Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Revitalisasi Maronang-Onang: Strategi Pengenalan Tradisi Lisan Etnis Batak Angkola Kepada Generasi Z Husna; Muhammad Ripai; Dhea Amalia; Syarafina Harahap; Novita Eka Fitri; Fitriani Lubis
Journal of Citizen Research and Development Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v3i1.8481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan upaya revitalisasi tradisi lisan maronang-onang sebagai salah satu warisan budaya etnis Batak Angkola melalui strategi pengenalan yang adaptif dan relevan bagi Generasi Z yang hidup dalam era digital, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami bentuk, fungsi, serta nilai-nilai budaya yang terkandung dalam tradisi tersebut sekaligus menganalisis tantangan dan peluang dalam proses pewarisannya kepada generasi muda, di mana data penelitian diperoleh melalui studi pustaka, observasi, serta analisis terhadap praktik aktual maupun representasi maronang-onang dalam media modern, kemudian dianalisis dengan menitikberatkan pada aspek kebahasaan, sosial, dan kultural yang membentuk keberlanjutan tradisi lisan tersebut dalam konteks kontemporer, sehingga hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi maronang-onang dapat dilakukan melalui integrasi media digital, pengemasan ulang dalam bentuk kreatif, serta pelibatan aktif Generasi Z dalam proses produksi dan reproduksi budaya, yang pada akhirnya tidak hanya berfungsi sebagai sarana pelestarian tradisi, tetapi juga sebagai medium pembentukan identitas budaya dan penguatan kesadaran akan pentingnya warisan lokal di tengah arus globalisasi yang semakin masif.
Analisis Kendala dan Strategi Penyusunan Kamus Monolingual Bahasa Indonesia: Studi Kasus Struktur dan Standar Penulisan Sherly Anjelia Purba; Prety Vania Akwila Napitupulu; Nila Dwi Amalia; Miranda Maria Magdalena Gultom; Novita Eka Fitri
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i1.8203

Abstract

Penelitian ini membahas kendala yang dihadapi dalam penyusunan kamus monolingual Bahasa Indonesia serta upaya yang dilakukan untuk mengatasinya, dengan fokus pada struktur entri dan standar penulisan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kendala utama meliputi ketidakkonsistenan struktur entri, variasi penggunaan istilah, dan belum tersedianya pedoman penulisan yang baku. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan beberapa strategi, antara lain penyusunan panduan standar penulisan, pelatihan bagi penyusun kamus, serta revisi entri secara bertahap untuk meningkatkan keakuratan dan konsistensi. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan kamus monolingual Bahasa Indonesia yang lebih sistematis, konsisten, dan mudah digunakan.
Analisis Struktur dan Kaidah Bahasa Dalam Karya Ilmiah Mahasiswa Prety Vania Akwila Napitupulu; Sherly Anjelia Purba; Miranda Maria Magdalena Gultom; Novita Eka Fitri; Rafiqah Yusna Siregar
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol. 3 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis struktur serta kaidah bahasa dalam karya ilmiah mahasiswa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih ditemukannya ketidaktepatan dalam penyusunan sistematika penulisan dan penggunaan bahasa pada makalah maupun laporan penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik analisis dokumen terhadap sejumlah karya ilmiah mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum struktur karya ilmiah telah memuat bagian utama, seperti pendahuluan, pembahasan, dan penutup, namun masih terdapat ketidakkonsistenan dalam pengorganisasian subbab serta kesalahan pada ejaan, tanda baca, diksi, dan kalimat efektif. Temuan ini menegaskan pentingnya pembinaan dan pendampingan yang berkelanjutan agar kemampuan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah sesuai pedoman dan kaidah bahasa Indonesia dapat meningkat.
Eksplorasi Kekayaan Budaya Batak Toba sebagai Daya Tarik Wisata Berbasis Kearifan Lokal Sherly Anjelia Purba; Prety Vania Akwila Napitupulu; Miranda Maria Magdalena Gultom; Mela E Ambarita; Wanti Br Hombing; Novita Eka Fitri; Nadra Amalia
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol. 3 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8187

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki keberagaman budaya yang sangat kaya dan tersebar di berbagai wilayah. Keberagaman tersebut menjadikan kebudayaan sebagai identitas masyarakat sekaligus potensi dalam pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal. Salah satu kelompok etnik yang memiliki kekayaan budaya yang khas adalah masyarakat Batak Toba yang berada di wilayah Sumatera Utara, khususnya di kawasan Danau Toba. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kekayaan budaya Batak Toba sebagai daya tarik wisata berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Batak Toba memiliki berbagai nilai kearifan lokal seperti konsep Hamoraon, Hagabeon, dan Hasangapon serta sistem kekerabatan Dalihan Na Tolu yang berperan penting dalam kehidupan masyarakat. Nilai-nilai tersebut berpotensi menjadi daya tarik wisata budaya yang dapat mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan sekaligus melestarikan identitas budaya masyarakat Batak Toba.
Analisis Pragmatik pada Puisi “Karawang Bekasi” Karya Chairil Anwar Novita Eka Fitri; Safinatul Hasanah Harahap
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v2i1.1775

