Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pendampingan Bidan melalui Modul Edukasi stunting dalam Mencegah dan Mendeteksi Kejadian Stunting di Kabupaten Soppeng Nunung Erviany; Ummul Khair; Syarifah Sahirah; Ummu Kalsum; Nur Gita Jamilda; Hasnia Hasnia; Hajar Hajar
Jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan
Publisher : PPNI UNIMMAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jpbidkes.v2i3.117

Abstract

The stunting problem is a global nutritional problem faced by most countries in parts of the world, including in developed countries though. In developing countries, the number of children in rural areas who experience stunting is more than 50% or almost 1.5 times greater than children in urban areas. In Indonesia, the prevalence of stunting toddlers decreased from 24.4% in 2021 to 21.6% in 2022. In Indonesia, stunting is called dwarfism, meaning that there is impaired physical growth and brain growth in children. This devotional activity is carried out to train midwives in an effort to improve the midwife's ability to prevent and detect stunting events. The implementation of the Activity is carried out in a hybrid way, where participants follow 40 participants online. The methods used are lectures, discussions and simulations. The implementation of this activity is in partnership with IBI Manager Soppeng Branch. The results showed that participants filled 40 posts, of which 73.01% of the participants had good knowledge. Activities carried out in an orderly manner according to the activity plan.
Asuhan Kebidanan Post Partum Fisiologi di Puskesmas Takalala Nunung Erviany; Ummul Khair; Ummu Kalsum; Syarifah Sahirah; Nur Zalzadillah; Hasnia Hasnia; Hajar Hajar
Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Vol. 2 No. 2 (2024): Juni : Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/corona.v2i2.643

Abstract

The postpartum period is the period after the birth of the placenta and lasts until the uterus regains its pre-pregnancy size known as the postpartum period. The postpartum period is the time after the placenta is born until the reproductive organs recover. That lasted for about six weeks. The aim of this research is to apply physiological post partum midwifery care to Mrs "R" on the 14th day at the Takalala Community Health Center. The care provided uses Varney's 7 Step Midwifery Care Management and forms of documentation via SOAP. The case study conducted on Mrs "R" explained that there were no difficulties when implementing Varney's 7 Step Midwifery Care Management approach. So, it makes it easier for caregivers to solve problems related to this. The form of midwifery care provided to Ny'R" includes taking anamnesis on the mother, carrying out a physical examination, and providing counseling to the mother and family, in this case to Ny"R: regarding the effective care of ruptured perineal suture wounds. This case study uses a descriptive observational method with a Continuity of Care approach. The subject is Mrs "R" post partum mother on day 14. How to collect anamnestic data, observation, examination and documentation. Next, compare the data obtained with existing theory.
Talk Show Kesehatan Muslimah Dalam Rangka Mencegah Stunting Secara Dini pada Remaja Putri dengan pentingnya Tablet Tambah Darah dan Gizi Seimbang di SMKN 1 Watansoppeng Erviany, Nunung; Khair, Ummul; Kalsum, Ummu; Sahirah, Syarifah; Hasnia, Hasnia; Hajar, Hajar; Anggeraeni, Anggeraeni; Asiah, Nur
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amjpm.v5i1.328

