Permasalahan limbah organik di lingkungan kampus masih menjadi tantangan akibat tingginya aktivitas konsumsi dan belum optimalnya pengelolaan limbah di sumber. Mahasiswa internasional memiliki potensi strategis sebagai agen perubahan dalam mendorong praktik pengelolaan limbah berkelanjutan melalui lingkungan akademik multinasional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas mahasiswa internasional dalam pengelolaan limbah organik berbasis larva Black Soldier Fly. Kegiatan dilaksanakan kepada 25 mahasiswa internasional melalui pendekatan edukasi terapan dan demonstrasi langsung yang meliputi penyampaian materi, praktik pembuatan media pemancing Black Soldier Fly, dan diskusi interaktif. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen berbasis pengetahuan, sikap, dan praktik dengan desain pengukuran setelah kegiatan. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan peserta berada pada kategori sedang hingga tinggi, sedangkan sikap dan praktik peserta menunjukkan kecenderungan positif terhadap pengelolaan limbah organik berbasis Black Soldier Fly. Analisis statistik juga menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan, sikap, dan praktik peserta dalam pengelolaan limbah organik berkelanjutan. Peserta lebih mudah memahami praktik biokonversi limbah organik dibandingkan konsep ekonomi sirkuler yang bersifat konseptual. Kegiatan ini menghasilkan materi edukasi, media demonstrasi, dokumentasi praktik, publikasi media daring, serta rekomendasi tindak lanjut pengelolaan limbah di lingkungan kampus. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam penguatan kapasitas mahasiswa internasional terhadap pengelolaan limbah organik berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.