Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Landasan Interaksi Sosial Mahasiswa Perantau di Lingkungan Kos (Studi pada Mahasiswa Universitas Negeri Medan) Christiana Junita Panjaitan; Novia Riani Pitri; Herman Jaya Waruwu; Angel Marantika Siregar; Yossy Meliyani Br Ginting; Julia Ivanna
Journal of Citizen Research and Development Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v3i1.8292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interaksi sosial mahasiswa perantau serta implementasi nilai-nilai Pancasila sebagai landasan kehidupan sosial di lingkungan kos sekitar Universitas Negeri Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif, melibatkan 30 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket berbasis Google Form, kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial mahasiswa perantau berada pada kategori baik, yang ditandai dengan terjalinnya komunikasi yang efektif, sikap saling membantu, toleransi terhadap perbedaan, serta penyelesaian konflik melalui musyawarah. Selain itu, implementasi nilai-nilai Pancasila, meliputi nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial, juga tergolong baik dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa di lingkungan kos. Temuan ini menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila berperan signifikan dalam membentuk hubungan sosial yang harmonis, menciptakan suasana hidup bersama yang kondusif, serta memperkuat solidaritas di tengah keberagaman latar belakang mahasiswa perantau.
Pengaruh Literasi Budaya Terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar pada Warga Belajar di Sanggar Anak Sungai Deli Herman Jaya Waruwu; Ita Karina Manik; Hasana Gurium; Salsa Billah Sumah; Amalia Paska Sitorus; Trisnawati Hutagalung
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi budaya terhadap penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar pada warga belajar di Sanggar Anak Sungai Deli. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif sederhana melalui angket. Subjek penelitian terdiri dari 14 anak warga belajar usia 6–10 tahun serta pengurus sanggar sebagai narasumber wawancara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi budaya anak-anak berada pada kategori baik. Anak-anak mulai terbiasa menggunakan kata-kata sopan seperti “tolong”, “maaf”, “terima kasih”, dan “permisi” dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar juga menunjukkan hasil positif, terlihat dari kebiasaan anak menggunakan Bahasa Indonesia saat belajar dan berkomunikasi di lingkungan sanggar. Hasil wawancara menunjukkan bahwa pembiasaan komunikasi santun, kegiatan seni, storytelling, serta pembinaan karakter yang dilakukan di sanggar memberikan pengaruh terhadap perkembangan kemampuan komunikasi anak. Meskipun lingkungan sosial di sekitar tempat tinggal anak masih memberikan pengaruh penggunaan bahasa kasar, keberadaan sanggar menjadi lingkungan alternatif yang positif dalam membentuk karakter dan kemampuan berbahasa anak. Dengan demikian, literasi budaya memiliki pengaruh terhadap penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar pada warga belajar di Sanggar Anak Sungai Deli.
PENERAPAN METODE PEKERJAAN SOSIAL KELOMPOK DALAM BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENANGANI PERILAKU BOLOS SEKOLAH PADA REMAJA DI KAWASAN JALAN TADUAN KOTA MEDAN Sani Susanti; Michael Yudha Pratama; Yahya Rambe; Fredy Adrian Saragih; Herman Jaya Waruwu; Sabila Alvina; Hayunda Aura Sifa
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.16509

Abstract

School truancy is one of the forms of juvenile delinquency that can negatively affect academic achievement, discipline, and adolescents' social development. This study aims to describe truancy behavior among adolescents, identify the factors contributing to such behavior, and analyze the implementation of the social group work method through group guidance in addressing truancy. The study employed a descriptive qualitative approach with data collected through observation, interviews, documentation, and the implementation of group guidance activities. The research was conducted in the Jalan Tanduan area, Medan City, involving adolescents aged 12–18 years who had a tendency to engage in truancy. The findings revealed that truancy behavior was influenced by several factors, including peer influence, low learning motivation, lack of parental supervision, and a social environment that was less supportive of education. The implementation of the social group work method through group guidance was carried out through the stages of formation, transition, activity, and termination. The intervention produced positive outcomes, including increased awareness among adolescents regarding the negative consequences of truancy, the importance of education, and the need for greater discipline in attending school. Therefore, the social group work method through group guidance can serve as an effective social intervention strategy for addressing truancy behavior among adolescents.