Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Respon Toksisitas Racun Kontak Ekstrak Daun Kipahit Tithonia diversifolia Terhadap Larva Fall Armyworm Spodoptera frugiperda J. E. Smith. (Lepidoptera : Noctuidae) Dian Dhika; Nurliana Pulungan; Siska Yulianita; Fahri Alamsyah; Faisal Azhari Baldan Panjaitan
Jurnal Media Pertanian Vol 11, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jagro.v11i1.300

Abstract

Fall Armyworm (FAW) or armyworm (Spodoptera frugiperda J. E. Smith) is an insect native to the United States that is invasive to Indonesia. Pest control can be done with natural/biological compounds derived from plants which are an alternative to chemical insecticides. The purpose of this study was to observe the toxicity response of contact poison extract of Tithonia diversifolia kipahit leaves against S. frugiperda larvae. This study was conducted in the laboratory of the Faculty of Agriculture, Islamic University of North Sumatra, Jl. Karya Wisata Gedung Johor. Medan Johor District, Medan City, North Sumatra, with an altitude of ± 25 m above sea level (meters above sea level) with flat topography. This research was conducted from June 20, 2025 to August 16, 2025. This research used a non-factorial Completely Randomized Design using several treatments, namely k0: control, k1: 0.1%, k2: 0.2%, k3: 0.3%, k4: 0.4%, and k5: 0.5%. By using Analysis using IBM SPSS Statistic 20. Observed parameters S. frugiperda pest level, Lethal concentration LC50 and Lethal Time LT50. The results showed that the administration of kipahit leaf extract (T. diversifolia) using contact poison application in this study had a significant effect on the mortality of S. frugiperda larvae, the highest mortality was at a concentration of k5 (0.5%) which was 77.50%, the higher the concentration of contact poison given, the faster the mortality process of S. frugiperda larvae.
DAMPAK SOSIAL KEBIJAKAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA DAN PENGEMBANGAN KARIER TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI KONTRAK DI PT BANK SUMUT PUSAT MEDAN Fahri Alamsyah; Amir Makhmud Zain Nst; Siti Wardah Pratidina; Muhammad Rizki Zidane
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ijtimaiyah.v9i2.28245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemutusan hubungan kerja dan pengembangan karier berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai kontrak di PT. Bank Sumut Pusat Medan dan seberapa besar pengaruhnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan beberapa uji yakni reliability analysis, uji penyimpangan asumsi klasik dan regression linier. Berdasarkan hasil regresi data primer yang diolah dengan menggunakan SPSS 20, diperoleh persamaan regresi linier berganda sebagai berikut: Y = 3,537 + 0,532 X1 + 0,376 X2 + e. Secara parsial, variabel pemutusan hubungan kerja (X1) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, terbukti dari nilai t hitung > t tabel (12,424 > 1,992). Variabel pengembangan karier (X2) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, terbukti dari nilai t hitung > t tabel (7,228 > 1,992). Secara simultan, variabel pemutusan hubungan kerja (X1) dan pengembangan karier (X2) memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Artinya hipotesis pada penelitian ini diterima, terbukti dari nilai F hitung > F tabel (115,872 > 3,12). Variabel pemutusan hubungan kerja (X1) dan pengembangan karier (X2) mampu memberikan kontribusi pengaruh terhadap variabel kepuasan kerja karyawan sebesar 75,5% sedangkan sisanya sebesar 24,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dari kesimpulan di atas, penulis memberikan saran bahwa hendaknya pegawai kontrak yang sudah bekerja lebih dari 5 tahun diangkat menjadi pegawai tetap. Hendaknya diberikan ruang bagi pegawai kontrak untuk mencoba menjadi pegawai tetap melalui rekrutmen langsung oleh PT. Bank Sumut Pusat Medan. Diharapkan ada penelitian yang mendalam di masa yang akan datang yang dilakukan peneliti-peneliti lainnya mengenai variabel pemutusan hubungan kerja dan pengembangan karier terhadap kepuasan kerja. 
