Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Pemahaman Peserta Didik Jenjang SMP di Lembang terhadap Konsep Tabayun pada Mata Pelajaran PAI dan Upaya Penguatan Sikapnya Ali Anhar Syi’bul Huda; Aghnia; Abid Nurhuda; Walid In’am Ahmad; Hamdi; Dena Sri Anugrah
Journal of Golden Generation Religious Vol. 2 No. 2 (2026): Journal of Golden Generation Religious
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggr.v2i2.667

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman konsep tabayun dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital yang sarat informasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat pemahaman peserta didik jenjang SMP di Lembang terhadap konsep tabayun serta mengidentifikasi upaya penguatan sikapnya. Penelitian ini menggunakan metode studi lapangan dengan pendekatan kuantitatif dan teknik penganalisisan data secara deskriptif kualitatif. Data utama yang dianalisis dalam penelitian ialah angket pertanyaan yang disebarkan melalui Google Form. Hasil penelitian menunjukkan enam temuan utama: (1) tingkat pemahaman secara umum berada pada kategori sedang (±70%); (2) aspek kehati-hatian dan tidak tergesa-gesa tergolong baik (±70%); (3) aspek ketelitian dalam menerima informasi berada pada kategori sedang (±62%); (4) aspek tidak mencampuradukkan kebenaran dan kebatilan berada pada kategori baik (±66%); (5) faktor pendukung meliputi peran guru, pembelajaran kontekstual, dan kesadaran awal siswa (±75%); (6) faktor penghambat berupa rendahnya kemampuan verifikasi dan pengaruh media digital (±60%). Penelitian ini merekomendasikan penerapan pembelajaran berbasis kasus, penguatan literasi digital, dan pembiasaan nilai tabayun dalam kehidupan sehari-hari. Keterbatasan penelitian ini terletak pada penggunaan teknik analisis dan belum dikolaborasikannya aplikasi pendukung penganalisisan.
Kajian Literatur mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Dampaknya bagi Kehidupan Sosial dan Pendidikan Ali Anhar Syi’bul Huda; Aghnia; Abid Nurhuda; Walid In’am Ahmad; Hamdi; Dena Sri Anugrah
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 2 (2026): Juni : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i2.718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta dampaknya terhadap kehidupan sosial dan pendidikan melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah yang relevan melalui platform Google Scholar serta didukung oleh artikel jurnal, prosiding, dan laporan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa MBG merupakan program strategis yang berperan dalam meningkatkan status gizi, konsentrasi belajar, kehadiran, serta prestasi akademik siswa. Dari aspek sosial, program ini berkontribusi dalam mengurangi beban ekonomi keluarga, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat interaksi sosial. Namun demikian, implementasi MBG masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, distribusi yang belum optimal, serta lemahnya pengawasan. Secara keseluruhan, MBG memiliki relevansi tinggi dan potensi keberlanjutan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Keterbatasan penelitian ini terletak pada penggunaan sumber literatur yang masih terbatas pada satu platform sehingga perlu perluasan kajian. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan kajian secara multidisipliner, termasuk dalam bidang hukum, ekonomi, kesehatan, kebijakan publik, dan moral.
Problematika SPMB Pada Jenjang SMP Melalui Pendekatan Systematic Literature Review Ali Anhar Syi'bul Huda; Aghnia Aghnia; Abid Nurhuda; Walid In’am Ahmad; Silvia Marina
Jurnal Administrasi Pendidikan (JAP) Vol. 1 No. 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan (JAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), mengidentifikasi problematika pelaksanaannya, mengkaji faktor-faktor penyebab munculnya berbagai kendala, serta merumuskan upaya solutif yang dapat diterapkan. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah, jurnal, prosiding, dan dokumen akademik yang relevan mengenai implementasi SPMB di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi SPMB telah mengalami transformasi menuju sistem yang lebih digital, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pemerataan akses pendidikan melalui pemanfaatan website, WhatsApp Gateway, chatbot, serta sistem informasi berbasis teknologi. Meskipun demikian, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai problematika, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, rendahnya literasi digital masyarakat, ketimpangan mutu antar sekolah, ketidakseimbangan daya tampung, serta belum optimalnya implementasi kebijakan domisili. Faktor-faktor tersebut dipengaruhi oleh aspek kebijakan, sosial, teknologi, dan psikologis masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem digital yang terintegrasi, peningkatan literasi digital, pemerataan mutu pendidikan, evaluasi kebijakan secara berkelanjutan, serta kolaborasi antarpemangku kepentingan guna mewujudkan pelaksanaan SPMB yang efektif, adil, inklusif, transparan, dan berkelanjutan.
INTEGRATIVE AND INTERCONNECTIVE PARADIGMS IN ISLAMIC EDUCATION Ibnu Da’i Munis; Ahmad Hadi Pranoto; Abid Nurhuda; Walid In’am Ahmad; Yulita Putri
Edelweiss : Journal Of Innovation In Educational Research Vol. 3 No. 3 (2026): Edelweiss: January 2026
Publisher : CV. Mitkom Indotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62462/edelweiss.v3i3.98

Abstract

The integrative-interconnective paradigm in Islamic education emerges as a response to the dichotomy between religious and scientific knowledge. This paper aims to explore the philosophical foundations, epistemological structure, and practical implications of this paradigm in the development of Islamic education in Indonesia. Using a library research method, this study analyzes various scientific sources, including works by Amin Abdullah, Al-Faruqi, and Al-Attas. Findings show that the integrative-interconnective paradigm encourages the unity of knowledge based on wahdat al-'ilm, which bridges bayani, burhani, and 'irfani epistemologies. This paradigm has been applied in several Islamic higher education institutions, such as UIN Sunan Kalijaga and UIN Jakarta, through curriculum reform, research integration, and the development of interdisciplinary centers. This study concludes that the paradigm offers an epistemological and practical framework that strengthens Islamic education toward holistic and transformative learning.