Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Desiminasi Pencegahan Perilaku Bullying dan Kekerasan Seksual sebagai Bentuk Pendidikan Karakter di Sekolah Kota Makassar Fediyatun Muntazarah; Heri Tahir; Ririn Nurfaathirani Heri; Sukri Badaruddin; Riskawati
Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 3 (Oktober 2025)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena Perilaku Bulyying dan kekerasan seksual yang kini marak terjadi pada lingkungan sekolah menjadi sebuah fenomena sosial yang kini melanda anak-anak dan remaja Indonesia. Dalam catatan FSGI, 3 dosa besar di pendidikan adalah istilah sekaligus bentuk pengakuan negara melalui Mendikbud Nadiem Makarim bahwa, di pendidikan masih terus terjadi berbagai bentuk kekerasan, yaitu Perundungan, Kekerasan Seksual dan Intoleransi. Bahkan, KemendikbudRistek. Berdasarkan hal tersebut maka dianggap penting untuk dilakukan desiminasi pada lingkungan siswa yang focus atau target utamanya adalah siswa SMP IT Anugrah Hidayah untuk membimbing dan memberikan wawasan terhadap siswa terkait Gambaran umum dan Upaya pencegahan perilaku-perilaku menyimpang seperti perilaku bullying, dan kekerasan seksual sebagai bentuk penguatan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila Metode yang digunakan dalam kegitan pengabdian Masyarakat ini adalah observasi,seminar, dan evaluasi. Kegiatan pengabdian mayarakat ini menambah pengetahuan bagi siswa dan guru terkait jenis-jenis perilaku bullying dan kekerasan seksual, dan upaya pencegahannya.
Teachers' Understanding of the Game-Based Learning Model in South and West Sulawesi: Rasch's Analysis Riskawati; Khaeruddin; Nirwana; Tisa Rifsa; Adinda Futri Syasbila; Nurhikma Syam; Hendra B; Sitti Rahma Yunus
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol. 10 No. 3 (2025): December 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpkim.v10i3.188

Abstract

Game-based learning is an approach that applies elements of play to enhance student engagement, motivation, and conceptual understanding in interactive ways. This study analyzes teachers’ understanding of the model and evaluates the psychometric quality of the instrument used. A quantitative descriptive method with Rasch analysis was employed to test validity, reliability, and fairness. The sample consisted of 54 chemistry teachers in South and West Sulawesi, selected randomly from diverse demographic backgrounds. Data were collected using questionnaires designed to measure teachers’ comprehension of the concept and application of game-based learning. Results indicated that the instrument demonstrated strong psychometric properties, with high validity and reliability, and appropriate item difficulty relative to teachers’ abilities. No significant differences were observed across gender, age, or teaching level, confirming the fairness of the instrument. However, teachers aged 25–34 and those at the elementary level displayed higher understanding. These findings highlight the need for targeted training to support teachers with lower comprehension, thereby promoting optimal implementation of game-based learning across educational levels.
EVALUASI PEMAHAMAN GURU SMA TERHADAP PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM DENGAN PENDEKATAN RASCH Riskawati; Nur Ifwa Awalya; Khaeruddin; Nur Aziza; Mifta Nurya Anwar; Wahyuni
Journal of Teaching and Learning Physics Vol. 10 No. 2 (2025): Journal of Teaching and Learning Physics (August 2025)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jotalp.v10i2.45969

Abstract

The advancement of technology has influenced learning activities, including through the Flipped Classroom model, where students study independently at home and class time is used for discussion and collaboration. Teacher understanding and readiness are critical to its success. This study aims to analyze the level of understanding among elementary, junior, and senior high school teachers in South and West Sulawesi regarding the concept, challenges, and classroom implementation of the Flipped Classroom model. A descriptive quantitative method with a survey approach was applied, involving 49 randomly selected teachers. Data were analyzed using the Rasch model to identify the distribution and trends of teacher understanding. The results show that teacher understanding of the Flipped Classroom model is generally high and evenly distributed across demographic groups. These findings provide insight into designing more effective learning strategies across educational levels.
Arduino-Based Digital Distance Measuring Device Experiment in Tinkercad for Electronics Learning Riskawati; Sukmawati Said; Nurul Amelyan Tasya; Dirgah Kaso Sanusi; Ihfa Indira Nurnaifa; Sri Agustini; Trisno Setiawan; Mardyanto Barumbun
Kasuari: Physics Education Journal (KPEJ) Vol. 8 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Papua, Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Unipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/kpej.v8i1.791

Abstract

This research aims to design and simulate an automatic distance measuring system based on Arduino Uno, utilizing the HC-SR04 ultrasonic sensor and a 16x2 LCD. The system was simulated within the Tinkercad virtual environment, enabling students to explore electronic concepts without relying on physical hardware. The simulation results demonstrated that the system could measure object distances accurately within a range of 2 cm to 400 cm, displaying the results in real time on the LCD. Tinkercad provides flexibility for experimentation, allowing students to understand the integration of hardware and software, including digital data processing and microcontroller programming. The system’s versatile applications include robotics, automatic parking systems, and distance-based security solutions. Despite its effectiveness, the system has limitations, such as sensitivity to environmental conditions and a restricted measurement range. Additional calibration is recommended to improve accuracy. Overall, the system offers an efficient and interactive approach to electronics education, equipping students with practical experience and enhancing their digital literacy. This study contributes to advancing technology-driven educational methods suited to the demands of the digital age.
Membangun Kesadaran Mahasiswa terhadap Pelestarian Budaya melalui Pendidikan Karakter dan Hukum di Leang-Leang Winda Nurul Annisa; Randiawan; Andi Supratman; Zulaikha Tri Astuti; Riskawati
Legal Empowerment: Jurnal Pengabdian Hukum Vol 4 No 2 (2026): Legal Empowerment: Jurnal Pengabdian Hukum
Publisher : UPPM STIH Biak-Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46924/legalempowerment.v4i2.487

Abstract

Pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama, khususnya generasi muda. Kawasan Leang-Leang di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, adalah situs prasejarah bernilai tinggi yang perlu dijaga keberlangsungannya. Namun, rendahnya kesadaran masyarakat dan mahasiswa, yang memicu tindakan vandalisme serta kurangnya kepedulian, masih menjadi tantangan besar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membangun kesadaran mahasiswa melalui pendidikan karakter dan edukasi hukum di kawasan tersebut. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, penyuluhan hukum, diskusi interaktif, observasi lapangan, serta refleksi budaya. Materi yang diberikan mencakup nilai cinta tanah air, tanggung jawab sosial, kepedulian budaya lokal, dan pemahaman Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya pelestarian budaya dan kesadaran hukum dalam menjaga situs cagar budaya. Mahasiswa juga lebih peduli terhadap perlindungan warisan budaya sebagai identitas nasional. Kegiatan ini diharapkan membentuk mahasiswa sebagai agen pelestarian budaya di masyarakat.