Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penyuluhan Kesehatan Reproduksi pada Perempuan di Pabrik Beras Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan Lela Handayani; Ferly Oktriyedi; Rifka Zalila; Sari Octarina Piko
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i3.109

Abstract

Kesehatan reproduksi perempuan merupakan aspek penting yang memengaruhi kualitas hidup, produktivitas kerja, dan kesejahteraan keluarga. Pekerja perempuan di pabrik beras berisiko mengalami gangguan kesehatan reproduksi akibat beban kerja fisik, jam kerja panjang, dan keterbatasan akses informasi kesehatan. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan praktis peserta terkait kesehatan reproduksi. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, media edukasi, praktik demonstrasi, dan konsultasi individu. Peserta berjumlah ±50 orang, berpartisipasi aktif selama kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sekitar 40% berdasarkan evaluasi kuisioner, serta antusiasme tinggi dalam sesi tanya jawab dan konsultasi individu. Kegiatan ini diharapkan meningkatkan kesadaran pekerja perempuan, mengurangi risiko gangguan kesehatan reproduksi, serta mendorong pembentukan budaya perusahaan yang peduli kesehatan. Penyuluhan ini menjadi model pengabdian masyarakat yang efektif untuk memberdayakan pekerja perempuan melalui edukasi kesehatan reproduksi.
Penyuluhan Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan (HSE) bagi Tenaga HSE di Sekolah Rakyat Sumatera Selatan Ferly Oktriyedi; Lela Handayani; Rendita Dwibarto
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i3.108

Abstract

Penyuluhan Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan (HSE) bagi tenaga HSE di Sekolah Rakyat Sumatera Selatan dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi tenaga HSE dalam mengidentifikasi risiko, menerapkan prosedur keselamatan, dan mengawasi kesehatan serta keselamatan pekerja di lingkungan proyek. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan teoritis berupa penyampaian materi mengenai prinsip dasar K3, identifikasi risiko, pengelolaan limbah konstruksi, serta penggunaan alat pelindung diri (APD), dan pendekatan praktis melalui simulasi evakuasi darurat, demonstrasi APD, serta studi kasus kecelakaan kerja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap prinsip-prinsip keselamatan kerja, meskipun beberapa peserta masih memerlukan bimbingan tambahan terkait pengelolaan limbah berbahaya dan koordinasi tim dalam situasi darurat. Temuan ini menegaskan pentingnya pelatihan berkelanjutan dan evaluasi rutin untuk memperkuat kompetensi praktis tenaga HSE, sekaligus membangun budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan di lingkungan proyek.
Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Tambang Timah dalam Pencegahan Dampak Kesehatan Lingkungan Ferly Oktriyedi; Lela Handayani; Rendita Dwibarto
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i2.107

Abstract

Pertambangan timah di Bangka Belitung menjadi sektor unggulan yang menopang ekonomi lokal dan nasional. Namun, aktivitas penambangan, terutama yang dilakukan secara tradisional dan tanpa pengelolaan lingkungan yang baik, dapat menimbulkan pencemaran lingkungan serta risiko kesehatan serius bagi masyarakat sekitar. Kegiatan pengabdian ini menggunakan desain pra-eksperimental One Group Pre-test and Post-test untuk mengukur efektivitas edukasi dan pemberdayaan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang dampak kesehatan lingkungan akibat tambang timah. Desain ini memungkinkan analisis perubahan skor sebelum dan sesudah intervensi secara kuantitatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang dampak kesehatan lingkungan akibat aktivitas tambang timah. Edukasi yang diberikan mampu meningkatkan skor pengetahuan secara signifikan pada tiga aspek utama: bahaya logam berat, pencemaran air dan tanah, serta pencegahan penyakit akibat tambang (p < 0,001). Pendekatan partisipatif juga mendorong perubahan perilaku positif, seperti menjaga kebersihan lingkungan dan penggunaan APD. Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya edukasi berbasis komunitas dalam membangun kesadaran dan ketahanan masyarakat terhadap risiko lingkungan.
Edukasi Sehat dan Mandiri: Upaya Meningkatkan Pengetahuan Remaja Putri tentang Dismenore di SMA Pembina Palembang Lela Handayani; Ferly Oktriyedi; Rifka Zalila; Sari Octarina Piko
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i2.108

