Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Analisis Penguatan Literasi dan Keaksaraan Fungsional Anak Marginal melalui Kegiatan Sanggar Anak Sungai Deli (SASUDE) Fira Aprilia; Apryanti Situmorang; Intan Yudha Prastika; Syaukani Ali Arkan; Swarni V.M Sitanggang; Hasana Gurium
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34565

Abstract

This study aims to analyze the strengthening of literacy and functional literacy among marginalized children through the activities of the Sanggar Anak Sungai Deli (SASUDE) community in Medan City, Indonesia. Marginalized children living along the Deli River face limited access to formal education, poor economic conditions, and low literacy skills. Through a non-formal education approach, SASUDE serves as an alternative learning space that integrates basic literacy, character development, and environmental awareness. This research employs a qualitative method with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings reveal that SASUDE plays a crucial role in improving children’s reading, writing, and functional literacy skills through creative activities, contextual learning, and personal mentoring. The main supporting factors are the dedication of volunteers and community involvement, while challenges include limited learning facilities and an unconducive environment. In conclusion, SASUDE not only enhances literacy among marginalized children but also functions as a social empowerment platform that fosters confidence, independence, and environmental awareness.
Pengaruh Literasi Budaya Terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar pada Warga Belajar di Sanggar Anak Sungai Deli Herman Jaya Waruwu; Ita Karina Manik; Hasana Gurium; Salsa Billah Sumah; Amalia Paska Sitorus; Trisnawati Hutagalung
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi budaya terhadap penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar pada warga belajar di Sanggar Anak Sungai Deli. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif sederhana melalui angket. Subjek penelitian terdiri dari 14 anak warga belajar usia 6–10 tahun serta pengurus sanggar sebagai narasumber wawancara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi budaya anak-anak berada pada kategori baik. Anak-anak mulai terbiasa menggunakan kata-kata sopan seperti “tolong”, “maaf”, “terima kasih”, dan “permisi” dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar juga menunjukkan hasil positif, terlihat dari kebiasaan anak menggunakan Bahasa Indonesia saat belajar dan berkomunikasi di lingkungan sanggar. Hasil wawancara menunjukkan bahwa pembiasaan komunikasi santun, kegiatan seni, storytelling, serta pembinaan karakter yang dilakukan di sanggar memberikan pengaruh terhadap perkembangan kemampuan komunikasi anak. Meskipun lingkungan sosial di sekitar tempat tinggal anak masih memberikan pengaruh penggunaan bahasa kasar, keberadaan sanggar menjadi lingkungan alternatif yang positif dalam membentuk karakter dan kemampuan berbahasa anak. Dengan demikian, literasi budaya memiliki pengaruh terhadap penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar pada warga belajar di Sanggar Anak Sungai Deli.
Pelatihan Pembuatan Sabun Herbal Berbahan Serai (Cymbopogon ciratus) Sebagai Pengembangan Keterampilan Warga Belajar di PKBM Al Manar Medan Brema Pardamean Gultom; Efata Sianturi; Elena Agnesia Tambunan; Geovani Adelina Sitepu; Hangelika.O. Butar-butar; Hasana Gurium; Heflindo Sinanga; Paskah Aritonang Simare-mare; Rentaida Fellyesa Munthe; Ribka Eirene Zai; Rifa Wahyuni; Fauzi Kurniawan; Tegar Anggi Handika
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 3 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i3.5624

Abstract

This research is motivated by the suboptimal utilization of local resources, particularly lemongrass plants, as well as the limited life skills-based empowerment program at PKBM Al Manar Medan. This study aims to analyze the use of lemongrass plants as an ingredient in making herbal soap in developing students' life skills. The study used a qualitative descriptive approach with a field research type. The research subjects consisted of 10 informants including students, tutors, and PKBM managers who were selected based on their active involvement in training activities. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation, while data analysis used the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that training in making lemongrass-based herbal soap was able to improve students' practical skills, creativity, and participation in learning activities. In addition, the resulting product has economic value and has the potential to be developed as a local resource-based business. The implications of this study indicate that local potential-based training can be a community empowerment strategy that supports strengthening life skills, economic independence, and the development of more contextual and sustainable non-formal education programs