Dina Keumala Sari Br Ginting
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

LAYANAN PENDIDIKAN PASCABENCANA BANJIR MELALUI PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR BERBASIS PENDAMPINGAN AKADEMIK DI KABUPATEN PIDIE JAYA Rahmat Alimin; Herawati Herawati; Suci Rahma Amjusfa; Pardi Pardi; Syarifah Asyura; Dina Keumala Sari Br Ginting; Lisda Yanti; Zahra Kesuma
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana banjir yang melanda Kabupaten Pidie Jaya Aceh berdampak signifikan terhadap keberlangsungan pendidikan, khususnya pada siswa sekolah menengah atas yang menghadapi tekanan akademik dan ketertinggalan materi pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan layanan pendidikan pascabencana melalui program Bimbingan Belajar (Bimbel) berbasis pendampingan akademik intensif. Program ini dilaksanakan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia melalui pendekatan partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi. Penulis pertama berperan sebagai tutor utama dalam memberikan pendampingan akademik, penguatan materi UTBK, serta strategi belajar efektif kepada siswa. Selain itu, kegiatan pendukung berupa Sekolah Ceria juga dilaksanakan untuk anak usia TK dan SD sebagai bentuk dukungan psikososial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program bimbingan belajar mampu meningkatkan motivasi belajar, pemahaman materi, serta kesiapan siswa dalam menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi. Kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap pemulihan psikologis peserta didik secara umum. Dengan demikian, program bimbingan belajar berbasis pendampingan akademik menjadi salah satu model efektif dalam optimalisasi layanan pendidikan pascabencana. Kata kunci: Pendidikan Pascabencana, Bimbingan Belajar, Pendampingan Akademik, Banjir, Motivasi Belajar. Abstract Flood disasters in Pidie Jaya Regency, Aceh, have significantly disrupted educational continuity, particularly for high school students facing academic setbacks and learning loss. This community service activity aims to optimize post-disaster educational services through an academic tutoring-based assistance program. The program was implemented by Universitas Ubudiyah Indonesia using a participatory approach consisting of preparation, implementation, and evaluation stages. The first author served as the main tutor, providing academic mentoring, UTBK preparation, and effective learning strategies. Supporting activities in the form of Fun School were also conducted for kindergarten and elementary school children to provide psychosocial support. The results indicate that the tutoring program improved students’ learning motivation, subject comprehension, and readiness for higher education entrance examinations. Overall, the program contributed positively to both academic recovery and psychological well-being. Therefore, academic tutoring-based assistance can serve as an effective model for optimizing post-disaster educational services. Keywords: Post-Disaster Education, Tutoring, Academic Assistance, Flood, Learning Motivation.
LAYANAN PENDIDIKAN PASCABENCANA BANJIR MELALUI PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR BERBASIS PENDAMPINGAN AKADEMIK DI KABUPATEN PIDIE JAYA Rahmat Alimin; Herawati Herawati; Suci Rahma Amjusfa; Pardi Pardi; Syarifah Asyura; Dina Keumala Sari Br Ginting; Lisda Yanti; Zahra Kesuma
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana banjir yang melanda Kabupaten Pidie Jaya Aceh berdampak signifikan terhadap keberlangsungan pendidikan, khususnya pada siswa sekolah menengah atas yang menghadapi tekanan akademik dan ketertinggalan materi pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan layanan pendidikan pascabencana melalui program Bimbingan Belajar (Bimbel) berbasis pendampingan akademik intensif. Program ini dilaksanakan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia melalui pendekatan partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi. Penulis pertama berperan sebagai tutor utama dalam memberikan pendampingan akademik, penguatan materi UTBK, serta strategi belajar efektif kepada siswa. Selain itu, kegiatan pendukung berupa Sekolah Ceria juga dilaksanakan untuk anak usia TK dan SD sebagai bentuk dukungan psikososial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program bimbingan belajar mampu meningkatkan motivasi belajar, pemahaman materi, serta kesiapan siswa dalam menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi. Kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap pemulihan psikologis peserta didik secara umum. Dengan demikian, program bimbingan belajar berbasis pendampingan akademik menjadi salah satu model efektif dalam optimalisasi layanan pendidikan pascabencana. Kata kunci: Pendidikan Pascabencana, Bimbingan Belajar, Pendampingan Akademik, Banjir, Motivasi Belajar. Abstract Flood disasters in Pidie Jaya Regency, Aceh, have significantly disrupted educational continuity, particularly for high school students facing academic setbacks and learning loss. This community service activity aims to optimize post-disaster educational services through an academic tutoring-based assistance program. The program was implemented by Universitas Ubudiyah Indonesia using a participatory approach consisting of preparation, implementation, and evaluation stages. The first author served as the main tutor, providing academic mentoring, UTBK preparation, and effective learning strategies. Supporting activities in the form of Fun School were also conducted for kindergarten and elementary school children to provide psychosocial support. The results indicate that the tutoring program improved students’ learning motivation, subject comprehension, and readiness for higher education entrance examinations. Overall, the program contributed positively to both academic recovery and psychological well-being. Therefore, academic tutoring-based assistance can serve as an effective model for optimizing post-disaster educational services. Keywords: Post-Disaster Education, Tutoring, Academic Assistance, Flood, Learning Motivation.
