Yuhaniz Aqila
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH MODEL PBL BERBANTUAN MEDIA POLYPAD TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR Anggi Harnum Lestari Nasution; Ani Saadah; Yuhaniz Aqila; Nazwa Aulia Zahra; Hafiziani Eka Putri
Edumath : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 18 No 2 (2026): Volume 18 Nomor 2 Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/xgqmj041

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kreatif matematis siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Polypad terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest pada 28 siswa kelas V sekolah dasar. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kreatif matematis berdasarkan indikator fluency, flexibility, originality, dan elaboration. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji nonparametrik Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan nilai Z sebesar -4,713 dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 51,40 pada pretest menjadi 89,20 pada posttest dengan selisih peningkatan sebesar 37,80 poin. Hasil tersebut menunjukkan bahwa model PBL berbantuan media Polypad berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa sekolah dasar
Effect of the Pancaniti Learning Model Assisted by Flashcard Media and a Simple Biogas Project on the Science Literacy of Elementary School Students Leni Nurhafidah; Afridha Laily Alindra; Dania Widia Cahyani; Yuhaniz Aqila; Nurlaila Ramadhan; Mochamad Ilham Abdillah; Caroline Glorya Manurung
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v6i1.1900

Abstract

Science literacy among Indonesian elementary school students remains below international benchmarks, while locally grounded instructional approaches that integrate sustainability education are still limited. This study investigated the effect of the Pancaniti learning model, a five-stage pedagogical framework based on Sundanese values, combined with flashcard media and a simple biogas project, on fifth-grade students’ science literacy. A one-group pre-test–post-test quasi-experimental design was conducted with 32 Grade 5 students at SDN Purwamekar selected through purposive sampling. Science literacy was measured using three PISA-aligned indicators: identifying scientific problems, explaining scientific phenomena, and using scientific evidence. Data analysis employed the Wilcoxon Signed-Rank Test due to non-normal post-test data. Results showed a significant improvement in science literacy, with mean scores increasing from 6.44 to 8.44 (Z = ?4.112, p < .001) and a large effect size (r = 0.727). The overall N-Gain was 0.58 (moderate), with the highest gain in using scientific evidence (0.72; high). These findings indicate that the Pancaniti model effectively enhances elementary students’ science literacy.
Tugas-Tugas Pertumbuhan dan Perkembangan Peserta Didik Usia 7-12 Tahun (Sekolah Dasar) Afifah Khoerani; Najmira Nurul Azizah; Syahira Ramadhini; Yuhaniz Aqila; Zalfa Hervianuri; Wina Mustikaati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini meneliti tugas-tugas perkembangan siswa usia 7–12 tahun di tingkat sekolah dasar. Perkembangan didefinisikan sebagai proses perubahan bertahap yang meliputi aspek fisik, kognitif, sosial, emosional, moral, dan bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep tugas-tugas pertumbuhan dan perkembangan peserta didik usia 7–12 tahun, mengidentifikasi karakteristik perkembangan pada usia sekolah dasar dalam berbagai aspek, menganalisis tugas-tugas perkembangan yang harus dicapai peserta didik, serta menjelaskan peran pendidik dan lingkungan dalam mendukung pencapaian tugas perkembangan tersebut secara optimal. Studi ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan menganalisis sumber-sumber ilmiah yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa anak-anak pada tahap ini berada dalam fase operasional konkret, menunjukkan pemikiran logis dalam situasi konkret, interaksi sosial yang lebih luas, dan peningkatan pengendalian emosi serta pemahaman moral. Pencapaian tugas-tugas perkembangan dipengaruhi oleh faktor internal dan dukungan lingkungan, khususnya dari keluarga dan sekolah. Oleh karena itu, strategi pembelajaran yang tepat diperlukan untuk mengoptimalkan perkembangan siswa dan mendukung kesiapan mereka untuk menghadapi tahapan perkembangan selanjutnya secara efektif dan berkelanjutan