Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Mengungkap Dinamika Kinerja Pegawai Lembaga Pendidikan: Peran Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasional sebagai Penghubung Ikram M, Muhaidir; Eryanti, Ade Vidya; Haz, Andi Nurfiana
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 9, No 1
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v9i1.10394

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dan memahami pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Kompetensi Guru terhadap Kinerja Guru di Madrasah Aliyah Kabupaten Gowa, dengan menguji peran mediasi Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasional. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode pengumpulan data melalui kuesioner pada 132 staf pengajar dan dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modeling jenis Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa Kepemimpinan Transformasional dan Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Guru baik secara langsung maupun melalui mediasi. Ditemukan bahwa Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasional terbukti berfungsi sebagai variabel mediasi parsial yang signifikan dalam semua jalur hubungan. Pengaruh tidak langsung terkuat adalah jalur dari Kompetensi Guru terhadap Kinerja Guru yang dimediasi oleh Komitmen Organisasional, menunjukkan bahwa penguatan kompetensi guru optimal mendorong kinerja melalui peningkatan loyalitas dan ikatan emosional terhadap madrasah. Secara keseluruhan, studi ini menegaskan bahwa Kinerja Guru di Madrasah Aliyah Kabupaten Gowa sangat bergantung pada penguatan Kompetensi, didukung oleh Kepemimpinan Transformasional yang efektif, dan dipelihara melalui Kepuasan Kerja serta Komitmen Organisasional yang tinggi. Kata Kunci: Kepemimpinan Transformasional; Kompetensi; Kepuasan Kerja; Komitmen Organisasional; Kinerja Guru.
Unraveling the Pathways to Teacher Performance: The Mediating Role of Job Satisfaction and Commitment Muhaidir Ikram. M; Ade Vidya Eryanti; Andi Nurfiana Haz
Jurnal Multidisiplin Sahombu Vol. 5 No. 07 (2025): Jurnal Multidisiplin Sahombu, November (2025)
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is currently facing challenges related to the quality of education, reflected in the low performance quality achieved by teaching staff. This phenomenon is also evident at Madrasah Aliyah in Gowa Regency, where teacher performance is sub-optimal and teacher competence scores are low. This study aims to analyze and understand the influence of Transformational Leadership and Teacher Competence on Teacher Performance in Madrasah Aliyah (Islamic Senior High Schools) in Gowa Regency, by examining the mediating roles of Job Satisfaction and Organizational Commitment.This quantitative research employed a data collection method utilizing questionnaires distributed to 132 teaching staff and was analyzed using the Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS) technique. The results consistently demonstrate that both Transformational Leadership and Teacher Competence exert a positive and significant influence on Teacher Performance, both directly and indirectly through mediation. It was found that Job Satisfaction and Organizational Commitment significantly function as partial mediating variables across all relationship pathways. The strongest indirect effect was observed in the path from Teacher Competence to Teacher Performance as mediated by Organizational Commitment, suggesting that optimal strengthening of teacher competence primarily drives performance through an increased loyalty and emotional attachment to the Madrasah. Overall, this study affirms that Teacher Performance in Madrasah Aliyah in Gowa Regency is highly dependent on the reinforcement of Competence, supported by effective Transformational Leadership, and maintained through high Job Satisfaction and Organizational Commitment.
Akselerasi Digitalisasi Pemasaran UMKM Kopi di Desa Pattaneteang Kecamatan Tompobulu Kab. Bantaeng Melalui Seminar Kewirausahaan: Dari Literasi Digital Hingga Penciptaan Nilai Tambah Habib S, Ahmad Rais; Ikram M, Muhaidir; Ginting, Josafat Gracia; Eryanti, Ade Vidya; Hamzah, Muh. Nurfadel
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v4i4.460

Abstract

Pengabdian masyarakat ini berfokus pada transformasi digital pelaku UMKM kopi dan masyarakat pedesaan untuk meningkatkan keunggulan produk dan daya saing. Kegiatan intinya adalah seminar kewirausahaan bertema “Membangun Jiwa Wirausaha dari Desa: Menggali Potensi Tanaman Kopi sebagai Komoditas Lokal Bernilai Tinggi” yang diselenggarakan pada Juli 2025, melibatkan UMKM, mahasiswa, dan komunitas lokal di Desa Tompobulu Kabupaten Bantaeng. Materi seminar mencakup eksplorasi mendalam potensi kopi lokal sebagai produk unggulan serta strategi optimalisasi penggunaan media sosial dan e-commerce untuk memperluas jangkauan pasar. Secara keseluruhan, program ini berhasil meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UMKM kopi dalam beradaptasi dan berinovasi di era digital, memberdayakan mereka untuk mengubah tanaman kopi menjadi komoditas lokal bernilai tinggi.
Pelatihan Emotional Intelligence Mahasiswa Sebagai Upaya Penguatan SDM Unggul Di Era Modern A. Nurfiana Haz; Nidrah; Rika Kurniawati; Muh Nurfadel Hamzah; Ade Vidya Eryanti K
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): Vol 2 no 2 July 2026
Publisher : Ponpes As-Salafiyyah Asy-Syafi'iyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71305/jpkm.v2i2.1645

