Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SOSIALISASI PERENCANAAN KAWASAN BUDAYA DI PROVINSI PAPUA BARAT DAYA Murni Murni; Rahmi Ariani Salam; La Ibal; Slamet Widodo; Endang Abubakar; Mega Wulandari; Ummi Hanifah M.; Rahful A. Madaul; Hilmi Hilmansyah; Muhamad Andika Ramadhan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59277

Abstract

Warisan budaya merupakan aset strategis yang melekat pada identitas dan keberlanjutan suatu daerah. Provinsi Papua Barat Daya sebagai provinsi termuda di Indonesia menyimpan kekayaan budaya yang sangat beragam, namun pengelolaannya masih memerlukan kerangka perencanaan yang terstruktur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pemangku kepentingan mengenai konsep dan urgensi perencanaan kawasan budaya melalui kegiatan sosialisasi yang melibatkan unsur pemerintah daerah, tokoh adat, akademisi, pelaku budaya, dan masyarakat umum. Metode pelaksanaan mencakup ceramah dan presentasi materi, diskusi interaktif, serta identifikasi potensi budaya secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep kawasan budaya, teridentifikasinya berbagai aset budaya lokal yang berpotensi dikembangkan, serta terbangunnya komitmen kolaboratif antar pemangku kepentingan. Kegiatan ini menegaskan bahwa pendekatan kawasan budaya yang terintegrasi dengan pembangunan wilayah dapat menjadi instrumen efektif dalam pelestarian nilai-nilai kearifan lokal sekaligus mendorong pengembangan pariwisata budaya dan ekonomi kreatif di Papua Barat Daya
Peningkatan Potensi Pulau Arar melalui Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Wilayah Pesisir Feliks Baru; La Ibal; Murni; Nur Abu; Azwar Rahmatullah; Slamet Widodo; Rahmi Ariani Salam; Mega Wulandari
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 8 No. 2 (2026): Juli (On Progress)
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v8i2.5706

Abstract

Pulau Arar merupakan salah satu wilayah pesisir di Papua Barat Daya yang memiliki potensi sumber daya perikanan cukup besar, khususnya udang rebon yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Permasalahan utama masyarakat pesisir adalah rendahnya keterampilan pengolahan hasil perikanan, keterbatasan inovasi produk, serta lemahnya pemasaran produk berbasis sumber daya lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan potensi Pulau Arar melalui pemberdayaan masyarakat berbasis wilayah pesisir dengan memanfaatkan hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan difokuskan pada pengolahan udang rebon menjadi abon, sambal rebon, dan pemanfaatan limbah hasil pengolahan menjadi pupuk organik cair. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan hasil perikanan, pengemasan produk, sanitasi pangan, serta pemasaran produk lokal. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi produktif dan mendukung pengelolaan lingkungan berbasis konsep blue economy. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat berbasis potensi wilayah pesisir mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
ANALISIS PENGARUH URBANISASI TERHADAP LANSKAP BUDAYA: STUDI KASUS KAMPUNG MALAUMKARTA KABUPATEN SORONG PAPUA BARAT DAYA Rahmi Ariani Salam; Mega Wulandari; La Ode Muhammad Zulkarnaen
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Urbanisasi merupakan salah satu fenomena global yang membawa dampak besar terhadap perubahan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat, termasuk pada wilayah-wilayah adat di Indonesia. Di wilayah adat seperti Kampung Malaumkarta, Kabupaten Sorong, dinamika ini muncul melalui peningkatan akses infrastruktur, intervensi pembangunan, dan intensitas interaksi masyarakat dengan wilayah luar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan lanskap budaya di Kampung Malaumkarta sebagai akibat dari proses urbanisasi selama periode 2019–2025, serta mengidentifikasi bentuk perubahan dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui analisis coding dan analisis spasial dengan data yang didapatkan dari studi pustaka, observasi lapangan, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada elemen fisik, terjadi perubahan pada lingkungan binaan dengan adanya peningkatan infrastruktur seperti jalan, drainase, jaringan komunikasi yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta pengembangan kawasan wisata. Namun, pada penggunaan lahan pertanian dan penggunaan lahan permukiman tetap stabil di bawah pengelolaan tradisional. Pada elemen non-fisik, perubahan utama terlihat pada kegiatan ekonomi dan budaya. Pada kegiatan ekonomi terjadi peningkatan kesejahteraan akibat intervensi pemerintah, dukungan lembaga swadaya, dan pengembangan pariwisata berbasis alam. Sementara itu, pada kegiatan budaya, generasi muda mulai jarang menggunakan bahasa daerah meskipun kegiatan adat dan spiritual tetap terjaga melalui peran gereja dan sistem egek sebagai penguat nilai sosial. Secara keseluruhan, proses urbanisasi di Kampung Malaumkarta tidak menimbulkan perubahan yang signifikan, karena masyarakat Kampung Malaumkarta masih mempertahankan nilai adat, solidaritas sosial, dan kearifan lokal sebagai dasar ketahanan budaya.