Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Gambaran Pengetahuan Produk, Label Halal, dan Keputusan Pembelian Suplemen pada Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta Sulistyoningsih, Vera Dwi; Yogananda, Amrina Amalia; Hasanudin, Muhammad Nurul
KUNIR: JURNAL FARMASI INDONESIA Vol 2 No 1 (2024): JULI
Publisher : Program Studi Farmasi (S-1), Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Bhamada Slawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/kjfi.v2i1.621

Abstract

Suplemen kesehatan merupakan produk untuk membantu melengkapi gizi. Label halal merupakan tanda bahwa produk tersebut bebas dari bahan yang berbahaya dan haram. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan, label halal, dan keputusan pembelian produk suplemen pada mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan model pendekatan cross-sectional dengan menggunakan instrumen kuesioner yang diberikan kepada mahasiswa UNU Yogyakarta. Data dianalisis dengan analisis univariat. Berdasarkan karakteristik responden, sebanyak 57% responden berjenis kelamin perempuan, sebanyak 42% responden berusia 22 tahun, dan sebanyak 70% responden memiliki uang saku Rp 250.000 – <Rp 400.000. Hasil penelitian menunjukkan gambaran pengetahuan produk suplemen dibagi menjadi 3 kategori yaitu rendah sebanyak 5%, sedang sebanyak 37%, dan tinggi sebanyak 58%. Gambaran label halal dibagi menjadi 2 kategori yaitu responden yang tidak paham terhadap label halal sebanyak 6% dan responden yang paham terhadap label halal sebanyak 94%. Gambaran keputusan pembelian dibagi menjadi 2 kategori yaitu responden yang tidak akan membeli produk suplemen sebanyak 5% dan responden yang akan membeli produk suplemen sebanyak 95%. Sebagian besar responden mahasiswa memiliki pengetahuan yang tinggi mengenai produk suplemen, sebagian besar mahasiswa memahami label halal pada kemasan produk, dan sebagian besar mahasiswa memutuskan untuk membeli produk suplemen.
Hubungan Kualitas Sistem Informasi Farmasi dengan Pengguna Sistem Informasi Farmasi dalam Mendukung Pengelolaan Obat di Puskesmas Kota Yogyakarta Yogananda, Amrina Amalia
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 2 No. 2 (2020): Volume 2, Nomor 2, November 2020
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v2i1.167

Abstract

Penggunaan sistem informasi dalam pelayanan kefarmasian diharapkan membantu farmasis untuk melakukan pengelolaan obat. Suatu sistem informasi farmasi yang dikembangkan perlu dilakukan uji coba dan evaluasi sebelum diimplementasikan di suatu institusi. Tujuan penelitian untuk melakukan evaluasi sistem informasi farmasi dan mengetahui hubungan antara kualitas sistem informasi farmasi terhadap pengguna sistem informasi farmasi. Penelitian merupakan penelitian cross sectional dengan pendekatan analitik, dilakukan di puskesmas kota Yogyakarta. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dan wawancara. Subjek penelitian adalah 15 apoteker pengelola obat di puskesmas kota Yogyakarta yang bersedia mengisi kuesioner. Data yang diperoleh adalah data tingkat penggunaan, kepuasan pengguna, kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, dan manfaat penggunaan sistem informasi farmasi. Data dianalisis dengan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan kualitas teknologi, pengguna, dan manfaat penggunaan sistem informasi farmasi dinilai cukup baik oleh responden dengan nilai 53,33 - 93,33%. Tidak ada hubungan antara kualitas PSS terhadap pengguna sistem informasi farmasi (r = 0,360; p > 0,05). Ada hubungan antara pengguna informasi farmasi terhadap manfaat penggunaan sistem informasi farmasi (r = 0,758; p < 0,05).
Hubungan Faktor Sosiodemografi dengan Tingkat Pengetahuan Orang Tua dalam Penanganan Demam pada Anak di Desa Srimartani Andari, Fadhilah Nur; Faizah, Nurul; Yogananda, Amrina Amalia
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 4 No. 2 (2022): Volume 4, Nomor 2, November 2022
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v4i2.303