Abstract

Perkembangan pesat transformasi digital dan dinamika sosial yang semakin kompleks menuntut mahasiswa untuk memiliki tidak hanya kecerdasan intelektual tetapi juga kecerdasan emosional yang kuat sebagai dasar pengembangan sumber daya manusia unggul. Kecerdasan emosional berperan penting dalam meningkatkan kemampuan adaptasi, keterampilan komunikasi, regulasi emosi, serta hubungan interpersonal mahasiswa di lingkungan modern. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan emosional mahasiswa sebagai upaya memperkuat sumber daya manusia unggul di era modern. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 7 Mei 2025 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar dengan melibatkan 45 mahasiswa manajemen berusia 20–22 tahun. Program menggunakan pendekatan workshop interaktif yang mengintegrasikan metode pre-test dan post-test, studi kasus, instrumen EQ-i 2.0, aktivitas role-playing, praktik mindfulness, diskusi kelompok, dan simulasi kasus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan kecerdasan emosional mahasiswa setelah intervensi, dengan peningkatan rata-rata sebesar 24,5%, dari 65,2 pada pre-test menjadi 81,2 pada post-test (p < 0,01). Peningkatan tertinggi terjadi pada dimensi keterampilan sosial (32%), diikuti oleh manajemen diri (31,6%). Peserta juga menunjukkan peningkatan kemampuan komunikasi, kolaborasi, kemampuan beradaptasi, serta penurunan tingkat stres akademik. Oleh karena itu, pelatihan kecerdasan emosional dapat secara efektif mendukung pengembangan mahasiswa yang adaptif, kolaboratif, dan tangguh sebagai sumber daya manusia unggul yang mampu menghadapi tantangan di era modern.
The Role Of Consumer Trust In Ai-Driven Personalized Marketing And Purchase Decisions Mufidatul Azmi; Chairunnisaa Miftahurrahmah Zenida Huzaen; Ade Vidya Eryanti
Bata Ilyas Educational Management Review Vol. 6 No. 1: January - June
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/biemr.v6i1.3828

Abstract

This study examines the role of AI-Driven Consumer Trust in mediating the relationship between AI-Driven Personalized Marketing and Consumer Decision-Making among Generation Z consumers in Makassar, Indonesia. A quantitative explanatory design was employed, and data were collected from 128 respondents using purposive sampling. The data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The findings indicate that AI-driven personalized marketing significantly influences consumer decision-making both directly and indirectly through consumer trust, confirming a partial mediating effect. These results suggest that while personalization enhances the relevance and effectiveness of marketing content, its impact on decision-making is strengthened when consumers develop trust in AI-based systems. Conversely, ethical and privacy implications were not found to have a significant direct effect on consumer decision-making. This finding implies that, within the Generation Z context, perceived practical benefits such as relevance and convenience tend to outweigh normative concerns related to data ethics and privacy. The study contributes to the literature by providing empirical evidence on the mediating role of trust in AI-driven marketing within an emerging market context.
Dekonstruksi Motivasi Kerja Generasi Z: Tinjauan Literatur Sistematis dalam Konteks Tempat Kerja Modern Ade Vidya Eryanti; Muhaidir Ikram
Bata Ilyas Educational Management Review Vol. 6 No. 1: January - June
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/biemr.v6i1.3898

Abstract

Transformasi tempat kerja modern yang dipengaruhi oleh digitalisasi, kecerdasan buatan, model kerja hibrida, serta pergeseran nilai antargenerasi telah mengubah secara mendasar dinamika motivasi kerja. Generasi Z, yang secara umum lahir pada rentang 1997-2012, kini memasuki pasar kerja dalam jumlah signifikan dan menghadirkan profil motivasional yang berbeda dari generasi sebelumnya. Motivasi kerja Generasi Z tidak hanya ditentukan oleh kompensasi finansial, tetapi juga oleh makna kerja, otonomi, fleksibilitas, keamanan psikologis, pengembangan karier, lingkungan kerja digital, kepemimpinan inklusif, serta budaya organisasi yang berorientasi nilai. Artikel ini menyajikan tinjauan literatur sistematis dengan mengacu pada kerangka PRISMA 2020 untuk mensintesis literatur tentang motivasi kerja Generasi Z dalam perspektif Manajemen Sumber Daya Manusia. Self- Determination Theory digunakan sebagai lensa teoretis utama, sementara Teori Dua Faktor Herzberg, Expectancy Theory, Job Demands-Resources Theory, Person-Organization Fit Theory, dan Social Exchange Theory digunakan sebagai kerangka pendukung. Hasil sintesis menunjukkan delapan dimensi utama motivasi kerja Generasi Z, yaitu motivasi intrinsik dan makna kerja; motivasi ekstrinsik dan kompensasi; otonomi, fleksibilitas, dan keseimbangan kehidupan kerja; pengembangan karier dan pembelajaran berkelanjutan; kepemimpinan, umpan balik, dan pengakuan; tempat kerja digital dan teknologi; keamanan psikologis, kesehatan mental, dan kesejahteraan; serta nilai organisasi, budaya, dan kesesuaian individu-organisasi. Artikel ini mengusulkan kerangka konseptual yang menghubungkan praktik MSDM dengan pemenuhan kebutuhan psikologis dasar Generasi Z dan keluaran kerja strategis.
PERAN KEWIRAUSAHAAN DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN UMKM Muh Irshan Sachrir; Ade Vidya Eryanti K
Jurnal Ekonomi Ichsan Sidenreng Rappang Vol 5 No 1 (2026): hal
Publisher : Universitas Ichsan Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61912/jeinsa.v5i1.363

Abstract

Community economic empowerment is an important effort to improve the welfare and independence of society. Micro, Small, and Medium Enterprises have a strategic role in supporting economic growth and creating employment opportunities for the community. However, the development of these enterprises still faces several challenges such as limited access to capital, low managerial capacity, and limited utilization of technology. This study aims to analyze the role of entrepreneurship in community economic empowerment through the development of Micro, Small, and Medium Enterprises. This research uses a qualitative approach with a descriptive method. The research data were obtained through observation, interviews, and documentation involving Micro, Small, and Medium Enterprise actors and related stakeholders in community business development. The results show that entrepreneurship plays an important role in improving business capacity, creating product innovation, and expanding market opportunities. The development of Micro, Small, and Medium Enterprises also has a positive impact on increasing community income, creating employment opportunities, and strengthening local economic activities. Therefore, strengthening entrepreneurial capacity and sustainable policy support are essential factors in promoting community economic empowerment through the development of Micro, Small, and Medium Enterprises.  
Pelatihan Digital Marketing bagi Mahasiswa Manajemen untuk Meningkatkan Kompetensi Adaptif di Era Digital Chairunnisaa Miftahurrahmah Zenida Huzaen; Ahmad Rais Habib; Ade Vidya Eryanti K; A. Nurfiana Haz
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 3: Mei 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i3.317

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi adaptif mahasiswa Manajemen melalui pelatihan digital marketing yang komprehensif dan berbasis praktik. Metode yang digunakan adalah pelatihan tatap muka (workshop) selama dua hari yang dikombinasikan dengan sesi mentoring daring selama satu bulan. Peserta berjumlah 45 mahasiswa aktif semester tiga hingga tujuh. Materi pelatihan mencakup: (1) dasar-dasar ekosistem digital, (2) strategi konten dan media sosial, (3) Search Engine Optimization (SEO), (4) Google Ads dan Meta Ads, serta (5) analitik data pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman konseptual peserta (rata-rata skor pre-test 56,2 menjadi 82,7 pada post-test), peningkatan keterampilan praktis dalam pengelolaan kampanye digital, serta meningkatnya kepercayaan diri mahasiswa dalam menghadapi tantangan karier di era digital. Sebanyak 87% peserta menyatakan merasa lebih siap memasuki dunia kerja di bidang pemasaran digital setelah mengikuti pelatihan ini. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan kurikulum vokasional berbasis industri di perguruan tinggi.
MENINGKATKAN KEMANDIRIAN WIRAUSAHA PEMUDA: PERAN LITERASI DIGITAL, INOVASI TEKNOLOGI, DAN MOTIVASI BERWIRAUSAHA Muh Irshan Sachrir; Ulul Azmi Mustari; Nur Fadilah Ayu Sandira; Ade Vidya Eryanti K; Dwiyanti Dwiyanti
Jurnal Administrasi Profesional Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Administrasi Profesional
Publisher : Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/jap.v6i2.8112

Abstract

Indonesia is currently taking steps towards Golden Indonesia 2045, a grand vision that targets achieving developed nation status exactly one century after independence. To realize this vision, the quality of human resources, especially the younger generation, is a key determining factor. However, the challenges faced by Indonesian youth remain quite complex, particularly in the areas of employment and readiness to face the digital era. Therefore, this study aims to analyze the role of digital literacy and technological innovation on the independence of young entrepreneurs, with entrepreneurial motivation as a mediating variable. This topic is important because digital transformation is increasingly influencing the entrepreneurial behavior of the younger generation in the context of economic development towards Golden Indonesia 2045. The study used a descriptive quantitative approach with the Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method and involved 77 young entrepreneurs aged 18–30 years in South Sulawesi Province. The results show that technological innovation has a positive and significant effect on entrepreneurial motivation and independence of young entrepreneurs, while digital literacy has no significant effect on motivation. In addition, entrepreneurial motivation mediates the relationship between technological innovation and independence, but does not mediate the relationship between digital literacy and independence. These results underscore the importance of technological innovation and intrinsic motivation as key drivers of youth economic independence in the digital era. This research contributes to our understanding of the integration of technological and psychological factors in building sustainable youth entrepreneurship.