PEMBERDAYAAN ANAK TERDAMPAK BANJIR MELALUI PROGRAM PEMBELAJARAN KLASIKAL BERBASIS EDUKASI DAN DUKUNGAN PSIKOSOSIAL DI KECAMATAN MEURAH DUA, KABUPATEN PIDIE JAYA Yawma Wulida; Herawati; Rafni Fajriati; Suci Rahmi Amjusfa; Kurnia Rahmayanti; Rahmat Alimin; Rizki Julia Utama; Tibyan Asyukri; Dina Keumala Sari Br Ginting; Zahra Kesuma; Lisda Yanti
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana banjir yang melanda Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya memberikan dampak yang signifikan terhadap kehidupan masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah. Selain mengganggu aktivitas belajar, bencana juga menimbulkan berbagai permasalahan psikologis seperti kecemasan, ketakutan, dan menurunnya motivasi belajar. Kondisi tersebut memerlukan upaya pemberdayaan yang mampu mengintegrasikan proses pembelajaran dengan dukungan psikososial sehingga anak dapat kembali belajar dalam suasana yang aman dan menyenangkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan motivasi belajar, pengetahuan mengenai kesiapsiagaan bencana, serta memperkuat kondisi psikososial anak melalui program pembelajaran klasikal berbasis edukasi dan dukungan psikososial. Sasaran kegiatan adalah anak-anak usia sekolah dasar yang terdampak banjir di Kecamatan Meurah Dua. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, penyusunan materi edukasi, pelaksanaan pembelajaran klasikal menggunakan metode interaktif, permainan edukatif, kegiatan psikososial berupa menggambar, bercerita, bermain kelompok, serta evaluasi menggunakan observasi dan angket respon peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan motivasi belajar, partisipasi aktif peserta, kemampuan berinteraksi sosial, serta meningkatnya pemahaman anak mengenai perilaku hidup bersih dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Program ini menjadi salah satu alternatif pemberdayaan masyarakat yang efektif dalam mendukung proses pemulihan pendidikan dan psikososial anak pascabencana. Kata Kunci: pemberdayaan anak, banjir, pembelajaran klasikal, edukasi, dukungan psikososial
PROGRAM SEKOLAH CERIA MELALUI KEGIATAN BELAJAR, BERMAIN, DAN SIAGA BENCANA BAGI ANAK TERDAMPAK BANJIR DI KECAMATAN MEURAH DUA, PIDIE JAYA. Rafni Fajriati; Annisa Qadrunnada; Soraya Lestari; Syarifah Yanti Astryna; Suci Amjusfa; Rulia Meilina; Desita Ria Yusian TB; Lily Aulia Puspita; Yeni Hadianti; Yawma Wulida; Herawati; Murnia Suri; Dina Keumala Sari BR Ginting
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana banjir yang terjadi di Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya memberikan dampak terhadap kondisi psikologis dan aktivitas belajar anak-anak. Anak-anak terdampak banjir mengalami penurunan semangat belajar, rasa takut, kecemasan, dan keterbatasan ruang bermain yang aman setelah terjadinya bencana. Kondisi tersebut membutuhkan kegiatan pendampingan yang mampu membantu pemulihan psikososial sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan anak terhadap bencana. Program Sekolah Ceria dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan belajar, bermain, dan edukasi siaga bencana bagi anak-anak terdampak banjir. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8–10 Januari 2026 di Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya dengan melibatkan anak-anak usia sekolah dasar. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui observasi lapangan, trauma healing, permainan edukatif, pembelajaran interaktif, dan simulasi mitigasi bencana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak menjadi lebih aktif, ceria, dan berani mengikuti kegiatan belajar bersama. Selain itu, anak-anak juga mulai memahami langkah-langkah sederhana dalam menghadapi bencana banjir melalui simulasi dan edukasi siaga bencana. Program ini memberikan dampak positif terhadap pemulihan emosional anak sekaligus meningkatkan kesadaran mitigasi bencana sejak usia dini