Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

The Effectiveness of Teachers’ Use of Lecture Model Combined with Cooperative Learning Method for Enhancing Students’ Problem-Solving Skills in Physics Rahmi Putri Z; Jumadi Jumadi; Ariswan Ariswan; Ratnasari Ratnasari; Depi Oktasari
Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Vol 5 No 2 (2019): JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika), Volume 5 Issue 2, D
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.222 KB) | DOI: 10.21009/1.05203

Abstract

This study investigates the effect of the use of teachers’ Lecture models combined with cooperative learning methods to improve students’ problem-solving skills in physics compare with the control group who were not exposed to the lecture model combined with cooperative learning methods from effect size value. The research method was a quasi-experimental research. The sample consisted of 33 students of 10th grade in middle schools (senior high school), SMAN 1 Sungai Penuh, Jambi Province where they ware learn at work and energy concept. Students' achievements, as well as their problem-solving skills of work and energy concept were assessed by pretest-posttest with an essay test. The results showed that the experimental group’s learning process has a high effect size value to problem-solving skills more than control group learning process. That shows the lecture model combined with cooperative learning method more effective than lecture model.
Pengembangan dan Validasi Instrumen Tes untuk Mengukur Keterampilan Menyelesaikan Masalah Peserta Didik SMA pada Pelajaran Fisika rahmi putri z; R Sari; Jumadi Jumadi; Ariswan Ariswan
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 11, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v11i1.3993

Abstract

Abstrak: Keterampilan menyelesaikan masalah adalah salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki oleh peserta didik untuk dapat melanjutkankan ke pendidikan yang lebih tinggi dan kebutuhan dimasa mendatang. Adapun instrumen penilaian yang baik diperlukan guru untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan keterampilan yang dicapai peserta didik. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan instrumen penilaian yang valid digunakan untuk mengukur keterampilan menyelesaikan masalah peserta didik fisika berdasarkan para ahli dan uji empiris. Jenis penelitian merupakan penelitian R & D dengan pendekatan 4D. Penelitian ini menggunakan 7 orang validator dan subjek uji empiris terdiri atas 200 orang peserta didik kelas XI SMA. Data dikumpulkan dengan lembar validasi dan instrumen penilaian. Data hasil validasi ahli di analisis menggunakan V’Aiken, dan data uji empiris di analisis menggunakan teori respon butir. Adapun hasil penelitian menjelaskan bahwa instrumen penilaian yang dikembangkan telah valid menurut para ahli dengan nilai validasi antara 0,93 sampai 1. Adapun berdasarkan uji empiris didapatkan dari 15 butir pertanyaan tes terdapat 2 butir pertanyaan yang tidak valid dan harus dibuang. Nilai reliabilitas berdasarkan uji empiris adalah 0,83 berada pada kategori tinggi yang menunjukkan instrumen dapat digunakan. Kata Kunci: Pengembangan dan Validasi, Instrumen Penilaian, Keterampilan Menyelesaikan MasalahAbstract: Problem solving skills are one of the important skills that students need to have to be able to continue to higher education and needs in the future. The good assessment instrument is needed by the teacher to determine the level of knowledge and skills achieved by the students. The purpose of this study is to produce a valid assessment instrument used to measure problem solving skills of physics students based on experts and empirical tests. This type of research is an R & D study with a 4D approach. This study uses 7 validators and empirical test subjects consisting of 200 students of class XI senior high school. Data is collected with validation sheets and assessment instruments. The data from expert validation were analyzed using V’Aiken, and empirical test data was analyzed using item response theory. The results of the study explain that the assessment instruments developed have been valid according to experts with validation values between 0.93 to 1. As for the empirical tests obtained from 15 test questions there are 2 items that are invalid and must be discarded. The reliability value based on the empirical test is0.83 in the high category which shows the instrument can be used.Keywords: Developing and Validation, Instrument Test, Problem Solving Skills
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA BERBASIS PROBLEM BASED INSTRUCTION (PBI) MATERI FLUIDA STATIS Z, Rahmi Putri; -, Jufrida; -, Darmaji
EduFisika: Jurnal Pendidikan Fisika Vol 1 No 2 (2016): Edufisika: Jurnal Pendidikan Fisika Volume 01 Nomor 02, Desember 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.47 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKS berbasis Problem Based Instruction (PBI) materi fluida statis kelas X SMA yang valid dan layak digunakan dan untuk mengetahui persepsi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang menggunakan model pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, and Disseminate). Penelitian ini hanya sampai pada tahapan Develop. Adapun tahap pengembangan pada penelitian ini terdiri dari analisis awal-akhir, analisis siswa, analisis tugas, analisis konsep, membuat spesifikasi tujuan, membuat rancangan awal LKS sesuai dengan jenis LKS dan format yang dipilih, validasi ahli, dan uji pengembangan. Hasil penelitian ini adalah lembar kegiatan siswa berbasis Problem Based Instruction (PBI). Spesifikasi yang terdapat di LKS berbasis Problem Based Instruction (PBI) yaitu judul, petunjuk belajar, KD dan indikator, informasi pendukung, langkah-langkah kegiatan sesuai dengan pada Problem Based Instruction (PBI) (Permasalahan, Hipotesis, Penyelidikan, Membuat Laporan dan Menyajikan Karya, Analisis dan Evaluasi). Setelah dilakukan validasi maka dinyatakan valid dan layak digunakan. Hasil uji persepsi siswa terhadap aspek desain pembelajaran 79,14% (baik), aspek materi 80,49% (baik), aspek keterbacaan LKS 84,05% (sangat baik) , dan visualisasi LKS 77,96% (baik). Berdasarkan hasil yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa LKS berbasis Problem Based Instruction (PBI) materi fluida statis kelas X SMA valid dan layak digunakan. Untuk melihat keefektifan dari LKS yang telah dikembangkan, diharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk melakukan uji coba penggunaan LKS di kelas.   Kata Kunci: LKS, PBI, Fluida Statis
Analisis Kebutuhan Mahasiswa terhadap Bahan Ajar sebagai Dasar Pengembangan E- Modul Fisika Kesehatan AJ, Suharli; Furqon, M; Lestari, Neneng; Rosa Winda, Febrina; Rahmayani, Fadillah; Putri.Z, Rahmi
Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF) Vol. 6 No. 2 (2025): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jlpf.v6i2.5582