Abstract

Dismenore atau nyeri haid merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang paling umum dialami oleh remaja putri, terutama pada masa sekolah menengah atas (SMA). Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan edukatif partisipatif untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang penanganan dismenore secara sehat dan mandiri. Dilaksanakan pada Selasa, 27 Mei 2025 di SMA Pembina Palembang, kegiatan ini melibatkan 25 siswi kelas X dan XI. Metode yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test untuk mengukur efektivitas edukasi. Sebelum penyuluhan, peserta mengisi pre-test berupa kuesioner pilihan ganda terkait pengertian, penyebab, gejala, dan penanganan dismenore secara non-farmakologis dan preventif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di SMA Pembina pada tanggal 27 Mei 2025, dapat disimpulkan bahwa pemberian edukasi kesehatan tentang dismenore secara signifikan meningkatkan pengetahuan remaja putri. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 50,2 sebelum edukasi menjadi 79,6 setelah edukasi, serta hasil uji t berpasangan yang menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Edukasi yang diberikan dengan metode visual, diskusi kelompok, dan studi kasus terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja mengenai gejala, penyebab, dan penanganan dismenore. Oleh karena itu, kegiatan edukasi serupa disarankan untuk dilaksanakan secara berkala di lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya promosi kesehatan reproduksi remaja.
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi pada Perempuan di Pabrik Beras Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan Lela Handayani; Ferly Oktriyedi; Rifka Zalila; Sari Octarina Piko
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i3.109

Abstract

Kesehatan reproduksi perempuan merupakan aspek penting yang memengaruhi kualitas hidup, produktivitas kerja, dan kesejahteraan keluarga. Pekerja perempuan di pabrik beras berisiko mengalami gangguan kesehatan reproduksi akibat beban kerja fisik, jam kerja panjang, dan keterbatasan akses informasi kesehatan. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan praktis peserta terkait kesehatan reproduksi. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, media edukasi, praktik demonstrasi, dan konsultasi individu. Peserta berjumlah ±50 orang, berpartisipasi aktif selama kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sekitar 40% berdasarkan evaluasi kuisioner, serta antusiasme tinggi dalam sesi tanya jawab dan konsultasi individu. Kegiatan ini diharapkan meningkatkan kesadaran pekerja perempuan, mengurangi risiko gangguan kesehatan reproduksi, serta mendorong pembentukan budaya perusahaan yang peduli kesehatan. Penyuluhan ini menjadi model pengabdian masyarakat yang efektif untuk memberdayakan pekerja perempuan melalui edukasi kesehatan reproduksi.
Penyuluhan Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan (HSE) bagi Tenaga HSE di Sekolah Rakyat Sumatera Selatan Ferly Oktriyedi; Lela Handayani; Rendita Dwibarto
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i3.108

Abstract

Penyuluhan Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan (HSE) bagi tenaga HSE di Sekolah Rakyat Sumatera Selatan dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi tenaga HSE dalam mengidentifikasi risiko, menerapkan prosedur keselamatan, dan mengawasi kesehatan serta keselamatan pekerja di lingkungan proyek. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan teoritis berupa penyampaian materi mengenai prinsip dasar K3, identifikasi risiko, pengelolaan limbah konstruksi, serta penggunaan alat pelindung diri (APD), dan pendekatan praktis melalui simulasi evakuasi darurat, demonstrasi APD, serta studi kasus kecelakaan kerja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap prinsip-prinsip keselamatan kerja, meskipun beberapa peserta masih memerlukan bimbingan tambahan terkait pengelolaan limbah berbahaya dan koordinasi tim dalam situasi darurat. Temuan ini menegaskan pentingnya pelatihan berkelanjutan dan evaluasi rutin untuk memperkuat kompetensi praktis tenaga HSE, sekaligus membangun budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan di lingkungan proyek.
Efektivitas Bioinsektisida Gulma terhadap Aedes aegypti dalam Perspektif Kesehatan Masyarakat Heru Listiono; Ferly Oktriyedi
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 7 No 1 (2026): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: April 2026
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v7i1.7699

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berkaitan erat dengan keberadaan nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor utama. Penggunaan insektisida kimia secara terus-menerus berisiko menimbulkan resistensi nyamuk dan dampak terhadap lingkungan, sehingga diperlukan alternatif pengendalian vektor yang lebih aman dan berbasis sumber daya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bioinsektisida ekstrak daun dan akar gulma Imperata cylindrica, Saccharum spontaneum, dan Andropogon aciculatus terhadap kematian nyamuk dewasa Aedes aegypti. Penelitian ini merupakan eksperimen murni dengan rancangan post-test only control group design. Perlakuan terdiri dari kontrol negatif dan konsentrasi ekstrak 1 ppm, 10 ppm, 100 ppm, dan 1000 ppm dengan pengamatan kematian nyamuk pada 24 jam dan 48 jam. Data dianalisis menggunakan One Way ANOVA dan uji Probit untuk menentukan nilai LC50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh perlakuan ekstrak daun dan akar gulma memiliki nilai p value < 0,05 pada pengamatan 24 jam dan 48 jam, yang berarti terdapat perbedaan rata-rata kematian nyamuk antar konsentrasi. Pada pengamatan 48 jam, kematian tertinggi ditemukan pada ekstrak daun S. spontaneum konsentrasi 1000 ppm sebesar 83,3%, diikuti ekstrak daun I. cylindrica sebesar 73,3%, dan ekstrak akar I. cylindrica sebesar 63,3%. Nilai LC50 terendah ditemukan pada ekstrak daun S. spontaneum sebesar 12,5083 ppm dan ekstrak akar I. cylindrica sebesar 14,3449 ppm. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun S. spontaneum dan akar I. cylindrica merupakan bioinsektisida gulma yang paling potensial terhadap kematian nyamuk dewasa Aedes aegypti. Dalam perspektif kesehatan masyarakat, bioinsektisida gulma dapat dikembangkan sebagai alternatif pengendalian vektor DBD yang murah, ramah lingkungan, dan berbasis potensi lokal.
Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Tambang Timah dalam Pencegahan Dampak Kesehatan Lingkungan Ferly Oktriyedi; Lela Handayani; Rendita Dwibarto
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i2.107

