Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Dana Alokasi Khusus Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Provinsi Nusa Tenggara Timur Astrella Vanindya Sheren; Marini Muharwati; Indira Anggun Septianingrum; Muhammad Chairil Umam; Fazrul Ilham Syahreza; Hilman Rizkillah Sya'bi; Melda Fadiyah Hidayat; Revienda Anita Fitrie
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Mei - Agustus In Progress
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v5i1.865

Abstract

Kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Timur masih berada di atas rata-rata nasional sehingga diperlukan optimalisasi kebijakan fiskal melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh DAK Fisik dan DAK Nonfisik terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan data time series periode 2017–2025 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan software RStudio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan DAK Fisik dan DAK Nonfisik berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan dengan koefisien determinasi sebesar 82,83%. Secara parsial, DAK Fisik tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan, sedangkan DAK Nonfisik berpengaruh negatif dan signifikan dalam menurunkan tingkat kemiskinan. Temuan ini menunjukkan bahwa kebijakan fiskal yang berorientasi pada pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan lebih efektif dalam mendukung pengentasan kemiskinan dibandingkan pembangunan infrastruktur yang bersifat jangka panjang. Penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi DAK Nonfisik menjadi strategi penting dalam mendukung penurunan kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Timur
Evaluasi Kebijakan Penertiban Perparkiran di Kawasan Wisata Religi Sunan Ampel: Studi Kasus Jalan Nyamplungan, Kota Surabaya Zeni Fradita Sari; Dewi Arimbi Burhandani Piliang; Nabil Nazhif Fikri Ahmad; Muhammad Chairil Umam; Muhamad Fatih Eko Cahyo; Tauran; Wilda Sumarsyah
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 23 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v23i1.544

Abstract

The problem of illegal parking in the Sunan Ampel religious tourism area in Surabaya has become a complex issue due to the high mobility of visitors not being matched by the availability of adequate parking space. This condition requires an evaluation of parking control policies to support the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs). This study aims to analyze the implementation of illegal parking control policies and identify obstacles that arise during their implementation. The research approach uses a qualitative method with case studies through interviews, observation, and documentation techniques. Data analysis was conducted using the OECD DAC evaluation framework, which includes relevance, coherence, effectiveness, efficiency, impact, and sustainability. The results show that parking control policies have a strong legal basis and are supported by inter-agency coordination. However, their implementation is not optimal because illegal parking practices still occur due to limited parking facilities, low public awareness, and the economic factors of informal parking attendants. In addition, the suboptimal use of digital technology and monitoring systems affect the effectiveness of the policy. Therefore, strengthening collaboration between stakeholders and empowering the informal sector is necessary. These efforts are expected to create orderly traffic, improve tourist comfort, reduce potential losses of Regional Original Revenue, and encourage the sustainability of parking enforcement policies in the Sunan Ampel religious tourism area in Surabaya.