Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor-faktor Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Riska Fauza; Lisna Rahayu; Lia Fadliah; Yuliana Yuliana
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Language and Health: September 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i3.429

Abstract

Anemia kondisi ketika jumlah sel darah merah dalam tubuh rendah dan tidak berfungsi dengan baik. Kondisi ini membuat tubuh tidak mendapat cukup oksigen sehingga kulit akan terlihat lebih pucat dan tubuh terasa mudah lelah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Ujong Rimba Kabupaten Pidie. Metode penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 30 ibu hamil yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Ujong Rimba Kabupaten Pidie. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling yaitu 30 orang ibu hamil. Hasil dalam penelitian ini yaitu ada hubungan umur dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan nilai p-value (0.027<0.05), ada hubungan status ekonomi dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan nilai p-value (0.000<0.05), ada hubungan pendidikan dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan nilai p-value (0.000<0.05), ada hubungan pengetahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan nilai p-value (0,00<0.05). kesimpulan dari ini penelitian ini yaitu ada hubungan umur, status ekonomi, pendidikan, pengetahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Ujong Rimba Kabupaten Pidie.
Pengaruh Penambahan Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Kadar Protein Tempe Kedelai (Glycine max L) dengan Menggunakan Metode Spektrofotometri UV-Vis Lia Fadliah; Riska Fauza; Yuliana Yuliana; Kasrawati Kasrawati
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Language and Health: September 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i3.430

Abstract

Tepung daun kelor (Moringa olefera) merupakan bahan pangan yang tinggi kandungan gizi dan protein. Terdapatnya kandungan tersebut baik digunakan  sebagai  bahan  tambahan  pembuatan  tempe  kedelai  untuk meningkatkan kadar ptotein. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun kelor (Moringa oleifera) terhadap kadar protein pada tempe kedelai (Glycine max L.) dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Metode dalam penelitian yaitu eksperimental laboratorium dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis dan menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil   kadar protein yang didapatkan dalam penambahan tepung daun kelor  K0  (0 g) kadar proteinya yaitu (0,32%),  K1 (4 g) kadar proteinya yaitu (0,33 %), K2 (10 g) kadar proteinya yaitu (0,34%)  dan  K3 (20 g) kadar proteinya yaitu (0,35%), hasil uji one way Anova didapatkan nilai p- value yaitu 0.000<0.05 jadi Ho ditolak dan Ha  diterima sehingga ada pegaruh secara nyata penambahan tepung daun kelor (moringa oleifera) terhadap kadar protein tempe kedelai (Glycine Max L.) dengan menggunakan metode Spektrofotometri Uv-Vis.