Abstract

Demam merupakan keadaan dimana individu mengalami kenaikan suhu tubuh diatas 37,5oc per oral atau 38,0 oc per rektal yang sifatnya menetap karena faktor eksternal. Penanganan demam pada anak sangat tergantung pada peran orang tua. Menurut faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dapat mempengaruhi perilaku pengobatan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor sosiodemografi penduduk, gambaran tingkat pengetahuan orang tua dan mengetahui hubungan faktor sosiodemografi terhadap tingkat pengetahuan orang tua dalam penanganan demam pada anak di 4 padukuhan desa srimartani. Penelitian ini merupakan observasi analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Pengambilan data dilakukan dengan metode cluster sampling dengan sampel sebanyak 185 responden. Analisis yang digunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan gambaran sosiodemografi dari segi usia responden yang memiliki usia 31-40 tahun sebanyak 103 responden (56%), pendidikan responden yang menempuh pendidikannya sampai lulus tingkat sma sebanyak 115 responden (62%), pekerjaannya responden yang memiliki pekerjaan lain- lain sebanyak 77 responden (41,5%) dan pendapatan responden yang memiliki pendapatan <1.800.000 yaitu sebanyak 118 responden (64%). Gambaran tingkat pengetahuan orang tua dalam penanganan demam pada anak yaitu sebesar 82,53% dengan kategori baik. Terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan tingkat pengetahuan orang tua dalam penanganan demam pada anak di 4 padukuhan desa srimartani dengan p- value 0,020.
EVALUASI KEMANAN PENGGUNAAN OBAT PADA IBU HAMIL PASIEN RAWAT JALAN POLI OBSTETRI DAN GINEKOLOGI RSU QUEEN LATIFA KULON PROGO Faizah, Nurul; Pramesti, Novita Ayu; Yogananda, Amrina Amalia
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Farmasi Medica
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v8i2.54727

Abstract

Penggunaan obat selama kehamilan perlu mendapat perhatian khusus. Tujuan penelitian ini untukmengetahui karakteristik subjek pasien, mengetahui penggunaan obat pada pasien, dan mengetahuikeamanan penggunaan obat pada ibu hamil di RSU Queen Latifa Kulon Progo. Penelitian ini merupakanpenelitian observasional deskriptif menggunakan data retrospektif. Subjek uji penelitian ini adalah pasien ibuhamil pada bulan Maret-Juni 2023 yang diambil secara purposive sampling. Hasil penelitian bahwapasien ibu hamil paling banyak ditangani yaitu berumur 20-35 tahun sebesar 83,14%, umurkehamilan paling banyak ditangani yaitu pada trimester III sebesar 43,8%, tidak ada keluhansebesar 44%, dan diagnosis paling banyak ditangani adalah supervision of normal pregnancysebesar 42,86%. Penggunaan obat paling banyak diresepkan yaitu golongan vitamin dan mineralsebesar 67,04%. Evaluasi keamanan penggunaan obat pada ibu hamil menurut kategori FDA yaitukategori A sebesar 47,75%, kategori B sebesar 18,30%, kategori C sebesar 32,01%, kategori D, Xtidak ditemukan, dan belum dikategorikan (N) sebesar 1,85%.
Pengaruh Pengetahuan Terhadap Perilaku Apoteker Pada Penggunaan Obat Halal di Kabupaten Sleman Lasiama, Nabila; Yogananda, Amrina Amalia; Faizah, Nurul
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 7, No 1 (2026): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v7i1.35344

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim mewajibkan produk yang beredar memiliki sertifikasi halal, sesuai Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH). Apoteker sebagai tenaga kesehatan berperan penting dalam memastikan penggunaan obat halal. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh tingkat pengetahuan apoteker terhadap perilaku penggunaan obat halal di Kabupaten Sleman. Metode yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional dan kuesioner sebagai instrumen utama. Sebanyak 100 apoteker dipilih melalui purposive sampling. Hasil menunjukkan 89% responden memiliki pengetahuan “baik” tentang obat halal, sementara perilaku penggunaan obat halal berada pada kategori “cukup” sebesar 62%. Uji korelasi Spearman menunjukkan nilai r = 0,605 dan P = 0,000, yang mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan apoteker dengan perilaku penggunaan obat halal.
Identifikasi dan Analisis Galaktomanan dari Bungkil Sawit sebagai Bahan Baku Biomaterial dengan Metode FTIR dan NMR Yogananda, Amrina Amalia; Alfian, Muhammad; Faizah, Nurul; Cahyani , Anggun Cita; Yulianti, Selvia; Irawan , Hisba Cahyani; Saputro, Rafly Restu Dwi
BORNEO JOURNAL OF PHARMASCIENTECH Vol 10 No 1 (2026): Borneo Journal of Pharmascientech
Publisher : Universitas Borneo Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59053/bjp.v10i1.756

