Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Ketersediaan dan Keterjangkauan Sekolah Menengah Bagi Masyarakat Lokal di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Masyhuri Masyhuri; Suud Suud; Muhammad Ilyas; Jepri Utomo; Mila Noviana; Zilly Arsyika Masyhuri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.2457

Abstract

Penelitian ini mengkaji aksesibilitas fisik sekolah menengah (SMP, SMA/MA, SMK) bagi masyarakat lokal di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika fokus studi: Desa Kute, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Tujuan penelitian adalah (1) memetakan ketersediaan fasilitas pendidikan menengah di wilayah studi, (2) mengukur aksesibilitas fisik (jarak tempuh, waktu tempuh, sarana transportasi, kondisi jalan, dan hambatan infrastruktur), dan (3) mengidentifikasi kelompok penduduk yang mengalami kesulitan akses. Metode yang dipakai adalah survei lapangan, wawancara semi terstruktur dengan pemangku kepentingan, observasi fasilitas, dan analisis spasial sederhana (buffer radius 5–10 km). Hasil menunjukkan bahwa meskipun jumlah gedung sekolah menengah relatif memadai secara kuantitatif, terdapat kesenjangan aksesibilitas untuk masyarakat lokal yang tinggal di wilayah pesisir dan juga perbukitan yang disebabkan keterbatasan transportasi, kondisi jalan, dan kapasitas ruang kelas. Rekomendasi meliputi pengembangan layanan transportasi sekolah berbasis komunitas, penambahan unit ruang kelas di titik bottleneck, serta penguatan program SMK vokasi yang responsif kebutuhan KEK.
Habituasi Karakter Siswa: Konstruksi Budaya Sekolah dalam Membentuk Sikap Disiplin dan Tanggung Jawab Rosita Rosita; Riri Putri Apriliani; Dini Amallya; Jepri Utomo; Mila Noviana
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 3 (2026): JUNI
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i3.2519

Abstract

School culture is a set of values, norms, habits, and interaction patterns that develop within the educational environment and play a significant role in shaping students’ character. A positive school culture can foster students’ internalization of social values such as discipline, responsibility, cooperation, tolerance, honesty, and respect in their daily lives. This study aims to analyze how school culture plays a role in shaping students’ attitudes of discipline and responsibility through various activities implemented within the school environment. The method used is a literature review, examining various journals, scientific articles, and relevant sources that discuss school culture in shaping students’ attitudes of discipline and responsibility. School culture plays a role in shaping students’ character of discipline and responsibility through teacher role models, the implementation of school rules, routine activities, positive habits, and the creation of harmonious social interactions among school members. A conducive school environment can encourage students to understand, apply, and maintain social values in various social situations, both at school and in the community. Conversely, a less supportive school culture can hinder students’ social development and character. Thus, school culture is a crucial factor in developing a generation that not only excels academically but also possesses strong character traits of discipline and responsibility. Strengthening a positive school culture needs to be continuously developed as part of efforts to improve the quality of character education in schools.
Nilai-Nilai Religi dalam Tradisi Ziarah Makam Wali Nyato’ di Desa Rembitan Pujut ayi nisfatullaili_10; Mamduhatussyahab; Yohan Pamor Nurani; Mila Noviana; Jepri Utomo
Indonesian Culture and Religion Issues Vol. 3 No. 1 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/diksima.v3i1.317

Abstract

Tradisi ziarah makam wali merupakan salah satu praktik keagamaan yang masih lestari dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Namun, dalam konteks pendidikan modern, pemanfaatan tradisi lokal sebagai sumber pembelajaran nilai masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai religius dalam tradisi ziarah di Makam Wali Nyato’ di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, serta mengkaji relevansinya sebagai sumber pembelajaran dalam pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipasi pasif wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap penjaga makam, peziarah, dan masyarakat setempat yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ziarah yang dilaksanakan setiap hari Rabu ini mengandung nilai-nilai religius yang mencakup beberapa nilai. Nilai nilai tersebut tercermin dalam aktivitas doa, dzikir, gotong royong, sedekah, makan bersama (begibung), serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan makam. Selain itu, tradisi ini juga berfungsi sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial dan identitas budaya masyarakat Sasak. Dalam konteks pendidikan, nilai-nilai tersebut memiliki potensi untuk diintegrasikan sebagai sumber belajar dalam membentuk sikap sosial, religius, dan tanggung jawab peserta didik.
Pembelajaran Digital di Perguruan Tinggi: Eksplorasi Pengalaman Mahasiswa dalam Penggunaan LMS Berajah Mila Noviana; Nursaptini Nursaptini; Agung Firmansyah Agung Firmansyah; Alviona Putri Rengganis
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.15015