Abstract

Pertambangan timah di Bangka Belitung menjadi sektor unggulan yang menopang ekonomi lokal dan nasional. Namun, aktivitas penambangan, terutama yang dilakukan secara tradisional dan tanpa pengelolaan lingkungan yang baik, dapat menimbulkan pencemaran lingkungan serta risiko kesehatan serius bagi masyarakat sekitar. Kegiatan pengabdian ini menggunakan desain pra-eksperimental One Group Pre-test and Post-test untuk mengukur efektivitas edukasi dan pemberdayaan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang dampak kesehatan lingkungan akibat tambang timah. Desain ini memungkinkan analisis perubahan skor sebelum dan sesudah intervensi secara kuantitatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang dampak kesehatan lingkungan akibat aktivitas tambang timah. Edukasi yang diberikan mampu meningkatkan skor pengetahuan secara signifikan pada tiga aspek utama: bahaya logam berat, pencemaran air dan tanah, serta pencegahan penyakit akibat tambang (p < 0,001). Pendekatan partisipatif juga mendorong perubahan perilaku positif, seperti menjaga kebersihan lingkungan dan penggunaan APD. Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya edukasi berbasis komunitas dalam membangun kesadaran dan ketahanan masyarakat terhadap risiko lingkungan.
Edukasi Sehat dan Mandiri: Upaya Meningkatkan Pengetahuan Remaja Putri tentang Dismenore di SMA Pembina Palembang Lela Handayani; Ferly Oktriyedi; Rifka Zalila; Sari Octarina Piko
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v2i2.108

Abstract

Dismenore atau nyeri haid merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang paling umum dialami oleh remaja putri, terutama pada masa sekolah menengah atas (SMA). Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan edukatif partisipatif untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang penanganan dismenore secara sehat dan mandiri. Dilaksanakan pada Selasa, 27 Mei 2025 di SMA Pembina Palembang, kegiatan ini melibatkan 25 siswi kelas X dan XI. Metode yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test untuk mengukur efektivitas edukasi. Sebelum penyuluhan, peserta mengisi pre-test berupa kuesioner pilihan ganda terkait pengertian, penyebab, gejala, dan penanganan dismenore secara non-farmakologis dan preventif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di SMA Pembina pada tanggal 27 Mei 2025, dapat disimpulkan bahwa pemberian edukasi kesehatan tentang dismenore secara signifikan meningkatkan pengetahuan remaja putri. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 50,2 sebelum edukasi menjadi 79,6 setelah edukasi, serta hasil uji t berpasangan yang menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Edukasi yang diberikan dengan metode visual, diskusi kelompok, dan studi kasus terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja mengenai gejala, penyebab, dan penanganan dismenore. Oleh karena itu, kegiatan edukasi serupa disarankan untuk dilaksanakan secara berkala di lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya promosi kesehatan reproduksi remaja.
Gambaran Kejadian Infertilitas di Kota Palembang Lela Handayani; Ferly Oktriyedi
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Lentera Ilmiah Kesehatan
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlik.v3i1.109

Abstract

Infertilitas atau ketidaksuburan merupakan masalah kesehatan reproduksi yang berdampak signifikan terhadap kehidupan pasangan usia subur, baik secara psikologis, sosial, maupun ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk menyajikan estimasi kejadian infertilitas di Kota Palembang selama periode 2020 hingga 2024. Fokus utama penelitian adalah memberikan gambaran secara numerik berdasarkan data sekunder yang tersedia dari sumber-sumber resmi dan terpercaya. Data menunjukkan bahwa jumlah pasangan usia subur (PUS) di Kota Palembang meningkat setiap tahun, dari 240.000 pada tahun 2020 menjadi 260.000 pada tahun 2024. Berdasarkan prevalensi infertilitas nasional 6–12%, maka jumlah kasus infertilitas diperkirakan naik dari 14.400–28.800 kasus di 2020 menjadi 15.600–31.200 kasus di 2024. Selain itu, faktor usia menikah yang lebih tinggi dan keterlambatan memiliki anak juga meningkatkan risiko infertilitas. Meski bersifat estimatif, data ini mencerminkan perlunya perhatian serius terhadap kesehatan reproduksi di Palembang. Dibutuhkan edukasi, deteksi dini, dan peningkatan akses layanan fertilitas agar infertilitas tidak menjadi beban kesehatan masyarakat jangka panjang.