PENGARUH LINGKUNGAN SOSIAL KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN: Studi pada PT Wahana Trans Lestari Medan Rahmadani Syafitri; Hablil Ikhwana; Siti Wardah Pratidina; Fahri Alamsyah
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ijtimaiyah.v9i2.28246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah faktor kompetensi individu, faktor dukungan organisasi dan faktor dukungan manajemen berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Wahana Trans Lestari Medan baik secara parsial dan simultan dan seberapa besar pengaruhnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan beberapa uji yakni reliability analisis, uji penyimpangan klasik dan regression linier. Berdasarkan hasil regresi data primer yang diolah dengan menggunakan SPSS 20, diperoleh persamaan regresi linear berganda sebagai berikut : Y = -6,841 + 0,340 X1 + 0,279 X2 + 0,163 X3 + e. Secara parsial, variabel faktor kompetensi individu (X1) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, terbukti dari nilai t hitung >  t tabel (1,716 > 1,710). Variabel faktor dukungan organisasi (X2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, terbukti dari nilai t hitung >  t tabel (2,985 > 1,710). Variabel faktor dukungan manajemen (X3) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. secara simultan, variabel faktor kompetensi individu (X1), faktor dukungan organisasi (X2), dan faktor dukungan manajemen (X3) memiliki pengaruh signifikan terhadap penurunan kinerja karyawan. Artinya hipotesis pada penelitian ini diterima, terbukti dari nilai F hitung > F tabel (319,667 > 2,92). variabel faktor kompetensi individu (X1), faktor dukungan organisasi (X2), dan faktor dukungan manajemen (X3) mampu memberikan kontribusi pengaruh terhadap variabel kinerja karyawan sebesar 97,4% sedangkan sisanya sebesar 2,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dari kesimpulan di atas, penulis memberikan saran hendaknya pimpinan lebih memperhatikan lagi kinerja karyawan. Hendaknya perusahaan lebih memperhatikan lagi sarana dan prasarana kerja dan kenyamanan lingkungan kerja. Hendaknya karyawan tetap bekerja dengan kinerja yang baik sesuai peraturan perusahaan dan hendaknya karyawan lebih di tingkatkan lagi disiplin dalam bekerja.  
Economies of Scale dan Kinerja Usaha UMKM Jamur Tiram: Bukti Empiris dari Sentra Produksi di Kota Medan dan Sekitarnya Tina Herianty Masitah; Faisal Azhari Baldan Panjaitan; Fuad Balatif; Siska Yulianita; Nikmal Hamdi; Ichpan Zulfansyah; Fahri Alamsyah
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 6 No. 2: Juni 2026 Part 2
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v6i2.1532

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk pada sektor agribisnis jamur tiram. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi kinerja usaha adalah kemampuan pelaku usaha mencapai economies of scale melalui peningkatan kapasitas produksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh economies of scale terhadap kinerja usaha UMKM jamur tiram di sentra produksi di Kota Medan sekitarnya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 30 pelaku UMKM yang dipilih secara purposive sampling dengan teknik saturated sampling. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier berganda untuk menguji hubungan antara skala usaha (Business Scale), biaya produksi (Production Cost), dan produktivitas (Productivity) terhadap kinerja usaha yang didekati dengan laba bersih (Business Performance). Hasil penelitian menunjukkan bahwa skala usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha. Peningkatan kapasitas produksi memungkinkan pelaku usaha mendistribusikan biaya tetap secara lebih efisien sehingga menurunkan biaya rata-rata dan meningkatkan pendapatan. Temuan ini mengindikasikan adanya penerapan economies of scale pada UMKM jamur tiram di wilayah penelitian. Penelitian ini memberikan implikasi manajerial bahwa peningkatan skala usaha melalui perluasan kapasitas produksi, kemudahan akses pembiayaan, dan penguatan kemitraan dapat menjadi strategi untuk meningkatkan daya saing dan kinerja UMKM agribisnis.