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini yaitu kegiatan penyuluhan kesehatan yang dilaksanakan oleh Dosen Universitas Mega Buana Palopo. Pelaksanaan kegiatan PkM ini bertujuan mencegah dan menekan kejadian Stunting secara dini pada remaja putri di SMKN 1 Watansoppeng. Pengabdian masyarakat ini memberikan dampak peningkatan pengetahuan anak sekolah khususnya remaja putri terkait cara mencegah stunting secara dini. Kegiatan ini bersifat deskriptif dengan tahapan pelaksanaan yaitu persiapan, edukasi (pencegahan stunting, gizi seimbang, anemia), demonstrasi perhitungan berat badan ideal dan posttest. Sasaran pengabdian kepada masyarakat ini adalah remaja SMKN 1 Watansoppeng yang berjumlah 55 orang. Berdasarkan hasil pre tes sebagian besar pengetahuan siswi terkait tablet tambah darah dan gizi seimbang  sebanyak 27 responden (49%) memiliki pengetahuan kurang. Namun setelah dilakukan penyuluhan dan pendidikan kesehatan tersebut pengetahuan siswi meningkat menjadi sebagian besar responden yaitu 49 responden (89%) dengan tingkat pengetahuan kategori baik. Kegiatan edukasi kesehatan mengenai stunting dan upaya pencegahannya sejak dini penting dilakukan secara rutin di kalangan masyarakat, khususnya para pelajar sebagai calon orangtua, guna mendukung program penurunan angka stunting nasional. Dengan rutin menyelenggarakan kegiatan edukasi ini, diharapkan generasi muda dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menjadi orangtua yang berpengetahuan dan bertanggung jawab.
Hubungan Pengetahuan dan Peran Keluarga dengan Kepatuhan Melakukan Pemeriksaan IVA pada Ibu PUS Prakonsepsi di UPT Puskesmas Ajangale Fatimah Jamir; Andi Tenri Angka; Ummu Kalsum; Syarifah sahirah
Protein : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan.  Vol. 3 No. 2 (2025): April: Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/protein.v3i2.1797

Abstract

VIA is a simple test. The VIA test is a method for early detection of cervical cancer by applying 3-5% acetic acid or vinegar. It has a 96% accuracy rate; abnormal areas will turn white. If there is no color change, it can be assumed that there is no cervical infection. This VIA test is important for fertile couples, including preconception women with PUS. To determine the relationship between knowledge and family role with compliance with VIA testing in preconception women with PUS at the Ajangale Community Health Center (UPT). This study used an observational research method with a cross-sectional approach. The population in this study were all PUS women aged 20-35 years at the UPT Ajangale Community Health Center. Sampling was carried out using a total sampling technique, obtaining 30 respondents. Data collection was carried out using a questionnaire. The collected data were then processed and analyzed using the SPSS statistical program and analyzed using the chi-square test. The study showed a relationship between compliance with VIA testing and two variables studied: knowledge (p=0.000) and family role (0.000). Compliance with VIA testing in preconceptional women with PUS is influenced by both knowledge and family role. This study focused on preconception women with PUS at the Ajangale Community Health Center, aiming to understand the factors that influence their compliance with VIA testing. By analyzing the relationship between knowledge and family role with VIA compliance, the study highlights the importance of educating women about the benefits of early cervical cancer detection and the pivotal role families play in supporting health-seeking behaviors.
Penyuluhan Gizi Untuk Pengendalian Diabetes Melitus Dan Hipertensi Pada Kelompok Lanjut Usia Ummu Kalsum; Sry Wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 2 No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v1i3.144

Abstract

Pada umumnya, penyakit yang dialami lansia merupakan penyakit yang tidak menular, bersifat degeneratif, atau disebabkan oleh faktor usia, Salah satu penyakit tidak menular yang banyak dikeluhkan dan diderita lansia adalah Diabetes Melitus dan Hipertensi. pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan meluncurkan sebuah program penanganan penyakit tidak menular utamanya DM dan HT melalui program kegiatan kelompok prolanis di fasilitas kesehatan tingkat pertama, agenda kegiatan berupa senam, edukasi/penyuluhan, pemeriksaan tanda-tanda vital, pemeriksaan dokter, dan pemberian obat. Tujuan Penyuluhan tentang gizi lansia yang berkaitan dengan penyakit DM dan HT melalui program kegiatan kelompok merupakan salah satu upaya untuk memberikan edukasi kepada penderita DM dan HT untuk tetap menjaga dan mengontrol kadar gula darah dan tekanan darahnya melalui makanan yang dikonsumsi. Metode penyuluhan dengan ceramah interaktif, Tanya jawab, dan diskusi dengan powerpoint dan leaflet. Hasil kegiatan menunjukkan peserta lebih memahami pola makan dan jenis makanan yang sesuai dengan penderita DM dan HT di kalangan lansia.
Education about Hot flushes in Perimenopausal Women Syarifah Sahirah; Ummu Kalsum; Andi Mustika Fadillah Rizki
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 2 No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v2i2.163