Abstract

Pembelajaran Fisika Kesehatan di perguruan tinggi masih menghadapi kendala berupa kompleksitas materi dan terbatasnya bahan ajar kontekstual yang berdampak pada rendahnya pemahaman konsep serta kemandirian belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan mahasiswa terhadap bahan ajar sebagai dasar pengembangan e-modul interaktif yang relevan, kontekstual, dan mendukung pembelajaran mandiri. Penelitian dilaksanakan pada Mei 2025 di Program Studi Pendidikan Fisika, FKIP Universitas Jambi dengan metode deskriptif eksploratif. Subjek penelitian adalah 24 mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling, sedangkan data dikumpulkan menggunakan lembar observasi awal dan angket kebutuhan, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa membutuhkan modul yang mudah diakses, bersifat interaktif, relevan dengan riset terbaru, serta dilengkapi dukungan visual dan multimedia yang menarik. Temuan ini menegaskan pentingnya bahan ajar yang selaras dengan karakteristik dan preferensi mahasiswa. Berdasarkan hasil tersebut, direkomendasikan pengembangan sekaligus uji coba e-modul Fisika Kesehatan berbasis potensi lokal, teknologi inovatif, dan keterampilan abad ke-21 untuk memperkuat pemahaman konseptual, meningkatkan kemandirian belajar, serta membangun kompetensi aplikatif mahasiswa.
Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Elektronik Terintegrasi Etnosains Menggunakan FlipHTML5 Jufrida Jufrida; Suharli AJ; Darmaji Darmaji; M Hidayat; M Furqon; Febrina Rosa Winda; Fadillah Rahmayani; Rahmi Putri.Z
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i3.2096

Abstract

Pelatihan pengembangan bahan ajar elektronik terintegrasi etnosains dengan memanfaatkan aplikasi FlipHTML5 telah dilaksanakan di MA Negeri 1 Sarolangun dengan melibatkan guru-guru sebagai peserta. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang bahan ajar elektronik yang memadukan unsur etnosains dengan dukungan teknologi digital. Metode pelatihan menggunakan model pendampingan yang meliputi presentasi, diskusi, serta praktik pengembangan bahan ajar berbasis FlipHTML5. Untuk mengetahui efektivitas kegiatan, dilakukan pre-test dan post-test guna mengukur peningkatan pemahaman konseptual dan keterampilan praktis guru. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan dengan perolehan N-Gain sebesar 0,84 atau setara dengan efektivitas 84%. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan efektif dalam memperkuat pemahaman dan keterampilan guru dalam mengembangkan bahan ajar elektronik terintegrasi etnosains. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya memberikan pemahaman teoretis, tetapi juga membekali guru dengan keterampilan praktis dalam merancang, mengimplementasikan, serta mengevaluasi bahan ajar elektronik yang lebih kontekstual dan bermakna.
PERSPEKTIF SISWA KELAS VIII SMP N 7 MUARO JAMBI TERHADAP MODUL PEMBELAJARAN MENDALAM TERINTEGRASI PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI GELOMBANG Citra; Rahmi Putri Z
Jurnal Sains dan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Sains dan Matematika
Publisher : PMIPA FKIP UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/sainmatika.v7i1.56285

Abstract

Pembelajaran mendalam memerlukan modul pembelajaran mendalam yang mendukung kegiatan belajar siswa agar lebih optimal. Adapun penelitian ini bertujuan untuk untuk melihat persepsi siswa terhadap modul yang telah dikembangkan. Metode penelitian kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan menggunakan instrument angket sebagai alat pengumpulan data. Angket berisi 24 pertanyaan dibagikan kepada 30 siswa kelas VIII yang telah mempelajari materi gelombang, dengan menggunakan penilaian likert 1 sampai 5,dengan nilai bertingkat semakin baik. Adapun pernyataan terbagi menjadi aspek desain pembelajaran, materi, keterbacaan, dan visualisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul memperoleh skor rata-rata 79,7 pada aspek desain (kategori baik), serta 89 pada materi, 82,7 pada keterbacaan, dan 82,5 pada visualisasi semuanya masuk kategori baik hingga sangat baik. Persentase siswa yang memberi penilaian positif berada di kisaran 78,3% sampai 100%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa modul berbasis PBL tersebut layak digunakan sebagai bahan ajar karena dinilai jelas, menarik, dan mendukung proses belajar siswa secara bermakna.