktu tunggu pelayanan rawat jalan adalah pelayanna administrasi, sumber daya manusia yang terampil dan sarana prasarana yang mendukung pelayanan. Metode: Jurnal yang digunakan dalam literature review berjumlah 20 jurnal. Penulusuran jurnal dilakukan melalui tiga database yaitu EBSCO, ProQuest, dan Google Scholar. Hasil: Berdasarkan kasus yang ada dan pengumpulan jurnal terhadap analisis factor waktu tunggu pelayanan rawat jalan menunjukan data yang bervariasi. Kesimpulkan: Faktor proses administrasi pendaftaran, sumber daya manusia dan sarana pra sarana adalah faktor yang berhubungan dengan lama waktu tunggu pasien di unit rawat jalan.