Abstract

Palm kernel meal contains polysaccharide compounds, including galactomannan, which is made up of galactose and mannose units. This study aims to extract and identify the structure of galactomannan from palm kernel meal using FTIR and NMR spectroscopy. Extraction was carried out using a hot water extraction method with a material-to-solvent ratio of 1:5 at 80°C for 60 minutes, followed by precipitation with 96% ethanol, subsequent freeze-drying, and followed by characterization through FTIR and NMR to confirm the presence of characteristic functional groups associated with galactomannan. The extraction yielded 0,77% then the FTIR spectrum revealed strong bands at 1065.67, 1032.65, and 1009.16 cm⁻¹, indicating the presence of C–O and C–O–C stretching related to glycosidic bonds—key features of the galactomannan polysaccharide structure. The 1H-NMR spectrum exhibited a distinct signal for the anomeric proton in the range of approximately 5.0–5.4 ppm, with the protons from the C2–C6 positions appearing between 3.2 and 4.1 ppm. Additionally, the 13C-NMR spectrum displayed a peak for the anomeric carbon around 102–105 ppm, along with other ring carbon peaks in the range of 60–85 ppm, which align with the structure of galactomannan. These findings confirm that palm kernel meal holds promise as a source of galactomannan for developing polysaccharide-based biomaterials
Ekstraksi Protein Bungkil Sawit serta Karakterisasinya dengan FTIR dan Uji Kjeldahl Amrina Amalia Yogananda; Muhammad Alfian; Listiana Hidayati; Selvia Yulianti; Hisba Cahyani Irawan; Rafly Restu Dwi Saputro; Anggun Cita Cahyani
Jurnal Riset Farmasi Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Farmasi (JRF)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrf.v5i2.8207

Abstract

Abstract. Palm kernel cake is a byproduct of the palm oil industry that remains underutilized despite its high content of non-starch polysaccharides and carbohydrate-bound proteins with potential as plant-based biomaterials. This study aimed to extract protein from palm kernel cake and identify its functional groups and protein content using Fourier Transform Infrared (FTIR) spectroscopy and the Kjeldahl method. Protein extraction was carried out using an alkali–acid process involving solubilization with NaOH followed by isoelectric precipitation with HCl. The dried protein extract was analyzed using FTIR to detect characteristic protein absorption bands, while protein content was quantified using the Kjeldahl method. The extraction produced a yield of 9.6%. FTIR spectra showed the presence of Amide I (1650 cm⁻¹), Amide II (1540 cm⁻¹), and Amide III (1230 cm⁻¹) bands, confirming the protein structure within the extract. The Kjeldahl analysis revealed a protein content of 49.27%, which is higher than previously reported values and exceeds the minimum protein requirement of 13% set by the Indonesian National Standard (SNI). These findings demonstrate that palm kernel cake is a promising raw material for the development of plant-derived protein suitable for pharmaceutical and biomaterial applications. Abstrak. Bungkil sawit merupakan produk samping industri minyak sawit yang masih belum dimanfaatkan secara optimal, meskipun mengandung polisakarida bukan pati dan protein terikat yang berpotensi sebagai sumber biomaterial nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengekstraksi protein dari bungkil sawit serta mengidentifikasi struktur fungsional dan kadarnya menggunakan spektroskopi Fourier Transform Infrared (FTIR) dan metode Kjeldahl. Proses ekstraksi dilakukan menggunakan metode alkali–asid dengan pelarutan NaOH dan presipitasi isoelektrik menggunakan HCl. Sampel protein kering dianalisis menggunakan FTIR untuk mendeteksi pita-pita karakteristik protein, sedangkan kadar protein ditentukan secara kuantitatif dengan metode Kjeldahl. Hasil penelitian menunjukkan rendemen protein sebesar 9,6%. Spektrum FTIR memperlihatkan pita Amida I pada 1650 cm⁻¹, Amida II pada 1540 cm⁻¹, dan Amida III pada 1230 cm⁻¹ yang mengonfirmasi keberadaan struktur protein. Uji Kjeldahl menunjukkan kadar protein sebesar 49,27%, lebih tinggi daripada nilai yang dilaporkan pada penelitian sebelumnya dan telah memenuhi standar SNI minimal 13%. Temuan ini menunjukkan bahwa bungkil sawit berpotensi sebagai sumber protein nabati untuk pengembangan aplikasi farmasi dan biomaterial.