Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Optimalisasi Fungsi Check and Balances dalam Tata Kelola Dana Desa: Analisis Pertanggungjawaban Hukum dan Hak Pengawasan Masyarakat Nabila Ihza Nur Muttaqi; Muhammad Subhan
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 5 (2025): Volume 5 Nomor 5 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v5i8.4278

Abstract

Pengelolaan Dana Desa sering kali menghadapi risiko malakuntabilitas akibat dominasi kewenangan pemerintah desa yang tidak seimbang dalam tata kelola anggaran. Meskipun regulasi telah mengatur mekanisme pelaporan teknis, terdapat gap penelitian berupa pengabaian terhadap fungsi check and balances yang menempatkan partisipasi masyarakat hanya sebagai formalitas administratif. Penelitian hukum normatif ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan pertanggungjawaban hukum pemerintah desa serta mempertegas hak pengawasan masyarakat melalui pendekatan perundang-undangan, kasus, dan konseptual. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pertanggungjawaban pemerintah desa merupakan tanggung jawab jabatan yang bersifat mutlak dan harus memenuhi standar transparansi yuridis. Kebaruan penelitian ini terletak pada redefinisi partisipasi masyarakat bukan sekadar kontrol sosial, melainkan sebagai hak hukum konstitusional yang bersifat imperatif. Penguatan kedudukan hukum masyarakat dalam pengawasan merupakan instrumen hukum utama untuk menjamin integritas alokasi dana publik serta mewujudkan keseimbangan kekuasaan di tingkat desa. Secara praktis, temuan ini berimplikasi pada urgensi reformulasi kebijakan tata kelola desa di masa depan yang mengadopsi mekanisme partisipasi masyarakat sebagai dasar hukum yang berguna untuk memitigasi risiko korupsi dan menjamin integritas alokasi dana.
Non-Punitive Policy in Addressing Violence and Sexual Harassment Among Middle School Students in Sleman Regency Nabila Ihza Nur Muttaqi; Chandra Dewi Puspitasari; Iffah Nur Hayati; Puji Wulandari Kuncorowati; Setiati Widhiastuti
Widya Pranata Hukum : Jurnal Kajian dan Penelitian Hukum Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/widyapranata.v8i1.2206

Abstract

This study aims to analyze non-penal policies implemented in addressing violence and sexual abuse among junior high school students in Sleman Regency. Violence and sexual abuse in educational settings, particularly at the junior high school level, are pressing issues that affect students' physical and psychological well-being. Non-penal policies, which focus on prevention, victim recovery, and education for students and educators, are expected to be a more humane alternative to legal approaches that tend to be reactive. This study uses a qualitative approach with a literature study method, which examines relevant policies, as well as reports and official documents available in Sleman Regency. The findings show that effective non-penal policies involve various elements, such as counseling for students and educators, establishing a safe reporting mechanism for victims, and implementing educational programs on sexual violence. In addition, the success of these policies also depends on the commitment of schools and the support of parents and the community. This study recommends that non-penal policies be expanded and implemented more comprehensively in all schools in Sleman Regency to create a safe educational environment that supports the recovery of victims of sexual violence and abuse.
Penerapan Artificial Intelligence dalam Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini untuk Penguatan Karakter Kepemimpinan Transformasional Revita Yanuarsari; Hendi Suhendraya Muchtar; Nabila Ihza Nur Muttaqi
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i2.11990

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam manajemen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) guna meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung penguatan karakter disiplin anak. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-eksploratif, penelitian melibatkan 20 lembaga PAUD di Kota Bandung dan Kabupaten Jember yang dipilih secara purposive. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi AI. Intervensi mencakup penggunaan lima teknologi AI, yaitu face recognition, Natural Language Processing, chatbot, AI-based scheduling, dan predictive analytics. Hasil menunjukkan peningkatan efisiensi operasional sebesar 30% dan pengurangan beban administratif guru hingga 40%. Selain itu, sistem kehadiran otomatis dan penjadwalan berbasis AI terbukti memperkuat karakter disiplin anak, terlihat dari ketepatan waktu, keteraturan, dan penyelesaian tugas. Kesimpulannya, integrasi AI dalam manajemen PAUD efektif meningkatkan efisiensi dan membentuk karakter anak sejak dini, serta memberikan arah baru bagi pengelolaan pendidikan berbasis teknologi.
PENYULUHAN DAN KONSULTASI HUKUM TENTANG UNDANG-UNDANG ITE BAGI GURU SMA DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Nabila Ihza Nur Muttaqi; Poerwanti Hadi Pratiwi; Ali Masykur Fathurrahman
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v2i4.611

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan konsultasi hukum mengenai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) bagi para guru SMA di Daerah Istimewa Yogyakarta. Perkembangan teknologi yang pesat memberikan banyak manfaat, namun juga menimbulkan tantangan, terutama terkait dengan komunikasi elektronik, yang menambah kekhawatiran terkait kejahatan dunia maya dan penyalahgunaan platform digital. Sebagai bagian dari sistem pendidikan, guru memiliki peran penting dalam membimbing siswa dan masyarakat untuk berperilaku digital yang bertanggung jawab. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para guru mengenai UU ITE, memastikan mereka memiliki pengetahuan yang memadai mengenai implikasi hukum dalam interaksi digital, termasuk pencemaran nama baik, perundungan daring, dan distribusi konten ilegal. Tujuan utama dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada pendidik agar dapat mencegah pelanggaran hukum di dunia maya dan memberikan mereka alat untuk menghadapi dan menangani isu hukum terkait di lingkungan pendidikan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi dan konsultasi, yang dilengkapi dengan sesi interaktif dan studi kasus tentang penerapan UU ITE. Hasil kegiatan menunjukkan tanggapan positif dari peserta, dengan peningkatan kesadaran dan pemahaman mengenai ketentuan hukum, serta peningkatan rasa tanggung jawab dalam berinteraksi secara digital. Artikel ini menyimpulkan bahwa pendidikan hukum yang berkelanjutan sangat penting untuk memberdayakan pendidik agar dapat menjaga standar hukum dan etika dalam era digital.
EDUKASI DAN PROGRAM PENDAMPINGAN PENCEGAHAN KENAKALAN REMAJA DI GUWOSARI BANTUL Chandra Dewi Puspitasari; Nabila Ihza Nur Muttaqi; Iffah Nur Hayati; Puji Wulandari`` Kuncorowati; Setiati Widhiastuti
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v2i4.665

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan upaya nyata untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat adalah dengan melakukan edukasi program pendampingan pencegahan kenakalan remaja. Pengabdian ini bertujuan untuk pengetahuan dan pemahaman remaja tentang upaya pencegahan yang dapat dilakukan untuk meminimalisir angka kenakalan remaja melalui serangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Iroyudan, Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk remaja, orang tua, pemangku kepentingan di Iroyudan, Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul. Kegiatan yang dilakukan meliputi sosialisasi atau edukasi, diskusi, pendampingan, dan kegiatan sosial lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang pencegahan kenakalan remaja. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk mengevaluasi dampak kegiatan terhadap peningkatan wawasan peserta. Hasil Pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kesadaran akan pentingnya pengetahuan mengenai pencegahan kenakalan remaja guna meminimalisir angka kejahatan jalanan yang marak dilakukan oleh remaja. Dengan demikian, pengabdian kepada masyarakat di Iroyudan, Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul berhasil meningkatkan wawasan pencegahan kenakalan remaja di Iroyudan, Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul.