Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Komparatif Desain Tata Letak Fasilitas pada Ritel Lokal: Perbandingan Jimart dan Maju Bersama Navira Vianda; Kelvin Klementin; Nopita Andiny; Anggi Siva Kagita; Dionisius Sihombing; Marito Ritonga
Jurnal Akuntansi Hukum danĀ Edukasi Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v3i1.8209

Abstract

Tata letak ritel adalah salah satu elemen kunci dalam manajemen bisnis ritel karena berdampak pada kenyamanan pelanggan dan efisiensi operasional toko. Pelanggan dapat menemukan barang yang mereka butuhkan dengan lebih mudah dan memiliki pengalaman belanja yang lebih nyaman ketika produk diatur dan dikategorikan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan penerapan tata letak di Jimart dan Maju Bersama. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif menggunakan studi literatur dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan kedua swalayan tersebut sebagian besar menggunakan pengelompokan produk berdasarkan kategori untuk memudahkan pelanggan menemukan barang. Namun demikian, masih ada beberapa masalah dengan cara produk-produk tersebut diatur. Penempatan barang-barang hadiah di bagian lorong supermarket Maju Bersama dapat menghambat arus pelanggan. Sebaliknya, penempatan barang-barang minuman dekat dengan sampo dan deterjen di supermarket Jimart tidak sesuai dengan prinsip penataan produk yang baik. Secara keseluruhan kedua toko ritel tersebut telah menerapkan dasar-dasar tata letak ritel, tetapi masih diperlukan beberapa perbaikan untuk pengembangan agar tata letak toko lebih ideal untuk meningkatkan kenyamanan konsumen dan mendorong efektivitas operasional. Untuk mendukung perbaikan tata letak tersebut disarankan penggunaan metode Systematic Layout Planning (SLP) guna merancang organisasi ruang, pengelompokan produk, dan aliran pergerakan pelanggan dengan cara yang lebih teratur dan efisien.
Perbandingan Kepuasan Siswa Terhadap Makanan di Kantin Sekolah dengan Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah Menengah Keatas Study Kasus SMA Swasta Teladan Medan Kelvin Klementin; Parlaungan G Siahaan; Alya Alya Ridha Nasution; Lilis Elita Sinaga; Nopita Andiny; Oktaviane Situmorang
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2716

Abstract

Ketersediaan makanan yang sehat dan bergizi di lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan, konsentrasi belajar, serta perkembangan siswa. Sejak diterapkannya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), siswa memiliki dua sumber makanan utama di sekolah, yaitu kantin sekolah dan program MBG. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tingkat kepuasan siswa terhadap makanan yang disediakan oleh kantin sekolah dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Swasta Teladan Medan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif komparatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian berjumlah 40 siswa kelas XI yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta statistik inferensial melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kepuasan siswa terhadap makanan kantin sebesar 66,8, sedangkan terhadap makanan MBG sebesar 60,4. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t-hitung sebesar 2,196 lebih besar daripada t-tabel sebesar 1,685 pada taraf signifikansi 0,05, sehingga terdapat perbedaan kepuasan yang signifikan antara kedua kelompok. Kantin sekolah memperoleh tingkat kepuasan yang lebih tinggi karena unggul dalam aspek rasa, variasi menu, kebebasan memilih makanan, serta daya tarik sosial. Sementara itu, Program MBG memiliki keunggulan pada aspek pemenuhan gizi, namun masih memerlukan peningkatan dalam variasi menu, penyesuaian selera lokal, dan kualitas penyajian makanan.