Abstract

Premenopause merupakan bagian proses penuaan alami wanita, yang ditandai dengan penurunan produksi estrogen ovarium yang biasanya timbul pada umur 50 tahun. Perimenopause adalah fase peralihan antara pramenopause dan pascamenopause. Beberapa wanita pada fase ini tampak keluhan vasomotorik dan keluhan sindrom premenstrual. Wanita pada masa menopause akan mengalami penurunan hormon estrogen dan hormon progesteron. Hal itu memicu terjadinya Hot flashes yang ditandai dengan merasa panas dari wajah hingga ke dada berkeringat pada malam hari, daya ingat mulai menurun,(insomnia), depresi dan merasa mudah Lelah. Pencegahan hot flashes bisa dilakukan dengan terapi biologis seperti mengkonsumsi susu kedelai atau tempe kukus, melakukan senam, serta terapi tertawa. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk mengembangkan wawasan Masyarakat melalui program penyuluhan edukasi dengan melakukan upaya  preventif dan promotif dalam mencegah dan mengatasi hot flashes pada ibu Premenopause. Metode penyuluhan kegiatan dilakukan dengan metode ceramah interaktif, tanya jawab dan diskusi dengan powerpoint dan leaftlet. Evaluasi dilakukan dalam bentuk lisan dengan tanya jawab serta melihat antusias peserta pada saat kegiatan berlangsung.
Penyuluhan Tentang Bahaya Anemia Terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja Putri Andi Mustika Fadillah Rizki; Riska Reviana; Syarifah Sahirah; Nurul Faizin; Ummu Kalsum
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 2 No 3 (2024): September 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v2i3.218

Abstract

Anemia yang terjadi pada remaja putri sangat berdampak negative pada kesehatan mereka khususnya berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan system reproduksi. dampak anemia wanita yakni abortus, kelahiran premature, perdarahan pada saat persalianan, BBLR bahkan dapat berlanjut hingga stunting pada anak. Ketidaksaimbangan nutrisi merupakan penyebab utama berbagai masalah kesehatan seperti anemia. Tetapi, selain masalah ketidakseimbangan nutrisi pada remaja, faktor kurangnya pengetahuan remaja putri tentang jenis-jenis makanan yang mengandung zat besi, dan bahaya dari anemia juga mempengaruhi terjadinya anemia. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk mengembangkan pengetahuan remaja putri dengan penyuluhan edukasi/informasi yang merupakan salah satu upaya  preventif dan promotif dalam mencegah anemia pada remaja. Metode penyuluhan kegiatan menggunakan metode ceramah (penyuluhan) yang dirangkaikan dengan diskusi tanya jawab secara interaktif antara penyuluh dan peserta kegiatan dengan menggunakan powerpoint dan lembar leaftlet. Evaluasi dilakukan dengan menganalisis pertanyaan-pertanyaan peserta sebagai bahan evaluasi untuk kegiatan selanjutnya dan antusias peserta pada saat kegiatan berlangsung.
Optimalisasi Mutu Pelayanan Kesehatan Ibu Dan Anak Melalui Penerapan Askeb Berbasis Kepuasan Pasien Syarifah Sahirah; Wahida Munir; Ummu Kalsum; Amelia Darwis; Ernawati Ernawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 4 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v4i1.328