Abstract

Perkembangan pembelajaran digital di Perguruan Tinggi menuntut pemanfaatan Learning Management System (LMS) yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana teknis, tetapi juga mampu mendukung pengalaman belajar mahasiswa secara efektif dan bermakna. Universitas Mataram telah mengembangkan LMS Berajah sebagai platform pembelajaran digital, namun kajian empiris mengenai pengalaman mahasiswa sebagai pengguna utama LMS tersebut masih terbatas. Penelitian ini menjadi penting untuk mengevaluasi dan mengembangkan LMS Berajah agar selaras dengan kebutuhan pembelajaran mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman mahasiswa dalam menggunakan LMS Berajah sebagai media pembelajaran digital. Metode penelitian yang digunakan adalah desain fenomenologi untuk menggali secara mendalam pengalaman dan makna penggunaan LMS Berajah melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen pembelajaran. Teknik purposive sampling digunakan untuk mendapatkan 30 informan penelitian. Hasil penelitian yaitu mahasiswa memiliki persepsi tentang pengalaman kemudahan akses pembelajaran dan fleksibilitas belajar, interaksi pembelajaran, kendala teknis, dan kemandirian belajar. Pengalaman mahasiswa dalam penggunaan LMS Berajah menunjukkan sifat dilematik karena memberikan manfaat pembelajaran sekaligus menghadirkan tantangan.
Hubungan revolusi pembelajaran digital terhadap kemandirian belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi kelas XI di kota mataram Rosa Yuniarti; Sukardi Sukardi; Mila Noviana
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.15051

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara revolusi pembelajaran digital terhadap kemandirian belajar pada mata pelajaran Sosiologi guna mengatasi persoalan inisiatif serta ketergantungan dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini mencakup 5.117 siswa dari SMA Negeri kelas XI di Kota Mataram. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 371 siswa. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas dengan hasil yang dinyatakan valid dan reliabel. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Skala Likert melalui Google Form dan dianalisis menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat signifikan antara revolusi pembelajaran digital dengan kemandirian belajar siswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,207 (0,207 > 0,102 r tabel) dan nilai signifikansi 0,01 (0,01 < 0,05). Simpulan penelitian ini secara tegas menyatakan bahwa revolusi pembelajaran digital memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kemandirian belajar. Hal ini membuktikan secara nyata bahwa optimalisasi teknologi dan pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital memiliki kontribusi dalam meningkatkan kemandirian belajar. Oleh karena itu, transformasi digital merupakan instrumen yang efektif dalam mendorong tanggung jawab serta inisiatif belajar secara mandiri bagi siswa di era modern.
Pengaruh Metode Window Shopping berbantuan Media Padlet Terhadap keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi Alviona Putri Rengganis; Sukardi; Mila Noviana
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.15313

Abstract

Rendahnya keaktifan belajar siswa di kelas menyebabkan siswa kurang terlibat dalam proses pembelajaran, baik dalam kegiatan diskusi maupun dalam memahami materi yang diajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode window shopping berbantuan media Padlet terhadap keaktifan belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain posttest only with non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS di MAN 2 Mataram, dengan sampel yang diambil menggunakan teknik simple random sampling sehingga diperoleh dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi keaktifan belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji persyaratan analisis berupa uji normalitas dan uji homogenitas, kemudian dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan uji t dua sampel independen (independent sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen (87,14) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (71,19). Selain itu, diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05 dan nilai Thitung (10,923) > Ttabel (1,669), sehingga Ho ditolak. Dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran window shopping berbantuan media Padlet berpengaruh signifikan terhadap keaktifan belajar siswa di MAN 2 Mataram.
Pengaruh Model Flipped Problem Based Learning (FPBL) Dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Rozy Mursyidan Anfasah; Sukardi; Mila Noviana
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.15314

Abstract

Salah satu masalah yang sering terjadi di sekolah adalah rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Flipped Problem Based Learning (FPBL) dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis eksperimen semu dengan rancangan faktorial 2x2. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS di MAN 1 Mataram. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling setelah melakukan penyepadanan kelas, dimana kelas XI IPS 1 ditetapkan sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPS 3 ditetapkan sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian ini menggunakan tes pilihan ganda dan angket dengan skala likert yang sudah memenuhi kualitas instrumen. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik deskriptif, Uji Two Way Anova, dan uji lanjutan berupa uji tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh model FPBL terhadap hasil belajar siswa (nilai sig. 0,001 < 0,05); (2) Ada pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa (nilai sig. 0,001 < 0,05); (3) Tidak ada interaksi model FPBL dengan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa (nilai sig. 0,078 > 0,05); (4) Pada siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi, ada perbedaan hasil belajar antara yang menggunakan model FPBL dengan yang tidak (nilai sig. 0,001 < 0,05); (5) Pada siswa yang memiliki motivasi belajar rendah, ada perbedaan hasil belajar yang menggunakan model FPBL dengan yang tidak (nilai sig. 0,011 < 0,05).
INOVASI ICE LIME TEA CHIA SEED SEBAGAI MINUMAN SEHAT DENGAN PEMANIS STEVIA Mila Noviana; Baiq Maria Estiani
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.340

Abstract

Modern lifestyle changes that tend to consume high-sugar, low-nutrient drinks contribute to an increased risk of health problems, particularly heart disease. This study aims to develop an innovative functional drink, Ice Lime Tea Chia Seed, sweetened with stevia as a healthy and nutritious alternative drink that supports heart health. This product combines tea, lime, chia seeds, and stevia, which are known to contain antioxidants, fiber, omega-3, and are low in calories and sugar. The research method was carried out through descriptive product formulation stages. The development results show that the Ice Lime Tea Chia Seed drink has a fresh taste, is low in sugar, and contains nutrients that have the potential to help maintain heart health, improve body hydration, and support a healthy lifestyle. The use of stevia as a natural sweetener also provides added value because it is safer for consumers who limit their sugar consumption. Thus, this beverage innovation is expected to be a functional beverage solution that is healthy, practical, and in accordance with the needs of society in the modern era.