Ridwan Faqih Sihono
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Moderasi Beragama dalam Pendidikan Agama Islam Di Dunia Studi Bibliometrik Dengan Menggunakan R Biblioshiny 2013-2025 Amri Saputra; Sibawaihi; Sri Sumarni; Maesaroh; Lutfiah Holifah Balkis; Havid Nur Solikhin; Ridwan Faqih Sihono
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i4.599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan kajian ilmiah mengenai moderasi beragama dalam pendidikan agama Islam di tingkat global selama periode 2013–2025. Moderasi beragama menjadi isu strategis dalam pendidikan Islam karena berperan penting dalam membentuk karakter peserta didik yang toleran, inklusif, dan berwawasan kebangsaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan bibliometrik dengan bantuan perangkat lunak R Biblioshiny untuk memetakan tren publikasi, kolaborasi penulis, serta fokus tematik penelitian yang berkembang. Data diperoleh dari basis data Scopus dengan menggunakan kata kunci “religious moderation”, “Islamic moderation”, dan “education”, menghasilkan 253 dokumen dari 95 sumber publikasi dengan total 738 penulis dan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 25,55%. Hasil analisis menunjukkan bahwa penelitian tentang moderasi beragama dalam pendidikan Islam mengalami peningkatan signifikan sejak tahun 2020, dengan tema dominan seperti “religious moderation”, “Islamic education”, “tolerance”, dan “multiculturalism”. Analisis thematic map mengidentifikasi bahwa “religious moderation” dan “higher education” merupakan tema dasar yang paling sentral, sedangkan isu seperti “interfaith dialogue” dan “terrorism” menjadi penggerak utama perkembangan riset. Adapun keterlibatan kolaborasi internasional mencapai 18,18%, menandakan bahwa isu ini telah menjadi perhatian global. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa kajian moderasi beragama dalam pendidikan Islam menunjukkan arah yang semakin kuat menuju pendekatan yang kontekstual, kolaboratif, dan adaptif terhadap tantangan global. Temuan ini berimplikasi pada perlunya integrasi nilai-nilai moderasi dalam kurikulum, strategi pembelajaran, dan kebijakan pendidikan Islam agar mampu membentuk peserta didik yang toleran dan berwawasan global.
Hubungan Platform Digital dan Motivasi Belajar terhadap Capaian Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa SMA Ridwan Faqih Sihono; Suwadi Suwadi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i3.9176

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong pemanfaatan berbagai platform digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Namun, efektivitas penggunaan platform digital dan tingkat motivasi belajar siswa dalam mendukung capaian belajar masih perlu dikaji.Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan platform digital dan motivasi belajar dengan capaian belajar siswa pada pembelajaran PAI di SMA Negeri 1 Sentolo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan subjek 58 siswa kelas X. Pengumpulan data menggunakan angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara platform digital dengan capaian belajar sebesar 0,710 dan motivasi belajar dengan capaian belajar sebesar 0,670. Dengan demikian, penggunaan platform digital dan motivasi belajar berkontribusi terhadap peningkatan capaian belajar siswa pada pembelajaran PAI. Temuan ini mengindikasikan bahwa optimalisasi pemanfaatan platform digital dan peningkatan motivasi belajar perlu menjadi perhatian guru, sekolah, dan pengembang platform untuk mendukung peningkatan capaian belajar siswa.
Living Hadis tentang Adab terhadap Guru di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta: Internalisasi Nilai dan Tantangan Modernitas David Ricardo; Amri Saputra; Khairul Amin; Ansorul Alim; Ridwan Faqih Sihono; Marhumah
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2025): Takuana (October-December)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i3.192

Abstract

The hadith on respect toward teachers occupies a vital role in Islamic education, emphasizing that proper adab is the key to the blessing of knowledge. This study aims to examine how the hadith on teacher respect is understood and practiced within the academic culture of UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Using a qualitative approach within the living hadith framework and a phenomenological perspective, data were collected through observation, interviews, and documentation involving lecturers and students. Thematic analysis shows that the hadith is internalized as moral and spiritual ethics forming an academic habitus characterized by politeness, reverence, and moral exemplarity. The local ngajeni culture strengthens this process, aligning with Islamic ethical teachings. However, digital modernity presents egalitarian challenges that tend to weaken traditional respect. The study recommends revitalizing adab education through leadership, policy, and curriculum integration in Islamic higher education.
PERAN GURU AL-ISLAM DALAM MENGELOLA PERILAKU HIPERAKTIF SISWA KELAS 1 SD MUHAMMADIYAH MUTIHAN MELALUI EMPATI DAN KOMUNIKASI EFEKTIF Ridwan Faqih Sihono; Sibawaihi Sibawaihi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4382

Abstract

Fenomena perilaku hiperaktif pada siswa sekolah dasar memerlukan penanganan khusus karena dapat memengaruhi konsentrasi belajar, interaksi sosial, dan perkembangan karakter anak di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran Guru Al-Islam dalam mengelola perilaku hiperaktif siswa kelas 1 di SD Muhammadiyah Mutihan melalui pendekatan empati dan komunikasi efektif. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus .Subjek penelitian guru Al-Islam siswa kelas 1 yang menunjukkan perilaku hiperaktif, kepala sekolah, dan orang tua siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memaknai perilaku hiperaktif sebagai bagian dari perkembangan anak yang membutuhkan pendekatan humanis. Empati, komunikasi efektif, nilai Islami, serta kolaborasi guru, sekolah, dan orang tua terbukti membantu mengurangi perilaku hiperaktif serta meningkatkan fokus belajar dan karakter siswa.
JEJAK ISLAMISASI NUSANTARA: REKONSTRUKSI STRATEGI PENYEBARAN ISLAM DALAM ERA DIGITAL Ridwan Faqih Sihono; Dwi Ratnasari
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 Edisi Juli 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i2.2726

Abstract

Islamisasi Nusantara merupakan proses penyebaran Islam yang berlangsung secara damai, adaptif, dan mampu berintegrasi dengan budaya lokal. Keberhasilan tersebut ditopang oleh strategi dakwah yang memanfaatkan perdagangan, perkawinan, pendidikan, tasawuf, kesenian, serta dukungan politik dan kekuasaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi penyebaran Islam pada masa Islamisasi Nusantara serta merekonstruksi relevansinya dalam menghadapi perkembangan teknologi dan komunikasi pada era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan pendekatan historis. Data diperoleh dari buku, artikel jurnal, dan berbagai sumber akademik yang relevan, kemudian dianalisis melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan Islamisasi Nusantara didasarkan pada pendekatan damai dan persuasif, kemampuan adaptasi terhadap budaya lokal, keteladanan ulama, dukungan jaringan perdagangan dan pendidikan, serta peran elite politik. Nilai-nilai strategis berupa inklusivitas, moderasi, adaptabilitas, dan humanisme tetap relevan dalam konteks kontemporer. Rekonstruksi strategi penyebaran Islam pada era digital diwujudkan melalui dakwah kreatif berbasis media digital, transformasi pendidikan Islam ke platform daring, penguatan keteladanan melalui jejak digital, dan pengembangan jaringan dakwah virtual. Strategi tersebut berpotensi memperkuat dakwah Islam yang moderat, inklusif, dan efektif di era transformasi digital. Peningkatan akuntabilitas usaha. Namun demikian, implementasi AI masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan sumber daya manusia, biaya teknologi, serta risiko keamanan dan privasi data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Artificial Intelligence memiliki potensi besar dalam mendukung akuntabilitas UMKM, tetapi keberhasilannya memerlukan peningkatan kapasitas digital, dukungan infrastruktur, dan tata kelola teknologi yang memadai.