Abstract

Puisi "Karawang Bekasi" karya Chairil Anwar merupakan salah satu karya puisi terkenal yang mengangkat tema perjuangan kemerdekaan Indonesia. Puisi ini secara harfiah menceritakan tentang dua kota Karawang dan Bekasi, namun secara simbolik memiliki makna yang lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis puisi tersebut secara pragmatik, yaitu dengan mengungkapkan bentuk dan fungsi tindak tutur yang terkandung di dalamnya. Pendekatan yang digunakan adalah metode analisis pragmatik dan teori tindak tutur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai jenis tindak tutur seperti asertif, ekspresif, direktif, dan komisif yang digunakan Chairil Anwar untuk menyampaikan pesan-pesan subversif sekaligus menginspirasi pembaca. Melalui tindak tutur tersebut, Chairil berupaya merangkul partisipasi emosional pembaca dalam semangat perjuangan kemerdekaan. Dengan demikian, analisis pragmatik mampu memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap makna dan pesan yang tersirat dalam puisi tersebut.
Kurikulum dan Realitas Sosial: Sebuah Tinjauan Teoritis tentang Disparitas Implementasi Kurikulum antara Daerah Perkotaan dan Daerah Terpencil Novita Eka Fitri; Ester Enjelysa Panggabean; Nila Dwi Amalia; Inayah Hanum; Safinatul Hasanah Harahap
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 2 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v2i2.2632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi disparitas dalam implementasi kurikulum antara daerah perkotaan dan daerah terpencil, dengan fokus pada realitas sosial yang mempengaruhi proses tersebut. Melalui pendekatan studi literatur sistematis, penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan perbedaan keberhasilan implementasi kurikulum di kedua wilayah tersebut. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa di daerah perkotaan, tersedia infrastruktur dan fasilitas pendidikan yang memadai, namun lingkungan sosial dan budaya yang kompleks menjadi tantangan dalam mengintegrasikan kurikulum dengan nilai-nilai lokal. Sebaliknya, di daerah terpencil, keterbatasan infrastruktur, kekurangan tenaga pendidik berkualitas, dan akses terbatas terhadap informasi menjadi hambatan utama dalam implementasi kurikulum yang efektif. Penelitian ini berkontribusi dalam mengidentifikasi strategi dan solusi untuk mengatasi disparitas tersebut, seperti peningkatan investasi dalam infrastruktur, program pelatihan guru, penyesuaian kurikulum dengan konteks lokal, kolaborasi antar-sekolah, pemantauan dan evaluasi berkala, serta keterlibatan masyarakat lokal dalam proses implementasi kurikulum. Dengan menerapkan strategi ini, diharapkan disparitas dalam implementasi kurikulum dapat diminimalkan, sehingga setiap peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas dan mencapai potensi terbaiknya, terlepas dari lokasi geografis mereka.
Analisis Korelasi Minat dan Pemahaman Siswa SMA Kelas X terhadap Puisi Kontemporer: Studi Kasus pada SMA Free Methodist 1 Medan Nadra Amalia; Nila Dwi Amalia; Novita Eka Fitri; Selly Chelsea; Siti Azura
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 3 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i1.4656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara minat dan pemahaman siswa SMA kelas X terhadap puisi kontemporer. Subjek penelitian terdiri dari 23 siswa kelas X SMA Free Methodist 1 Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan instrumen berupa kuesioner skala Likert yang mengukur minat dan pemahaman siswa terhadap puisi kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif antara minat siswa dan kemampuan mereka dalam memahami puisi kontemporer. Sebanyak 73,9% siswa menunjukkan minat tinggi dalam mempelajari puisi kontemporer, sementara 43,5% siswa menyatakan bahwa mereka dapat memahami makna tersirat dalam puisi. Selain itu, penggunaan media kreatif, termasuk media visual, terbukti berperan penting dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap puisi. Namun, beberapa siswa masih menunjukkan sikap netral dalam hal keterlibatan dan pemahaman mendalam terhadap puisi, yang mengindikasikan bahwa ada faktor lain yang mungkin memengaruhi proses pembelajaran. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi strategi pengajaran sastra di sekolah menengah, terutama dalam hal penggunaan media kreatif dan pendekatan yang lebih personal untuk meningkatkan minat siswa. Meskipun demikian, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, seperti ukuran sampel yang terbatas dan metode pengumpulan data yang hanya menggunakan kuesioner. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar menggunakan metode yang lebih beragam serta mempertimbangkan faktor-faktor eksternal yang dapat memengaruhi minat dan pemahaman siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan model pembelajaran sastra di tingkat sekolah menengah atas dan meningkatkan keterlibatan siswa dalam apresiasi puisi kontemporer.
Semiotika Kosmologis dalam Penamaan Serial Bumi Tere Liye: Analisis Makna Simbolik Judul-judul Astronomis sebagai Representasi Struktur Naratif Fiksi Fantasi Indonesia Ester Enjelysa Panggabean; Nila Dwi Amalia; Novita Eka Fitri; Selly Chelsea; Sherly Anjelia Purba; Siti Azura; Atika Wasilah
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 3 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i2.6268

Abstract

Penelitian ini menganalisis makna simbolik judul-judul astronomis dalam serial Bumi karya Tere Liye melalui pendekatan semiotika-kosmologis. Dengan mengintegrasikan model triadik Peirce (icon, index, symbol) dan konsep mitos Barthes, studi ini mengungkap bagaimana istilah langit seperti Bumi, Bulan, dan Komet berfungsi sebagai hiperobjek naratif yang menghubungkan denotasi benda langit, konotasi budaya Nusantara, dan struktur narasi fiksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa judul-judul tersebut tidak sekadar merepresentasikan objek kosmologis, tetapi menjadi kerangka hierarkis yang merefleksikan dialektika perlindungan ekologis, krisis identitas, dan kritik sosial. Simbolisme "Bumi" sebagai mother goddess dan "Komet" sebagai agen perubahan radikal menegaskan integrasi mitos langit Jawa (seperti Sang Hyang Wenang) dengan kosmologi universal. Temuan ini memperkaya diskusi tentang world-building dalam sastra fantasi Indonesia, sekaligus menawarkan perspektif baru tentang strategi penulis dalam mengonversi kearifan ekologis lokal menjadi metafora naratif yang relevan dengan isu global.