Abstract

Mutu pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan komponen penting dalam menurunkan risiko komplikasi, meningkatkan keselamatan ibu dan bayi, serta memastikan pengalaman pelayanan yang positif bagi masyarakat. Di wilayah kepulauan, termasuk Poskesdes Mattirowalie, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), tantangan kualitas pelayanan masih cukup besar akibat keterbatasan sumber daya, jarak geografis, serta rendahnya pemahaman masyarakat mengenai standar pelayanan dan hak pasien. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi, dan simulasi penerapan standar mutu pelayanan KIA yang mencakup aspek struktur, proses, dan output pelayanan. Peserta diberikan edukasi mengenai indikator mutu pelayanan, teknik komunikasi terapeutik, serta cara memberikan umpan balik terhadap pelayanan kesehatan yang diterima. Evaluasi dilakukan melalui pre–post test dan observasi keterlibatan peserta selama kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memahami mutu pelayanan KIA serta penerapan asuhan kebidanan yang berorientasi pada kepuasan pasien. Bidan dan kader menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam memberikan pelayanan yang empatik, responsif, dan sesuai standar. Peserta ibu hamil dan nifas melaporkan peningkatan pemahaman mengenai hak pasien, alur pelayanan, dan pentingnya komunikasi dua arah dengan tenaga kesehatan. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan KIA di Poskesdes Mattirowalie dan memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pelayanan kebidanan yang bermutu dan berorientasi pada kepuasan pasien. Kegiatan ini diharapkan menjadi model implementasi perbaikan mutu pelayanan kesehatan ibu dan anak di wilayah kepulauan.
Hubungan Pengetahuan Dan Pemanfaatan Asuhan Pra Nikah Dengan Kesiapan Kesehatan Pra Konsepsi Pada Calon Pengantin Ummu Kalsum; Zulhijriani Zulhijriani; Sry Wahyuni; Wati Wati; Andi Mustika Fadillah Rizki
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.692

Abstract

Latar belakang: Masa pranikah dan prakonsepsi merupakan fase penting dalam mempersiapkan kesehatan sebelum kehamilan, namun seringkali belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan pemanfaatan asuhan pranikah dengan kesiapan kesehatan prakonsepsi pada calon pengantin. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan di Puskesmas Kab.Sidenreng Rappang pada periode September hingga November 2025 dengan jumlah sampel 34 responden menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan pemanfaatan asuhan pranikah memiliki hubungan dengan kesiapan kesehatan prakonsepsi, dimana responden dengan pengetahuan baik serta yang memanfaatkan layanan cenderung lebih siap. Kesimpulan: Kesiapan kesehatan prakonsepsi dipengaruhi oleh pengetahuan dan pemanfaatan layanan asuhan pranikah, sehingga diperlukan peningkatan edukasi serta optimalisasi layanan pranikah untuk mendukung kesiapan kesehatan sebelum kehamilan.
Semarak Milad KOHATI 58th Dialog Peran Perempuan dalam Dunia Kesehatan ”Perempuan Berdaya, Kesejahteraan Holistik Membanguan Generasi Sehat” Ummul Khair; Nunung Erviany; Ummu Kalsum; Syarifah Sahirah; Hasnia Hasnia; Hajar Hajar; Nur Rahmah
Compromise Journal Community Proffesional Service Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Compromise Journal : Community Proffesional Service Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/compromisejournal.v3i1.500

Abstract

In commemoration of KOHATI's (Korps HMI Wati) Milad, known as a special body of the Islamic Student Association (HMI) tasked with nurturing, developing, and enhancing the potential of women in women's movements, KOHATI plays several roles. These include helping to build awareness among Muslims, improving the quality of education, encouraging women's participation in politics, shaping good leadership character, and enhancing community welfare. The celebration of KOHATI’s Milad provides an opportunity for the people of Soppeng, especially the youth in Soppeng Regency, to broaden their knowledge about the role of women in the health sector, particularly reproductive health. Through this approach, we hope that the people of Soppeng will become more open and concerned about issues related to reproductive health. Reproductive health is a right for every woman. Do not hesitate to seek information and access the services you need. Education is power. With knowledge, women can empower themselves and protect both themselves and future generations